Abstract:Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada…
epada masyarakat. Berdasarkan hasil observasi lapangan, teridentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya aktivitas sosial antarwarga, minimnya kesadaran kesehatan pada kelompok lanjut usia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit pinang hasil perkebunan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan participatory action research dengan tiga program utama, yaitu turnamen bola voli antarkampung, pemeriksaan kesehatan lansia melalui posyandu, dan pelatihan pengolahan limbah kulit pinang menjadi biobriket. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa turnamen bola voli berhasil meningkatkan interaksi dan kebersamaan antarwarga, kegiatan posyandu lansia meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat lanjut usia terhadap layanan kesehatan, serta pelatihan biobriket memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengolah limbah perkebunan menjadi produk bernilai ekonomi. Ketiga program tersebut saling melengkapi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dari aspek sosial, kesehatan, dan lingkungan, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Abstract:Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dan dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti infeksi, reaksi alergi, maupun pengaruh lingkungan. Terbatasnya akses terhadap tenaga kesehatan serta rendahnya…
pemahaman masyarakat mengenai gejala penyakit kulit sering menyebabkan keterlambatan dalam memperoleh penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Forward Chaining pada sistem pakar untuk membantu proses diagnosis awal berdasarkan gejala yang dipilih pengguna. Metode ini bekerja menggunakan penalaran berbasis aturan dengan mencocokkan gejala yang dimasukkan pengguna terhadap basis pengetahuan yang disusun dari konsultasi dengan pakar dan referensi medis. Sistem dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengidentifikasi jenis penyakit kulit sesuai aturan yang telah ditetapkan serta memberikan hasil diagnosis beserta rekomendasi penanganan awal. Pengujian membuktikan seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik, sementara metode Forward Chaining memberikan hasil diagnosis yang efektif sehingga sistem dapat dimanfaatkan sebagai sarana konsultasi awal yang cepat, mudah, dan efisien sebelum pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis
Abstract:Perawatan bayi baru lahir di rumah merupakan bagian penting dari asuhan neonatal yang komprehensif. Dalam praktiknya, perawatan dasar seperti memandikan bayi masih sering dilakukan berdasarkan pengalaman atau kebiasaan yang…
ang diwariskan, yang kadang tidak selalu sejalan dengan prinsip keamanan dan kenyamanan bayi. Teknik memandikan yang kurang tepat dapat menimbulkan risiko seperti hipotermi, iritasi kulit, maupun cedera ringan akibat posisi dan persiapan lingkungan yang kurang sesuai. Kondisi ini menunjukkan bahwa ibu tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga bimbingan praktis agar mampu melakukan perawatan dengan benar dan percaya diri dalam melakukan perawatan bayi sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan praktik aman memandikan bayi baru lahir sesuai prinsip asuhan neonatal esensia;. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif melalui penjelasan materi, demonstrasi bertahap, diskusi dua arah, dan praktik langsung dengan pendampingan untuk memastikan setiap langkah dilakukan secara tepat dan benar. Program ini dilaksanakan pada 21 Januari 2025 di Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki bayi, yang datang berkunjung di wilayah kerja puskesmas. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat secara aktif, mampu mempraktikkan kembali tahapan memandikan bayi dengan benar, serta menunjukkan peningkatan pemahaman dan rasa percaya diri dalam melakukan perawatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi dan praktik langsung di layanan kesehatan primer dapat membantu ibu menguasai keterampilan perawatan bayi secara lebih aman dan tepat.
Abstract:Industri fashion berbahan kulit terus berkembang seiring meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk yang berkualitas dan bernilai estetika. Persaingan yang semakin ketat menuntut produsen untuk mengoptimalkan kualitas…
tas produk dan strategi promosi agar mampu menarik minat beli konsumen. Leather Firaz Khan, sebagai salah satu produsen jaket kulit di Kabupaten Garut, menghadapi tantangan untuk meningkatkan daya saing melalui pengelolaan kedua aspek tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian jaket kulit di Leather Firaz Khan Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah membeli produk Leather Firaz Khan, dengan jumlah sampel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengolahan data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji t dan uji F menggunakan SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan, kualitas produk dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian jaket kulit di Leather Firaz Khan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi promosi yang efektif serta penguatan mutu produk untuk meningkatkan daya tarik dan loyalitas konsumen.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, termasuk pada sektor olahan pangan seperti kulit lumpia. Di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, terdapat…
dapat pelaku UMKM yang mengelola produksi kulit lumpia secara tradisional namun tetap mampu bersaing. Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi pemasaran yang digunakan, menilai efektivitasnya terhadap peningkatan penjualan, serta mengidentifikasi faktor yang mendukung keberhasilan dan kendala yang dihadapi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha, anggota keluarga yang terlibat, pegawai, pelanggan, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan mencakup pemeliharaan kualitas produk, penetapan harga yang terjangkau, pemilihan lokasi usaha yang strategis, pemanfaatan media sosial, pengembangan jaringan reseller, keterbukaan proses produksi kepada konsumen, dan penyediaan variasi ukuran produk. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan volume penjualan, terutama pada periode tertentu seperti bulan Ramadan, serta membangun loyalitas pelanggan. Faktor keberhasilan meliputi kualitas produk yang terjaga, hubungan sosial yang harmonis, harga yang bersaing, dukungan keluarga, promosi dari mulut ke mulut, dan penggunaan media sosial. Sementara itu, kendala yang muncul antara lain keterbatasan tenaga kerja, cuaca yang menghambat proses pengeringan, kemasan yang belum optimal, dan promosi digital yang belum maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran yang sederhana namun konsisten dapat menjaga keberlangsungan UMKM di daerah pedesaan. Selain itu, ditemukan kontribusi signifikan dari peran perempuan dalam usaha keluarga, yang berdampak pada peningkatan ekonomi rumah tangga sekaligus memperkuat pemberdayaan sosial di lingkungan masyarakat.
Abstract:Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik atau pankreas tidak memproduksi cukup. Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu…
komplikasi dari diabetes mellitus, ulkus kaki diabetik adalah luka pada jaringan akibat infeksi yang lebih dalam yang terkait dengan gangguan neurologis dan vaskuler pada tungkai. VCO merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi topikal untuk perawatan kulit. Sediaan salep VCO dapat menjaga kelembaban luka dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan luka diabetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyembuhan ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil). Metode: Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Strategi penelitian kasus ini dengan melakukan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada satu pasien penderita ulkus diabetikum. Hasil: hasil studi kasus menunjukkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien ulkus diabetikum mengalami perubahan dilihat dari hasil perkembangan perawatan luka pada responden dari skor 39 menjadi 23. Diharapkan penerapan perawatan luka dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) dapat diaplikasikan dalam implementasi keperawatan dengan baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk penyembuhan luka diabetes mellitus.
Abstract:Kulit rambutan yang sering dipandang sebagai limbah, ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah limbah kulit rambutan menjadi produk teh. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Seed…
Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, dengan pendekatan Learning by Doing. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Musamus berpartisipasi dalam proses praktis pengolahan kulit rambutan menjadi teh menggunakan alat dan bahan yang tersedia, yang memungkinkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kulit rambutan. Ke depan, diharapkan masyarakat dapat mengelola limbah kulit rambutan menjadi peluang usaha ekonomi kreatif yang mengedepankan inovasi dan kemampuan dalam mengubah limbah menjadi produk teh yang bernilai, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah, khususnya kulit rambutan.
Abstract:Skincare that focuses solely on the physical aspects often ignores the emotional impact that can significantly affect skin health. This review aims to examine the importance of psychodermatology in skincare, focusing on…
understanding the link between emotions and skin health. The study adopted a library research method focusing on integrative and comprehensive literature analysis to explore the interrelationship between psychodermatology and skincare. The results revealed that psychodermatology is crucial in detailing and addressing the dynamics of skin health and emotions. Involving the psychological dimension in skincare is a response to skin problems and a preventive measure that can positively impact an individual's skin and mental health. The findings highlight the influence of stress and emotions on skin health as a critical focus, as stress and emotional tension can trigger inflammatory responses that significantly affect skin conditions. Meanwhile, psychological interventions in skincare are emerging as innovative solutions that offer therapeutic approaches to help individuals manage stress, anxiety and self-image issues that may arise from skin conditions. Furthermore, the role of psychosocial factors in skin care confirms the importance of integrating self-image, appearance perception, and emotional support in designing treatment programs that focus on sustainability and overall well-being. Future studies should focus on identifying stressors that affect skin health and developing effective psychodermatology therapies for holistic skin care.
Abstract:Mango Gadung Clonal 21 (Mangifera indica L.) is the result of crossbreeding between Gadung Mango and Arumanis, acknowledged as a native fruit of Pasuruan Regency. However, the sales of this fruit decline during the peak…
harvest season, causing difficulties for farmers in processing ripe fruit. Therefore, technology is needed to enhance shelf life and create innovative products using Mango Gadung Clonal 21 (Mangifera indica L.) as the base ingredient, with the addition of antioxidants from red dragon fruit peel. The aim of this research is to assess the physicochemical and organoleptic characteristics and identify the best combination of adding dextrin and red dragon fruit peel to Mango Gadung Clonal 21 (Mangifera indica L.) powder. This study employed a randomized block design with two main factors: the addition of red dragon fruit peel extract (M) with 2 levels (15 grams and 20 grams) and the addition of dextrin (D) with 3 levels (15 grams, 20 grams, and 25 grams). The study was repeated three times, resulting in a total of 18 treatments. Analysis encompassed antioxidant activity, water content, solubility, as well as organoleptic evaluations of color, aroma, taste, and texture. The best results were observed in the M1D3 treatment (15 grams of red dragon fruit peel and 25 grams of dextrin), with an antioxidant activity of 58.96 mg/ml, water content of 9.15%, solubility of 79.31%, color rating of 3.56 (liked), taste rating of 3.8 (liked), aroma rating of 3.04 (somewhat liked), and texture rating of 3.76 (liked).
Keywords: Antioxidant, Clonal 21 gadung mango, Dextrin, Red dragon fruit skin
Abstract:Pioderma merupakan penyakit kulit akibat infeksi bakteri yang masih sering dijumpai di masyarakat, terutama pada lingkungan dengan kepadatan penduduk dan kebersihan yang kurang optimal. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai…
engenai pencegahan dan penatalaksanaan awal pioderma dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penatalaksanaan pioderma melalui edukasi kesehatan kulit. Sebanyak 15 responden mengikuti kegiatan ini, diukur melalui pretest dan posttest untuk peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi kesehatan kulit sebesar 36%. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam mencegah terjadinya infeksi kulit di masyarakat.