Search Articles & Publications

Showing 1329 articles found for "Main"

Pendekatan Belajar Sempoa Interaktif Bersama Orang Tua Di Rumah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak

Enike Serafia Br Tarigan, Anastasya Febiola Br Ginting, Yohana Vagresia Sihotang, Kezia Lestari Br Ginting, Patricia Angelika, Felicia Rotua Simarmata, Patri Janson Silaban
Abstract: Kegiatan pendekatan belajar sempoa interaktif bersama orang tua di rumah dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan berhitung anak melalui kegiatan belajar yang menyenangkan dan melibatkan keluarga. Permasalahan yang… ang ditemukan adalah masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika dasar serta kurangnya pendampingan belajar yang kreatif dari orang tua di rumah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai penggunaan sempoa sebagai media pembelajaran sederhana dalam melatih kemampuan numerasi anak. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi penggunaan sempoa, praktik bersama orang tua dan anak, serta evaluasi melalui observasi dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua lebih memahami manfaat penggunaan sempoa dalam membantu perkembangan kemampuan berhitung anak. Anak juga menunjukkan peningkatan minat belajar karena kegiatan dilakukan melalui interaksi, permainan, dan pendampingan langsung bersama orang tua. Dengan demikian, pendekatan belajar sempoa interaktif di rumah dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk menciptakan suasana belajar matematika yang menarik, aktif, dan bermakna.

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA MONO HAKWA (MONOPOLI HAK DAN KEWAJIBAN) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD

Saputri, Jaekyin Nanda, Malyuna, Sita Isna, Fatimah, Iis Daniati
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep hak dan kewajiban serta minimnya media pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.… casila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penggunaan media Mono Hakwa (Monopoli Hak dan Kewajiban), tingkat pemahaman siswa terhadap materi hak dan kewajiban, selrta seljauh mana meldia telrselbut belrkontribusi dalam melmbelntuk karaktelr siswa kellas III selkolah dasar. Pelnellitian ini melnggunakan pelndelkatan kuantitatif delngan meltodel delskriptif. Sampell pelnellitian belrjumlah dua belas siswa kelas III UPT SD Negeri Doromukti yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert 4 pilihan yang mencakup tiga aspek, yaitu proses penggunaan media, pemahaman hak dan kewajiban, serta pembentukan karakter, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil pelnellitian melnunjukkan bahwa pelnggunaan meldia Mono Hakwa belrada pada katelgori tinggi hingga sangat tinggi, delngan nilai belrkisar antara 75% hingga 97,9% pada lima bellas itelm angkelt. Aspelk pelmbelntukan karaktelr yang melliputi tanggung jawab, keldisiplinan, keljujuran, kelrja sama, dan kelpeldulian juga belrada pada katelgori sangat tinggi, delngan 83,3% siswa belrada pada katelgori sangat tinggi dan 16,7% pada katelgori tinggi. Simpulan pelnellitian ini melnelgaskan bahwa meldia Mono Hakwa elfelktif digunakan untuk melndukung pelmahaman matelri hak dan kelwajiban selrta melmbelntuk karaktelr siswa selkolah dasar. Implikasi pelnellitian ini selcara teloreltis melmpelrkaya kajian melngelnai meldia pelmbellajaran belrbasis pelrmainan untuk pelndidikan karaktelr, seldangkan selcara praktis melmbelrikan relkomelndasi bagi guru untuk melmanfaatkan pelrmainan monopoli eldukatif guna melmbangun karaktelr siswa.

THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLES AND CHILDREN'S NUTRITIONAL STATUS IN KUTA BARO DISTRICT

Putra, Yadi, Mustafa, Muhammad Fendra, Sakdah, Nurul, Yusrika, Yusrika, Daud, M.
Abstract: The issue of nutritional status among toddlers in Aceh Province, particularly in Kuta Baro Subdistrict, remains a serious concern due to the high prevalence of undernutrition and stunting. This study aims to determine the… e relationship between parenting practices and children’s nutritional status in Kuta Baro Subdistrict. A descriptive-correlational method with a quantitative approach was used. The study population consisted of all 2,132 toddlers in Kuta Baro Subdistrict, with a sample of 96 toddlers selected using simple random sampling. Data on parenting practices were collected via a questionnaire, while nutritional status was measured using the weight-for-age indicator. Data analysis was conducted using a correlation test to determine the relationship between parenting practices and children’s nutritional status. The results indicate a significant relationship between parental child-rearing practices and children’s nutritional status (p=0.000). Positive and attentive child-rearing practices are correlated with optimal nutritional status, whereas inappropriate child-rearing practices are associated with poor to very poor nutritional status. Based on these findings, it is recommended that the Department of Health and educational institutions enhance parenting education and support programs for parents to improve children’s nutritional status in the region. Future research is expected to examine other factors influencing children’s nutritional status using more comprehensive methods.

SELF-REFLEXIVE: A METHOD IN UNDERSTANDING ISLAMIC STUDIES

Arroyan, Musyafa Syamil
Abstract: Philology has been utilized to study Islam which focusing mainly on early texts. Some debates from post-Orientalist, anthropological, and decolonial perspectives not only broaden the discourse but also introduced new challenges,… llenges, such as separating text from practice and neglecting indigenous from outsider views. This article tries to show that these discourse and debates reveal a bigger issue where there is no clear way to examine how research methods influence our understanding of Islam. This study employs a qualitative method, conceptual approach to review relevant key words in Islamic studies and related fields, such as Orientalism, discursive tradition, lived religion, cosmopolitanism, and self-reflexity method. Instead of commenting methods as appropriate or not, the analysis looks at what each approach helps scholars notice, what it overlooks, and how it fits into larger systems of knowledge and power. Drawing on this analysis, the article introduces a self-reflexive framework with three main parts: epistemological reflexivity, positional reflexivity, and dialogical reflexivity. This framework is meant to help researchers plan and review Islamic studies projects, especially in Muslim-majority and less-explored areas, by encouraging them to consider texts, practices, and local ideas without making them too simple. The article contributes to ongoing debates by offering a new approach that moves beyond basic divisions and encourages a more open and thoughtful study of Islam.

STRATEGY FOR DEVELOPING THE EMPOWERMENT AND WELL-BEING OF WOMEN SEAFOOD PROCESSORS THROUGH THE SYNERGY OF RELIGIOSITY AND SOCIAL FACTORS

Hayati, Feb Amni, Fajarini, Ulfa, Maman, U.
Abstract: Women engaged in marine product processing play a crucial role in the national fisheries value chain, yet this strategic contribution has not been matched with formal recognition, access to resources, or decent welfare levels.… evels. This study aims to analyze the influence of religiosity and social factors on the empowerment and welfare of marine product processing women at the National Fisheries Port (PPN) Karangantu, Serang City, Banten, as well as to formulate a development strategy based on the synergy of these two factors. This research employs a mixed-methods approach with a sequential explanatory design, combining quantitative methods through PLS-SEM analysis on 235 respondents, and qualitative methods through in-depth interviews and Focus Group Discussions (FGD). The results show that religiosity and social factors have a positive and significant effect on women’s empowerment, which in turn impacts welfare improvement across economic, social, and psychological dimensions. Findings also reveal that religious values which currently focus mainly on ritual aspects, alongside patriarchal social norms, serve as key barriers; meanwhile, community support and the integration of religious values into economic activities act as major reinforcing factors. Based on SWOT analysis, this study proposes strategies for strengthening local value-based institutions, integrating empowerment programs with religious activities, and advocating for policies that support coastal women. This research contributes new insights by presenting an integrated model of religiosity and social dimensions in the empowerment of women in the fisheries sector, an area that has not been widely explored in previous studies.

Analisis Strategi Pemasaran Digital Melalui Whatsapp Business Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Kripik Gadung Di Desa Arjasa Kecamatan Sukowono Jember

Muhammad Hamdi, Denok Mugi Hidayanti, Neviyani
Abstract: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) keripik gadung di Desa Arjasa menghadapi tantangan serius dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam strategi… tegi pemasaran digital melalui WhatsApp Business yang diterapkan oleh pelaku UMKM keripik gadung serta mengidentifikasi secara komprehensif faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima UMKM keripik gadung di Desa Arjasa selama periode Maret hingga Mei 2026. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan masih bersifat dasar dan belum terstruktur secara sistematis, dengan pemanfaatan fitur WhatsApp Business yang belum optimal. Hanya dua dari lima UMKM yang menggunakan WhatsApp Business, itupun dengan pemanfaatan fitur yang terbatas pada katalog produk. Faktor pendukung utama adalah kemudahan penggunaan aplikasi, biaya yang terjangkau, dan dukungan keluarga serta komunitas. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan literasi digital, kekhawatiran akan penipuan, kendala infrastruktur internet, dan rendahnya tingkat pendidikan formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan yang disesuaikan dengan kapasitas dan karakteristik pelaku UMKM untuk mengoptimalkan penggunaan WhatsApp Business dalam meningkatkan daya saing UMKM keripik gadung. Gadung chips Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Arjasa Village face serious challenges in utilizing digital technology for product marketing. This study aims to describe in depth the digital marketing strategies through WhatsApp Business implemented by gadung chips MSMEs and to comprehensively identify the supporting and inhibiting factors of its implementation. A qualitative approach with an instrumental case study type was used in this research. Data collection was conducted through in-depth interviews with 12 informants, participant observation, and documentation of five gadung chips MSMEs in Arjasa Village during the period March to May 2026. Data analysis used the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the digital marketing strategies implemented were still basic and not systematically structured, with the utilization of WhatsApp Business features not yet optimal. Only two out of five MSMEs used WhatsApp Business, even then with limited utilization of features to product catalogs. The main supporting factors are the ease of use of the application, affordable costs, and support from family and community. Meanwhile, inhibiting factors include limited digital literacy, concerns about fraud, internet infrastructure constraints, and low levels of formal education. This study concludes that continuous assistance and training tailored to the capacity and characteristics of MSME actors are needed to optimize the use of WhatsApp Business in increasing the competitiveness of gadung chips MSMEs. 

Rancang Bangun Sistem Informasi Surat Tugas (SITUGAS) Berbasis Web Pada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Jambi

Ahmad Nasukha, Figo Pratama Melko, Deliya, Hayatun Nufus, Meliza Pitri, Zalma Nabilla Putri
Abstract: Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi masih melakukan pengelolaan surat tugas dan monitoring tugas pegawai secara manual sehingga menghambat pengelolaan data, pemantauan progres pekerjaan, dan penyampaian… yampaian informasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Surat Tugas (SITUGAS) berbasis web untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan surat tugas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototype, sedangkan pengujian dilakukan dengan Black Box Testing menggunakan teknik Equivalence Partitioning (EP). Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SITUGAS mampu mempermudah pengelolaan data surat tugas, monitoring pekerjaan, pencarian data, dan penyajian informasi secara lebih cepat, akurat, efektif, dan terintegrasi. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. The Regional Office of the National Land Agency (BPN) of Jambi Province still manages task assignments manually, making it difficult to manage data, monitor work progress, and deliver information. This study aims to design and develop a web-based Task Assignment Information System (SITUGAS) to improve the effectiveness and efficiency of task assignment management. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature studies. The system was developed using the Prototype method and tested using Black Box Testing with the Equivalence Partitioning (EP) technique. The application was developed using PHP and MySQL. The results show that SITUGAS facilitates task assignment management, work monitoring, data retrieval, and information delivery in a faster, more accurate, effective, and integrated manner. The testing results also indicate that all main system functions operate according to user requirements.

COACHING CLINIK LATIHAN MENYERANG FUTSAL POWER PLAY PADA CLUB FUTSAL FERNANDO BSM U-16 BANJARBARU

Habibie, Muhammad, Fauzi, Ahmat, Prayoga, Hegen Dadang
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemain Club Futsal Fernando BSM U-16 Banjarbaru dalam menerapkan strategi menyerang power play. Kegiatan dilaksanakan melalui… coaching clinic selama tiga pertemuan yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, simulasi, dan praktik lapangan dengan melibatkan 22 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 75%, disertai peningkatan kemampuan koordinasi tim, rotasi pemain, pengambilan keputusan, dan penerapan strategi power play dalam permainan. Dengan demikian, kegiatan coaching clinic efektif meningkatkan kompetensi teknis dan taktis atlet serta mendukung kualitas pembinaan futsal di Club Futsal Fernando BSM U-16 Banjarbaru.

SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: PEMBELAJARAN KREATIF MELALUI PUZZLE GARUDA SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI SD N TAMBAKAJI 04

N.R, Laily Ramadhani, Khasanah, Siti Surotul, Anbiya, Bakti Fatwa
Abstract: Penanaman nilai-nilai Pancasila sejak jenjang sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai kebangsaan dan kewarganegaraan. Namun, pembelajaran Pendidikan Pancasila… a yang masih didominasi oleh metode konvensional sering kali menyebabkan peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik melalui pendekatan service learning dengan memanfaatkan media Puzzle Garuda Pancasila. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2026 di SDN Tambakaji 04 dengan melibatkan peserta didik kelas 3A dan 3B. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, pelaksanaan permainan edukatif menggunakan Puzzle Garuda Pancasila, serta evaluasi dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media Puzzle Garuda Pancasila mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme peserta didik selama proses pembelajaran. Selain itu, peserta didik menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai simbol-simbol sila Pancasila dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep service learning melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan edukasi di sekolah. Dengan demikian, media Puzzle Garuda Pancasila dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan karakter peserta didik pada jenjang sekolah dasar.

STRATEGI GURU PAUD DALAM MENYIAPKAN SARANA PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SEKOLAH

Febirizkia, Syifa Febirizkia, Muthmainnah, Najwa, Lubis, Shofia Adha, Dalfianda, Romlah, Anatasya, Nu Urfatin, Ramadhani, Yumna
Abstract: Pendidikan inklusif pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam menjamin terpenuhinya hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang setara tanpa memandang kondisi dan karakteristik… ik yang dimiliki. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan inklusif sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menyiapkan sarana pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan strategi guru PAUD dalam menyiapkan sarana pembelajaran inklusif di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap lima belas artikel jurnal internasional yang dipublikasikan pada periode 2016–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penyediaan sarana pembelajaran inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi utama yang diterapkan guru PAUD dalam menyiapkan sarana pembelajaran inklusif, yaitu pengembangan media pembelajaran adaptif, penataan lingkungan belajar yang aksesibel, pemanfaatan alat permainan edukatif dan teknologi bantu, penguatan kolaborasi dengan orang tua dan berbagai pihak terkait, serta peningkatan kompetensi guru dalam pendidikan inklusif. Kelima strategi tersebut saling berkaitan dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sarana pembelajaran inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup kemampuan guru dalam merancang, memodifikasi, dan memanfaatkan berbagai sumber belajar secara efektif untuk mendukung pembelajaran yang inklusif dan berkualitas.