Abstract:Latar Belakang: Cara yang efektif untuk menurunkan jumlah penderita TB paru adalah meningkatkan kepatuhan penderita dalam menjalani pengobatan. Selain itu, kepatuhan dalam pengobatan TB paru juga dapat mencegah timbulnya…
lnya resistensi obat, kekambuhan penyakit dan kematian. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan TB paru
menjadi suatu penghalang penting dalam melakukan pengendalian TB paru secara global dan telah menjadi faktor utama penyebab kegagalan pengobatan. Tujuan: Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Masyarakat terhadap upaya pencegahan Tuberkulosis Paru di Kampung Toladan Jayapura. Metode: Desain Penelitian yang di gunakan adalah mengunakan metode desain penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil: Berdasarkan distribusi frekuensi responden menurut pengetahuan tentang tuberkulosis paru kategori baik sebanyak 34 responden (56.7%), kategori cukup sebanyak 24 (40.0%) dan kurang sebanyak 2 responden (3.3%).Distribusi frekuensi responden menurut pencegahan tuberkulosis paru kategori baik sebanyak 33 responden (55.0%), cukup sebanyak 24 (40.0%) dan kurang sebanyak 3 responden (5.0%). Kesimpulan: Pengetahuan masyarakat tentang tuberkulosis berpengetahuan baik begitu pula dengan pencegahan tuberkulosis paru sebagaian besar baik. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada Puskesmas tentang upaya masyarakat dalam menghadapi penyakit TB paru dan cara mencegah penularan TB paru dan melakukan edukasi pada keluarga tentang upaya pencegahan TB paru, dapat referensi dan bahan bacaan di Perpustakaan, sehingga dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa/i terkait pencegahan TB Paru.
Abstract:Dengan tujuan penelitian untuk mendeskripsikan nilai-nilai dakwah dalam tayangan sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 episode 30. Para Pencari Tuhan merupakan salah satu sintreon yang diproduksi oleh PT. Gisellah Citra Sinema…
inema dan tayang di SCTV sejak tahun 2007 hingga sekarang. Sinetron dengan judul Para Pencari Tuhan ini merupakan salah satu sinetron yang banyak menampilkan berbagai nilai-nilai ajaran Islam dengan gaya masa kini. Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti ingin membahasnya dalam skripsi dan mengambil judul “Analisis Nilai-Nilai Dakwah Dalam Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 Episode 30 Di SCTV.” Menggunakan metode Analisis Isi (content analysis) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan bahan yang dianalisis berupa dialog, perilaku, maupun syair lagu dalam sinetron. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu cara yang digunakan untuk membahas objek penelitian secara apa adanya berdasarkan data yang diperoleh. Dari hasil penelitian yang didapatkan peneliti, dapat disimpulkan bahwa nilai dakwah yang terdapat dalam tayangan sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 episode 30 dikelompokkan menjadi tiga aspek materi dakwah seperti aqidah, ibadah, dan akhlak. Nilai yang disampaikan tentang wajib mengingat Allah Swt., dan mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan sepenuh hati, tidak berputus asa, mengenai mahar pernikahan, menjaga amanah, dan lain sebagainya.
Abstract:Program imunisasi anak di wilayah pedesaan menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk akses terbatas terhadap layanan kesehatan, kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, dan faktor sosial-budaya. Penelitian ini…
ni bertujuan untuk mengevaluasi tantangan utama dalam implementasi program imunisasi anak di wilayah pedesaan serta untuk mengidentifikasi solusi yang memungkinkan untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif berdasarkan studi pustaka yang relevan dengan topik ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa akses terbatas terhadap layanan kesehatan merupakan hambatan utama dalam program imunisasi anak di pedesaan. Jarak yang jauh antara pemukiman penduduk dengan fasilitas kesehatan, kurangnya infrastruktur kesehatan, dan transportasi yang tidak memadai mempersulit orang tua untuk membawa anak-anak mereka untuk divaksinasi secara teratur. Kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih juga menjadi tantangan serius dalam implementasi program imunisasi. Banyak desa yang tidak memiliki jumlah petugas kesehatan yang memadai untuk memberikan layanan imunisasi kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang imunisasi juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Faktor sosial dan budaya juga memengaruhi partisipasi masyarakat dalam program imunisasi. Kepercayaan, mitos, dan praktek budaya lokal seringkali memengaruhi keputusan orang tua dalam mengimunisasi anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komunikasi yang sensitif dan berbasis budaya dalam mensosialisasikan program imunisasi. Berbagai solusi yang memungkinkan telah diidentifikasi, termasuk memperkuat infrastruktur kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, dan melibatkan komunitas secara aktif dalam program imunisasi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini secara holistik dan berkelanjutan, diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi anak di wilayah pedesaan dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara keseluruhan.
Abstract:The aim of this research is to analyze the need for developing sex education learning media for elementary school children. This research uses a qualitative descriptive research method. The data collection technique uses…
a questionnaire. Meanwhile, the data analysis uses qualitative data analysis. The results of the research show that (1) Currently there are not many sex education learning media that suit the characteristics of elementary school children, (2) it is very important to develop sex education learning media for elementary school children, (3) In general, sex education is still It is considered difficult to convey and teach to children. The causal factors include: First, parents' lack of understanding regarding sex education and how to provide information about Sex Education. Second, parents still feel embarrassed and uncomfortable conveying sexual matters to their children. Third, parents have not found the right tools that can be used to help and make it easier for them to introduce this matter.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami interpretasi denotasi, konotasi, dan mitos, nilai-nilai moral, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami tokoh dalam penyampaian pesan dakwah dalam film animasi…
si “Upin dan Ipin Episode Ragam Ramadhan.” Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis teks media menggunakan model analisis semiotika Roland Barthes. Dimana teknik ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini dilakukan di Media Sosial Youtube. Penelitian yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai dari Juli sampai Agustus 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini menunjukkan pesan dakwah yang dibagi menjadi tiga, yaitu akhlak pada teman, akhlak pada masyarakat, dan akhlak pada keluarga. Dimana peneliti memberi makna terhadap film animasi “Upin dan Ipin” episode Ragam Ramadhan berdasarkan aspek nilai akhlak yang berisi tentang kelakuan dan perilaku sebagai makhluk sosial. Faktor pendukung dan penghambat didasarkan pada perilaku dan sifat dasar seorang anak. Adapun pengaruh dari penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu terhadap media terkhusus pada penelitian yang menggunakan metode semiotika dan dapat meningkatkan responsif terhadap makna pesan yang tersirat dalam sebuah film.
Abstract:Guru dalam pelaksanaan belajar mengajar cenderung membosankan dan monoton, menyebabkan peserta didik mengantuk dan tidak mendengarkan penjelasan serta tidak memahami materi yang disampaikan. Metode yang diterapkan dalam…
penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana peneliti mengambil sampel atau data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti bahwa Strategi Mengajar Guru Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Kelas 3 di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sangatlah penting dengan program-program yang telah diadakan oleh kepala sekolah sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar yang efektif, menyenangkan dan kreatif dengan pengelolaan kelas yang sudah tersusun rapih, walaupun ada faktor-faktor penghambat tetapi didukung dengan faktor-faktor pendukungnya. Gaya belajar siswa kelas 3 di MTs Darunnajah 2 Cipining yaitu audio visual dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi serta metode ta’lim wa mutaa’lim.
Abstract:Analisis Struktur dan Kebahasaan Teks Berita pada Surat Kabar Kompas (Edisi 29 Juli 2023) sebagai Bahan Ajar Teks Berita Kelas VIII SMP. Teks berita merupakan salah satu teks yang harus dikuasai oleh peserta didik SMP kelas…
las VIII yaitu pada KD 3.2. Melalui wawancara yang dilakukan penulis kepada pendidik salah satu permasalahan yang dihadapi ketika mengajarkan teks berita adalah variatif bahan ajar teks berita yang memotivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan dapat atau tidaknya teks berita dari Surat Kabar Kompas digunakan sebagai bahan ajar di SMP/MTs kelas VIII. Penulis mengambil sampel sebanyak 10 teks berita dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik validasi yang penulis gunakan pada penelitian ini yaitu angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) sampel teks berita yang penulis analisis memiliki struktur yang lengkap. Sehingga teks berita tersebut dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi teks berita pada kompetensi dasar 3.2 dalam bentuk bahan ajar, 2) sampel teks berita yang penulis analisis memiliki kebahasaan yang lengkap sesuai dengan kebahasaan teks berita. Sehingga teks berita tersebut dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi teks berita pada kompetensi dasar 3.2 dalam bentuk bahan ajar, 3) sampel teks berita yang penulis analisis dari segi kriteria bahan ajar, hasilnya menunjukan teks berita tersebut dapat digunakan oleh peserta didik kelas VIII. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa 10 teks berita dapat dijadikan sebagai bahan ajar buku modul pembelajaran analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks berita untuk SMP/MTs kelas VIII.
Abstract:Kebijakan pendidikan berasal dari ilmu pendidikan yang terkait dengan kebutuhan layanan pendidikan untuk memberikan pengetahuan dan mengatur kehidupan manusia. Ini merupakan keputusan yang diambil oleh pemerintah atau penyelenggara…
nyelenggara pendidikan sebagai respons terhadap permasalahan pendidikan yang timbul, dengan tujuan mencapai visi dan misi melalui langkah-langkah strategis dalam mencapai tujuan pendidikan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Sumber data utama yang digunakan adalah karya Ali Muhammad Ash-Shallabi, Bangkit dan Runtuhnya Daulah Bani Saljuk, diterbitkan di Jakarta oleh Pustaka Al-Kautsar pada tahun 2014. Teknik pengumpulan data melibatkan penggunaan beberapa buku dan sumber lain yang berkaitan dengan subjek penelitian, seperti buku, majalah, pamflet, dan bahan dokumenter. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif-analisis dengan pendekatan sejarah. Pendirian Madrasah An- Nizhamiyyah pada masa Daulah Bani Saljuk memainkan peran penting dalam perubahan lembaga pendidikan Islam. Sampai hari ini, sistem pendidikan madrasah tetap dijaga untuk mempertahankan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah dalam proses pendidikan mulai dari dasar hingga tingkat tinggi. Tujuannya adalah untuk melindungi dan menanamkan nilai-nilai moral serta mengatasi krisis moral yang ada.
Abstract:Pembelajaran aqidah akhlak adalah materi yang bersumber dan dikembangkan dari ajaran dasar agama Islam dengan Al-Quran dan Al-Hadits sebagai sumbernya. Untuk dijadikan pondasi dalam berperilaku dan panduan berakhlak mulia…
a sesuai dengan Al-Qurann dan Al-Hadits. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi, angket, dan juga teknik regresi linier sederhana. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 72 peserta didik. Sampel penelitian ini menggunakan sebagian dari peserta didik kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner pembelajaran aqidah akhlak dan perilaku peserta didik, yang berjumlah 20 pada masing-masing variabel, kemudian diuji kepada 20 peserta didik. Setelah dilakukan uji coba, dinyatakan valid 15 butir pernyataan untuk variabel pembelajaran aqidah akhlak, dan 15 butir pernyataan untuk variabel perilaku peserta didik, kemudian digunakan untuk pengambilan data. Selanjutnya dilakukan uji normalitas, dan uji regresi sederhana. hasil perhitungan diperoleh persamaan Ý = 13,383 + 0,783X persamaan tersebut diketahui bahwa β > 0, berarti H0 ditolak, dan H1 diterima berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran aqidah akhlak terhadap perilaku peserta didik kelas V. Hasil koefisien diperoleh Fhitung = 44,3362 lebih besar daripada Ftabel = ? ini berarti H0 ditolak pada taraf signifikasi α= 0,05 ini berarti sangat signifikan. Nilai koefisien korelasi sederhana dari ryx 0,783 koefisien mengandung makna bahwa 59,9% pembelajaran aqidah akhlak mempunyai pengaruh terhadap perilaku peserta didik dan 40,1% dipengaruhi oleh faktor lain.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pengobat tradisional dalam melakukan terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) di Kecamatan Tongkuno Selatan. Informan dalam penelitian ini pengobat yang telah…
ah menjadi pelaku terapi alternatif pengobatan katandu, yang ditentukan dengan cara purposive sampling dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini telah memberikan gambaran tentang pengetahuan pengobat tradisional dalam melakukan terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) yakni 1) Pengetahuan dalam memilih bambu sebagai tabung penyedot darah kotor didasarkan pada beberapa pertimbangan yaitu: a) Jenis bambu, b) Umur bambu, c) Ketebalan bambu, d) Ukuran Bambu dengan panjang 7-8 cm dan diameter kisaran 0,5 cm. 2) Pengetahuan dalam melakukan penyedotan darah kotor, bambu yang telah disiapkan akan dipanaskan terlebih dahulu secara cukup kemudian bambu akan ditempelkan pada titik yang telah ditentukan, sehingga udara panas terperangkap dalam ruang volume bambu tetapi posisi permukaan kulit tidak langsung tersedot oleh bambu tersebut, namun harus dibantu dengan membasahi air pada ujung bambu sehingga secara spontan permukaan kulit akan tersedot. Proses penyedotan darah selama 2-3 menit. Pada saat proses penyedotan darah, tidak diperbolehkan untuk menanggalkan bambu yang telah ditempelkan pada kulit sebab dapat menyebabkan darah yang disedot tidak keluar dengan maksimal. 3) Pengetahuan dalam menjaga kesterilan alat yakni tabung bambu dilakukan proses pemanasan pada bara yang ada pada tungku tradisional yang telah disiapkan. Pemanasan tersebut secara langsung dapat menghilangkan dan membunuh setiap bakteri dan virus yang melekat pada bambu tersebut, 4) Pengetahuan dalam menentukan titik permukaan kulit sebagai obyek pengobatan katandu merujuk pada pengetahuan yang disampaikan dari turun temurun yakni tergantung pada keluhan yang disampaikan oleh pasien. kondisi pasien dalam melakukan katandu terbagi atas pasien dalam kondisi sakit dan pasien dalam kondisi yang hanya akan melakukan terapi dan pemeliharaan kesehatan. Titik yang biasa ditempatkan untuk melakukan katandu adalah pada bagian betis, punggung kaki, betis, punggung dan dibagian samping mata kiri-kanan. Pengetahuan dalam menentukan model permukaan alat tajam yang digunakan sebagai alat katandu, 5) Pengetahuan dalam menentukan model permukaan alat tajam (pisau) yang digunakan sebagai alat katandu. Ujung pisau yang digunakan dalam terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) dibuat agak lonjong agar pada saat dilakukan penyayatan pada permukaan kulit tidak akan menimbulkan luka yang dalam. Obyek titik katandu tidak boleh dilakukan lebih dari satu sayatan bahkan tidak dapat dilakukan pengulangan sayatan pada luka yang sama sehingga penting untuk dilakukan secara hati-hati dan membutuhkan pengetahuan dan tindakan professional.