Abstract:The economic disruption makes conventional traders experience a decrease in sales turnover because they cannot compete with online traders. Most traders at Pakem market only sell in the conventional way because they do not…
ot have knowledge in terms of buying and selling online. This resulted in the turnover of traders who increasingly decreased day by day. The purpose of this service is to increase the sales volume of Pakem Market traders through the implementation of e-commerce. The service team started counseling and assistance in introducing social media and the marketplace as one of the sales channels that could be utilized by traders. After that, the service team began to guide traders in creating good marketing content by implementing the AIDA concept (Awerness, Interest, Desire, Action). Then the marketing content will be used as sales content in making sales on social media and also in the marketplace. This counseling and assistance has been carried out online and offline. In practice, Pasar Pakem traders are directly involved in creating marketing content and immediately try to put it into practice. This service runs smoothly and the purpose of this service can be achieved because of the cooperation and participation of all parties.
Keywords: AIDA; e-commerce; market marketing
Abstrak: Disrupsi ekonomi ini membuat pedagang konvensional mengalami penurunan omset karena kalah dengan pedagang online. Hal ini juga terjadi pada para pedagang di Pasar Pakem. Sebagian besar pedagang hanya berjualan dengan cara konvensional saja karena mereka tidak memiliki pengetahuan dalam hal jual beli secara online. Hal ini mengakibatkan omset pedagang yang semakin hari semakin mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan volum penjualan pedagang Pasar Pakem melalui implementasi e-commerce. Tim pengabdi memulai penyuluhan dan pendampingan dalam mengenalkan sosial media dan marketplace sebagai salah satu saluran penjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Setelah itu tim pengabdi mulai membimbing para pedagang dalam pembuatan konten marketing yang baik dengan mengimplementasikan konsep AIDA (Awerness, Interest, Desire, Action). Konten marketing tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai materi dalam melakukan penjualan di sosial media dan juga di marketplace. Penyuluhan dan pendampingan ini dilakukan secara online dan offline. Dalam pelaksanaannya pedagang Pasar Pakem secara langsung terlibat dalam pembuatan konten marketing dan langsung mencoba mempraktekkannya. Pengabdian ini berjalan dengan lancar dan tujuan pengabdian ini bisa tercapai karena kerjasama dan partisipasi dari semua pihak.
Kata kunci: AIDA; e-commerce; pasar; marketing
Abstract:Abstract: The Implementation of the campus teaching independent learning program from the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia Batch II provides opportunities for students to add insight and gain…
n experience in helping the teaching and learning process in elementary schools. Among the target partners is SDN Kedungluk 2, Candi District, Regency. Based on initial observations and direct interaction with students in classroom learning, it is known that students are less enthusiastic and less motivated in learning, making it difficult for teachers to deliver material. This resulted in the condition of the class being not conducive. That's why the PBL (Project Based Learning) model is applied because this model has proven to be successful in making students enthusiastic and competitive in their learning because it involves more exploration, interpretation, synthesis and information to produce various forms of learning outcomes which apparently get a positive response from students. PBL activities carried out included, among others, compiling a cooperation tree, learning the properties of light, collage of heroes, education about covid-19, providing life skill materials, teaching students to use laptops & Microsoft word. Learning that involves a lot of student activities is proven to make students more enthusiastic in learning. Learning by doing is in line with this PBL learning.
Keywords: Merdeka Belajar; Learning Model; Project Based Learning
Abstrak: Pelaksanaan kampus mengajar program merdeka belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Angkatan II memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan dan mendapatkan pengalaman membantu proses belajar mengajar di sekolah dasar. Di antara mitra sasarannya adalah SDN Kedungpeluk 2 Kecamatan Candi Kabupaten. Berdasarkan observasi awal dan interaksi langsung dengan siswa dalam pembelajaran di kelas, diketahui bahwa peserta didik kurang bersemangat dan kurang termotivasi dalam belajar sehingga menyulitkan guru dalam menyampaikan materi. Hal itu mengakibatkan kondisi kelas menjadi tidak kondusif. Karena itulah model pembelajaran PBL (Project Based Learning) diterapkan karena model ini terbukti berhasil membuta siswa bersemangat dan kompetitif dalam belajarnya karena lebih melibatkan eksplorasi, interpretasi, sintesis dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar yang terrnyata mendapat respon positif dari peserta didik. Kegiatan PBL yang dilakukan anatara lain, menyusun pohon kerjasama, pembelajaran sifat-sifat cahaya, kolase pahlawan, edukasi tentang covid-19, memberikan materi life skill, mengajarkan siswa menggunakan laptop & microsoft word. Pembelajaran dengan banyak melibatkan aktivitas siswa ini terbukti membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar. Learning by doing menjadi sejalan dengan pembelajaran PBL ini.
Kata kunci: Merdeka Belajar; Model Pembelajaran; Project Based Learning
Abstract:Tomat memiliki tingkat kandungan air yang tinggi, sehingga mampu mengalami kerusakan yang lebih cepat. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mengolahnya menjadi saos tomat.…
at. Hal ini dapat menambah nilai ekonomis buah tomat itu sendiri. Saos tomat merupakan produk yang banyak digemari sebagai bahan pelengkap makanan lainnya seperti bakso dan gorengan. Terkait saos tomat ini, beberapa fakta menemukan bahwa banyak sekali saos tomat yang mengandung zat berbahaya. Masyarakat di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah sebagian besar hanya memiliki pendidikan SMA sederajat dan sebagian besar memiliki profesi sebagai petani. Selain beraktifitas di area perkebunan beberapa masyarakat memiliki profesi sampingan yaitu sebagai pedagang jajanan seperti bakso kuah, mie ayam dan lain-lain. Sejauh ini warga masyarakat mengaku bahwa belum ada pelatihan keterampilan tertentu yang mampu mendukung pengembangan diri untuk lebih berkreasi dan inovatif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat saos tomat, sehingga dapat mendukung dalam meningkatkan pendapatan. Selain itu kegiatan pengabdian ini mampu membuka wawasan masyarakat untuk menjadi masyarakat yang pintar yang lebih waspada dalam memilih bahan makanan yang akan dikonsumsi, serta lebih peduli akan dengan kesehatan.
Abstract:Abstract: Covid-19 (corona virus disease) is a disease that attacks the repiratory system in humans, both mild and severe, such as stones, flu, sore throat shortness of breath and lung infections, even worsening the disease…
ase experienced. This virus spreads so quickly andis transmitted through saliva splashes (droplets) from someone who is exposed to the Covid-19 virus. The problem that is being experienced by students of Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhlas is the lack of knowledge about Covid-19 and how to prevent it. Therefore, community service activities are carried out with the aim of increasing students understanding and knowledge that Covid-19 is very dangerous and it is important to implement the 5M health protocol in everyday life. This activity uses two methods, namely counseling and direct practice. The result of this activity is that the 5M education and socialization in preventing Covid-19 has a positive impact on students in increasing and understanding of Covid-19 and how to prevent it, and they are able to practice directly how to prevent Covid-19 such as wearing masks, wash hand sanitizer properly and correctly.
Keyword: Covid-19; education; prevention; sosialization
Abstrak: Covid-19 (corona virus disease 2019) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan pada manusia, baik itu ringan maupun berat seperti, batu, flu, sakit tenggorokkan, sesak nafas dan infeksi paru-paru, bahkan memperburuk penyakit yang di alami. Virus ini begitu cepat menyebar dan menular melalui percikan ludah (droplet) dari seseorang yang terkena virus Covid-19. Permasalahan yang sedang di alami oleh para Siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhlas yaitu kurangnya pengetahuan mengenai Covid-19 dan cara pencegahannya. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para siswa bahwa Covid-19 sangat berbahaya dan penting menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi) dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menggunakan dua metode yaitu penyuluhan dan praktek secara langsung. hasil dari kegiatan ini yaitu dengan adanya edukasi dan sosialisasi 5M dalam pencegahan Covid-19 berdampak positif kepada para siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai Covid-19 dan cara pencegahannya, serta mereka sudah bisa mempraktekkan langsung cara pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer yang baik dan benar.
Kata kunci: Covid-19; edukasi; pencegahan; sosialisasi
Abstract:Abstract: The existence of plastic waste has always been a major problem that threatens environmental sustainability. Increased plastic pollution in the soil can cause adverse effects on crops, and affect soil fertility.…
Plants are important for the environment and ecosystem so that plastic damages plants in the ecosystem. Community service activities carried out are in the form of training. The methods used in this training are preparing tools and materials, presentation of training materials and product manufacturing techniques, and product manufacturing processes. This plastic waste recycling activity can help create a healthy environment free from plastic waste, promote the recycling movement of plastic waste, make new materials from recycled plastic waste, use recycled materials from plastic waste, implement marketing of materials recycled materials from plastic waste, as well as realizing consumer satisfaction from the use of recycled products from plastic waste. It turns out that plastic waste which is considered useless, worthless and dangerous because it cannot decompose quickly in the environment, can provide benefits and has economic value as well as can reduce the negative impact of using plastic waste.
Keywords: plastic flowers; plastic waste recycling; plastic waste.
Abstrak: Keberadaan sampah plastik selalu menjadi masalah utama yang mengancam kelestarian lingkungan hidup. Meningkatnya pencemaran plastik di tanah dapat menyebabkan dampak buruk pada tanaman, dan mempengaruhi kesuburan tanah. Tumbuhan penting bagi lingkungan dan ekosistem sehingga plastik merusak tanaman di ekosistem tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah berupa pelatihan. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu menyiapkan alat dan bahan, presentasi materi pelatihan serta teknik pembuatan produk, dan proses pembuatan produk. Kegiatan daur ulang sampah plastik tersebut dapat membantu terwujudnya lingkungan yang sehat bebas dari sampah plastik, menggalakkan gerakan daur ulang dari sampah plastik, membuat bahan-bahan baru dari daur ulang sampah plastik, menggunakan bahan-bahan daur ulang dari sampah plastik, terlaksananya pemasaran bahan-bahan daur ulang dari sampah plastik, serta mewujudkan kepuasan konsumen dari pemanfaatan produk-produk daur ulang dari sampah plastik. Ternyata sampah plastik yang dianggap tidak bermanfaat, tidak berharga dan berbahaya karena tidak dapat terurai secara cepat di lingkungan, dapat memberi manfaat dan bernilai ekonomis serta dapat mengurangi dampak negatif dari penggunaan sampah plastik.
Kata kunci: bunga plastik; daur ulang sampah plastik; limbah plastik.
Abstract:Abstract: Tanggulangin Subdistrict in Sidoarjo Regency, East Java, is a well-known area as the center of the biggest bag and convection industry in East Java. One of them is Sartika Ratu, which has 10 employees and dozens…
s of partners with the Tanggulangin SMEs. Sartika Ratu has a long experience in supplying traveling equipment for Umrah and Hajj travel agencies. Due to the COVID-19 pandemic, this business has shifted its production to cloth masks to ensure its business continuity. However, the cloth mask business is now very competitive. Meanwhile, the Tanggulangin SMEs develop mask design in a sporadic way without a strong design concept. This community service program using counseling method to assist the Tanggulangin SMEs in order to produce mask designs that have fashion value so that they have differentiation that increases the selling value. The team provides various alternative mask designs for the Tanggulangin SMEs in the form of a design bank book. Next, selected designs were produced and tested for users. After user testing, the team identifies some critical points that determine the quality of fashion masks. The results of this evaluation become a guide for SMEs to produce better masks and have a high selling value.
Keywords: cloth mask; fashion; quality control
Abstrak: Kecamatan Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan daerah yang terkenal sebagai sentra industri pengrajin tas dan konveksi terbesar di Jawa Timur. Salah satu di antaranya adalah Sartika Ratu, yang selama ini menjadi pemasok perlengkapan perjalanan umroh dan haji. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, UKM yang memiliki 10 karyawan dan belasan mitra di Tanggulangin ini mengalihkan produksinya pada masker kain agar kelangsungan bisnis tetap terjamin. Namun persaingan produk masker saat ini sangat kompetitif, sementara itu pengembangan produk masker yang dilakukan oleh UKM ini bersifat masih bersifat sporadis dan belum berkonsep. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan UKM Tanggulangin agar dapat menghasilkan desain masker yang bernilai fashion sehingga memiliki diferensiasi yang meningkatkan nilai jual. Tim pengabdi memberikan berbagai alternatif desain masker kepada UKM dalam bentuk buku bank desain, yang dilanjutkan dengan pengujian terhadap beberapa desain terpilih. Setelah dilakukan pengujian produksi, diperoleh hasil evaluasi berupa identifikasi titik kritis yang menjadi penentu kualitas masker fashion. Hasil evaluasi ini menjadi pegangan bagi UKM untuk memproduksi masker yang lebih baik dan bernilai jual tinggi.
Kata kunci: fashion; kontrol kualitas; masker kain
Abstract:Abstract: This Community Service activity was carried out at SD Negeri 096 Manyabar, Panyabungan District, Mandailing Natal Regency, North Sumatra. This activity is carried out with the aim of helping adapt technology that…
at is in line with the MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) program, one of which is the use of the google classroom platform in the process of e-learning teaching and learning activities in schools to create creative, interactive, effective and efficient learning between teachers and students, especially during this Covid-19 pandemic. Google classroom is a free, web-based platform built to make it easier for educators and students to learn online, which is easy to use to help teachers manage, measure, and experiential learning. The current use of Google Classroom is very efficient which is not limited by effective space and time. Teachers can provide online material, either in the form of text, images, audio, or video to students, besides that teachers can also make quizzes, assignments, and student lists on a regular basis by using a link from the google form sent to google classroom. Online learning in this Covid-19 era makes learning activities can be carried out interactively, effectively, and efficiently between teachers and students by utilizing technology, one of which is the use of the google classroom platform.
Keywords: google classroom; online learning; e-learning
Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri 096 Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan dalam hal membantu adaptasi teknologi yang selaras dengan program MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) yang salah satunya adalah dengan pemanfaatan plafform google classroom dalam proses kegiatan belajar mengajar e-learning di sekolah untuk menciptakan pembelajaran kreatif, interaktif, efektif dan efisien antara guru dengan siswa apalagi dimasa pandemi Covid-19 ini. Google classroom adalah platform gratis berbasis web yang dibuat untuk mempermudah kegiatan pembelajaran pendidik dan siswa secara online yang mudah digunakan untuk membantu pengajar mengelola, mengukur, dan memperkaya pengalaman belajar. Pemanfaatan Google classroom saat ini sangat efektif dan efisien yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Guru dapat memberikan materi secara online, baik berupa teks, gambar, audio, maupun video kepada peserta didik, selain itu guru juga dapat membuat kuis, tugas maupun daftar kehadiran siswa secara berkala dengan menggunakan link dari google form yang dikirimkan ke google classroom. Pembelajaran secara daring dimasa Covid-19 ini membuat kegiatan belajar dapat dilakukan secara interaktif, efektif dan efisien antara guru dengan siswa dengan pemanfaatan teknologi salah satu dengan pemanfaatan plafform google classroom.
Kata kunci: google classroom; pembelajaran daring; e-learning
Abstract:Abstract : Today's modern era, the need for food has increased greatly among humans, it is comparable to the large population growth in today's world. In that case, simple technical equipment is needed which is widely used…
ed daily both for household needs and for the needs of farmers. Thus conventional equipment that is still used both among farmers, it will slow down the growth of agricultural production. For this reason, advanced technological equipment is needed, even today's modern ones, which are widely used in urban areas. Therefore, before using some of today's modern tools, it is necessary to provide knowledge education methods in the form of socializing the use of simple tools which are mostly used in educational settings as well as among farmers. So that the socialization of the introduction of these technical tools is very important at this time, to avoid misuse of these technical equipment, which is caused by a lack of knowledge of the community. By socializing these simple technical tools, it will result in a good understanding of all stakeholders at SMP Negeri 1 Dolog Pardamean, both teachers and students who will be able to recognize simple mechanical engineering tools that are used both at school and at home.
Keywords : agriculture ; conventional ; introduction.
Abstrak : Jaman Modern sekarang ini, kebutuhan bahan pangan sangat meningkat di kalangan manusia, itu sebanding dengan banyaknya pertumbuhan penduduk di dunia sekarang ini. Dalam hal itu, dibutuhkanlah peralatan teknik sederhana yang banyak dipergunakan sehari-hari baik bagi kebutuhan rumah tangga maupun kebutuhan para petani. Dengan demikian peralatan konvensional yang masih dipergunakan baik itu di kalangan para petani, itu akan memperlambat pertumbuhan produksi pertanian. Untuk itu, dibutuhkanlah peralatan teknologi yang maju bahkan yang modern sekarang ini yang sudah banyak dipergunakan di perkotaan. Oleh sebab itu, sebelum mempergunakan beberapa alat-alat modern yang sekarang ini, perlu diberikan metode pendidikan pengetahuan berupa sosialisasi penggunaan peralatan sederhana yang kebanyakan dipergunakan di lingkungan pendidikan maupun di lingkungan para petani. Sehingga sosialisasi pengenalan alat teknik tersebut merupakan yang sangat penting sekarang ini, untuk menghindari penyalah gunaan peralatan teknik tersebut, yang disebabkan kurangnya pengetahuan para masyarakat. Dengan dilakukannya sosialisasi alat-alat teknik sederhana tersebut, akan menghasilkan pemahaman yang baik diseluruh pemangku kepentingan yang di sekolah SMP Negeri 1 Dolog Pardamean baik guru maupun siswa yang akan dapat mengenal alat-alat teknik mesin sederhana yang dipakai baik itu di sekolah maupun di rumah.
Kata Kunci : konvensional; pengenalan; pertanian
Abstract:Abstract: Brands in SMEs consist of a set of factors, including marketability and market differentiation, brand awareness, relevance, culture, association, and equity. The most important thing to ask yourself when deciding…
ng whether this is the right time to change your brand is whether SMEs can leverage any of the factors above to make SME consumers happier. Rebranding is an excellent way to change the target market for SMEs. Sees rebranding as a solution to a new management change or internal problem. Rebranding takes time and effort so that change will happen. Rebranding is carried out for SMEs to stimulate growth, expand, increase profits, strengthen their workforce, and gain a competitive advantage. This rebranding training was carried out using a training method. Due to the pandemic, the activity organizers visited five artisans to avoid crowds. The rebranding training opened the insight of the craftsmen about the benefits of managing a product brand. The rebranding training for birdcage artisans in Dawuhanmangli Village gained an understanding of branding. As a result of this training, artisans began to open themselves to introduce their products directly to consumers without a broker like before. The Bird Cage craft center in Dawuhanmangli Village, north of the center of Jember City, is well known in Indonesia. The location is 24 km from Jember City. The Bird Cage of Dawuhanmangli Village is the reason for being a place of service because it has advantages and characteristics that have the opportunity to open new markets for the region's superior products.
Keywords: branding; smes; bird cage
Abstrak: Merek pada UMKM terdiri dari sekumpulan faktor, termasuk kemampuan pemasaran serta diferensiasi pasar, kesadaran merek, relevansi, budaya, asosiasi, dan ekuitas. Hal terpenting untuk ditanyakan pada diri sendiri saat memutuskan apakah ini waktu yang tepat untuk mengubah merek adalah apakah UMKM dapat meningkatkan salah satu faktor di atas untuk membuat konsumen UMKM lebih bahagia. Rebranding merupakan cara yang baik untuk mengubah target pasar UMKM. Melihat rebranding sebagai solusi untuk perubahan manajemen baru atau masalah internal. Rebranding membutuhkan waktu dan tenaga, sehingga perubahan akan terjadi. Rebranding dilakukan bagi UMKM untuk merangsang pertumbuhan, memperluas, meningkatkan laba, memperkuat tenaga kerjanya, dan mendapatkan keunggulan kompetitif. Pelatihan Rebranding ini dilakuan dengan metode pelatihan, dikarenakan pandemi, maka pelaksana kegiatan mendatangi 5 pengrajin untuk menghindari kerumuman. Pelatihan rebranding membuka wawasan para pengrajin tentang manfaat mengelola sebua brand sebuah produk. Hasil pelatihan rebranding pengrajin sangkar burung desa Dawuhan mangli mendapatkan pemahaman tentang branding. Dampak pelatihan ini pengrajin mulai mencoba membuka diri untuk mengenalkan produknya secara langsung kepada konsumen tanpa makelar seperti sebelumnya. Sentra kerajinan Sangkar Burung di desa Dawuhan mangli, wilayah utara pusat Kota Jember sudah dikenal luas di Indonesia.
Kata kunci: merek; umkm; sangkar burung
Abstract:Abstract: Industrial era 4.0 brought changes in the economic field, and the consequence of this era was the birth of the digitization process in all fields. Digital marketing for business players is a very important part,…
, even for BUMNAG Nagari Lasi. To support and advance the business, BUMNAG must be able to compete with the competition in the supply of quality products, so the necessary marketing strategy is capable of increasing sales and market expansion, the only one with digital marketing. BUMNAG managers are expected to have a desire to use digital devices, especially when presenting the products they sell. BUMNAG's ability to manage marketing through digital media will make it easier for the products to be known by many people and in demand. However, there are still many BUMNAGs that do not use digital marketing media as a marketing strategy, which makes BUMNAG unable to compete with other SMEs that have used this medium. Therefore, it was considered necessary to implement the activity to carry out training in digital marketing in the advancement of the Kopi Lasi BUMNAG Nagari Lasi.
Keywords: digital marketing; marketing strategy; bumnag; lasi coffee
Abstrak: Era industri 4.0 membawa perubahan di bidang ekonomi, dimana konsekuensi dari era ini adalah proses digitalisasi di segala bidang. Pemasaran digital bagi pelaku usaha menjadi bagian yang sangat penting, termasuk bagi Badan Usaha Milik Nagari Lasi (BUMNag). Untuk mendukung dan memajukan bisnis, BUMNag harus mampu bersaing dengan kompetitor dalam menyediakan produk yang berkualitas, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang mampu meningkatkan penjualan dan perluasan pasar, salah satunya adalah digital marketing. Pengelola BUMNag diharapkan memiliki keterampilan dalam menggunakan perangkat digital terutama dalam memperkenalkan produk yang mereka jual. Kemampuan BUMNag dalam mengelola pemasaran melalui media digital akan memudahkan produk untuk dikenal banyak orang dan diminati. Namun masih banyak BUMNag yang tidak menggunakan media digital marketing sebagai strategi pemasaran sehingga BUMNag kalah bersaing dengan pelaku UKM lainnya yang telah menggunakan media ini. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Dimana implementasinya dilakukan secara bertahap seperti sosialisasi, pendataan, pembuatan sistem informasi digital marketing dan juga pelatihan admin. Oleh karena itu pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui pemasaran Kopi Lasi di BUMNag Nagari Lasi.
Kata kunci: digital marketing; strategi pemasaran; bumnag; kopi lasi