Search Articles & Publications

Showing 5 articles found for "Oprasi"

Analisis Perawatan Dan Pengoprasian Mesin Bandsaw Di PT. Wonojati Wijoyo Agar Kinerja Mesin Tetap Optimal

Dikhi Dwi Prasetyo
Abstract: Wonojati Wijoyo adalah sebuah perusahaan manufaktur furnitur yang mengandalkan kayu jati sebagai bahan baku pokok. Tahap pemotongan awal kayu jati dalam proses produksi memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas dan… n efisiensi produk akhir. Mesin bandsaw berfungsi sebagai perangkat utama pada tahap ini karena kemampuannya dalam melakukan pemotongan kayu secara akurat, cepat, dan adaptif. Namun, temuan observasi mengindikasikan bahwa kinerja mesin belum mencapai standar optimal akibat minimnya pemeliharaan rutin, penyetelan yang kurang akurat, serta teknik operasional yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berdampak pada kinerja mesin bandsaw serta melakukan optimalisasi melalui pendekatan teknis dan manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, mencakup observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis komparatif data sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pemotongan kayu, pengurangan limbah kayu hingga lima puluh persen, serta perbaikan kualitas permukaan potongan setelah penerapan pemeliharaan berkala, peningkatan kompetensi operator sesuai standar mesin, dan penyetelan mesin secara teratur. Pemanfaatan sumber daya ini terbukti meningkatkan daya produksi dan memperpanjang masa pemakaian mesin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk dalam penerapan manajemen perawatan dan pengoperasian mesin yang lebih efektif di industri pengolahan kayu jati.

Implementasi Pengisian Register Data dan Oprasi Aritmatika Menggunakan Program Cammand Prompt, Bahasa assembler

Hambali, Hambali
Abstract: Abstract: Based on the type of information stored microprocessors can be divided into data registers, address registers, register flags and instruction registers. The filling of the application data register can be done… by filling the register data AX, BX, CX, DX with the integration of 8 bit and 16 bit microprocessors with register AH, AL, BH, BL to DH register, DL using some programming language command assembler and application program run, cmd and commanprompt. Input data register on the use of data filling in data registers and address registers can be seen from some initial input registers are desired.   Keywords: data registers, assembler language     Abstrak: Berdasarkan jenis informasi yang disimpan mikroprosesor dapat dibagi menjadi register data, register alamat, register flag dan register instruksi. Pengisian register data penerapannya dapat dilakukan dengan dengan pengisian data register AX,BX,CX,DX dengan penggabungan mikrprosesor 8 bit dan 16 bit dengan register AH,AL,BH,BL sampai dengan register DH, DL menggunakan beberapa perintah bahasa pemograman assembler dan aplikasi program run, cmd dan commandprompt. Inputan data register pada penggunaan pengisian data pada register data dan register alamat dapat dilihat dari beberapa inputan register awal yang diinginkan.   Kata kunci: register data, bahasa assembler

Peranan Kebanksentralan Dalam Menjaga Stabilitas Keuangan

Junnita Wanda Herawati, Rini Puji Astuti, Imada Wiken Al Khildina, Wasiatul Hasanah
Abstract: Fluktuasi perekonomian dunia terus berlangsung seiring dengan guncangan ekonomi yang disebabkan oleh negara-negara yang dikenal sebagai kekuatan besar Membawa dampak yang cukup besar terhadap perekonomian indonesia tekanan… an dan resiko terhadap perekonomian domestik juga berdampak serius pada nilai tukar rupiah , menurun nya keyakinan pelaku ekonomi serta terjadi peningkatan pada sektor kooprasi harus segera dicegah karena apabila tidak segera ditangani maka menimbulkan dan dapat berakibat pada kondisi melemahnya sektor pertumuhan ekonomi. Sedangkan tujuan nya adalah  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan  mendukung  pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Kebijakan moneter melibatkan pengaturan jumlah uang yang beredar,  suku  bunga,  dan  ketersediaan  kredit  untuk  mencapai  stabilitas  harga  dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang. Bank sentral memiliki peran kunci dalam sistem keuangan  suatu  negara,  termasuk  pengendalian  kebijakan  moneter,  menjaga  stabilitas sistem keuangan, dan memberikan dukungan pada stabilitas nilai mata uang. Kebanksentralan memiliki beberapa peran kunci dalam sistem keuangan suatu negara. Peran-peran ini meliputi pengendalian kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, dan mendukung stabilitas nilai mata uang seperti ketidakstabilan sistem keuangan dapat menyebabkan beberapa kondisi yang merugikan, seperti: 1. Transmisi kebijakan moneter terganggu, sehingga kebijakan moneter menjadi tidak efektif. 2. Fungsi intermediasi tidak berjalan dengan baik, karena alokasi dana yang tidak tepat menghambat pertumbuhan ekonomi. 3. Ketidakpercayaan publik terhadap sistem keuangan, yang sering kali diikuti oleh perilaku panik investor untuk menarik dana mereka, sehingga mendorong terjadinya kesulitan likuiditas.

Penerapan Sistem Manajemen Di Koprasi Konsumen Polres Jember Dalam Upaya Mensejahterakan Anggota

Indra Bayu Anggoro, Sayyid Perdana Putra, M. Mirza Hafif N.F
Abstract: Primkoppol, a cooperative designed to serve the needs of its police members, plays a crucial role in enhancing member welfare through various programs and services. This study aims to analyze the management system implemented… ented by Primkoppol and how this system contributes to the improvement of its members' welfare. Employing a descriptive analytical approach, this research delves into the organizational structure, operational mechanisms, and strategies adopted by Primkoppol in executing its functions and objectives. Focusing on the evaluation of management practices, including resource management, profit allocation, and member development programs, this study seeks to identify the keys to success and the challenges faced by Primkoppol in its efforts to enhance member welfare. This analysis is supplemented with secondary data and direct survey results from members to capture their perceptions and experiences regarding the effectiveness of the services provided by Primkoppol. The findings indicate that Primkoppol has implemented various positive initiatives oriented towards improving member welfare, including innovations in financial services, enhancement of product and service quality, and member capacity development through education and training. However, there is also room for improvement, especially in terms of enhancing management transparency, operational efficiency, and adaptation to digital technology. This study concludes that to continue improving its members' welfare, Primkoppol needs to further optimize an adaptive and responsive management system to environmental changes and member needs. Recommendations include improvements in two-way communication between management and members, integration of information technology, and strengthening of institutional capacity.

Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Dalam Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia Di RSUD Kabelota

Magfirawati, Afrina Januarista, Ismunandar Wahyu Kindang
Abstract: Asfiksia neonaturum adalah suatu keadaan bayi baru lahir yang mengalami gagal napas secara spontan dan teratur segera pasca kelahiran, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang&#8230; ang dari tubuhnya. Umumnya akan mengalami asfiksia setelah lahir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  penelitian  kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 38 perawat yang terdiri dari ruangan perinatologi, IGD umum, dan ruang kamar oprasi RSUD Kabelota. Total Sampel 38 perawat, Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Total Sampling. Hasil penelitian Pengetahuan perawat sebagian besar pengetahuan Baik berjumlah 30 orang (78,9%), Sikap sesuai sebagian besar berjumlah 32 orang (84,2%). Hasil uji statistik Chi square diperoleh nilai p=0,000 (<p=0,05) yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Saran Perawat dapat menambah wawasan mengenai pengetahuan dan sikap  tentang penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia, serta meningkatkan tindakan perawatan penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia. Peningkatan pengetahuan bisa dengan cara pembuktian pemberian tindakahan perawatan Asfiksia