Abstract:Pesatnya penyederhanaan isu politik kompleks ke dalam format visual ringkas di media sosial memicu perdebatan antara efektivitas edukasi politik bagi khalayak muda dan resiko terjadinya pendangkalan informasi. Penelitian…
ini bertujuan untuk mengkaji proses pemaknaan pesan (decoding) pesan politik konten Carousel pada akun Instagram @pinterpolitik oleh 10 informan mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Wanita Internasional Angkatan 2022 (kategori Generasi Z, laki-laki dan perempuan, serta pengikut aktif akun @pinterpolitik). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis Resepsi model Encoding/Decoding Stuart Hall. Data primer dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam berbasis pedoman wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan prosedur analisis data interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika visual, ilustrasi karikatur, dan headline provokatif pada Carousel sangat efektif bertindak sebagai pemantik perhatian yang meruntuhkan stigma politik kaku. Namun, pemaknaan esensi isu politik sangat dipengaruhi oleh latar belakang akademis komunikasi informan yang berfungsi sebagai penyaring kritis. Berdasarkan pemetaan resepsi Stuart Hall, temuan terbagi ke dalam tiga posisi : Posisi Negosiasi mendominasi sebesar 70% (7 informan), posisi Oposisi sebesar 20% (2 informan), dan posisi Dominan-Hegemonik sebesar 10% (1 informan). Kesimpulannya, mahasiswa memanfaatkan kepraktisan Carousel demi efisiensi waktu, namun menolak menelan bulat-bulat narasi politik tanpa verifikasi sekunder. Penelitian ini menghadirkan implikasi dimana media sosial diposisikan sebagai pintu masuk literasi, bukan sumber pengetahuan final. Implikasi praktis merekomendasikan redaksi media untuk menyediakan rujukan terlacak serta penguatan program literasi media kritis guna mengantisipasi bahasa pengetahuan semu.
Abstract:Dalam proses rehabilitasi komunikasi tidak berkembang dengan sendirinya melainkan melalui tahapan-tahapan tertentu. Pada saat awal rehabilitasi pasien cenderung menutup diri terhadap orang baru sehingga menimbulkan hambatan…
tan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengindentifikasi dinamika hambatan komunikasi serta pendekatan konselor dalam mengatasi hambatan tersebut melalui teknik wawancara mendalam. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruksivisme dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah konselor di Yayasan Rachelds Moniaga yang aktif mendampingi pasien selama proses rehabilitasi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan di dukung oleh observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu dinamika komunikasi interpersonal yang terjalin dalam proses rehabilitasi bersifat dinamis. Hambatan yang ditemui berupa hambatan psikologis, kondisi pasien, serta perbedaan presepsi pasien dan konselor. Konselor menggunakan pendekatan kerohanian dan pendekatan bersifat humanistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan keterbukaan pasien tidak hanya bersumber dari tekanan verbal, melainkan dari kemampuan konselor dalam menciptakan lingkungan komunikasi yang aman dan berpusat pada pemenuhan kebutuhan emosional dan pedekatan kerohanian untuk meningkatkan iman dan keyakinan pasien dalam melakukan rehabilitasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana opini publik terbentuk di media sosial terkait kontroversi dugaan manipulasi program giveaway yang dilakukan oleh creator TikTok Willie Salim. Penelitian menggunakan metode…
de kualitatif deskriptif dengan pendekatan Teori Resepsi Encoding/ Decoding dari Stuart Hall untuk melihat bagaimana Masyarakat menafsirkan informasi yang beredar di berbagai platform media sosial. Fokus penelitian diarahkan perbedaan antara citra positif yang ditampilkan dalam video TikTok dengan fakta di balik layar yang kemudian diungkap melalui kanal YouTube Podcast Bang Denny Sumargo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra Willie Salim sebagai kreator dermawan yang aktif membantu masyarakat selama periode 2023–2025 mengalami penurunan kepercayaan setelah muncul dugaan bahwa sebagian konten giveaway dibuat secara terencana atau settingan. Konten-konten tersebut sebelumnya berhasil menarik perhatian publik dengan jutaan penonton dan ratusan ribu likes. Temuan Penelitian juga memperlihatkan bahwa banyak netizen menganggap konten tersebut sebagai bentuk eksploitasi kemiskinan atau poverty porn demi mendapatkan perhatian dan popularitas di media sosial. Reaksi masyarakat kemudian terbagi menjadi beberapa kelompok. Sebagian besar berada pada posisi oposisi, yaitu menolak dan mengkritik tindakan tersebut karena dianggap tidak jujur. Sebagian lainnya berada pada posisi negosiasi, yaitu tetap mengkritik kebohongan dalam konten tetapi masih menghargai adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Sementara itu, kelompok yang sepenuhnya mendukung Willie Salim semakin sedikit dan umumnya berasal dari pengikut setia yang tetap percaya pada sang kreator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terbukanya informasi dari berbagai platform media sosial membuat audiens tidak lagi menjadi penonton pasif, tetapi lebih kritis dalam menilai konten digital. Fenomena ini juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyrakat terhadap pentingnya kejujuran, etika komunikasi, dan tanggung jawab moral dalam dunia media sosial.
Abstract:Data Riset Kesehatan Dasar (2018) banyaknya penderita skizofrenia di Indonesia sampai berkisar 400.000 individu atau 1,7 per 1.000 masyarakat. Skizofrenia suatu gangguan yang berpengaruh pada otak sehingga seseorang menjadi…
adi terganggu perilaku, pikiran, presepsi dan juga emosi. Gejala skizofrenia dengan harga diri rendah ditandai rasa ketidakmampuan, berperasaan negatif ke diri sendiri, tidak percaya diri, tidak berharga serta keputusasaan yang jika tidak segera di tangani akan menyebabkan depresi. Intervensi yang diberikan yaitu melatih kelebihan positif dan mengidentifikasi kemampuan pada diri individu klien. Melaksanakan asuhan keperawatan mengidentifikasi kemampuan aspek positif yang di miliki klien dengan gangguan konsep diri harga diri rendah. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 hari didapatkan pasien sudah paham cara mengidentifikasi aspek positif dan melatih kemampuan yang dimiliki.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi proses dalam citra “Pelari Kalcer” yang dibangun oleh dr. Tirta melalui unggahan Instagram, serta memahami bagaimana audiens memaknai representasi tersebut. Penelitian…
nelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes dan analisis resepsi Stuart Hall. Data penelitian berupa satu unggahan Instagram yang terdiri dari 11 slide serta 200 komentar dari total 293 komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dr. Tirta merepresentasikan proses sebagai perjalanan panjang yang melibatkan perjuangan fisik, mental, dan sosial. Representasi ini dibangun melalui penggunaan data, visual penderitaan, serta validasi sosial. Namun, audiens memaknai representasi tersebut secara beragam, terbagi ke dalam dominant reading (65%), negotiated reading (20%), dan oppositional reading (15%), khususnya terkait isu privilege. Temuan ini menunjukkan adanya kontestasi makna antara narasi yang dibangun oleh kreator dan interpretasi audiens dalam media sosial.
Abstract:This research is motivated by the suboptimal implementation of good governance principles in public services at the village level, which influences public perceptions of the performance of government officials. The purpose…
se of this study is to analyze public perceptions of the implementation of the principles of accountability, transparency, openness, and the rule of law in public services in Gurinda Jaya Village, Merauke Regency, and to identify supporting and inhibiting factors. This study used a qualitative approach with a descriptive approach through observation, in-depth interviews, and documentation of village officials and community service users. The results indicate that the implementation of good governance principles has not been optimal, characterized by discrepancies in service delivery times with established standards, limited public understanding of service information, inconsistent transparency practices, and an unfulfilled sense of justice and legal certainty in public services. The study's conclusion confirms that strengthening apparatus capacity, improving discipline and integrity, and strengthening village government commitment and community participation are important implications for realizing more effective and accountable village governance.
Abstract:Abstract: State Electricity Company (PLN) is an Indonesian state-owned company operating in the electricity sector which is required to adapt to the times, one of which is the use of information technology. PLN's Kisaran…
Customer Service Unit (ULP) currently uses various applications to support various information activities, one of which is the Online Warehouse Application (AGO). This AGO information system is used for material management such as requesting, using, receiving and returning materials. However, the effectiveness of using the material is still unknown. This research aims to see the effectiveness of AGO in supporting material supplies using qualitative methods, through literature review, observation and participatory interviews of AGO users. This aims to find out the extent of AGO users' understanding and perception of the application. From the questionnaire results, it can be seen that 85.7% answered that AGO was effective in meeting material requests.
Keywords: effectiveness of online warehouse application; information systems; material inventory
Abstrak: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang ketenagalistrikan yang dituntut agar menyesuaikan zaman, dimana salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kisaran saat ini banyak menggunakan berbagai aplikasi untuk menunjang berbagai aktivitas informasi, dimana salah satunya adalah Aplikasi Gudang Online (AGO). Sistem yang informasi AGO ini digunakan untuk pengelolaan material seperti permintaan, pemakaian, penerimaan, dan pengembalian material. Namun keefektifan penggunaan material masih belum dapat diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektfvitas AGO dalam menunjang persediaan material dengan menggunakan metode kualitatif, melalui kajian literature, observasi dan wawancara partipatif pengguna AGO. Ini bertujuan untuk mengetahu sejauh mana pemahaman dan presepsi pengguna AGO tentang aplikasi. Hasil kuesioner dapat dilihat bahwa 85,7% menjawab bahwa AGO sudah efektif dalam memenuhi permintaan material.
Kata kunci: efektifitas aplikasi gudang online; sistem informasi; persediaan material
Abstract:Melihat perkembangan komunikasi dan teknologi yang semakin maju menjadi tantangan yang berat bagi dakwah, umumnya para da’i ini perlu memahami Hakikat dan filosofi inovasi dalam melakukan langkah-langkah dakwah. Secara kondisi…
kondisi ini di sisi lain menjadi suatu peluang juga bagi para da’i berdakwah dengan pendekatan kewirausahaan melalui lembaga dakwah atau semacamnya. Secara masa era Dirupsi ini lah pantasnya kita mengembangkan diri, secara Indonesia merupakan nega yang amat padat penduduk dan memilki keanekaragaan suku, ras, budaya dan bahasa. Kebutuhan kohesi sosial ini menjadi tanggung jawab untuk kita merefleksikan diri sebagai seorang da’i untuk menerapkan nilai-nilai yang rahmataan lil alamien. Penelitian ini menitik beratkan pada bagaimana Hakikat dan inovasi dalam kewirausahaan Lembaga atau individu dakwah di era Dirupsi. Terkait era dirupsi, pendekatan dakwah akan memerlukan perubahan dan penyusuaian, baik dari segi bentuk, media, isi (peran) maupun paradigma yang mendasarinya. Penulis menawarkan beberapa strategi yang menyimpulkan penguatan kekuluargaan, menumbuhkan kesamaan presepsi antar kelompok masyarakat dengan memperkuat nilai-nilai universal dan mengembangkan sistem informasi yang mampu menjangkau secara luas dan menumbuhkan komunikasi yang efektif dan humoris.