Search Articles & Publications

Showing 3669 articles found for "Menggunakan"

Pelatihan Desain Kemasan Produk Menggunakan Aplikasi Canva Pada UMKM KUBE (Kuliner Usaha Bersama) Asahan

Ramdhan, William, Yusda, Riki Andri, Nurwati, Nurwati
Abstract: Abstrak: Kemasan produk yang unik mampu memberikan pengaruh minat terhadap konsumen. Hal ini dikarenakan kemasan produk merupakan hal pertama yang dilihat oleh konsumen sebelum mereka membeli produk para pelaku usaha. Sehingga… hingga desain kemasan produk ini seharusnya dapat menjadi perhatian lebih bagi para pelaku usaha/UMKM agar mereka semakin kreatif dan inovatif dalam membuat kemasan produk mereka agar lebih menarik perhatian konsumen. KUBE Asahan merupakan UMKM yang bergerak pada sektor kuliner. Permasalahan yang di hadapi oleh KUBE Asahan sulitnya mendesain kemasaran produk dalam meningkatkan citra produk dimata konsumen. Saat ini desain kemasan produk masih sangat sederhana sehingga kurang menarik yang memberikan dampak turunnya minta beli dikarenakan keragu-raguan konsumen dalam membeli produk yang tidak memiliki desain kemasan produk yang memberikan informasi produk. Desain grafis penerapan teknologi pada sektor ekonomi dan pemasaran, dimana desain grafis diterapkan guna membrandingkan suatu produk sehingga memberikan informasi secara visual sebagai upaya pemasaran untuk mencapai tujuan salah satunya dengan menggunakan software desain grafis salah satunya Canva. Aplikasi Canva yang merupakan aplikasi yang dapat diakses secara online dan gratis untuk membuat desain grafis untuk berbagai keperluan serta juga dapat digunakan untuk mengubah foto dan membuat ikon produk dengan banyak pilihan gambar dan template desain yang menarik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM yakni KUBE Asahan tentang pentingnya desain kemasan produk karena kemasan produk yang merupakan suatu peluang dalam memberikan pengaruh penting serta mempertahankan atau meningkatkan penjualan sehingga produk yang ditawarkan guna meningkat nilai tambah produknya. Kata kunci: KUBE Asahan, Canva, Desain, Kemasan Produk

Penjernihan Air Sungai Silau Skala Rumah Tangga Kabupaten Asahan Dengan Metode Elektrokoagulasi

Hasanah, Moraida, Z, Fynnisa, Zahar, Intan, Rahmadsyah, Rahmadsyah, Harmayani, Harmayani, Saktisahdan, T Jukdin
Abstract: challenge that frequently affects daily life. Generally, the community faces water sources that are discolored, oily, and emit unpleasant odors due to their origins as former rice fields or peat soil. Clean water is one… of the main needs for humans for survival and is a determining factor in public health and welfare. Making clean water sources in Sidomulyo Village using the electrocoagulation method is one solution that can be offered. The electrocoagulation method involves utilizing electrical energy to coagulate and remove fine particles from water. By conducting simulations or raising awareness among the public about this method, it aims to provide assistance to the community while promoting understanding of how the electrocoagulation process can be used to purify contaminated water sources, addressing issues such as water discoloration, oiliness, and unpleasant odor.   Keywords: clean water; polluted water; electrocoagulation method     Abstrak : Masalah air bersih di Desa Sidomulyo terus menjadi isu yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, air yang digunakan oleh masyarakat di desa tersebut memiliki warna coklat kekuningan, terkontaminasi oleh minyak, dan memiliki aroma yang tidak sedap. Hal ini terjadi karena sumber air yang digunakan berasal dari bekas lahan pertanian sawah atau tanah gambut. Keberadaan air bersih sangat penting bagi kehidupan manusia dan berperan krusial dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk menciptakan sumber air bersih di Desa Sidomulyo adalah dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Metode elektrokoagulasi adalah proses penggumpalan dan pengendapan partikel-partikel halus dalam air dengan menggunakan energi listrik. Diharapkan dengan melakukan simulasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang metode elektrokoagulasi, maka masyarakat dapat terbantu sekaligus memahami tentang aplikasi metode elektrokoagulasi untuk penjernihan sumber air yang tercemar seperti warna air yang kuning kecoklatan, berminyak, dan berbau.   Kata kunci : air bersih; air tercemar; metode elektrokoagulasi

Pemulihan Kesehatan Dan Fasilitas Pendidikan Pasca Gempa Cianjur Di Wilayah Cugenang

Soenandi, Iwan Aang, Peranginangin, Prasasti, Silalahi, Malianti, Mokorowu, Yanny Yeski, Ginting, Meriastuti
Abstract: Abstract: The Community Service Program, LDDIKTI 3 in collaboration with DITJENDIKTIRISTEK and Universities launched an Incentive Program for Assignment to Private Universities for the Implementation of Community Service… in the Cianjur Earthquake Area based on Key Performance Indicators with a focus on the goal of Recovery for Victims of the Cianjur Earthquake Natural Disaster, West Java. From the results of observations made in the Cianjur and surrounding areas which were affected by the earthquake, many locations in Wangunjaya Village, Cugenang Regency, have not been touched and received assistance. Many people in this area experience health problems due to unbalanced nutritional intake and unclean lifestyle, damage to learning tools in schools and early childhood education, especially at SMPN 2 Cugenang and in early childhood education. The aim of the activity is to improve public health from a physical and mental perspective and to help restore education using digital learning. The activities carried out included conducting free examinations and treatment, teaching Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy to reduce anxiety in the community, distributing healthy food parcels, providing trauma healing for school children, and providing school facilities for schools.   Keywords: cianjur earthquake; cugenang; community service; educational facilities; health recovery.   Abstrak: Program Pengabdian Masyarakat, LDDIKTI 3 bekerjasama dengan DITJENDIKTIRISTEK dan Perguruan Tinggi mencanangkan Program Insentif Penugasan kepada Perguruan Tinggi Swasta untk Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat di Wilayah Gempa Cianjur berbasis Kinerja Indikator Kinerja Utama dengan fokus tujuan Pemulihan Korban Bencana Alam Gempa Cianjur Jawa Barat. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di daerah Cianjur dan sekitarnya yang terkena dampak gempa, lokasi Desa Wangunjaya Kabupaten Cugenang masih banyak yang belum tersentuh dan mendapatkan bantuan. Para masyarakat didaerah ini banyak yang mengalami masalah kesehatan karena asupan gizi yang tidak seimbang serta perilaku hidup yang tidak bersih, kerusakan alat-alat pembelajaran di sekolah dan PAUD khususnya di SMPN 2 Cugenang dan di PAUD. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dari segi jasmani serta mental dan membantu memulihkan Pendidikan menggunakan pembelajaran digital. Kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis, mengajarkan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk menurunkan ansietas pada masyarakat,  membagikan parcel makanan sehat, memberikan trauma healing bagi anak sekolah, serta memberikan bantuan fasilitas sekolah bagi sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan perasaan bahagia siswa dan masyarakat (+52%), siswa menjadi bisa merasakan pembelajaran digital (+34%) dan masyarakat menjadi lebih merasakan jasmani yang lebih sehat (+17%).   Kata kunci: cugenang; fasilitas pendidikan; gempa cianjur; pemulihan kesehatan; pengabdian masyarakat.

Optimalisasi Pemanfaataan Alat Peraga Lingkaran Pada Siswa SMP Widiatmika

Puspadewi, Kadek Rahayu, Payadnya, I Putu Ade Andre, Noviantari, Putu Suarniti, Wibawa, Kadek Adi, Atmaja, Made Dharma
Abstract: The purpose of this community service is to provide a solution in the form of training and assistance to teachers and students in using the tool display. Widiatmika Middle School is a private school with its address on Jalan… alan Raya Udayana Campus, Pondok Taman Nusantara No.01, Jimbaran. From the results of interviews with partners, it was found that the school was still limited in using visual aids, especially in learning mathematics. The use of this teaching aid in learning is very important in supporting learning process. Visual aids that are utilized optimally can provide better and systematic learning, directly or indirectly, and can provide convenience for the teaching and learning process in schools. Community service activities in the form of training on the use of circle props at Widiatmika Middle School have been running smoothly. This one-day activity has been carried out offline. The enthusiasm of the lecturers and students in providing assistance as well as the enthusiasm of the training teachers and students made this activity run smoothly         Keywords: learning; teaching aids; mathematics   Abstrak: Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan solusi berupa pelatihan serta pendampingan kepada guru dan siswa-siswi dalam menggunakan alat peraga. SMP Widiatmika merupakan sekolah swasta beralamat di Jalan Raya Kampus Udayana, Pondok Taman Nusantara No.01, Jimbaran. Dari hasil wawancara dengan mitra diperoleh permasalahan bahwa pihak sekolah masih terbatas dalam memanfaatkan alat peraga khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan alat peraga ini dalam pembelajaran sangat penting dalam menunjang proses  pembelajaran. Alat peraga yang dimanfaatkan secara maksimal dapat memberikan pembelajaran yang lebih baik dan sistematis, secara langsung atau tidak langsung, serta dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan alat peraga lingkaran di SMP Widiatmika telah berjalan lancar. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini telah dilaksanakan secara luring. Semangat para dosen dan mahasiswa dalam melakukan pendampingan begitu juga dengan antusias guru dan siswa pelatihan membuat kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Kata kunci: alat peraga, pembelajaran; matematika

Pengembangan Usaha Kelompok Peternak Lebah Trigona Ampel Mesari Banjar Bebali Desa Berembeng

Wijaya, I Gusti Ngurah Satria, Ciptahadi, Ketut Gus Oka, Ayuningsih, Ni Putu Meina, Narindro, Laser
Abstract: Abstract: The Trigona Beekeepers Group "Ampel Mesari" is a Trigona beekeeping group that accommodates breeders in the Be-bali Banjar area, Berembeng Village. The problems faced by this group are that the group's production… on process is still very minimal, and the method of packaging catfish honey products (trigona) still uses used bottles from other products and does not yet use product label packaging. The solution offered from this service activity is to provide production training to increase colonies from competent experts, provide superior bee colonies assistance, and packaging training with labeling. This community service project will be carried out through socializing exercises, core training activities, and monitoring and evaluation. Implementation of production training activities to increase bee colonies and product packaging and labeling training went well. It can be concluded that there was an increase in understanding, especially about the production of Trigona beekeeping and for an increase in understanding of product packaging and labeling, indicated due to the training participants' enthusiasm and happiness, the pretest and posttest values increased, and participants had no trouble understanding the material during the training process.             Keywords: trigona bee; production training; packaging and labeling training     Abstrak: Kelompok Peternak Lebah Trigona “Ampel Mesari” merupakan kelompok peternak lebah trigona yang mewadahi peternak-peternak yang berada diwilayah Banjar Bebali, Desa Berembeng. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok ini adalah proses produksi kelompok masih sangat minim sekali, dan cara pengemasan produk madu   trigona (kele) masih mempergunakan botol bekas produk lain serta belum menggunakan kemasan label produk. Pemecahan masalah yang diberikan dari program pengabdian ini adalah menawarkan pelatihan produksi untuk memperbanyak koloni dari pakar berkompeten, pemberian bantuan koloni lebah unggul, dan pelatihan kemasan dengan labeling. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah melalui kegiatan sosialisasi, kegiatan inti berupa pelatihan, dan monitoring serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pelatihan produksi untuk memperbanyak koloni lebah dan pelatihan pengemasan produk dan labeling berjalan dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa terjadi transfer pengetahuan khususnya tentang produksi budidaya lebah trigona, pengemasan dan labeling produk diindikasikan dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan, serta peserta menyambut baik dan berse-mangat untuk mengikuti pelatihan ini sehingga tidak menemui kendala un-tuk memahami isi materi pelatihan kedua pelatihan.   Kata kunci: lebah trigona; pelatihan produksi; pelatihan kemasan dan labeling

Gemar Konsumsi Makanan Sumber Serat (GEMAS) Pada Remaja di SMA Santo Bellarminus, Bekasi

Cahya, Aloysius Prima, Nugrohojati, Mateus Bagas
Abstract: Abstract: Community service activities are carried out to increase awareness of adolescents to consume fiber source foods. These activities include: understanding fiber, the benefits of fiber for the body, types of fiber… source foods, fiber source food groups (water-soluble and water-insoluble fiber), causes if rarely consume fiber source foods, and recommendations for consumption of fiber source foods in a day. The method is carried out in counseling. Starting with filling out the attendance list, filling out the pre-test, then being given nutritional education interventions about fiber using PowerPoint media, a 15-minute question and answer session, and closing with a post-test. Monitoring and evaluation are carried out 1 week after online counseling via Whatsapp call. It is hoped that students will keep in mind the material that has been delivered and apply it in their daily lives. The results of the assessment of knowledge about fiber-source foods in adolescents before being given counseling were 25% (good category), 65.6% (sufficient category), and 9.4% (less category). Meanwhile, the percentage of knowledge about fiber-source foods after counseling was 65.6% (good category), 31.3% (sufficient category), and 3.1% (less category). The results showed a change in knowledge in respondents before and after being given counseling about fiber source foods. The level of knowledge in adolescents influences the behavior and attitudes of adolescents in choosing the type of food to be consumed.        Keywords: fiber; adolescents; fiber-source foods   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan guna meningkatkan kesadaran remaja untuk mengonsumsi makanan sumber serat. Kegiatan tersebut meliputi: pengertian serat, manfaat serat untuk tubuh, jenis makanan sumber serat, kelompok makanan sumber serat (serat larut dalam air dan tidak larut dalam air), penyebab jika jarang konsumsi makanan sumber serat dan anjuran konsumsi makanan sumber serat dalam sehari. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan. Diawali dengan pengisian daftar hadir, mengisi pre-test, kemudian diberikan intervensi edukasi gizi mengenai serat menggunakan media power point, sesi tanya jawab selama 15 menit dan ditutup dengan post-test. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan 1 minggu setelah penyuluhan secara online melalui Whatsapp call. Diharapkan siswa/i tetap mengingat materi yang telah disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penilaian pengetahuan tentang makanan sumber serat pada remaja sebelum diberikan penyuluhan yaitu sebesar 25% (kategori baik), 65.6% (kategori cukup) dan 9.4% (kategori kurang). Sedangkan persentase pengetahuan tentang makanan sumber serat setelah diberikan penyuluhan yaitu sebesar 65.6% (kategori baik), 31.3% (kategori cukup) dan 3.1% (kategori kurang). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan pada responden sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang makanan sumber serat. Tingkat pengetahuan pada remaja memiliki pengaruh terhadap perilaku dan sikap remaja dalam memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi. Kata kunci: serat; remaja; makanan sumber serat

Penyuluhan Aplikasi ms. Powerpoint Bagi Guru Brainfor Islamic School Kisaran Timur

Suparmadi, Suparmadi, Ihsan, Mhd, Akmal, Akmal
Abstract: Abstract: School Brainfor Islamic School is in the town of Kisaran, Asahan District, a school that has only a few classes. However, teaching process activities are minimal and require variations and methods used with material… erial explanation techniques using book media as well as whiteboards and demonstration tools. With the development of the method of using Ms. PowerPoint aims to be able to help teachers or schools in the use of delivering varied material both in class for presenting material to students and for presentations between school parties to parents of students. This dedication aims at none other than to provide education to the school, and counseling so that they are able to use the Ms. application. Powerpoint. With this activity, counseling also uses socialization, discussion, and training methods as well as assistance to partners so they can operate the Ms. application. Powerpoint. The result to be achieved in this service is that more partners will be able to use familiar application methods or media. Paying attention to supporting the process of delivering teaching material using Ms. Powerpoint to add insight and be able to take advantage of digital media. Keywords: IT; Material; Ms. Powerpoint   Abstrak: Sekolah Brainfor Islamic School berada di kota Kisaran, Kabupaten Asahan, sekolah yang memiliki hanya beberapa kelas. Akan tetapi Kegiatan proses mengajar yang minim dan  membutuhkan  variasi serta metode yang menggunakan dengan teknik penjelasan materi menggunakan media buku maupun papan tulis dan alat praga. Dengan adanya perkembangan metode penggunaan aplikasi Ms. powerpoint bertujuan agar dapat membantu bagi guru atau pihak sekolah dalam kegunaan penyampaian materi yang bervariatif baik saat di dalam kelas untuk pemaparan materi ke peserta didik maupun pemaparan rapat antar pihak sekolah ke wali murid. Pengabdian ini bertujuan tidak lain dan tidak bukan untuk memberikan edukasi kepada pihak sekolah, penyuluhan agar mampu menggunakan aplikasi Ms. Powerpoint. Dengan kegiatan ini pula penyuluhan menggunakan metode sosialisasi, diskusi dan pelatihan serta pendampingan kepada mitra agar dapat mengoperasikan aplikasi Ms. Powerpoint. Hasil yang akan dicapai dalam pengabdian ini adalah akan bertambahnya mitra dapat menggunakan metode atau media aplikasi tidak asing lagi. Memperhatikan dalam penunjang proses penyampaian materi pengajaran menggunakan aplikasi Ms. Powerpoint untuk menambah wawasan dan dapat memanfaatkan media digital. Kata Kunci: IT; Materi; Ms. Powerpoint

Pengembangan Bahan Ajar Digital: Upaya Mendorong Kreativitas Guru-Guru Di Kota Tangerang Selatan

Marisa, Marisa, Putri, Dewi Artati Padmo, Prabowo, Suryo, Nafsiah, Siti, Sutaryanto, Sutaryanto
Abstract: Abstract: Technological sophistication, making interactive digital teaching materials easier. Interactive digital teaching materials make it easier for students to study independently according to their abilities and learning… rning speed. Currently the ability of teachers in South Tangerang still needs to be improved in blinding Interactive Digital Teaching Materials. The community service program provided to participants is carried out using a combination of online training and mentoring methods, combined with face-to-face meetings. In general, training and assistance for the development of Interactive Digital Teaching Materials gave good results, where 75% of participants completed their products. Participants also expressed satisfaction with the program. This condition can be said to be good, but to further increase participant satisfaction in the next training, input from participants can be considered.             Keywords: digital teaching materials; learn to be independent; teaching materials    Abstrak: Kecanggihan teknologi, membuat bahan ajar digital interaktif menjadi lebih mudah. Bahan ajar digital interaktif memudahkan siswa belajar mandiri sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajarnya. Saat ini kemampuan guru di Tangerang Selatan masih perlu ditingkatkan dalam membutakan Bahan Ajar Digital Interaktif. Program pengabdian kepada masyarakat yang diberikan kepada peserta dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode pelatihan dan pendampingan secara daring, dipadukan dengan pertemuan tatap muka. Secara umum pelatihan dan pendampingan pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif memberikan hasil yang baik, dimana 75% peserta menyelesaikan produknya. Peserta juga menyatakan puas dengan program tersebut. Kondisi ini dapat dikatakan baik, namun untuk lebih meningkatkan kepuasan peserta pada pelatihan selanjutnya, masukan dari peserta dapat menjadi pertimbangan.   Kata kunci: bahan ajar; bahan ajar digital; belajar mandiri

Cakrawala“Cegah Kolesterol Dengan Waspada Konsumsi Lemak”

Marlina, Paramitha Wirdani Ningsih, Wulandari, Agnes Maharani Puji
Abstract:   Abstract: Based on the results of National Basic Health Research in 2018 according to the proportion of total cholesterol levels in the population aged ≥45 years, 5 stated that as many as ≥10.5% of people had high&#8230; had high cholesterol levels. The factors that cause hypercholesterolemia are nutritional status, especially obesity. Obesity is associated with lipoprotein, decreased High-Density Lipoprotein (HDL), and increased triglycerides and LDL, especially in central obesity. People who have a high percentage of body fat tend to have higher total cholesterol, LDL, and triglycerides compared to people who have normal weight. Nutrition counseling activities are carried out at the Johar Baru District Health Center which will be held on November 7, 2022. Respondents will be given a pre-test form containing 10 true and false statements for 10-15 minutes and then counseling will be carried out through poster media. After that, the respondent was given a post-test form. After 3 days of giving the material, monitoring, and evaluation were carried out on 5 respondents. This Monitoring and Evaluation will be carried out via telephone or the Whatsapp app. Based on the results of bivariate analysis, the results of knowledge obtained were p-value = 0.055 (p-value <0.05) so that it could be concluded that there was no difference in knowledge before and after nutritional education counseling using poster media in PTM patients at the Johar Baru District Health Center, Central Jakarta.         Keywords: cholesterol; fat consumption Abstrak: Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar Nasional pada tahun 2018 menurut proporsi kadar kolesterol total pada penduduk umur ≥45 tahun, 5 menyebutkan bahwa sebanyak ≥10,5% masyarakat memiliki kadar kolesterol tinggi. Adapun faktor penyebab hiperkolesterolemia adalah status gizi terutama obesitas. Terdapat keterkaitan antara obesitas dengan lipoprotein, peningkatan trigliserida dan LDL, penurunan High Density Lipoprotein (HDL), terutama pada obesitas sentral. Individu dengan persen lemak tubuh yang tinggi cenderung memiliki total kolesterol, LDL dan trigliserida yang lebih tinggi dibandingkan dengan individu dengan berat badan normal. Kegiatan penyuluhan gizi dilakukan di Puskesmas Kecamatan johar Baru yang dilaksanakan pada tanggal 7 November 2022. Responden akan diberikan form pre test yang berisikan 10 pernyataan benar dan salah selama 10-15 menit dan selanjutnya akan dilakukan penyuluhan melalui media poster. Setelah itu responden diberikan form post test. Setelah 3 hari pemberian materi dilakukan monitoring dan evaluasi kepada 5 responden. Monitoring dan Evaluasi ini akan dilakukan melalui telepon ataupun app Whatsapp. Berdasarkan hasil analisis bivariat, didapatkan hasil pengetahuan nilai p value = 0.055 (p-value < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan edukasi gizi menggunakan media poster pada pasien PTM di Puskesmas Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat.  Kata kunci: kolesterol; konsumsi lemak

Pelatihan Manajemen Layanan Terintegrasi, Pemanfaatan Dan Pemasaran Produk Kerajinan Dari Sampah Plastik

Supu, Idawati, Ahmadi, Haerul, Latief, Muh. Fachrul
Abstract: Abstract: Garbage is one of the global problems that requires serious which one had to be handled  today,  because it caused environmental and healthy problems. One of the most dominant types in society was plastic waste.&#8230; te. The purpose of this activity is to conduct socialization, counseling and direct discussion to the community and the dasawisma group to maintain environmental health and cleanliness, provide training on waste selection techniques, and digital-based integrated management such as "Waste Bank", provide hands-on training on plastic waste processing techniques to produce fuel. oil, empowering community groups in making handicrafts from plastic waste that has economic value, providing training in marketing digital-based handicraft products. This activity uses a direct practice method in the Lopo Village community, involving community groups as activity participants. The creations of this activity have made handicraft products from plastic waste in the form of chairs, tables, flower vases, flowers and tissue holders. In addition, an integrated WhatsApp group was formed in waste management. There was also a prototype of a simple tool for producing fuel oil (BBM). Village officials and the community were very enthusiastic during the implementation of the activity and have collaborated with activity organizers in the development of a fuel-producing destillator.             Keywords: crafts; garbage; integrated management; marketing plastic     Abstrak: Sampah merupakan salah satu masalah global yang memerlukan penanganan serius saat ini karena menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan.  Salah satu jenis sampah yang sangat mendominasi di masayrakat adalah sampah plastik. Tujuan kegiatan ini adalah  melakukan sosialisasi, penyuluhan dan diskusi langsung ke masyarakat dan kelompok dasawisma menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, memberikan pelatihan teknik pemilihan sampah, dan manajemen terintegrasi berbasis digital sejenis “Bank Sampah”, memberikan pelatihan langsung teknik pengolahan sampah plastik untuk menghasilkan bahan bakar minyak, memberdayakan kelompok masyarakat dalam membuat kerajinan tangan dari sampah plastik yang bernilai ekonomi, memberikan pelatihan dalam memasarkan produk kerajinan berbasis digital. Kegiatan ini menggunakan metode praktek langsung di masayarakat Desa Lopo, dengan melibatkan kelompok masayarakat sebagai peserta kegiatan. Hasil kreasi dari kegiatan ini telah dibuat produk kerajinan dari sampah plastik berupa tempat kursi, meja, vas bunga, bunga dan tempat tissue. Selain itu, terbentuk grup WhatsApp terintegrasi dalam manajemen sampah.juga prototipe alat sederhana alat penghasil Bahan Bakar Minyak (BBM). Perangkat Desa dan masayarakat sangat antusias selama pelaksanaan kegiatan dan telah melakukan kerjasama dengan penyelenggara kegiatan dalam pengembangan destillator penghasil bahan bakar.   Kata kunci: kerajinan; manajemen terintegrasi; pemasaran; plastik; sampah