Search Articles & Publications

Showing 13 articles found for "Koleksi"

INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT PADA APLIKASI IARPUSGORONTALO DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI GORONTALO

Daimun, Faisal, Abdussamad, Juriko, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 7 orang… ang yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Perpustakaan, Pustakawan Ahli Madya, Admin/Staf IT, dan Pemustaka/Pengguna Masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi iArPusGorontalo sebagai inovasi layanan publik berbasis e-government secara keseluruhan belum berjalan secara optimal. Dari sisi persepsi kegunaan, fitur-fitur aplikasi dinilai memadai secara fungsional, namun kesenjangan besar antara koleksi digital yang tersedia sekitar 2.000 judul dengan kebutuhan ideal 40.000 judul menyebabkan manfaat aplikasi belum dirasakan secara penuh oleh pemustaka, yang tercermin dari penurunan jumlah pengguna aktif dari 215 pengguna pada tahun 2024 menjadi 172 pengguna pada tahun 2025. Dari sisi persepsi kemudahan penggunaan, pustakawan menilai aplikasi mudah dipelajari, namun pemustaka masih menghadapi hambatan pada proses login, pendaftaran akun, pemuatan konten, serta keterbatasan infrastruktur jaringan internet dengan kapasitas bandwidth hanya sekitar 50 Mbps dari kebutuhan ideal 100 Mbps dan hanya tersedianya 6 unit komputer untuk pemustaka. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo segera memprioritaskan penambahan koleksi digital secara terencana, meningkatkan kapasitas bandwidth minimal hingga 100 Mbps, menambah perangkat komputer bagi pemustaka, mengembangkan media pembelajaran seperti tutorial video, memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat, serta mengintegrasikan fitur bantuan teknis langsung ke dalam aplikasi agar seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan layanan perpustakaan digital secara optimal dan inklusif.

ANALISIS MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 09 LUWU

Hafsari, ST. Marwiyah, Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Luwu serta untuk menganalisis manajemen perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini… menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Fokus penelitian meliputi kepala perpustakaan, guru, dan siswa di SMA Negeri 9 Luwu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Luwu terbentuk melalui sinergi antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal tercermin dari kesadaran, kemauan, dan dorongan diri siswa dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara mandiri. Sementara faktor eksternal berupa layanan, fasilitas, serta pengelolaan perpustakaan yang baik berperan penting dalam meningkatkan minat dan kesiapan belajar siswa. (2) Manajemen perpustakaan yang dijalankan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, penempatan, pengarahan, dan pengawasan telah menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang efektif. Manajemen yang baik menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan akademik siswa. Dengan demikian, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi bacaan, tetapi juga berperan strategis dalam menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.

ANALISIS KOLEKSI MARITIM DI MUSEUM TAMAN WISATA KERAJAAN SRIWIJAYA (TWKS) PALEMBANG

Syafarudin, Nur, Wulandari, Anggi, Widyawati, Diah, Idris, Muhamad, Isni Ikhlas Al Gustaf , Mico
Abstract: Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) adalah salah satu museum di Palembang yang  menyimpan koleksi hasil temuan dari Kerajaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim. Tujuannya adalah untuk menganalisis koleksi maritim… tim di museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang. Metode yang digunakan analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangka teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis terhadap koleksi maritim di Museum Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS) Palembang menunjukkan beberapa temuan, seperti alat kemudi kapal, fragment badan kapal, dan petunjuk arah berlayar di perairan. Kesimpulannya, hasil analisis maritim pada koleksi Museum TWKS menegaskan peran penting kapal dalam dunia transportasi pada masa lalu, khususnya selama zaman Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang, Kolonialisme, dan masa kemerdekaan di wilayah Palembang. Kapal tidak hanya digunakan untuk menjalin hubungan sosial ekonomi masyarakat, tetapi juga sebagai armada perang laut. Hal ini sesuai dengan geografi wilayah Palembang yang didominasi oleh perairan sungai dan rawa-rawa.

Pentingnya Konservasi Preventif Pada Benda-Benda Koleksi di Museum Kasunanan Keraton Surakarta

Made Prasta Yostitia Pradipta
Abstract: Surakarta Kasunanan Palace Museum is a private museum which contains the Palace's private collections. Many of them are now damaged, dusty, and even destroyed by age. Preventive conservation is used to prevent and minimize… ze damage to museum collections. This research aims to discuss damage to museum collections and preventive conservation management that has been taking place at the Surakarta Kasunanan Palace Museum. Method used in this research is descriptive with kualitatif aproach method with interviews, observation and literature studies to collect data and use simple analysis. The results found that many collections in the Surakarta Kasunanan Palace Museum were unkempt and dusty. The preventive conservation carried out so far has only been less than optimal in terms of cleaning. The lack of available resources is also a factor in preventing preventive conservation efforts from running well.

Pemanfaatan Teknologi Web Gis Untuk Monitoring Kasus Stunting Di Kabupaten Asahan

ABDILLAH RAMADHAN, Nurwati, Nurwati, Fitri Larasati, Mustika
Abstract: Abstract: The issue of stunting represents a significant obstacle in public health development efforts, particularly in the Asahan Regency area. Stunting not only affects children’s physical growth but also has implications… tions for intellectual capacity and productivity in the future. This study aims to develop an information system based on a Web Geographic Information System (Web GIS) to monitor the geographic distribution of stunting cases and assist the Asahan Regency Health Office in making data-driven policy decisions. The method applied in this research is a quantitative descriptive approach, encompassing the stages of problem identification, data collection, system requirements analysis, design, implementation, and system evaluation. The research findings show that the developed Web GIS platform successfully displays stunting data by district through interactive digital map representation, facilitates data input and updates by healthcare workers, and provides information accessible to the general public. The system is considered capable of improving the effectiveness and efficiency of stunting case monitoring, while also supporting information transparency and the planning of more targeted intervention programs. With the implementation of this Web GIS, stunting prevention efforts in Asahan Regency can be carried out in a more structured manner and based on accurate spatial data.             Keywords: stunting; geographic information system; monitoring; mapping; asahan regency Abstrak: Permasalahan stunting merupakan hambatan signifikan dalam upaya pengembangan kesehatan publik, terutama di wilayah Kabupaten Asahan. Stunting tidak hanya mempengaruhi aspek pertumbuhan jasmani anak, namun juga berimplikasi pada kemampuan intelektual dan daya produktif di masa mendatang. Studi ini memiliki tujuan untuk membangun sistem informasi yang berbasiskan Web Geographic Information System (Web GIS) dengan maksud memantau distribusi kasus stunting secara geografis dan memfasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan data. Metode yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, meliputi fase identifikasi permasalahan, koleksi data, kajian kebutuhan sistem, perancangan, penerapan, dan penilaian sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa platform Web GIS yang dikembangkan berhasil menampilkan data stunting per kecamatan melalui representasi peta digital yang interaktif, memfasilitasi proses input dan pemutakhiran data oleh tenaga kesehatan, serta menyediakan informasi yang dapat diakses oleh khalayak umum. Sistem tersebut dianggap mampu meningkatkan keefektifan dan keefisienan dalam monitoring kasus stunting, sekaligus mendukung keterbukaan informasi dan perencanaan program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya implementasi Web GIS ini, langkah-langkah penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berdasarkan data spasial yang tepat. Kata Kunci: stunting; sistem informasi geografis; monitoring; pemetaan; kabupaten asahan

ANALISIS MINAT BACA PENGUNJUNG PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN ASAHAN DENGAN PENDEKATAN DATA MINING MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

Sulistiawan, Defry Nazhira, Saputra, Herman, Sena, Maulana Dwi
Abstract: Abstract: Asahan District Library Service is a growing regional public library and is always making improvements, improvements, and trying to maintain the quality of its services. This is evidenced by the provision of services… rvices such as borrowing and returning books (circulation), and adding to the book collection every year. Knowing and understanding visitors' reading interests is the main key in improving the quality of library services. However, managing reading interest from various levels of society is not an easy task. Each individual has different reading preferences and interests. Therefore, a systematic and efficient approach is needed in identifying reading interests to be able to manage the addition of book collections. Currently, in the process of adding a book collection, the library only makes employee recommendations, and the latest books, as a reference in increasing the number of book collections, without considering which books are most in demand to increase the collection. This can have a negative impact if there is an addition to the collection of books that are not in demand to read, which can cause problems in terms of service and finance. Based on this, the application of data mining, especially the K-Means method, will be carried out, to support the management of book collection additions, by grouping the reading interests of library visitors who have the same identity, so that libraries are more precise in managing book collections in grouping books that are rarely borrowed, often borrowed and very often borrowed.   Keywords: visitor reading interest; k-means method; library; data mining; book collection Abstrak: Dinas Perpustakaan Kabupaten Asahan merupakan perpustakaan umum daerah sedang berkembang dan terus memperbaiki, membenahi, dan meningkatkan layanan. Diberikannya layanan seperti pinjaman dan sirkulasi, dan penambahan koleksi buku setiap tahunnya. Mengetahui dan memahami minat baca pengunjung menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Namun, mengelola minat baca dari berbagai lapisan masyarakat bukanlah tugas yang mudah. Setiap individu memiliki preferensi dan minat baca yang berbeda-beda. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang sistematis dan efisien dalam mengidentifikasi minat baca untuk dapat mengelola penambahan koleksi buku. Saat ini, ketika perpustakaan meningkatkan koleksi bukunya, mereka hanya bergantung pada rekomendasi karyawan dan buku terkini untuk menambah jumlah buku. Mereka tidak mempertimbangkan buku mana yang paling diminati untuk menambah koleksi mereka. Hal ini dapat berdampak negatif jika terdapat penambahan koleksi buku yang kurang diminati untuk dibaca, yang dapat menimbulkan masalah dari sisi pelayanan maupun finansial. Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penerapan data mining khususnya metode K-Means, untuk mendukung pengelolaan penambahan koleksi buku, dengan cara mengelompokkan minat baca pengunjung perpustakaan yang memiliki kesamaan identitas, sehingga perpustakaan lebih tepat dalam mengelola koleksi buku dalam mengelompokan buku yang jarang dipinjam, sering dipinjam dan sangat sering dipinjam. Kata Kunci: minat baca pengunjung; metode k-means; perpustakaan; data mining; koleksi buku

EVALUASI KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP LAYANAN DINAS PERPUSTAKAAN KAB. ASAHAN DENGAN SERVQUAL

Lestari, Cetryn Ayu Diah, Nurwati, Nurwati, Larasati, Mustika Fitri
Abstract: Abstract : Service quality reflects how well visitors' expectations are fulfilled based on their actual experiences. The Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan has made efforts to provide good services, but observations… servations reveal some dissatisfaction. Visitors expressed concerns over the incomplete book collection, inadequate handling of complaints, and inaccurate services. To address these issues, the Service Quality approach was employed to evaluate the gap between visitors’ perceptions of the services they received and their expectations. The SERVQUAL method was used to analyze five service dimensions: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. The results showed negative gaps in Empathy (-0.4), Reliability (-0.3), and Assurance (-0.2), which indicate areas for improvement. Conversely, Tangibles and Responsiveness had positive gaps, showing visitor satisfaction with these aspects. These findings provide valuable insights for the library to identify areas that require improvement in order to enhance service quality in the future. Keywords: mysql; php; service quality; service satisfaction level Abstrak : Kualitas layanan mencerminkan seberapa baik harapan pengunjung terpenuhi berdasarkan pengalaman nyata mereka. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan telah berusaha memberikan layanan yang baik, namun observasi menunjukkan adanya beberapa keluhan. Pengunjung merasa tidak puas dengan koleksi buku yang tidak lengkap, penanganan keluhan yang kurang optimal, dan pelayanan yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan pendekatan Service Quality yang mengevaluasi gap antara persepsi pengunjung terhadap layanan yang diterima dengan harapan mereka. Metode SERVQUAL digunakan untuk menganalisis lima dimensi layanan: Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati. Hasil pengujian menunjukkan adanya gap negatif pada dimensi Empati (-0,4), Kehandalan (-0,3), dan Jaminan (-0,2), yang memerlukan peningkatan. Sebaliknya, dimensi Bukti Fisik dan Daya Tanggap menunjukkan gap positif, menandakan pengunjung merasa puas dengan aspek-aspek ini. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi pihak perpustakaan dalam mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan. Kata Kunci : mysql; php; service quality; tingkat kepuasan layanan

MANAJEMEN LAYANAN PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWI di MTs DARUNNAJAH 2 CIPINING BOGOR

Adisty Qurotul Aini, Abdul Saipon, M. Yogi Saputra
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya minat dan keinginan siswi akan budaya membaca. Siswi juga kurang memahami tentang perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen perpustakaan… yang ada di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah perpustakaan dan 6 orang siswi dari kelas IX Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen yang baik, tetapi perlu dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan. dari aspek perencanaan, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi pengadaan bahan koleksi, anggaran dan sumber daya manusia. Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Dari aspek penggerakkan dalam manajemen perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, pengawasan yang dilakukan berupa pengawasan rutin setelah selesai melaksanakan program kerja.

Efektivitas Transformasi Digital Dalam Meningkatkan Layanan Perpustakaan Universitas Lancang Kuning

Zaved Alvareza P. Simanjuntak, Al Raafi’u, Elly NielWaty
Abstract: Penelitian ini membahas mengenai pengimplementasian dan dampak layanan berbasis teknologi di Perpustakaan Universitas Lancang Kuning (Unilak). Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Bidang Layanan Perpustakaan, hasil… temuan menunjukkan bahwa perpustakaan ini telah berhasil dalam mengintegrasikan sistem berbasis website yang komprehensif sebagai pusat sumber daya akademik. Platform digital ini menyediakan berbagai akses ke data akreditasi, e book, skripsi, jurnal, dan juga layanan untuk pengecekan plagiarisme Turnitin. Meskipun sistem ini sudah ada hampir satu dekade, optimalisasi signifikan sudah terjadi selama lima tahun terakhir setelah dibentuknya tim IT khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun website menawarkan metadata luas dan tautan repositori untuk karya dosen, karyawan, dan mahasiswa, akses teks lengkap untuk koleksi tertentu masih membutuhkan kehadiran fisik. Akan tetapi meskipun begitu, perpustakaan menunjukkan resiliensi melalui perbaikan yang cepat. Tingginya angka pengunjung dan respon positif dari pengguna menunjukkan bahwa transisi digital sudah meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan dan signifikan melalui rencana pembaruan sistem untuk tahun mendatang dalam menjaga relevansinya.

Analisis Kasus Pelanggaran HAM Berat Di Indonesia Beserta Penyelesaiannya

Jenas Pangestu, Ulfa Rosantia, Yeliza, Yosi Lara Jenita
Abstract: Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia. Pelanggaran HAM berat selalu menimbulkan korban. Menurut ketentuan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 adalah sebagaimana dijelaskan… dalam Pasal 7 yang berbunyi pelanggaran hak asasi manusia yang berat meliputi kejahatan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan yaitu metode deskriptif, dimana suatu jenis penelitian yang membatasi kegiatannya hanya pada bahan-bahan koleksi perpustakaan dan studi dokumen saja tanpa memerlukan penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui hasil dokumen seperti buku-buku, jurnal penelitian dan internet. Hasil analisis menunjukkan bahwa banyak kasus-kasus pelanggaran HAM yang berat terjadi belum di selesaikan secara maksimal. Seperti salah satunya pada kasus pembunuhan terhadap Brigadir J. Belum selesainya kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia yang berat ini memunculkan persoalan baru yang berkaitan dengan korban. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kasus  penegakan hak asasi manusia masih tergolonng lemah dan belum berjalan secara optimal.