Abstract:Penelitian ini berfokus pada analisis tingkat penerimaan pengguna terhadap layanan mobile banking di Bank Nasional dengan menggunakan metode systematic literature review. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor…
aktor-faktor yang mempengaruhi adopsi mobile banking, seperti kemudahan penggunaan, persepsi manfaat, kepuasan, dan keamanan. Temuan menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan keamanan layanan sangat berpengaruh terhadap loyalitas dan minat pengguna. Persepsi kegunaan juga berpengaruh, meskipun tidak selalu signifikan dalam semua kasus. Secara keseluruhan, adopsi mobile banking di Indonesia terus berkembang, meskipun digitalisasi perbankan masih dinilai tertinggal dibandingkan dengan fintech. Penelitian ini menyarankan agar bank terus meningkatkan layanan untuk memenuhi perkembangan teknologi dan preferensi konsumen.
Abstract:Pengembangan sistem e-Tamu berbasis web di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pencatatan kedatangan tamu serta pengelolaan pengaduan…
layanan. Sistem e-Tamu terdiri dari dua komponen utama: front-end sebagai antarmuka pengguna untuk pendaftaran tamu dan pengajuan pengaduan, serta back-end untuk pengelolaan data dan penyajian laporan oleh admin. Dengan integrasi notifikasi real-time, pegawai dapat merespons kedatangan tamu dan pengaduan secara lebih cepat dan akurat, meningkatkan kualitas pelayanan.
Pengembangan sistem menggunakan pendekatan Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall, yang memastikan setiap tahap dilakukan secara terstruktur, mulai dari pengumpulan kebutuhan hingga implementasi. Desain sistem ini juga didukung oleh berbagai diagram, seperti Use Case Diagram, Class Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram, untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai alur data dan interaksi dalam sistem. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem e-Tamu berhasil meningkatkan transparansi, kecepatan layanan, dan kepuasan publik dalam layanan pengelolaan tamu. Sistem ini diharapkan menjadi model layanan digital yang efektif dan berkelanjutan bagi instansi pemerintah lainnya.
Abstract:Perkembangan teknologi yang pesat mendorong masyarakat untuk beradaptasi dalam aktivitas sehari-hari dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan efektif. Salah satu inovasi di bidang administrasi adalah Sistem Informasi Administrasi…
inistrasi Kependudukan (SIAK), yang memungkinkan pembuatan data kependudukan secara cepat dan akurat di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah pusat, melalui Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, meluncurkan identitas kependudukan digital sebagai bentuk digitalisasi dokumen kependudukan yang dapat diakses melalui aplikasi di ponsel. Meskipun aplikasi ini memudahkan masyarakat, beberapa pengguna masih menghadapi kendala, terutama terkait keamanan data. Sebagai solusi keamanan, teknologi pengenalan wajah berbasis machine learning menjadi opsi potensial dalam memastikan identitas digital yang lebih aman. Teknik seperti Convolutional Neural Networks (CNN) terbukti efektif dalam mengenali fitur wajah, memungkinkan sistem untuk mengidentifikasi individu dengan akurasi tinggi, terutama dalam konteks keamanan. Namun teknologi ini menghadapi tantangan, seperti variasi pose, pencahayaan, dan ekspresi wajah, yang mempengaruhi kinerja sistem pengenalan wajah. Studi ini mengkaji pentingnya evaluasi model pembelajaran mesin, seperti akurasi dan recall, untuk memastikan efektivitas sistem dalam mendeteksi dan mencegah akses yang tidak sah. Dalam masyarakat, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan layanan optimal sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Optimalisasi informasi teknologi diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, memperkuat peran aparat
Abstract:Pengelolaan aset daerah di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan buku agenda dan Microsoft Excel, menyebabkan berbagai kendala…
ala dalam verifikasi data, monitoring aset, dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi manajemen aset berbasis web untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah. Sistem dikembangkan dengan mengimplementasikan empat alur proses utama: pengajuan, tracking, manajemen aset, dan pelaporan. Metodologi pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan flowchart, serta implementasi antarmuka berbasis web. Sistem dirancang dengan mekanisme verifikasi berlapis yang melibatkan berbagai stakeholder seperti Admin, Tim Monitoring, Verifikator, Bagian Keuangan, dan Kepala Dinas. Database sistem dimodelkan menggunakan conceptual diagram untuk mengakomodasi seluruh entitas dan relasi dalam pengelolaan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan aset secara digital, dengan antarmuka yang intuitif meliputi halaman login, dashboard admin, dan form pengajuan. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pengelolaan aset melalui otomatisasi proses verifikasi, monitoring real-time, perhitungan nilai aset yang akurat, dan pengarsipan digital yang terstruktur. Sistem ini menjadi solusi efektif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah di DPMPTSP Kabupaten Banyuwangi.
Abstract:Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang paling populer adalah TikTok, yang memungkinkan pengguna untuk…
berbagi video pendek dengan berbagai konten kreatif. Dengan lebih dari 10 juta pengguna di Indonesia, TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan tetapi juga sebagai medium untuk berbagi informasi dan ide. Namun, penggunaan bahasa Indonesia di platform ini sering kali tidak sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampak penggunaan bahasa yang tidak baku terhadap pemahaman dan komunikasi di antara pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena ini dengan fokus pada bagaimana pengguna TikTok menerapkan atau menyimpang dari norma-norma bahasa Indonesia yang baik dan benar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menganalisis penggunaan bahasa Indonesia di TikTok dengan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan umum serta mengeksplorasi bagaimana gaya bahasa yang digunakan dapat mempengaruhi pemahaman dan interaksi antar pengguna. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menjaga keutuhan bahasa Indonesia serta meningkatkan kesadaran pengguna tentang pentingnya berbahasa yang baik dan benar di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengarsipan manual di MTs. Nurul Khoiroh Banyuwangi, yang menimbulkan sejumlah permasalahan seperti kerusakan, kehilangan, dan penumpukan dokumen. Pengarsipan secara manual…
l dinilai tidak efisien karena membutuhkan banyak waktu, tenaga, serta ruang penyimpanan yang besar. Seiring bertambahnya jumlah dokumen, tantangan ini diperkirakan akan semakin kompleks dan berdampak negatif pada efektivitas pengelolaan dokumen di lembaga tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merancang sistem pengarsipan digital dengan menggunakan metode Structured Systems Analysis and Design Method (SSADM). [1] Metode SSADM dipilih karena mampu membantu dalam menganalisis kebutuhan pengguna secara mendetail serta merancang sistem yang lebih efisien dan dapat meminimalkan kesalahan. Tahapan yang dilalui dalam metode ini meliputi analisis kebutuhan pengguna, pengumpulan informasi melalui observasi dan wawancara, serta pembuatan desain sistem yang mencakup diagram konteks dan diagram aliran data (Data Flow Diagram). Desain sistem ini bertujuan untuk menyederhanakan pengelolaan dokumen dan mempermudah proses pencarian arsip. Namun, penelitian ini hanya sampai pada tahap perancangan sistem, tanpa implementasi penuh di lapangan. Dengan demikian, penelitian ini belum mencakup uji coba atau evaluasi langsung terhadap efektivitas sistem pengarsipan digital yang dirancang.
Abstract:Pengembangan keterampilan di era digital melalui program pelatihan merupakan hal perbincangan yang biasa bagi setiap karyawan untuk mengoptimaklan kinerja karyawannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif…
tif Metode ini melibatkan pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, dan penelitian sebelumnya, untuk membangun landasan teori yang kuat dan komprehensif.. Pentingnya pengembangan keterampilan melalui program pelatihan di era digital merupakan investasi bagi suatu perusahaan untuk masa depan dengan memiliki karyawan yang mampu berkembang dan menyesuaikan diri di era digital. Dengan adanya pelatihan pengembangan keterampilan yang disediakan oleh perusahaan guna menyongsong kinerja karyawan supaya dapat bersaing dengan perusahaan lain dan mencapai tujuan awal perusahaan.
Abstract:Perkembangan teknologi yang pesat di era digital telah menciptakan tantangan baru bagi sumber daya manusia. Sehingga penulisan jurnal ini bertujuan untuk menganalisis tantangan kompetensi yang dihadapi oleh sumber daya manusia…
anusia dalam menghadapi disrupsi digital. Fokus penelitian mencakup tentang strategi organisasi untuk meningkatkan kompetensi SDM di era digital, serta peran pemerintah dan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi SDM diera digital. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi dalam mengembangkan program pelatihan dan pengembangan yang relevan untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengaji pelatihan, pengembangan, dan keragaman sumber daya manusia di (SDM) di era digital yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam organisasi maupun perusahaan. Pelatihan dan pengembangan…
bangan SDM adalah elemen vital untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan daya saing perusahaan. Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen SDM, termasuk penerapan teknologi canggih dan model kerja yang lebih fleksibel. Keragaman dalam SDM, meskipun memberikan peluang untuk inovasi dan pemahaman pasar yang lebih baik, juga menghadirkan tantangan yang memerlukan pengelolaan yang efektif. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan pendekatan manajemen yang tepat, termasuk perencanaan sistem kerja yang optimal dan pengembangan kemampuan karyawan. Model AMO (Ability, Motivation, Opportunity) digunakan sebagai kerangka untuk meningkatkan kinerja karyawan. Organisasi/perusahaan juga harus fokus pada analisis kebutuhan pelatihan, perancangan program, pelaksanaan, dan evaluasi untuk mencapai tujuan strategis, serta menekankan pentingnya pelatihan dan pengembangan dalam meningkatkan efisiensi dan kepuasan kerja di tengah dinamika perubahan teknologi dan tuntutan pasar yang terus berkembang.
Abstract:Pegadaian merupakan suatu lembaga bukan bank yang bertujuan untuk memberikan peminjaman dengan adanya agunan, yang saat ini pegadaian tidak hanya untuk gadai kredit, namun mengeluarkan produk tabungan emas sebagai instrumen…
men untuk berinvestasi. Investasi tabungan emas merupakan investasi yang paling aman dan halal dibandingkan dengan investasi yang lainnya, karena tahan terhadap inflasi dan nilai emas yang terus naik. Pegadaian meluncurkan layanan digital sebagai alat untuk mempermudah akses masyarakat saat berimvestasi emas tanpa harus mendatangi outlet pegadaian, akan tetapi juga bisa datang langsung ke outlet untuk transaksi manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang fokus pada kajian literatur dengan memperoleh dari berbagai sumber, seperti artikel, jurnal ilmiah, buku dan dokumen lainnya. Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemahaman secara mendalam mengenai pentingnya mulai investasi emas, strategi layanan digital dalam peningkatan minat investasi, dan kemudahan akses bagi nasabah yang melakukan transaksi dengan menciptakan pegadaian digital. Diharapkan kepada masyarakat untuk mulai belajar investasi emas demi menciptakan masa depan yang cerah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang baik.