Search Articles & Publications

Showing 1157 articles found for "Etap"

Konsep Uang Dalam Perspektif Ekonomi Islam

Nelsiana Aprilin Indah Sari, Rini Puji Astuti, Ummi Sa’idah, Rendy Ilyas Febriansyah, Dimas Ariyanto
Abstract: Untuk memfasilitasi transaksi ekonomi, uang adalah sebuah alat pertukaran yang umum digunakan oleh masyarakat. Uang melakukan banyak hal, seperti berfungsi sebagai alat tukar untuk mempermudah pertukaran barang dan jasa,… berfungsi sebagai ukuran nilai untuk menentukan harga barang dan jasa, dan juga berfungsi sebagai penyimpan nilai untuk menyimpan kekayaan untuk digunakan di masa mendatang. Uang dapat berbentuk digital, seperti saldo dalam rekening bank atau crypto currency, atau fisik, seperti logam dan uang kertas. Uang dan konsepnya terus berubah seiring kemajuan ekonomi dan teknologi. Dalam pengertian yang lebih luas, uang juga mencakup organisasi dan sistem yang bertanggung jawab atas pembentukan, pengawasan, dan penyebaran uang, seperti pasar keuangan, bank sentral, dan sistem perbankan. Dalam Islam, uang berfungsi sebagai alat tukar, pengukur nilai, dan penyimpan kekayaan. Konsep ini, mencakup bidang yang tidak terbatas pada ekonomi. Uang harus diperoleh secara halal dan digunakan dengan bijak dalam iman Islam. Salah satu faktor penting dalam pembagian kekayaan adalah zakat, atau sumbangan wajib bagi umat Islam kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, agama Islam mengajarkan untuk menghindari riba, atau bunga, yang dianggap sebagai bentuk eksploitasi dan ketidakadilan. Oleh karena itu, uang dalam Islam tidak hanya digunakan sebagai alat ekonomi tetapi juga sebagai alat untuk mencapai keadilan sosial dan keberkahan.

Pentingnya Pendidikan Sejarah Dalam Pembentukan Identitas Bangsa

Oschar Sumardin, Henri
Abstract: Pendidikan sejarah memiliki peran vital dalam pembentukan identitas bangsa, karena melalui pemahaman sejarah, generasi muda dapat mengenali akar budaya, nilai-nilai, serta perjuangan yang membentuk jati diri bangsa. Penelitian… litian ini dilakukan dengan metode studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan sejarah berkontribusi dalam memperkuat identitas nasional di tengah tantangan globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum sejarah yang relevan dan kontekstual, serta peran guru yang kompeten, merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan sejarah. Kurikulum yang terintegrasi dengan sejarah lokal dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa mampu menjadikan pelajaran sejarah lebih bermakna dan relevan. Selain itu, guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sejarah harus memiliki keterampilan pedagogis yang mumpuni dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Globalisasi yang membawa pengaruh budaya asing juga menjadi tantangan yang harus dihadapi, di mana pendidikan sejarah perlu beradaptasi agar tetap efektif dalam membentuk identitas nasional. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan meliputi revisi kurikulum, peningkatan kapasitas guru, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran sejarah, untuk memastikan pendidikan sejarah dapat berfungsi optimal dalam membentuk karakter dan kesadaran sejarah generasi muda. Dengan demikian, pendidikan sejarah dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keutuhan dan kekokohan identitas bangsa di era globalisasi.

Mekanisme Pengelolaan Anggaran Biaya Market Dira Balung Jember Pada Stok Barang

Salsabila Nafa Abyudaya, S.Nabiela Qutsiah Salma, Siti Alfiyah
Abstract: Perhitungan anggaran biaya pada stok barang penting untuk alokasi sumber daya yang efisien, meskipun dihadapi tantangan seperti fluktuasi harga dan perubahan permintaan pasar. Sistem informasi persediaan membantu mengelola… la persediaan gudang dan memfasilitasi pengambilan keputusan pembelian. DIRA Shopping Centre Balung Jember menghadapi tantangan seperti kesalahan data persediaan, kurangnya pengarsipan dokumen, dan ketidakakuratan catatan persediaan. Metode akuntansi biaya FIFO dan rata-rata digunakan untuk menghitung harga pokok penjualan dengan pendekatan yang berbeda. Penyusunan anggaran biaya stok barang di Market Dira Balung Jember merupakan konsep penting dalam operasi perusahaan, dengan fokus pada manajemen efektif dan pemahaman mendalam terhadap mekanisme pengelolaan anggaran biaya stok barang. Langkah-langkah, strategi, tantangan, dan solusi yang dihadapi oleh perusahaan dalam mengelola anggaran biaya stok barang juga dibahas dalam laporan ini, dengan harapan memberikan wawasan komprehensif bagi pembaca dalam konteks manajemen operasional perusahaan ritel. Hasil Laporan PKL yaitu, Market Dira Balung Jember memiliki beberapa jenis stok beras dengan kemasan 5 kg per sak dari merek LAHAP, Dua Anak, dan Rajawali. Harga jual berkisar antara Rp 69.000 hingga Rp 70.000 per sak, didasarkan pada kualitas bahan dan kompleksitas pengolahan produk. Minat pelanggan terhadap produk tersebut tetap tinggi, menunjukkan strategi penentuan harga yang tepat dan daya saing yang kuat di pasaran. Anggaran biaya stok beras di Market Dira Balung terdiri dari anggaran pemakaian dan pembelian bahan baku, disusun untuk periode anggaran tahun 2024. Penilaian persediaan barang dagangan menggunakan metode harga pokok. Market Dira Balung menerapkan metode FIFO dalam pengelolaan anggaran biaya stok barang, dengan nilai persediaan akhir dihitung berdasarkan harga per unit barang terakhir yang masuk. Biaya overhead gudang disusun menggunakan tarif 4% dari jumlah biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung yang digunakan untuk pesanan.

Analisis Pola Pelayanan Farmasi Rawat Jalan Terhadap Patient Safety Dan Peningkatan Mutu Di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang

Eltra Sabarian, Cicilia Windiyaningsih, Fresley Hutapea
Abstract: Mutu layanan kesehatan di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang merujuk pada tingkat keunggulan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kode etik profesi dan standar yang telah ditetapkan, oleh karena itu,… u, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola pelayanan farmasi rawat jalan terhadap patient safety dan peningkatan mutu di Rumah Sakit Melati Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pola pelayanan farmasi rawat jalan terhadap peningkatan mutu di RS Melati Kota Tangerang sebesar 0.083%. Hal ini menandakan bahwa perbaikan dalam pola pelayanan farmasi rawat jalan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit tersebut. Selain itu, terdapat pengaruh signifikan antara patient safety terhadap peningkatan mutu di RS Melati Kota Tangerang sebesar 0.09%. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya dalam menerapkan langkah-langkah patient safety guna meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit dan menjaga keselamatan pasien, penelitian ini menemukan bahwa pola pelayanan farmasi rawat jalan memiliki pengaruh signifikan terhadap patient safety dan peningkatan mutu di RS Melati Kota Tangerang sebesar 49.98%. Hal ini menunjukkan pentingnya meningkatkan pola pelayanan farmasi rawat jalan dengan memperhatikan prinsip-prinsip patient safety guna mencapai mutu pelayanan yang lebih baik.

Peran Kreditur Dalam Pengembangan Usaha Mikro Di BPR Nur Semesta Indah

Friecillia Eka Setyawati, Alisah Marselia Saputri, Siti Alfiyah
Abstract: Laporan ini secara rinci membahas bagaimana Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di PT. BPR Nur Semesta Indah Kantor Kas Balung memainkan peran kunci dalam memajukan usaha mikro. Melalui Program Pengalaman Lapangan, mahasiswa Prodi… rodi Perbankan Syariah terlibat langsung dalam beragam kegiatan operasional BPR, mulai dari pendataan nasabah hingga proses pengajuan kredit. Proses pengajuan kredit melibatkan serangkaian tahapan, termasuk analisis kelayakan dan pencairan dana. Pentingnya modal kerja, baik dalam aspek kuantitatif maupun kualitatif, disoroti sebagai faktor krusial dalam menjalankan operasional perusahaan. Laporan juga mengulas secara mendalam proses administrasi kredit, persyaratan pengajuan kredit, jenis-jenis kredit yang tersedia, dan peran BPR dalam meningkatkan pendapatan bagi usaha kecil menengah. Di bagian akhir, kesimpulan dan saran ditawarkan untuk memperbaiki pemahaman masyarakat tentang layanan perbankan serta manajemen modal kerja. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang betapa pentingnya peran BPR dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro di Indonesia.

Analisis Implementasi Aplikasi Bsi Mobile Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di BSI KCP Jember Balung

Muhammad Khanifan Abdillah, Aldi Rahman, Vaza Zahiduz Zaka, Hersa Farida Qoriani
Abstract: Memberikan pelayanan yang berkualitas merupakan salah satu upaya bank untuk meningkatkan pelayanan. Kepuasan pelanggan tercapai ketika bank memberikan layanan berkualitas tinggi sesuai dengan apa yang diharapkan pelanggan.… n. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan BSI Mobile dalam upaya peningkatan kualitas layanan di wilayah BSI Jember Balung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BSI Mobile merupakan super application yang dimiliki oleh BSI karena tidak hanya memiliki fitur transaksi tetapi juga menyediakan fitur syariah yang dapat memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Dengan BSI Mobile, nasabah dapat bertransaksi secara mandiri melalui BSI Mobile tanpa harus datang ke cabang bank atau ATM. Selain itu, keberadaan BSI Mobile mengurangi antrian nasabah di banking hall, meningkatkan jumlah transaksi melalui e-channel BSI dan menjadikan kualitas layanan efektif dan efisien.

Implementasi Metode Pelatihan Program Terjemah Al-Qur'an (PPTQ) di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Desa Mlawang Klakah

Muhammad Rijal, Aminatuz Zahroh
Abstract: Mempelajari al-Qur’an membutuhkan metode untuk bisa memahaminya. Salah satu metode yang di teliti oleh peneliti yakni metode PPTQ. Metode PPTQ dapat diajarkan sejak usia dini. Akan tetapi, ketika ia lancar membaca al-Qur’an… ur’an sejak usia dini, mulai mempelajari maknanya dan menanamkan dalam dirinya bacaan, pengucapan, dan makna al-Qur’an, maka terbentuklah generasi al-Qur’an. Riset ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode PPTQ dalam menerjemahkan al-Qur’an, mengetahui kemampuan santri dan menemukan faktor pendukung serta penghambat selama pelaksanaan di Pesantren Darun Najah Petahunan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang tujuannya untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil riset menyebutkan menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode PPTQ santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin merasa lebih muda dalam mempelajari pelajaran terjemah al-qur’an. Karena dengan metode ini santri menerjemahkan kata per-kata lebih muda dalam memahaminya.

Penerapan E-Government Melalui E-Samsat

Silvia Ningsih
Abstract: Sistem Informasi dibutuhkan oleh semua instansi pemerintahan atau pun swasta. Sistem Informasi sangat membantu dalam penyediaan informasi sehingga memudahkan manajemaen dalam pengambilan keputusan, mengendalikan dan melaporkan… porkan informasi sehingga instansi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. SAMSAT Provinsi Sumatera Barat, membutuhkan sistem informasi untuk mengurangi kepadatan wajib pajak pada kantor SAMSAT serta meningkatkan minat dan kesadaran wajib pajak untuk membayarkan pajak kendaraan bermotor yang mereka miliki. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, wajib pajak menginginkan sistem pembayaran pajak yang cepat dan tempat pembayaran pajak yang nyaman dan mudah didatangi.Sistem Informasi dibangun dengan menggunakan konsep System Development Life Cycle (SDLC). Konsep ini menghasilkan sistem informasi yang berkualitas sehingga aplikasi Gerai e-SAMSAT memberikan nilai manfaat bagi Kantor SAMSAT Provinsi Sumatera Barat.

Analisis Risiko Operasional Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Bank BRI Unit Umbulsari

Anggita Legian Afriana, Selvina Risqi Nurhasanah, Rizza Agustin
Abstract: Manajemen Risiko sangat penting untuk diperhatikan dan diterapkan secara baik bagi dunia pebankan, khususnya Bank BRI sebagai keberlangsungan kinerja yang berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan dan tentunya tidak… menimbulkan kerugian bagi perusahaan atau bagi dunia perbankan itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi risiko operasional di Bank BRI Unit Umbulsari. Penelitian ini menggunakan pendekekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah terdapat beberapa factor khususnya dari risiko operasioal yang memungkinkan mempengaruhi terhadap kinerja perbankan yang mana dampaknya bervariasi dimulai dari rendah, sedang, bahkan besar. Begitu juga dengan frekuensi terjadinya risiko yang mana risiko tersebut cukup sering terjadi dan jarang terjadi. Jadi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya risiko-risiko harus lebih peduli dan tanggap mengidentifikasi risiko tersebut sehingga dapat meminimalisir kerugian yag dialami. Implikasi dan tindakan yang harus diambil untuk mengantisipasi dan menghindari risiko operasional di Bank BRI Unit Umbulsari.

Penerapan Prinsip Good governance Dalam Pelayanan Publik Di Lingkungan Kantor Kecamatan Tempurejo

Ahmad Fauzi, Intan Fitriani, Risma Maulida, Sri Wahyu Ningsih
Abstract: Pemerintahan kecamatan merupakan salah satu bentuk otonomi daerah yang amanahnya tidak hanya menjalankan pemerintahan saja tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip good governance. Pemerintah… Pemerintah sebagai pelayan masyarakat mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas. Pilihan strategis untuk menerapkan good governance di Indonesia adalah dengan memberikan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip good governance dalam pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tempurejo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, lebih fokus pada interpretasi dan pemahaman konteks serta teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, khususnya observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pelayanan publik di Kecamatan Tempurejo masih perlu mendapat perhatian khusus karena terdapat beberapa faktor yang menghambat efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat seperti kurangnya pemahaman masyarakat, keterlambatan staff, pemadaman listrik, atau jaringan tidak stabil. Namun selain itu, ada beberapa faktor tambahan lain seperti kelengkapan sarana dan prasarana, kapasitas staff, dan keramahan petugas pelayanan yang menjadikannya nilai plus.