Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai Pencegahan Stunting Berbasis Edukasi Gizi dan Pola Asuh di Kampung Kwell dilaksanakan sebagai respons terhadap tingginya risiko stunting di Papua Selatan yang dipengaruhi oleh…
eh keterbatasan pengetahuan gizi, pola asuh, sanitasi, serta rendahnya pemanfaatan pangan lokal. Program ini menggunakan metode partisipatif melalui empat tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan penyuluhan, pendampingan keluarga sasaran, dan evaluasi akhir. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi pengolahan makanan berbahan pangan lokal. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta mengenai stunting, 1.000 HPK, pemenuhan gizi seimbang, dan pola asuh responsif, dengan kenaikan skor lebih dari 50 poin. Pendampingan intensif memperlihatkan perubahan perilaku keluarga dalam menerapkan variasi menu, pengolahan pangan lokal, praktik kebersihan, serta stimulasi tumbuh kembang anak. Evaluasi tahap akhir menunjukkan terbentuknya jejaring sosial baru melalui kader posyandu dan kelompok ibu gizi yang memperkuat komitmen kolektif masyarakat dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis budaya lokal mampu meningkatkan kapasitas keluarga sekaligus membangun kemandirian komunitas dalam menjaga kesehatan anak.
Abstract:Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi semakin mendesak di tengah menurunnya semangat nasionalisme di kalangan generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945, dilakukan serangkaian…
aian kegiatan sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan oleh Agen Sosialisator JSN`45 (Guru). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, semangat kebangsaan, serta prinsip-prinsip JSN ’45 kepada para siswa di SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur, dengan total 39 peserta, dan dilaksanakan di SMKN 1 Cikalongkulon Cianjur pada tanggal 31 Oktober 2025. Hasil dari kegiatan sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan siswa terhadap sejarah kemerdekaan, implementasi Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari, serta isu-isu kebangsaan seperti radikalisme dan korupsi setelah kegiatan sosialisasi mencerminkan keberhasilan awal dari proses internalisasi nilai-nilai Jiwa, Semangat, dan Nilai Juang 1945
Abstract:Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi urgensi di tengah menurunnya semangat nasionalisme generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945,. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini…
merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP LVRI dan DPD LVIRI Jawa Barat dalam memberikan materin asionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai JSN 45 kepada anggota LVRI, PPM dan para guru dengan jumlah 35 peserta dan dilaksanakan di Villa GBK Puncak Bogor Jawa Barat pada tanggal 21-27 September 2025. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan peserta untuk menjadi agen perubahan. Dengan demikian, program ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai perjuangan, tetapi juga memperkuat fondasi karakter bangsa di tengah tantangan global saat ini.
Abstract:Pelatihan pembuatan sosis daging rusa merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dengan tujuan memberdayakan pelaku UMKM lokal dalam mengolah sumber daya alam khas…
s menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan ini adalah rendahnya keterampilan teknis pelaku UMKM dalam pengolahan daging rusa serta belum adanya inovasi produk olahan yang berorientasi pada pasar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan langsung, praktik mandiri, serta monitoring dan evaluasi pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 68% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta munculnya lima kelompok usaha kecil yang mulai memproduksi sosis secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal dapat mendorong transformasi sosial ekonomi masyarakat secara nyata. Oleh karena itu, kegiatan ini memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain yang memiliki sumber daya lokal serupa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran veteran dalam membangun dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, khususnya anggota Paskibraka Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2025. Kegiatan sosialisasi…
ialisasi dan edukasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memberikan materi kepada anggota Paskibraka sesuai arahan dari Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara serta menindaklanjuti Surat Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI. Penguatan nasionalisme melalui keterlibatan langsung para veteran terbukti efektif dalam membangun kesadaran kebangsaan generasi muda, khususnya dalam konteks pembinaan Paskibraka. Interaksi langsung antara peserta dan veteran menghadirkan pembelajaran historis yang autentik dan bermakna. Hal itu diyakini karena Veteran adalah pelaku sejarah langsung bangsa ini dan menjadi sumber sejarah dan sumber pembelajaran terutama dalam peningkatan nasionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai kejuangan.
Abstract:Peternak di kampung Seead Agung, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke masih menjalankan usaha ternak secara tradisional. Rata-rata peternak di wilayah ini tidak memiliki pemahaman dan keterampilan khusus dalam bidang peternakan,…
nakan, melainkan mengandalkan kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun, baik dalam penyediaan pakan maupun pengobatan hewan. Sebagai respons terhadap permasalahan ini, dilakukan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak mengenai gejala kekurangan mineral pada ternak sapi melalui pembuatan Garam Mineral Blok. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah pendekatan partisipatif yang memungkinkan para peternak untuk melibatkan diri secara aktif dan menerapkan instruksi yang diberikan. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat peternak, yang tidak hanya berpartisipasi aktif selama pelatihan tetapi juga mengharapkan diadakannya kegiatan serupa, seperti pelatihan pembuatan pakan, untuk mengembangkan usaha peternakan mereka ke skala yang lebih besar.
Abstract:Sektor perbankan jika dilihat dari peran strategisnya sering dianggap sebagai pendorong perekonomian suatu negara untuk menghimpun dana dari masyarakat dan membiayai perekonomian. Hal ini ditunjukkan oleh tren positif dari…
ri beberapa indikator utama yang mencerminkan pertumbuhan dan stabilitas sektor perbankan. Namun, rata-rata nilai Net Interest Margin pada bank konvensional masih belum memenuhi standar. Berbeda dengan rata-rata nilai Net Operating Margin dan Financing to Deposit Ratio pada Bank Syariah yang masih harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Hal ini mempengaruhi pengambilan keputusan pihak-pihak berkepentingan. Oleh karena itu, pengukuran kinerja perusahaan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada kinerja laporan keuangan tetapi juga kinerja non-keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Bank Negara Indonesia, Tbk., dan PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk. dari empat perspektif yaitu perspektif keuangan, konsumen, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan yang tercermin dalam metode pendekatan balance scorecard. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa persentase kinerja yang berhasil dicapai oleh PT. Bank Negara Indonesia Tbk. dari tujuh indikator yang digunakan sebesar 71,5%. Sedangkan persentase kinerja yang berhasil dicapai oleh PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk. dari tujuh indikator yang digunakan adalah sebesar 42,8%. Hal tersebut menunjukkan bahwa kategori baik pada kinerja yang diperoleh PT. Bank Negara Indonesia Tbk. lebih baik dibandingkan dengan kinerja yang diperoleh PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. yang berada pada kategori cukup baik.
Abstract:Pertumbuhan ekonomi yang inklusif tidak hanya ditentukan oleh peningkatan output ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan kesempatan kerja yang produktif. Di Kawasan Timur Indonesia (KTI), pertumbuhan ekonomi cenderung…
erung meningkat, namun belum diikuti oleh penyerapan tenaga kerja yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyerapan tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia melalui pendekatan kualitatif. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari temuan empiris, didukung oleh teori ekonomi pembangunan, teori tenaga kerja, Human Capital Theory, teori pertumbuhan ekonomi, serta berbagai penelitian terdahulu. Analisis dilakukan menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja belum menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dominasi sektor ekstraktif yang bersifat padat modal, tingginya tenaga kerja pada sektor informal, rendahnya produktivitas tenaga kerja, serta belum optimalnya transformasi struktural menuju sektor-sektor yang memiliki nilai tambah tinggi. Oleh karena itu, peningkatan pertumbuhan ekonomi memerlukan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas tenaga kerja, pengembangan industri padat karya, dan hilirisasi sumber daya alam agar pertumbuhan ekonomi menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pemasaran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pangsa pasar…
r kredit UMKM Bank Papua yang hanya mencapai 4,63% dari total kredit, meskipun potensi sektor UMKM di Merauke cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian mencakup pelaku UMKM dan pegawai Bank Papua dengan jumlah sampel 50 responden. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal dan eksternal yang dianalisis menggunakan alat IFAS dan EFAS dalam kerangka SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Bank Papua terletak pada pemahaman lokal dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan inovasi produk, infrastruktur, dan promosi. Peluang berasal dari pertumbuhan UMKM dan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan bank nasional. Implikasi manajerial menekankan perlunya digitalisasi layanan, inovasi produk kredit, peningkatan literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk memperluas pangsa pasar kredit UMKM.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wajib pajak UMKM terhadap layanan Coretax di Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive,…
ve, yaitu pelaku UMKM yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah menggunakan Coretax dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis temuan mengacu pada Technology Acceptance Model (TAM) serta Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone dan McLean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM memiliki persepsi positif terhadap Coretax karena dinilai membantu proses perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak secara lebih efisien. Meskipun demikian, masih terdapat kendala yang memengaruhi pengalaman pengguna, seperti kesulitan memahami fitur dan istilah perpajakan, gangguan server, lambatnya akses sistem, serta tampilan antarmuka yang kurang nyaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak terhadap layanan Coretax dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, kualitas sistem, dan kualitas informasi yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas layanan, penyederhanaan antarmuka, serta penyajian informasi yang lebih mudah dipahami guna mendukung keberhasilan implementasi Coretax pada sektor UMKM.