Search Articles & Publications

Showing 16 articles found for "Metodologis"

FENOMENA THRIFTING PAKAIAN IMPOR ILEGAL DARI KOREA SELATAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA

Dennis Irwinsyah, Arief Rahman Hakim
Abstract: Fenomena thrifting, terutama impor pakaian bekas ilegal dari Korea Selatan, berkembang pesat di Indonesia dan berdampak negatif terhadap industri tekstil nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan… thrifting, dampaknya terhadap daya saing industri lokal, serta menelaah kebijakan pemerintah dalam mengatasinya. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan data sekunder dari instansi resmi, ditemukan bahwa thrifting telah menjadi tren konsumsi di kalangan anak muda urban, namun menimbulkan tantangan serius berupa penurunan produksi, PHK, dan persaingan harga tidak sehat. Meskipun larangan impor pakaian bekas telah diterapkan melalui Permendag No. 40 Tahun 2022, penegakan hukum masih terbatas akibat lemahnya pengawasan dan tingginya transaksi digital. Secara teoretis, temuan ini mendukung pendekatan neo-realisme dalam studi Hubungan Internasional, di mana negara bertindak untuk melindungi kepentingan ekonomi domestiknya dari ancaman eksternal. Secara metodologis, penelitian ini menunjukkan pentingnya studi berbasis kebijakan yang memadukan kajian ekonomi-politik global, perdagangan lintas batas, dan peran aktor non- negara dalam era digital.

ANALISIS KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN ASYIK DAN ATIK DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI AKTIF PADA ANAK USIA DINI

Anisya Fitriasari, Indri Ristiani, Mega Endang Sari, Faridatul Ula, Sri Watini
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi Model Pembelajaran ASYIK (Aman, Senang, Yakin, Inovatif, Kreatif) dan Model ATIK (Amati, Tiru, Kerjakan) dalam meningkatkan partisipasi aktif anak usia dini melalui pendekatan kualitatif… litatif studi literatur. Temuan kajian menunjukkan bahwa Model ASYIK berperan strategis dalam menstimulasi dimensi afektif melalui penciptaan ekosistem belajar yang kondusif, di mana penggunaan instrumen reward dan yel-yel secara efektif memitigasi kecemasan instruksional serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Sementara itu, Model ATIK menyediakan kerangka kerja metodologis sistematis yang mengakomodasi kebutuhan eksplorasi sensorik dan motorik anak melalui tahapan belajar berbasis pengalaman (experiential learning). Sinergi antara aspek emosional pada model ASYIK dan struktur kognitif pada model ATIK menghasilkan paradigma pembelajaran holistik yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kinestetik dan literasi numerasi, tetapi juga memperkuat kesiapan mental (school readiness) anak dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Secara teoretis, integrasi kedua model inovatif ini menegaskan pentingnya reposisi peran pendidik sebagai desainer pengalaman yang mampu menyelaraskan stimulasi pedagogis dengan karakteristik perkembangan alamiah anak pada masa golden age.

ISTIWA’ ALLAH DI ATAS ‘ARASY DALAM TAFSIR NUSANTARA: PERBANDINGAN TAFSIR HAMKA DAN HASBI ASH-SHIDDIEQY (KAJIAN TAFSIR Q.S. THAHA [20]: 5)

Supriadi, Yusup, Zakaria, Aceng
Abstract: Artikel ini mengkaji perbedaan metodologis antara dua mufasir Nusantara, Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) dalam Tafsir Al-Azhar dan Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam Tafsir An-Nur, ketika menafsirkan ayat… istiwa’ Allah di atas ‘Arasy dalam Q.S. Thaha [20]: 5. Ayat ini termasuk kategori mutasyabihat yang melahirkan tiga pendekatan utama dalam sejarah Islam: takwil (interpretasi metaforis), isbat bilā kayf (penetapan makna lahir tanpa menanyakan cara), dan tafwīḍ al-ma‘nā (penyerahan makna sepenuhnya kepada Allah). Dengan menggunakan metode kualitatif-komparatif dan analisis isi terhadap kedua tafsir serta literatur akidah terkait, studi ini menemukan bahwa Hamka menempuh jalan takwil dengan memaknai istawa’ sebagai istīlā’ (menguasai), sedangkan Hasbi Ash-Shiddieqy menerapkan isbat bilā kayf: menetapkan makna “bersemayam” sebagaimana adanya sembari menyerahkan hakikat dan cara (kaifiyyah) kepada Allah, bukan menyerahkan makna dasarnya (tafwīḍ al-ma‘nā). Perbedaan ini karena keduanya bersepakat menolak penyerupaan Allah dengan makhluk dan menjaga transendensi-Nya, hanya saja caranya yang bebeda. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang dinamika tafsir Nusantara yang menggabungkan tradisi Salaf dan semangat pembaruan.

EPISTEMOLOGI USHUL FIKIH ANTARA TRADISI FUQAHA DAN PEMIKIRAN ORIENTALIS: TELAAH HISTORIS-FILOSOFIS ATAS EKSISTENSI USHUL FIKIH

Hidayat, Rahmat, Nawir Yuslem, Nisphul Khairi
Abstract: Ilmu ushul fikih memiliki posisi sentral dalam konstruksi hukum Islam sebagai fondasi metodologis dalam proses istinbath al-ahkam dari Alqur’an dan Sunnah. Dalam khazanah keilmuan Islam, ushul fikih diyakini telah berkembang… embang sejak masa Rasulullah dan para sahabat, meskipun belum dibukukan secara sistematis. Namun, sebagian orientalis seperti Joseph Schacht dan Patricia Crone meragukan asal-usul normatif ushul fikih dan menilai bahwa ia merupakan produk konstruksi sosial-politik abad ke-2 H, bukan warisan langsung Nabi. Tulisan ini bertujuan mengkaji diskursus antara pandangan orientalis dan ulama Muslim tentang asal-usul dan perkembangan ushul fikih secara historis dan epistemologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder, baik dari tokoh orientalis seperti Schacht, Crone, dan Hallaq, maupun ulama Muslim seperti al-Syafi’i, al-Ghazali, Wahbah al-Zuhaili, dan Mustafa al-Azami. Analisis dilakukan secara kritis dan komparatif untuk mengidentifikasi perbedaan pendekatan epistemologis serta kontribusinya terhadap pemahaman kontemporer ushul fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fikih merupakan sintesis antara wahyu, realitas sosial, dan refleksi intelektual umat Islam, bukan sekadar produk rekayasa historis. Meskipun kritik orientalis membuka ruang diskursus baru, banyak argumen mereka bersifat reduksionistik dan mengabaikan aspek internal tradisi keilmuan Islam seperti sistem sanad dan otoritas kolektif ulama. Oleh karena itu, pemahaman integratif yang menggabungkan pendekatan historis dan nilai-nilai normatif Islam diperlukan untuk memperkuat metodologi ushul fikih dalam konteks kekinian.  

ANALISIS STRATEGI MULTIMODAL: NAVIGASI PROSES INTERAKSI DALAM ANALISIS WACANA KELAS

Dian Ardiansah
Abstract: Interaksi kelas adalah kerangka kerja metodologis holistik yang mengintegrasikan pembelajaran bahasa secara verbal dan non-verbal dalam proses belajar mengajar. Dalam konteks penggunaan bahasa di bidang pendidikan saat ini,… ni, khususnya di ruang kelas, para guru perlu memahami bagaimana guru dapat menggunakan metode pengajaran yang seimbang di ruang kelas, hal ini juga berkaitan dengan pola penggunaan bahasa, dan interaksi terdepan dalam pembuatan makna. Analisis wacana kelas memfasilitasi pengguna bahasa untuk menciptakan iklim yang positif dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menyelidiki model pola dan interaksi multimodal dalam wacana kelas dengan membandingkan dua strategi yang digunakan oleh guru pemula dan guru yang sudah berpengalaman. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja wacana kelas yang diusulkan oleh Walsh (2011) dan interaksi multimodal (SF-MDA) oleh Norris (2004, 2019) di dua kelas dengan dua guru yang berbeda. Hasilnya, analisis interaksi multimodal menyatakan bahwa guru pemula dan guru berpengalaman memiliki dimensi interaksi yang berbeda dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar bahasa terutama bahasa inggris sebagai bahasa asing berdasarkan kesalahan dalam pemerolehan bahasa. Selain itu, guru juga meningkatkan fokus siswa pada pola pembelajaran yang benar dengan meningkatkan proses interaksi didalam kelas. Dengan demikian, guru pemula dan guru yang sudah berpengalaman sama-sama menggunakan pola wacana kelas berdasarkan teori Analisis Wacana Kelas. Wacana menjadi pendekatan metodologis yang merupakan analisis berlapis-lapis di balik komunikasi verbal atau lisan untuk mengidentifikasi sumber daya interaksi yang digunakan. Implikasi dari penelitian ini yaitu Analisis Wacana Kelas dengan Model IRF meningkatkan kepercayaan diri, kefasihan siswa, dan kemampuan siswa dalam belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing. 

ANALISIS FAKTOR KONEKSITAS KRITIK HADIS ANTARA IGNAZ GOLDZIHER DAN JOSEPH SCHACHT

Vachruddin, Vrisko Putra
Abstract: Salah satu orientalis yang terkenal ekstrem dan skeptis dalam mengkritik hadits adalah Ignaz Goldziher. Ia adalah bapak orientalis karena banyak pemikirannya yang menjadi dasar pemikiran Orientalis dalam mengkritik hadits… s dan karya-karyanya dipuja oleh para orientalis. Pemikiran Goldziher tentang kritik Hadis berhasil dikembangkan dan direkonstruksi oleh penggantinya yaitu Joseph Schacht. Schacht berhasil mengembangkan teori yang memperkuat argumennya tentang kritik Hadis. Ada indikasi hubungan antara Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht seperti yang terlihat dari argumen mereka dalam mengkritik hadits. Penulis berusaha menggali dan mengkaji terkait kajian hadits, biografi, referensi, dan cara-caranya mereka dalam melakukan penelitian tentang Hadits melalui penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Ada beberapa faktor yang berkaitan dengan kritik hadis antara Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht, antara lain: faktor metodologis, faktor sosio-geografis, faktor ideologis dan pandangan hidup, faktor bahasa, minat, doktrin dan etika ilmiah yang terlihat dari argumen mereka dalam mengkritik hadits.

COMPARISON OF NAÏVE BAYES, SVM, K-NN, DECISION TREE, AND RANDOM FOREST IN SENTIMENT ANALYSIS BASED ON SEABANK APPLICATION ASPECTS

Fachrozi, Muhammad Al, Tania, Ken Ditha
Abstract: Abstract: The increasing use of digital banking applications has led to the need for a deeper understanding of user perceptions, especially through aspect-based sentiment analysis. This study aims to classify the sentiment… nt of SeaBank app users by focusing on four main aspects: learnability, efficiency, technical issues or errors, and satisfaction. Review data totaling 1,971 comments were collected from the Google Play Store and labeled with sentiments based on the scores (ratings) given by users. The CRISP-DM approach serves as the methodological framework for this study, which includes five classification algorithms: Naïve Bayes, Support Vector Machine (SVM), k-Nearest Neighbor (k-NN), Decision Tree, and Random Forest. The evaluation results show that the SVM algorithm provides the best performance with the highest average value of the four aspects achieving accuracy of 93.91%, Precision of 91.16%, recall of 97.96% and F1-Measure of 94.33%. According to the research findings, the Support Vector Machine (SVM) algorithm provides the best performance when performing aspect-based sentiment analysis on text data from digital banking application reviews. The findings are expected to serve as a reference for the development of automated evaluation systems that rely on user opinions as the basis for decision making.             Keywords: aspects; CRISP-DM; digital Banking; seabank; sentiment analysis     Abstrak: Peningkatan pemakaian aplikasi perbankan digital mendorong perlunya pemahaman yang lebih dalam mengenai persepsi pengguna, terutama melalui analisis sentimen berbasis aspek. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan sentimen pengguna aplikasi SeaBank dengan berfokus pada empat aspek utama: kemudahan dipelajari (learnability), efisiensi penggunaan (efficiency), kendala atau kesalahan teknis (error), serta tingkat kepuasan (satisfaction). Data ulasan berjumlah 1.971 komentar dikumpulkan dari Google Play Store dan diberi label sentimen berdasarkan skor (rating) yang diberikan oleh pengguna. Pendekatan CRISP-DM berfungsi sebagai kerangka metodologis untuk penelitian ini, yang mencakup lima algoritma klasifikasi: Naïve Bayes, Support Vector Machine (SVM), k-Nearest Neighbor (k-NN), Decision Tree, dan Random Forest. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma SVM memberikan performa terbaik dengan nilai rata-rata dari ke empat aspek tertinggi yang mencapai accuracy sebesar 93.91%, Precision sebesar 91.16%, recall sebesar 97.96% dan F1-Measure sebesar 94.33%. Menurut temuan penelitian, algoritma Support Vector Machine (SVM) memberikan kinerja terbaik saat melakukan analisis sentimen berbasis aspek pada data teks dari ulasan aplikasi Seabank. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan sistem evaluasi otomatis yang mengandalkan opini pengguna sebagai dasar pengambilan keputusan.   Kata kunci: Analisis Sentimen, Aspek, Bank Digital, SeaBank, CRISP-DM

Prinsip-Prinsip Dasar Metodologis dan Metode Pembelajaran PAI

Muhamad Ghifari Nugraha, Mu’alfi Fahrul Fanani, Muslih, Ahmad, Rahmad Yoga Nugroho
Abstract: Pendidikan adalah investasi sumber daya manusia jangka panjang yang mempunyai nilai strategis bagi kelangsungan peradaban manusia di dunia. Oleh sebab itu, hampir semua negara menempatkan variabel pendidikan sebagai sesuatu… atu yang penting dan utama dalam konteks pembangunan bangsa dan negara. Salah satu komponen penting dalam pendidikan adalah guru. Guru dalam konteks pendidikan mempunyai peranan yang besar dan strategis. Gurulah yang langsung berhadapan dengan peserta didik untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus mendidik dengan nilai-nilai positif melalui bimbingan dan keteladanan.Oleh karena itu, sudah selayaknya guru mempunyai berbagai kompetensi yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Salah satunya ialah mengenai metodologi pengajaran pembelajaran. Sebagai seorang pendidik muslim sudah seharusnya mengetahui tentang metodologi pengajaran pendidikan dalam Islam. Pendidikan ke-islaman atau pendidikan agama Islam, yakni upaya mengajarkan ajaran agama Islam dan nilai-nilainya menjadi way of life (pandangan dan sikap hidup) seseorang. Untuk itu, hendaknya diterapkan metodologi pengajaran Pendidikan Agama Islam yang tepat dan baik dalam proses pembelajaran agar tercapai tujuan pendidikan Islam sebagaimana apa yang diharapkan.

Biografi Dan Manhaj Imam Al-Thabari Dalam Tafsir Jami’ Al-Bayan Fi Al-Tafsir Al-Quran

Muhammad Iman Amini, Zuhedi Zuhedi
Abstract: Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Tafsīr al-Qur’ān merupakan karya tafsir monumental yang ditulis oleh Imam Abu Ja‘far Muhammad ibn Jarir ibn Yazid ibn Khalid al-Ṭabari, yang lebih dikenal dengan nama Imam al-Ṭabari. Penelitian… ��abari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manhaj (metode) serta corak penafsiran yang digunakan oleh al-Ṭabari dalam karya tafsirnya tersebut. Fokus utama dari penelitian ini adalah menelusuri aspek-aspek intelektual dalam biografi al-Ṭabari, serta mengeksplorasi sumber-sumber, pendekatan metodologis, dan corak penafsiran yang menjadi karakteristik khas tafsirnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui telaah terhadap berbagai sumber literatur, baik primer maupun sekunder. Sumber primer berasal dari karya al-Ṭabari sendiri, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kajian-kajian ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jāmi‘ al-Bayān didominasi oleh pendekatan bi al-ma’tsūr, yaitu penafsiran yang bersumber dari riwayat-riwayat sahabat, tabi‘in, dan tabi‘ al-tabi‘in. Namun demikian, tafsir ini juga mengandung unsur ra’yī, ditandai dengan penggunaan penalaran kritis dalam menganalisis dan menyaring berbagai pendapat, guna membangun pemahaman yang objektif. Adapun metode yang digunakan oleh al-Ṭabari adalah metode taḥlīlī, yaitu penafsiran yang disusun secara sistematis berdasarkan urutan ayat dalam mushaf Utsmani, dengan pembahasan yang terperinci terhadap setiap ayat. Dari sisi corak penafsiran, sebagian pendapat menyatakan bahwa tafsir ini bercorak fikih, sementara pandangan lain menilai bahwa karya ini merupakan hasil integrasi antara tafsir bi al-ma’tsūr dan bi al-ra’y.

Epistemologi Tafsir bi al-Ra'yi: Sumber, Metode, dan Karakteristik dalam Tradisi Tafsir Islam

Evi Aulia, Sholihudin Amin, Akhmad Dasuki
Abstract: Artikel ini mengkaji epistemologi tafsir bi al-ra'yi dalam tradisi penafsiran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan menjelaskan genealogi historis, sumber-sumber epistemologis, prosedur metodologis, dan karakteristik tafsir… r rasional dalam tradisi tafsir Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (library research) dengan metode analisis historis-intelektual dan epistemologis, penelitian ini menganalisis literatur klasik dan kontemporer bidang Ulumul Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir bi al-ra'yi bukan sekadar penafsiran berbasis pendapat pribadi, melainkan proses intelektual terstruktur yang berpijak pada tiga sumber epistemologis utama: akal ('aql), bahasa Arab (lughat al-'Arab), dan prinsip metodologi hukum Islam (usul al-fiqh). Secara metodologis, penafsiran ini mengikuti prosedur sistematis: pembacaan teks, analisis linguistik, elaborasi rasional, dan validasi normatif melalui kaidah syar'i. Tujuh karakteristik utama tafsir bi al-ra'yi berhasil dirumuskan: rasional-argumentatif, berbasis linguistik, bersifat istinbati, terbuka terhadap konteks, tidak bebas nilai, integratif antara naql dan 'aql, serta bersifat ijtihadi. Secara historis, metode ini berkembang bertahap dari era sahabat hingga periode klasik dan modern. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tafsir bi al-ra'yi terbagi menjadi dua kategori: al-ra'yi al-mahmud (terpuji) yang mengikuti kaidah ilmiah, dan al-ra'yi al-madhmum (tercela) yang didasarkan pada opini tanpa landasan keilmuan memadai.