Search Articles & Publications

Showing 1831 articles found for "Peran"

Studi Kriminologis tentang Pengaruh Trauma Masa Kecil terhadap Pembentukan Kepribadian Psikopat

Purba, Audia Nerevalina, Taun
Abstract: Trauma masa kanak-kanak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan perilaku antisosial dan kepribadian psikopat di masa dewasa. Kajian ini menelaah keterkaitan antara pengalaman traumatis awal seperti kekerasan,… erasan, pengabaian, dan pelecehan dengan kecenderungan melakukan tindakan kriminal melalui lensa teori kriminologi modern, termasuk General Strain Theory (Agnew), teori temperamen (DeLisi & Vaughn), serta hasil penelitian tentang psikopati dan regulasi diri. Trauma berperan sebagai faktor “strain” yang memicu disfungsi emosional, gangguan empati, dan lemahnya kontrol impuls, yang bila tidak dimoderasi oleh ketahanan psikologis atau dukungan lingkungan, dapat berkembang menjadi pola perilaku kriminal dan sifat psikopat. Dengan demikian, pendekatan kriminologis kontemporer menekankan pentingnya intervensi dini yang berfokus pada pemulihan trauma dan penguatan kemampuan regulasi diri guna mencegah siklus kekerasan dan kejahatan yang berulang.

KEDUDUKAN MORAL DALAM SISTEM HUKUM DI INDONESIA DAN PRAKTIKNYA DALAM SYSTEM PERADILAN DI INDONESIA

Gibran Zainul Bahar Noor
Abstract: Nilai moral dan Ilmu hukum merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Moral menjadi landasan sangat penting yang mengatur semua perilaku manusia. Nilai moral menjadi sumber kekuatan dalam menegakkan suatu ketertiban… tiban dan keteraturan sosial. Nilai moral sebagai landasan perilaku manusia yang menjadikan kehidupan berjalan dalam norma-norma kehidupan yang humanis-religius. Kekuatan hukum menjadi kontrol dalam mengatur keadilan akan hak dan kewajiban setiap manusia dalam menjalankan peran-peran penting bagi kehidupan manusia. Hukum lebih dikodifikasikan daripada moralitas, artinya dituliskan dan secara lebih sistematis disusun dalam peraturan perUndang-Undang, Sistem hukum memiliki peran dalam sistem peradilan membatasi diri pada tingkah laku secara lahiriah, sedangkan moral menyangkut sikap batin seseorang subjek hukum. Hukum di system peradilan didasarkan atas kehendak masyarakat dan akhirnya atas kehendak negara dan moralitas didasarkan pada norma-norma moral yang melampaui para individu dan masyarakat. Meninggalkan moral dalam berhukum sama saja dengan hukum yang kehilangan ruhnya.

Rendahnya Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Zakat: Peran Amil Zakat

Dela Ramadhani, Annisa, Husnayati Harahap, Naila, Istiqomah Siregar, Nisa, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Artikel ini membahas rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat di Indonesia dan menyoroti peran strategi amil zakat dalam membangun kembali kepercayaan tersebut. Rendahnya kepercayaan dipengaruhi oleh rendahnya… hnya transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, kualitas pelayanan, serta masih kuatnya kebiasaan masyarakat menyalurkan zakat secara langsung kepada mustahik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara dengan muzakki, pengurus masjid, serta amil zakat, artikel ini menemukan bahwa amil memiliki posisi penting sebagai mediator antara muzakki dan mustahik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas SDM amil, pelaporan yang terbuka, komunikasi yang baik, dan penguatan audit menjadi faktor penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat.

Inovasi Fundraising Wakaf Digital Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Kota Medan Kecamatan Medan Perjuangan

Mufida Harahap, Azzahra, Azhari, Muhammad, Dwi Kinanti, Vanya, Samri Julianti Nasution, Yenni
Abstract: Dalam kegiatan amal Islam, teknologi finansial (fintech) telah mengubah segalanya, terutama dengan wakaf tunai dan instrumen wakaf berbasis tunai lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji cara-cara inovasi penggalangan… ggalangan dana wakaf digital telah digunakan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat di Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, untuk menentukan variabel apa yang memengaruhi pilihan masyarakat, dan untuk memetakan kesulitan praktis yang telah dihadapi.  Studi ini menggunakan strategi penelitian deskriptif metode campuran, mengumpulkan data kuantitatif dari 15 responden yang dipilih secara acak menggunakan kuesioner terstruktur dan data kualitatif dari 5 informan kunci melalui wawancara mendalam yang dipilih menggunakan prosedur sampel bertujuan. Mayoritas masyarakat bereaksi positif terhadap perubahan digitalisasi wakaf, menurut studi deskriptif. Sembilan puluh tiga persen dari mereka yang disurvei mengatakan teknologi dapat membuat lebih banyak orang terlibat dengan wakaf, dan delapan puluh tujuh persen berpikir platform digital jauh lebih baik daripada cara lama. Kualitas iklan media sosial, kemudahan penggunaan yang dirasakan, atau literasi wakaf digital semuanya berperan dalam tingkat keterlibatan aktual yang rendah (53,3% telah melakukan transaksi). Namun, tantangan utama terhadap penetrasi wakaf digital secara komprehensif meliputi kepercayaan publik terhadap privasi dan keamanan data (60%) atau akuntabilitas dan keterbukaan dalam pelaporan dana (53,3%). Untuk mengubah kesan positif menjadi janji kontribusi berkelanjutan, penelitian ini menyarankan agar nazhir memperluas lingkungan digital terintegrasi mereka melalui kemajuan sistem siber, hubungan strategis dengan organisasi keagamaan lokal, dan pendidikan publik yang terorganisir.

Pengabdian Masyarakat Melalui Program Parenting untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini di Desa Kesamben

Muh. Irfan Mukhlisin, Matthew Jefferson Olislager, Dyah Bayu Eka Prameswari, Yanuar Wibisono, Juwita Ayu Sasmitha, Puspitasari, Ulinda Febrianti
Abstract: Pengabdian masyarakat sebagai pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi menempatkan kampus sebagai agen perubahan sosial melalui implementasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan… an riil masyarakat. Berdasarkan observasi di Desa Kesamben, teridentifikasi persoalan krusial berupa belum optimalnya pembentukan karakter anak usia dini akibat rendahnya pemahaman orang tua mengenai pola asuh efektif. Pada fase golden age (0–6 tahun), fondasi kognitif, sosial, dan emosional anak berkembang sangat pesat, namun praktik pengasuhan di rumah kerap tidak selaras dengan upaya pendidikan di sekolah. Kondisi ini tampak pada tiga lembaga mitra—TK PGRI 1 Kesamben, PAUD Kasih Bunda, dan RA Muslimat Dewi Masyithoh—di mana inkonsistensi pola asuh otoriter, permisif, maupun abai masih ditemukan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan karakter melalui pemberdayaan orang tua, dengan fokus pada penguatan pemahaman perkembangan anak, penerapan authoritative parenting, serta pembangunan jejaring dukungan antarkeluarga. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan integratif melalui tahap persiapan (identifikasi kebutuhan dan koordinasi), pelaksanaan (presentasi interaktif, studi kasus, dan diskusi kelompok), serta evaluasi proses dan hasil. Kegiatan melibatkan 67 orang tua dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran peran sebagai teladan, konsistensi disiplin positif, serta pentingnya kolaborasi rumah–sekolah. Selain menghasilkan perubahan kognitif dan sikap, program ini membentuk jejaring peer support lintas lembaga dan menawarkan model pengabdian kolaboratif berbasis desa yang replikatif dan berkelanjutan.

MEMBANGUN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DENGAN CARA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI KURIKULUM MERDEKA DI SD NURUL JADID, BATANG-BATANG

Umar Baasyir, Mazidatur Riskiyah, David Alviansyah, Fitriatul Fikrah Ashari, Ibnatul Mutiah, Yunita Dian Sari
Abstract: Perubahan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan dengan kebutuhan peserta didik, tuntutan masyarakat, dan perkembangan zaman. Salah satunya yaitu pengembangan kurikulum merdeka belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji implementasi kurikulum merdeka terhadap pengembangan kreativitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran berdiferensiasi yakni menyesuaikan dengan belajar unik setiap siswa dengan memepertimbangkan sifat, keterampilan, minat preferensi belajar mereka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, hasil penelitian, dan sebagainya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah dasar adalah pemanfaatan teknologi, menyiapkan perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat, pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, serta kearifan lokal, sosial ekonomi dan memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif. Sehingga dapat dipahami bahwa penerapan kurikulum merdeka berdampak pada peningkatan kreativitas peserta didik untuk menghasilkan inovasi dalam pendidikan.

MEMBANGUN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI ERA KURIKULUM MERDEKA DI SD NURUL JADID, BATANG-BATANG

Syaiful Bahri, Mazidatur Riskiyah, David Alviansyah, Ibnatul Mutiah
Abstract: Perubahan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan dengan kebutuhan peserta didik, tuntutan masyarakat, dan perkembangan zaman. Salah satunya yaitu pengembangan kurikulum merdeka belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji implementasi kurikulum merdeka terhadap pengembangan kreativitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran berdiferensiasi yakni menyesuaikan dengan belajar unik setiap siswa dengan memepertimbangkan sifat, keterampilan, minat preferensi belajar mereka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, hasil penelitian, dan sebagainya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah dasar adalah pemanfaatan teknologi, menyiapkan perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat, pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, serta kearifan lokal, sosial ekonomi dan memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif. Sehingga dapat dipahami bahwa penerapan kurikulum merdeka berdampak pada peningkatan kreativitas peserta didik untuk menghasilkan inovasi dalam pendidikan.

PENDAMPINGAN PENERAPAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS NON-FINANSIAL BUMDES BERBASIS DASHBOARD LAPORAN KINERJA DAN LAYANAN PUBLIK

A. Jenni Indriakati, Nur Achriaty Achmar, A. Zulkifli Nusri, Asnia Minarti, Umar
Abstract: BUMDes memegang peran penting dalam penguatan ekonomi desa, namun tantangan yang sering muncul adalah keterbatasan sistem pelaporan non-finansial (kinerja layanan, kualitas program, dampak sosial, kepuasan masyarakat, dan… n tata kelola) yang mudah dipahami publik. Kondisi ini dapat menurunkan kepercayaan sosial dan menyulitkan pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi BUMDes dalam menerapkan transparansi dan akuntabilitas non-finansial melalui penyusunan indikator kinerja, SOP pelaporan, serta pengembangan dashboard sederhana yang menampilkan capaian kinerja dan layanan publik secara periodik. Metode pelaksanaan meliputi: (1) asesmen awal kebutuhan dan kesiapan data; (2) penyusunan indikator kinerja non-finansial dan format laporan; (3) pelatihan pengelola BUMDes; (4) pembangunan dan uji coba dashboard; (5) pendampingan pengisian data dan publikasi ringkasan informasi; serta (6) evaluasi pemahaman dan keberterimaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya dokumen indikator kinerja non-finansial, SOP dan template pelaporan, serta dashboard yang dapat digunakan untuk monitoring internal dan transparansi publik. Peserta (pengurus BUMDes, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat) menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai transparansi dan akuntabilitas, serta kemampuan mengoperasikan dashboard untuk input dan rekap laporan bulanan. Rekomendasi tindak lanjut meliputi penguatan disiplin input data, penetapan jadwal publikasi informasi, dan integrasi layanan pengaduan/aspirasi masyarakat.

INTEGRASI LAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI, GIZI, DAN BAHASA INGGRIS DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL BAGI KORBAN BANJIR DI DESA HARAPAN MAKMUR, KABUPATEN LANGKAT

Halimatussakdiyah Lubis, Zuliana Amalia, Aulia Ukhtin
Abstract: Bencana banjir yang melanda Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat, berdampak signifikan terhadap kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.… Kondisi darurat ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi, masalah gizi, serta hambatan komunikasi dalam proses penyaluran bantuan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial secara terpadu melalui pendekatan kesehatan reproduksi, gizi, dan Bahasa Inggris guna mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, edukasi gizi seimbang, pelatihan Bahasa Inggris dasar, serta pendampingan masyarakat di lokasi pengungsian. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak banjir, relawan lokal, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemahaman gizi keluarga, serta kemampuan komunikasi dasar dalam mendukung koordinasi bantuan. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana.

Edukasi Kesehatan Pemanfaatan Probiotik untuk Terapi Insomnia pada Remaja di SMA/SMK Amanah Nusantara Makassar

Ade Irma, Juniati Binti Lukman, Wahdaniar, Hijral Aswad
Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa di SMA/SMK Amanah Nusantara Makassar mengenai terapi non-farmakologis untuk menangani insomnia di kalangan remaja. Insomnia adalah gangguan… n tidur berupa kesulitan untuk memulai tidur. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan fungsi kognitif (seperti kurang fokus), labilitas emosi, gangguan suasana hati (mood) dan kesehatn fisik serta penurunan kualitas hidup. Berbasis pada bukti ilmiah terkini yang mengaitkan gangguan tidur dengan disfungsi sumbu usus-otak (gut-brain axis). Metode pelaksanaan berupa penyuluhan kesehatan yang diselenggarakan di Gedung Aula Sekolah SMA/SMK Amanah Nusantara Makassar yang melibatkan 50 peserta. Materi mencakup konsep insomnia, hubungan sumbu usus-otak (gut-brain axis), serta bukti ilmiah peran probiotik. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait mekanisme di mana probiotik memodulasi mikrobiota usus, menghasilkan metabolit seperti asam lemak rantai pendek dan neurotransmitter (GABA dan serotonin), yang dapat mengurangi peradangan sistemik dan memperbaiki sinyal tidur. Kegiatan ini berhasil memberikan pengetahuan kesehatan terkait pendekatan yang aman dan mudah diakses dalam penanganan insomnia melalui optimasi kesehatan pencernaan atau modulasi mikrobiota usus. Oleh karena itu, edukasi berbasis bukti ilmiah efektif meningkatkan kesadaran akan peran probiotik sebagai strategi penunjang terapi insomnia.