Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Pelangi"

Pengaruh Olahraga Bola Basket Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Siswa Disabilitas Intelektual Sedang Di SLB Harapan Pelangi

Salshadila Kusumawati Sholeh, Bhennita Sukmawati, Arifah Nurhadiyati
Abstract: Siswa dengan disabilitas intelektual sedang memerlukan stimulasi motorik yang sesuai agar perkembangan kemampuan geraknya dapat berkembang secara optimal. Salah satu aktivitas yang berpotensi memberikan stimulasi tersebut&#8230; t adalah permainan bola basket yang melibatkan aspek kekuatan, koordinasi, keseimbangan, kecepatan, dan kelincahan. Penelitian yang dilakukan berfokus pada analisis pengaruh latihan bola basket terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar siswa kelas VII SMPLB di SLB Harapan Pelangi Jember. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini melalui metode eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Empat siswa kelas VII di libatkan sebagai partisipan penelitian dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data diperoleh dengan memanfaatkan instrumen observasi dan tes kemampuan motorik kasar yang dilakukan pada tahap sebelum dan setelah perlakuan diberikan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji paired sample t-test. Perbandingan hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan motorik kasar meningkat dari 8,75 menjadi 19, dengan peningkatan sebesar 10,25 poin. Adapun analisis paired sample t-test menunjukkan probabilitas (p-value) sebesar 0,001 (<0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh perlakuan terhadap kondisi sebelum diberikan perlakuan dan setelah perlakuan diberikan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan latihan bola basket berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar siswa berkebutuhan khusus penyandang disabilitas intelektual sedang. Students with moderate intellectual disabilities require appropriate motor stimulation to ensure optimal motor development. One activity that has the potential to provide such stimulation is basketball, which involves aspects of strength, coordination, balance, speed, and agility. This research focused on analyzing the effect of basketball training on improving gross motor skills of seventh-grade students at Harapan Pelangi Special Needs School in Jember. A quantitative approach was applied in this study through an experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design. Four seventh-grade students were involved as research participants using a saturated sampling technique. Data collection was obtained using observation instruments and gross motor skills tests conducted before and after the treatment was given. Data analysis included descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and a paired sample t-test. Comparison of the pretest and posttest results showed that the average gross motor skills increased from 8.75 to 19, with an increase of 10.25 points. The paired sample t-test analysis showed a probability (p-value) of 0.001 (<0.05), indicating an effect of the treatment on pre-treatment and post-treatment conditions. These findings indicate that the implementation of basketball training contributed to improving the gross motor skills of students with special needs and moderate intellectual disabilities.

MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT)

Wilda Aprilia Simbolon, Marzuki Ahmad, Ummi Fadilla, Agave Trium Kristanti
Abstract: Daerah yang menjadi binaan PKM kami adalah siswa sekolah SD Muhammadiyah 100117 Simatorkis, pada umumnya anak-anak diwilayah SD Muhammadiyah 100117 ini memiliki kecenderungan malas belajar pelajaran matematika. Maka dari&#8230; itu tim kami melaksanakan program untuk menumbuhkan rasa minat siswa terhadap pelajaran matematika dengan model tipe team games tournament. Program ini akan dilaksanakan dengan metode games yang diantaranya : pertama, Bundaran hitung angka misalnya siswa itu dibuat dalam satu lingkaran kemudian satu per satu mulai berhitung. Kedua, Pelangi matematika misalnya dibuat terlebih dahulu kertas warna warni yang di isi sama angka untuk mempermudah anak mengingat angka. Melihat permasalahan yang terjadi dalam dunia anak yang terkait dengan kurangnya minat dalam pelajaran matematika. Maka melalui program yang telah dilaksanakan mampu merubah pola belajar anak sedikit demi sedikit  menjadi berminat untuk belajar matematika.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESETARAAN DI PKBM LASKAR PELANGI SEBAGAI UPAYA PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN MASYARAKAT

Ibnu Hajar, Dwi Fide Christanti Purba, Frayogi Benedict Tamba, Monica Choirala Purba, Muhammad Aldi, Nimas Ayu Larasati
Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendidikan setara di PKBM Laskar Pelangi dan kontribusinya dalam memperluas akses pendidikan bagi komunitas yang tidak terlibat dalam pendidikan formal. Latar&#8230; belakang penelitian berasal dari masih banyaknya individu yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah akibat faktor ekonomi, sosial, dan usia. PKBM hadir sebagai lembaga pendidikan nonformal yang memberikan peluang untuk belajar melalui program Paket A, B, dan C. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran di PKBM. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan setara di PKBM Laskar Pelangi berlangsung dengan baik dan fleksibel, didukung oleh lingkungan belajar yang nyaman serta peran tutor yang mirip dengan guru formal. PKBM juga memberikan keuntungan nyata bagi masyarakat melalui pendidikan tanpa biaya dan penyediaan alat tulis untuk peserta. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan sarana, ketidakhadiran peserta secara tidak teratur, serta kurangnya pengajar masih menjadi kendala. Secara keseluruhan, PKBM Laskar Pelangi memainkan peran penting dalam menciptakan kesetaraan pendidikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya belajar sepanjang hidup.