Abstract:Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan PT. Jingga Properti Indonesia dalam menjaga dan memahami manajemen emosi melalui pelaksanaan psikoedukasi poster. Masalah utama yang diidentifikasi…
ifikasi adalah kurangnya perilaku dalam manajemen emosi kehidupan kerja antara karyawan dan pribadi yang berdampak pada kinerja dan profesionalitas. Solusi yang dilakukan adalah pelaksanaan psikoedukasi melalui poster yang berisi materi manajemen emosi, yang didukung oleh observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman karyawan meningkat hingga 70% setelah kegiatan berlangsung. Dengan adanya program ini, maka diharapkan karyawan mampu menjalankan berbagai peran secara seimbang yang akan berdampak positif terhadap produktivitas kinerja dan sikap terhadap perusahaan.
Abstract:Minimnya pemahaman serta tingginya tekanan dari lingkungan akademik dan sosial membuat remaja rentan mengalami gangguan mental seperti stres, kecemasan, hingga depresi. Oleh karena itu, intervensi berupa psikoedukasi menjadi…
jadi strategi preventif yang penting untuk meningkatkan literasi kesehatan mental di kalangan pelajar. Kegiatan psikoedukasi bertema Kesehatan Mental Remaja yang dilaksanakan di SMAN 23 Makassar pada tanggal 23 April 2025 bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai dinamika perkembangan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan mental. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi mengenai perubahan fisik, kognitif, emosi, dan sosial pada masa remaja, mitos dan fakta terkait generasi Z, serta strategi menjadi remaja yang sehat mental. Selain itu, sesi role play juga dilakukan untuk meningkatkan empati dan keterampilan sosial siswa dalam menghadapi situasi perundungan. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan mental dan keaktifan mereka dalam berdiskusi serta mengekspresikan pandangan pribadi. Psikoedukasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter dan kesejahteraan psikologis remaja melalui pendekatan yang edukatif, interaktif, dan aplikatif di lingkungan sekolah.
Abstract:Abstrack:To produce a 3D animated film requires a long process flow so that the processing time of manufacture is also prolonged. This is a constraint in the development of the local animation film in Indonesia for a long…
g time will lead to high production costs making it difficult to compete commercially with animated films from abroad who have abundant funds and the support of various parties in the country. Therefore, efforts to improve the competitiveness of local animated film and one of these efforts is by analyzing the stages of the manufacturing process and apply it to the process of making the actual 3D animated film.In general there are three stages of the filmmaking process, namely the 3D animation pre-production, production and post-production. Although this time the animation industry in Indonesia has not been detailed separates each of these stages, but still be important for designing detail the activities of these stages, in order to see the strengths and weaknesses of each process that existed at that stage. Therefore, this study was conducted with the hope to provide recommendations to improve the local animation industry.
Keywords: 3D Animation, Animation Film Pre-Production Stage, Princess Peacock Orange
Abstak: Untuk menghasilkan sebuah film animasi 3D membutuhkan alur proses yang panjang sehingga waktu pembuatannya juga berlangsung lama. Ini yang menjadi kendala dalam perkembangan film animasi lokal di Indonesia karena waktu yang yang panjang akan mengakibatkan tingginya cost production sehingga sulit untuk bersaing secara komersial dengan film animasi dari luar negeri yang memiliki dana berlimpah dan dukungan dari berbagai pihak di negaranya. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan daya saing film animasi lokal dan salah satu upaya tersebut adalah dengan menganalisa tahapan-tahapan proses pembuatan dan menerapkannya pada proses pembuatan film animasi 3D yang sebenarnya.Secara umum ada 3 tahapan proses pembuatan film animasi 3D yaitu pra produksi, produksi dan paska produksi. Meskipun saat ini industri animasi di Indonesia belum secara detail memisahkan setiap tahapan tersebut, namun tetap menjadi penting untuk merancang detail aktifitas dari tahapan tersebut, dengan tujuan untuk melihat kekuatan dan kelemahan dari setiap proses yang ada pada tahapan tersebut.
Kata Kunci: Animasi 3D, Tahap Pra Produksi Film Animasi, Putri Merak Jingga
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana struktur kepribadian tokoh utama Kinara dalam novel berjudul Primrose karya PenieJingga01. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu ingin mengetahui struktur kepribadian…
badian tokoh Kinara menggunakan teori psikoanalisis dari Sigmund Freud. Metode yang dipakai dalam penelitian dengan pendekatan psikologi sastra kualitatif deskriptif. pendekatan psikologi sastra menggunakan kajian teori psikoanalisis Sigmund Freud. Struktur kepribadian milik Freud ada tiga yaitu id, ego dan superego. Penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh kinara mampu mengendalikan id menggunakan ego dan superego meskipun Kinara masih menunjukkan ego yang lemah namun superego Kinara yang bisa mengendalikannya dengan baik. Sehingga Tokoh Kinara mampu mengendalikan dirinya meskipun banyak sekali cobaan dan peristiwa yang menyakitkan hatinya disebabkan terutama oleh keluarganya sendiri.
Abstract:Pertanian hidroponik adalah salah satu metode modern dalam budidaya yang semakin populer. Untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pengelolaan sumber daya dalam pertanian hidroponik, saat ini sudah bisa menggunakan…
an kemajuan teknologi, contohnya penggunaan Internet Of Things (IoT). Teknologi IoT telah diterapkan dalam berbagai aspek pertanian hidroponik, termasuk pemantauan nutrisi tanaman, pengelolaan air, iklim, dan pengendalian hama. Sensor IoT memungkinkan petani untuk memantau tingkat nutrisi dalam larutan nutrisi secara real-time. Ini membantu dalam mengoptimalkan pemupukan tanaman, mengurangi limbah nutrisi, dan memastikan tanaman menerima nutrisi yang sesuai untuk pertumbuhan yang maksimal. Pengelolaan air adalah faktor kunci dalam hidroponik. Dalam pengendalian iklim, penggunaan IoT memungkinkan petani untuk mengawasi dan mengontrol suhu, kelembaban, dan cahaya di lingkungan pertanian secara otomatis. Ini memberikan tanaman kondisi yang optimal sepanjang waktu, yang pada gilirannya meningkatkan hasil dan kualitas panen. Secara keseluruhan, penggunaan teknologi IoT pada petani hidroponik di lingkungan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota ini dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan.