Search Articles & Publications

Showing 145 articles found for "What"

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN VANKA BEAUTY MELALUI STRATEGI KOMUNIKASI DAN NEGOSIASI BISNIS

Imanuddin, Muh Ivan, Noh, Muhamad Zulfi, Susilawati, Agnes Dwita
Abstract: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi bisnis dalam kegiatan operasional dan pelayanan pada Vanka Beauty. Kegiatan dilakukan melalui observasi secara langsung dan wawancara dengan owner Vanka… anka Beauty. Fokus kegiatan meliputi proses komunikasi dengan pelanggan, komunikasi antarpegawai, pemanfaatan media digital, penanganan keluhan pelanggan, serta hambatan komunikasi yang dihadapi dalam memberikan pelayanan. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa komunikasi dengan pelanggan dilakukan sejak pelanggan datang, melalui proses penyambutan, pemberian informasi mengenai layanan dan harga, pemilihan treatment, proses pelayanan, hingga pembayaran. Vanka Beauty juga memanfaatkan WhatsApp sebagai media koordinasi internal serta Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok sebagai media komunikasi dan promosi kepada pelanggan. Dalam menangani keluhan, pihak salon menerapkan pendekatan dengan mengucapkan terima kasih atas kritik, meminta maaf, memberikan solusi atau alternatif, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan. Hambatan komunikasi yang ditemukan terutama berupa miskomunikasi akibat kurangnya koordinasi antarpegawai dan belum meratanya penguasaan treatment oleh karyawan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah meningkatkan kinerja dan kemampuan karyawan melalui pelatihan berbagai treatment agar setiap karyawan mampu menangani berbagai kebutuhan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi bisnis yang efektif memiliki peranan penting dalam mendukung kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan pada Vanka Beauty.

Analisis Hukum Terhadap Penipuan Penyalahgunaan Data Pribadi Melalui Media Sosial Whatsapp

Sitti Nur Halija, Wahyu Rasyid, Muthmainnah MS, Hartono Hamzah
Abstract: Keanekaragaman Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi meningkatkan penggunaan media sosial, melainkan menimbulkan risiko penyalahgunaan data pribadi, termasuk melalui WhatsApp. Penelitian ini tujuannya menganalisis… sis penipuan melalui penyalahgunaan data pribadi pada WhatsApp dalam sistem hukum indonesian serta pertanggungjawaban pidana pelakunya menurut peraturan perundang-undangan. Penelitian ini memakai metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangaan dan konseptual. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penyalahgunaan data pribadi melalui WhatsApp umumnya dilakukan melalui phishing, pencurian identitas, pengambilalihan kaun, dan pemanfaatan informasi pribadi secara melaawan hukum. Perlindungan hukum sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, Undaqng-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Kitab Undaqng-Undang Hukum Pidana. Berdqasarkan teori pertanggungjawaban pidana Roeslan Saleh, pelaku bisa dimintai pertanggungjawaban apabila memenuhi unsur tindak pidana, mempunyai kebisaan bertanggung jawab, terdapat kesalahan, serta tidak terdapat alasan ppembenar ataupun pemaaf. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital, perkembangan modus kejahatan siber, dan belum optimalnya penegakan hukum. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan literasi digital dan efektivitas penegakan hukum guna memperkuat pelindungan data pribadi. Advancements in information and communication technology have increased social media usage but also created risks regarding the misuse of personal data, including via WhatsApp. This study aims to analyze fraud involving the misuse of personal data on WhatsApp within the Indonesian legal system and the criminal liability of perpetrators under prevailing legislation. The research employs a normative legal method utilizing statutory and conceptual approaches, with qualitative analysis of primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings indicate that the misuse of personal data via WhatsApp typically occurs through phishing, identity theft, account takeovers, and the unlawful use of personal information. Legal protections are established under Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection, Law Number 1 of 2024 concerning Electronic Information and Transactions, and the Criminal Code. Based on Roeslan Salehs theory of criminal liability, a perpetrator can be held liable if the elements of the criminal offense are met, the individual possesses the capacity for liability, fault is established, and there are no grounds for justification or excuse. However, implementation faces challenges such as low digital literacy, evolving cybercrime methods, and suboptimal law enforcement. Therefore, enhancing digital literacy and the effectiveness of law enforcement is essential to strengthen personal data protection.

Pengaruh Inovasi Produk Dan Pemasaran Digital Melalui Whatsapp Terhadap Keputusan Pembelian Pada Pabrik Tahu Di Desa Sumber Ketempa Kecamatan Kalisat

Nur Indah, Neviyani, Dhenok Mugi Hidayanti
Abstract: Revolusi digital telah mengubah perilaku konsumen hingga ke pelosok pedesaan, membawa implikasi mendalam bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh inovasi produk… dan pemasaran digital melalui WhatsApp terhadap keputusan pembelian pada Pabrik Tahu di Desa Sumber Ketempa, Kecamatan Kalisat. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif digunakan, melibatkan 96 responden yang dipilih secara purposive dari populasi 150 konsumen aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t-hitung 5,542 > t-tabel 1,986; signifikansi 0,000), pemasaran digital melalui WhatsApp juga berpengaruh positif dan signifikan (t-hitung 3,381 > t-tabel 1,986; signifikansi 0,001), dan secara simultan kedua variabel menjelaskan 76,7% variasi keputusan pembelian (R²=0,767; F-hitung 151,386 > F-tabel 3,09). Temuan ini menegaskan bahwa inovasi produk dan pemanfaatan WhatsApp sebagai kanal pemasaran digital merupakan strategi komplementer yang efektif bagi UMKM pangan tradisional di pedesaan Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi fitur WhatsApp (daftar siaran, katalog produk, dan grup pelanggan) serta pengembangan produk secara berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing. The digital revolution has fundamentally transformed consumer behavior even in remote rural areas, carrying profound implications for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly traditional food producers. This study aims to examine the influence of product innovation and digital marketing through WhatsApp on purchasing decisions at the Tofu Factory in Sumber Ketempa Village, Kalisat District. A quantitative approach with an associative design was employed, involving 96 respondents purposively selected from a population of 150 active consumers. Data were collected through Likert-scale questionnaires (1-5) and analyzed using multiple linear regression with SPSS 26. The results show that product innovation has a positive and significant effect on purchasing decisions (t-count 5.542 > t-table 1.986; significance 0.000), digital marketing through WhatsApp also has a positive and significant effect (t-count 3.381 > t-table 1.986; significance 0.001), and simultaneously both variables explain 76.7% of the variation in purchasing decisions (R²=0.767; F-count 151.386 > F-table 3.09). These findings confirm that product innovation and the utilization of WhatsApp as a digital marketing channel are complementary strategies effective for traditional food MSMEs in rural Indonesia. This research recommends optimizing WhatsApp features (broadcast lists, product catalogs, and customer groups) and continuous product development to enhance competitiveness.

SOSIALISASI PENGUATAN BRANDING DAN MARKETING DIGITAL BAGI PELAKU USAHA DI DESA KETANDAN, KLATEN

Kamil, Rafli Zulfa, Pradana, Azaria Eda, Putra, Hega Bintang Pratama, Saputra, Rifaldo Tegar Eka, Saputra, Muh Zidane Wahyu Jaka, Kusumawati, Asri
Abstract: Pelaku usaha di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, memerlukan penguatan kesiapan pengembangan usaha yang tidak hanya mencakup promosi digital, tetapi juga identitas usaha, penentuan harga, visual produk, media komunikasi,… kasi, dan transaksi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai branding dan marketing digital melalui pembelajaran yang terintegrasi dan praktis. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di Balai Desa Ketandan dan diikuti oleh 38 peserta. Program mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan materi dan booklet digital, pretest, penyampaian materi dan demonstrasi, diskusi dan tanya jawab, posttest, serta evaluasi deskriptif. Booklet digital merangkum delapan topik praktis, yaitu branding dan kesiapan produk, keunggulan produk dan target konsumen, penentuan harga dasar, foto produk, akun Instagram usaha, perencanaan konten, WhatsApp Business, dan QRIS. Evaluasi menggunakan sepuluh pernyataan dengan cakupan materi yang setara pada pretest dan posttest dan dianalisis terhadap 35 peserta dengan data berpasangan lengkap. Rata-rata skor meningkat dari 94 menjadi 98. Karena skor awal peserta sudah tinggi, hasil tersebut diinterpretasikan secara deskriptif sebagai penguatan pemahaman yang telah dimiliki, bukan sebagai bukti pengaruh kausal. Booklet menjadi luaran edukasi tambahan yang mendukung ketersediaan materi setelah kegiatan. Program terutama berkaitan dengan SDG 8 dan SDG 9, serta secara tidak langsung dengan SDG 1.

PENGUATAN KAMPUNG PANCASILA MELALUI EKONOMI SIRKULAR DAN PEMBERDAYAAN UMKM DI BABAT JERAWAT SURABAYA

Aulia Priyantomo, Bayu, Jannah, Nur, Trisya Putri, Engga
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga dan keterbatasan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan dalam penguatan pilar lingkungan dan pilar ekonomi Program Kampung Pancasila di RW… 05 Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik serta mendukung pengembangan UMKM melalui penataan usaha, promosi digital, dan pencatatan keuangan. Kegiatan dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat dan metode learning by doing. Tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi masalah dan potensi, perencanaan partisipatif, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut keberlanjutan. Program lingkungan mencakup sosialisasi pemilahan sampah, penyediaan tong penampung sampah plastik di RT 01–RT 06 dan Balai RW 05, pengumpulan sampah terjadwal, pendampingan pencatatan bank sampah, serta pemanfaatan botol plastik sebagai media tanam. Program ekonomi dilakukan melalui pemetaan 25 unit UMKM, penataan identitas dan tampilan usaha, pendampingan promosi melalui WhatsApp dan media sosial, edukasi pencatatan keuangan, serta pelatihan penggunaan aplikasi NERAVA. Pelaksanaan program menghasilkan fasilitas pengelolaan sampah, mekanisme awal pemilahan dan pengumpulan sampah plastik, media tanam dari botol bekas, serta peningkatan pemahaman awal pelaku UMKM mengenai promosi dan pencatatan keuangan digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pengurus wilayah, dan masyarakat dapat memperkuat kapasitas lokal dalam mendukung pelaksanaan Kampung Pancasila yang mandiri dan berkelanjutan.

PENDAMPINGAN DIGITALISASI UMKM DESA KUTAKEMBARAN: DARI PRODUK LOKAL MENUJU PASAR DIGITAL

Nur Azizah, Indah, Putri Cahyani, Anggun, Malik, Arifudin, Nur Azizah, Indah, Rizky Daemawan, Muchamad, Zaqi Amali, Muhammad, Rohadatul ‘Aisylah, Zahra, Wachjuni, Wachjuni, Sopyan, Yayan
Abstract: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kutakembaran, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan pada umumnya masih memasarkan produk secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal,… l, ditandai dengan belum adanya identitas merek yang jelas, kualitas foto produk yang kurang menarik, minimnya pemahaman konten promosi, serta belum dimanfaatkannya WhatsApp Business dan marketplace sebagai kanal pemasaran. Kegiatan pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD) Universitas Kuningan dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Kutakembaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun branding, menghasilkan foto produk dan konten promosi yang menarik, memanfaatkan WhatsApp Business, serta mengenal dan mempraktikkan penjualan melalui marketplace Shopee. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Balai Desa Kutakembaran melalui metode pemaparan materi yang dipadukan dengan praktik langsung, meliputi tujuh pokok bahasan yaitu branding, foto produk, desain konten dan copywriting, WhatsApp Business, marketplace Shopee, promosi media sosial, dan simulasi perjalanan konsumen. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 pelaku UMKM yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi WhatsApp Business paling diminati peserta karena kedekatannya dengan kebiasaan komunikasi sehari-hari, sementara sesi pembuatan toko Shopee menghadapi kendala karena sebagian besar peserta belum memiliki akun sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif. Melalui kegiatan ini, peserta berhasil menghasilkan aset digital dasar berupa identitas merek, foto produk, desain konten promosi, dan akun WhatsApp Business yang siap digunakan untuk mendukung pemasaran produk lokal ke pasar digital.

CAN ZAKAT REPLACE TAXES? : TOWARD A JUST ISLAMIC FISCAL POLICY

Kusnan, Kusnan, Naruliza, Esty, Junaidi, Junaidi, Ermeila, Sri, Aryanti, Rahmi
Abstract: The discussion about the need for Muslim communities in Muslim countries or those with Muslim majority populations to have an integrated instrument in the fiscal policy has recently been increasingly prominent. At least… driven by two factors, internal and external. The internal factor is the fiscal policy in the form of taxes that have been implemented by the state by adopting a conventional economic system that has not created what is called social welfare in many Muslim countries. Second, along with de-globalization that has hit the world recently, especially as a result of the Covid-19 pandemic, which has reduced dependence between countries, countries have to rethink to get away from dependence on the global economic system, including how to think about policies. fiscal and monetary in accordance with each country and can survive and be useful for dealing with a similar pandemic. One of the Islamic economic instruments that has surfaced in the discussion of the fiscal system is Zakat. Zakat in many studies indicates that it can be an alternative substitute for the tax position in the state fiscal system. The purpose of this paper is to find answers to whether Zakat is able to replace the tax position in the state fiscal policy system. What is its position in economic theory and Islamic law, and how to formulate zakat as a fiscal policy instrument? This paper also includes a discussion of potential conflicts that arise when zakat is applied to replace taxes.

Sosialisasi Dan Praktik “Digital Parenting”: Membangun Komunikasi Efektif Orang Tua Dan Anak Dalam Menggunakan Internet Di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan

Marwan Al Fajri, Bayu Arif Prabudi
Abstract: Perkembangan penetrasi internet di wilayah semi-perdesaan tidak selalu diimbangi dengan kesiapan literasi digital orang tua. Hal ini berpotensi menimbulkan dampak psikologis negatif bagi anak, seperti kecemasan, perilaku… adiktif terhadap gawai, dan gangguan pola komunikasi keluarga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital orang tua di Desa Percut melalui sosialisasi dan praktik digital parenting. Metode yang digunakan adalah community-based participatory research (CBPR) yang meliputi survei awal, sosialisasi tatap muka, pendampingan lapangan selama empat minggu, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dihadiri 35 orang tua dan berjalan lancar berkat koordinasi dengan aparat desa. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua mengenai risiko dunia digital, strategi mediasi aktif, dan penggunaan fitur parental control. Komunitas WhatsApp juga dibentuk untuk pendampingan berkelanjutan.

Efektivitas Pemberian Sirup Zink Terhadap Penurunan Frekuensi Diare Pada Anak Dengan DCA Di RSUD Wates

Renol Aji, Triani Rahmadewi
Abstract: Adenina, S., & Tamzil, N. S. (2024). Management Of Diarrhea In Children And Its Relation To Stunting. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako, 10(1). Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. Scientific… entific Journal, 1(4). Annisa. (2022). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Pada Anak Usia 5 Tahun Dengan Diare Akut Tanpa Dehidrasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1). Http://Jurnal.Globalhealthsciencegroup.Com/Index.Php/Jppp Aslan, Iriani, I., & Maryam. (2024). Asuhan  Keperawatan Pada  Anak Dengan  Diagnosa  Gangguan  Sistem Pencernaan:  Diare Di  Ruangan  Catelia  Rumah  Sakit  Umum  Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5). Damayanty Syamsul, T., Karim, K., & Mappaoudang, A. (2024). Penanganan Dehidrasi Pada Anak Dengan Diare Akut: Kajian Literatur Tentang Terapi Dan Pendekatan Multidisipliner. Joa : Journal Omicron Adpertisi, 3(1). Https://Jurnal.Adpertisi.Or.Id/Index.Php/Joa Dinkes Diy. (2026). Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia. Dwijayanti, Y., Ketut Kencana, I., Gusti Agung Ari Widarti, I., & Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar, J. (2025). Hubungan Tingkat Asupan Protein Zat Gizi Mikro Dan Frekuensi Diare Dengan Status Gizi Balita Di Desa Patas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Hubungan Tingkat Asupan Protein…) 54 | Jurnal Ilmu Gizi: Journal Of Nutrition Science, 14(1). Fanggi, M. C., Riwu, Y. R., & Purnawan, S. (2025). Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balitadi Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang Tahun 2025. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 7(2), 1096–1107. Fatmawati, Fatimah, S., Stianto, M., & Veronila, S. (2025). Efektivitas Zinc Untuk Atasi Diare Pada Balita. Jurnal Nusantara Medika, 9(2). Fauziah, D. W., Mulyani, E., Syauqul, E., Haque, A. Fathkil, & Lestari, I. (2025). Evaluasi Penggunaaniantibiotik Pada Pengobatan Diare Dengan Metode Gyssensdi  Puskesmas  Kota Bengkulu. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1). Febrika, A., & Maria Lissanora Fernanda, S. (2025). Penerapan Manajemen Cairan Untuk Mengatasi Ketidakseimbangan Cairan Pada Anak Dengan Gastroenteritis. 10(1), 3123–5913. Https://Jurnal.Akperkesdamsiantar.Ac.Id/Index.Php/Wirasakti/ Gau, A. W., Fahirah Arsal, A. S., & Esa Darussalam, A. H. (2024). Gambaran Penggunaan Antibiotik Pasien Diare Akut Pada Anak Di Puskesmas Maroangin Kota Palopo Tahun 2021-2022. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1). Jeanifer, U. M., Mediawati, A. S., & Somantri, I. (2026). Strategi Implementasi Standar Diagnosis, Intervensi, Luaran Keperawatan Indonesia Terhadap Perawat Di Rumah Sakit: Scoping Review. Jkmk : Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 6(1). Kemenkes. (2022). Manajemen Terpadu Balita Sakit. Kemenkes. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Khotimah, N. N., Yuniar, R. V., Puteri, S. E., & Hidayat, A. R. (2026). Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Diare Pada Anak: Literature Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(1). Kusmayanti, E., Ziah Sibualamu, K., Profesi Ners, P., Graha Edukasi Makassar, Stik., & Artikel Sejarah Artikel, I. (2023). Manajemen Cairan Pada Anak Dengan Diare: Scoping Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18, 2302–2531. Https://Doi.Org/10.05.2023 Malasi Tamaela, M., Juwita, H., Syahrir, A., Studi Profesi Ners, P., Amanah Makassar, S., Keperawatan, D., & Kesehatan Kemenkes Gorontalo, P. (2023). Evaluasi Implementasi Keperawatan Pada Anak Diare Dengan Masalah Hipovolemia Di Ruang Perawatan Anak Al-Kautsar Rsud Haji Makassar. Journal Nursing Care, 9(1). Http://Jurnal.Poltekkesgorontalo.Ac.Id/Index.Php/Jnc/Index Manazir, S., Jamalvi, W., & Jawed, F. (2023). Electrolyte Abnormalities In Children With Diarrhea And Its Association With Inpatient Stay - A Single Centre Study From Karachi, Pakistan. Pakistan Pediatric Journal, 47(2). Munir, S. (2025). Comparison Of Lactose Containing With Lactose Free Milk In The Management Of Acute Watery Diarrhea - Children Less Than 2 Years Of Age. Journal Of Population Therapeutics & Clinical Pharmacology, 459–465. Https://Doi.Org/10.53555/8c3ttq08 Nurhasanah, U., Ramdini, D. A., & Pardilawati, C. Y. (2025). Efektivitas Penggunaan Zinc Dalam Pengobatan Diare Anak: Studi Literatur. In Jurnal Inovasi Kesehatan Terkini Page | (Vol. 158, Number 2). Https://Journalversa.Com/S/Index.Php/Jiktt Putri, A., Anugerah, H., Djannatun, T., & Azmi, S. (2026). Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Dan Pencegahan Kekambuhan Diare Pada Balita Menurut Pandangan Islam. Scienntific Journal, 5(2). Http://Journal.Scientic.Id/Index.Php/Sciena/Issue/View/34 Rahayu, N. P. U., Widhiantari, N. P. K., & Kio, A. L. (2020). Hubungan Pola Makan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Banjar Tambak Sari Desa Kapal Kecamatan Mengwikabupaten Badung. Caring : Jurnal Keperawatan, 9(2), 73–78. Rahmawati, H. (2024). Dampak Terapi Intravena Pada Balita Berdasar Vip (Visual Infusion Phlebitis) Score. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal Of Ners And Midwifery), 1(2), 160–165. Https://Doi.Org/10.26699/Jnk.V1i2.Art.P160-165 Sagara, V., Aramico, B., Arifin, V. N., Kesehatan, F., Univeristas, M., & Aceh, M. (2023). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2). Sari, K., Nirnasari, M., & Putriani, K. (2024). Pendidikan Kesehatan Dan Pemberian Makanan Tambahan Untuk Penanganan Diare Pada Balita Dengan Formula Bubur Tempe Di Wilayah Puskesmas Sei Jang. 2(1). Shinta Dewi, B., Soleha, T. U., & Septiani, L. (2024). Eschercia Coli Causes Diarrhea: Pathogenesis, Diagnosis And Management. Medula (Medical Professional Journal Of Lampung), 14(5). Suhartini, T., Washilah, W., & Hadi, W. N. (2023). Implementasi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Berdasarkan Aspek Motivasi Kerja, Beban Kerja, Supervisi, Model Kepemimpinan Dan Organisasi, Fasilitas Layananan Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2). Unicef. (2026, March 18). Progress In Reducing Child Deaths Slows As 4.9 Million Children Under Five Die In 2024. Unicef. Who. (2024). Dhiarrhoeal Disease. Who. Who. (2025). Diarrhoea: Why Children Are Still Dying And What Can Be Done. Yousuf, M., Khanzada, B., Channa, M. J., Mangi, A. H., & Khan, F. U. (2024). Clinical Assessment And Demographic Insights Of Lactose Intolerance Among Diarrheal Children At Hyderabad, Pakistan. Pakistan Biomedical Journal, 40–44. Https://Doi.Org/10.54393/Pbmj.V7i02.1030 Zhaqila, Q., Ruspandi, S., & Wiedyaningsih, C. (2024). The Effect Of Zinc And Probiotics Supplements In Children Under 5 Years Old With Diarrhea. Indonesian Journal Of Pharmacology And Therapy, 5(2). Https://Doi.Org/10.22146/Ijpther.10289  

SELF-REFLEXIVE: A METHOD IN UNDERSTANDING ISLAMIC STUDIES

Arroyan, Musyafa Syamil
Abstract: Philology has been utilized to study Islam which focusing mainly on early texts. Some debates from post-Orientalist, anthropological, and decolonial perspectives not only broaden the discourse but also introduced new challenges,… llenges, such as separating text from practice and neglecting indigenous from outsider views. This article tries to show that these discourse and debates reveal a bigger issue where there is no clear way to examine how research methods influence our understanding of Islam. This study employs a qualitative method, conceptual approach to review relevant key words in Islamic studies and related fields, such as Orientalism, discursive tradition, lived religion, cosmopolitanism, and self-reflexity method. Instead of commenting methods as appropriate or not, the analysis looks at what each approach helps scholars notice, what it overlooks, and how it fits into larger systems of knowledge and power. Drawing on this analysis, the article introduces a self-reflexive framework with three main parts: epistemological reflexivity, positional reflexivity, and dialogical reflexivity. This framework is meant to help researchers plan and review Islamic studies projects, especially in Muslim-majority and less-explored areas, by encouraging them to consider texts, practices, and local ideas without making them too simple. The article contributes to ongoing debates by offering a new approach that moves beyond basic divisions and encourages a more open and thoughtful study of Islam.