Search Articles & Publications

Showing 2576 articles found for "Ring"

Pendampingan Lembaga Gapoktan Sebagai Rintisan Sub terminal Agribisnis Swadaya Di Kabupaten Pringsewu

Fitriani, Fitriani, Fatih, Cholid, Trisnanto, Teguh Budi, Sutarni, Sutarni, Yuniarti, Evi, Saty, Fadila Marga, Apriyani, Marlinda, Berliana, Dayang, Handayani, Sri
Abstract: The price of agricultural products usually fluctuates cause of seasonal harvesting, bulky, voluminous, and the distance of the production centre to consumers.  This activity was conducted to build an initiative of the farmer… armer association (Gapoktan) to self-governing over sub-terminal agribusiness (STA).  Extention and technical assistance were approached to solve their problem. Based on the analysis performed that STA has an important role in solving the weakness in the market.  STA is a power to strengthen the Gapoktan in facing market restrictions. The success of the establishment of STA in the production centre depends on the managerial ability of the STA management board.  They must push hard to build synergy between production and the market network.  After following the extension, member of the farmer association had been increased their knowledge about the requirement of STA establishment and STA management.  Technical assistance is delivered separately.  Gapoktan Sumber Katon initiated the self-governing STA focussed on horticulture production link with the market.  Besides Gapoktan Srikandi established the self-governing STA focussed on rice production. Development activities for pioneering Agribusiness Sub Terminals at Gapoktan in Kab. Pringsewu resulted in the establishment of a self-supporting STA in the centre of farming production.             Keywords: agriculture; farmer group; Gapoktan; self-governing; terminal-market. Permasalah utama produk pertanian adalah fluktuasi harga yang disebabkan oleh dinamika situasi produksi dan permintaan serta sistem rantai nilai produk dari produsen ke konsumen. Lemahnya akses pasar pertanian berdampak pada ketidakpastian harga di tingkat petani. Kegiatan ini bertujuan membangun kapasitas Gapoktan dalam inisiasi pasar alternatif melalui Sub Terminal Agribisnis (STA). Penyuluhan dan bimbingan teknis digunakan untuk metode pelaksanaan kegiatan pendampingan. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa STA memiliki peran penting dalam mengatasi kelemahan pasar produk pertanian. STA memperkuat Gapoktan dalam menghadapi keterbatasan akses pasar. Keberhasilan pendirian STA di sentra produksi tergantung pada kemampuan manajerial pengurus STA. Pengurus STA harus bekerja keras mendorong sinergi antara pelaku produksi dan jejaring pasar. Setelah mengikuti penyuluhan, anggota Gapoktan bertambah pengetahuannya tentang syarat-syarat pendirian STA dan pengelolaan STA. Bantuan teknis disampaikan secara terpisah. Gapoktan Sumber Katon memprakarsai STA swakelola yang berfokus pada hubungan produksi hortikultura dengan pasar. Gapoktan Srikandi mendirikan STA swakelola yang fokus pada produksi beras. Kegiatan pembinaan perintisan STA pada Gapoktan di Kab. Pringsewu menghasilkan kelembagaan STA swadaya di daerah sentra produksi sayur mayur.  Tumbuh kembang STA swadaya di daerah sentra produksi akan tergantung kepada kesungguhan dan kerja keras unsur pengurus dalam memperjuangkan akses pasar bagi hasil produksi pertanian anggotanya.   Kata kunci: gapoktan; kelembagaan; pemasaran-terpadu; pertanian; sub terminal agribisnis; swadaya 

Praktik Cooperative Learning Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Literasi Numerasi Disekolah Dasar

Sirait, Syahriani, Anim, Anim, Hayati, Rina, Sapta, Andy, Widya, Saputri
Abstract: Abstract: Monotonous learning in elementary schools, teachers do not use a learning model to improve numeracy literacy in elementary schools. To overcome this problem, namely by using a cooperative learning model. Cooperative… ative learning model is a learning model in which students learn and work in small groups collaboratively with 4-5 members with heterogeneous group structures. This service aims to find out how to improve the application of cooperative learning models based on local wisdom in elementary schools in order to increase numeracy literacy. This method is a participatory action study, namely the implementation of the method by considering the existence of a problem study stage by involving students in elementary schools, as well as looking for the most appropriate alternative solution in overcoming the problem. The result of this service is students' understanding of the cooperative learning model which can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase students' ability to work together to improve numeracy literacy. Keywords: cooperative learning; local wisdom; numerical literacy   Abstrak: Pembelajaran di Sekolah Dasar yang monoton, guru tidak menggunakan sebuah model pembelajaran untuk meningkatkan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan menggunakan model cooperative learning. Model cooperative learning adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya 4–5 orang dengan struktur kelompok heterogen. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan penerapan model pembelajaran kooperatif berbasis kearifan lokal di sekolah dasar dalam rangka peningkatan literasi numerasi. Metode ini yaitu kaji tindak partisipatif yaitu pengimplementasian metode dengan mempertimbangkan adanya tahap kajian masalah dengan melibatkan siswa di Sekolah Dasar, serta mencari alternatif solusi yang paling tepat dalam mengatasi permasalahan. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman siswa mengenai model pembelajaran Cooperative Learning yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan siswa dalam bekerja sama untuk meningkatkan literasi numerasi. Kata Kunci : cooperative learning; kearifan lokal; literasi numerasi  

Utilization Of The Merdeka Teaching Application With Belajar.Id Account

Iqbal, Muhammad, Afandi, Adi Mas
Abstract: Abstract: SMP Negeri 7 Kisaran is a school with a driving status focused on developing student learning outcomes holistically. Although the COVID-19 pandemic is not over, learning activities must still be carried out. The… e Ministry of Education and Culture issued a breakthrough learning innovation that became its own attraction during the pandemic, namely the belajar.id account that allows one learning account that can access various digital learning flatforms. One of the flatforms supported by belajar.id on this devotion is the Merdeka Mengajar Application. The purpose of this PKM activity is about the use of flatform belajar.id so that it can be optimized as it should be. The result of this devotion gets some shortcomings in the independent teaching application, starting from the class can not be removed and assessments are only obtained from the ministry of education and culture, so that the expectations of teachers in the latest version of some of these features are available and other assessments can vary.       Keywords: account; belajar.id; learning; kemendikbud; media.   Abstrak: SMP Negeri 7 Kisaran merupakan sekolah dengan status penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Meski pandemi COVID-19 belum berakhir, Kegiatan pembelajaran harus tetap dilakukan. Kemdikbud mengeluarkan terobosan inovasi belajar yang menjadi daya tarik sendiri disaat pandemi yaitu akun belajar.id yang mengizinkan satu akun pembelajaran yang dapat mengakses berbagai flatform pembelajaran digital. Salah satu flatform yang didukung oleh belajar.id pada pengabdian ini yaitu Aplikasi Merdeka Mengajar. Tujuan dari kegiatan PKM ini tentang pemanfaatan flatform belajar.id agar dapat dioptimalkan sebagaimana mestinya. Hasil dari pengabdian ini mendapatkan beberapa kekurangan pada aplikasi merdeka mengajar, dimulai dari kelas tidak dapat dihapus dan assesmen hanya diperoleh dari kemdikbud, sehingga harapan guru pada versi terbaru beberapa fitur tersebut tersedia dan assesmen lainnya dapat bervariasi. Kata kunci: akun; belajar.id; media; kemendikbud; pembelajaran

Pelatihan Hukum Bisnis Kepada Pimpinan Lembaga Keuangan

Johan, Suwinto, Gunadi, Ariawan, Aprilia, Indah Siti, Lie, Gunardi
Abstract: Abstract: Business actors need information regarding the implications of the latest laws and regulations for their business activities. Many companies have carried out corporate action activities during the Covid-19 pandemic.… emic. This corporate action requires approval from creditors, especially bank financial institutions. Bank leaders need knowledge of regulations and the implications of each regulation on decisions to be taken. This training provides information on new regulations, including the Job Creation Law, Information and Electronic Transaction Law, and the proposed Personal Data Protection (PDP Law. The training is conducted using the webinar method in order to reach bank leaders throughout Indonesia. The results of this webinar have enriched the knowledge of bank leaders regarding the laws and regulations, especially their implications for the banking business.  Keywords: corporate action; business law; banking    Abstrak: Pelaku usaha memerlukan informasi mengenai implikasi peraturan perundang-undangan terbaru terhadap kegiatan usaha yang dijalankannya. Banyak perusahaan telah melakukan kegiatan aksi korporasi selama pandemi Covid-19. Aksi korporasi ini memerlukan persetujuan dari pada kreditor, khususnya lembaga keuangan bank. Para pimpinan bank memerlukan pengetahuan mengenai peraturan dan implikasi setiap peraturan terhadap keputusan yang akan diambil. Pelatihan ini memberikan informasi mengenai peraturan yang baru, di antaranya UU CK, UU ITE, dan rencana UU PDP. Pelatihan dilakukan dengan metode webinar agar dapat menjangkau para pimpinan bank yang berada di seluruh Indonesia. Hasil webinar ini telah memperkaya pengetahuan para pimpinan bank terhadap peraturan perundang-undangan terutama implikasinya terhadap bisnis perbankan. Kata Kunci: aksi korporasi; hukum bisnis; perbankan.

Optimalisasi Market Place Sebagai Peluang Bisnis Online Dalam Meningkatkan Pendapatan Di Desa Lau Gumba

Hermansyah, Hermansyah, Wahyuni, Sri, Tarigan, Ruth Riah Ate
Abstract: Abstract : Housewives usually only do activities around the house, such as washing, sweeping, cooking, taking care of children and others. The income received in the household is usually only waiting for the husband's income,… come, which may be mediocre. Like the activities carried out by the people in Berastagi Kab. Karo who only depends on the income of her husband. Even though the opportunity to get additional income is very large, such as in the tourism & agricultural sector. With the internet, mothers can do online business as a sideline. Online business can include promotion of lodging, sales of accessories/souvenirs, sales of fruit, vegetables, etc. However, the situation analysis obtained by the PKM team found that the Lau Gumba community lacked knowledge, especially mothers, about the use of science and technology and online business. Therefore, the PKM program by optimizing online business opportunities carried out by housewives makes it possible to increase additional income during the current covid pandemic.   Keywords: online business; housewife; internet.   Abstrak : Para ibu rumah tangga biasanya hanya mengerjakan kegiatan di seputaran lingkungan rumah, seperti mencuci, menyapu, memasak, mengurus anak dan lain sebagianya. Pendaptan yang diterima dalam rumah tangga biasanya hanya menunggu penghasilan suami yang mungkin pas-pasan. Seperti kegiatan yang dilakukan oleh para ibu di Berastagi Kab. Karo yang hanya bergantung dari pendapatan para suaminya. Padahal peluang untuk mendapatkan pendapatan tambahan sangatlah besar seperti pada sektor wisata & pertaniannya. Dengan adanya internet maka para ibu dapat melakukan bisnis online sebagai pendapatan sampingan. Bisnis online dapat meliputi promosi tempat penginapan, penjualan asesories/cendramata, penjualan buah, sayuran dll. Namun analisa situasi yang di peroleh tim PKM mendapatkan minimnya pengetahuan masyarakat Lau Gumba khususnya para ibu tentang pemanfatan IPTEK dan bisni Online. Maka dari itu program PKM dengan mengoptimalkan peluang bisnis online yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan tambahan di masa pendemi Covid-19 seperti sekarang ini. Kata Kunci : bisnis online; ibu rumah tangga; internet.

Optimalisasi Pengelolaan Media Informasi Di Organisasi Pramuka Man 2 Banyumas

Andhita, Pundra Rengga, Suminar, Ratna, Vianka, Meyra Nanda
Abstract: Abstract: The Scout Movement is one of the major organizations in Indonesia. However, this greatness can fade if young people are not familiar with the scouting movement. This condition is currently being experienced by… the Ambalan Scout Organization of Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Although participation is mandatory, the number of those who remain in this organization is decreasing. The scouting movement is considered less popular than others. Based on this, the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas collaborated with the Communication Studies Program at University of Amikom Purwokerto to optimize the management of their information media (website, social media and wall magazines) through comprehensive training with the group achievement method. A mentoring method that emphasizes efforts to build group productivity by referring to input from group members and the achievement of output targets that were prepared jointly between the Ambalan Scouts Sunan Kalijaga and Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas and the Communication Studies Program at the University of Amikom Purwokerto. The training, which was held on February 5, 2022, was a success with more than 39 participants. The final result of this activity shows that the participants' cognitive needs regarding media management have begun to be fulfilled, the ability of participants to develop media content and distribute it appropriately, and the formation of members' commitment to maintaining the continuity of media management has begun. However, to achieve even better results, this activity requires continuous training, particularly related to aspects of media technology and media visibility strategies. Keywords: Communication; Madrasah; Media; Organization; Scout             Abstrak: Gerakan pramuka merupakan salah satu organisasi besar di Indonesia. Namun kebesaran tersebut berpotensi pudar jika anak muda mulai tidak mengenal gerakan pramuka. Kondisi inilah yang dialami Organisasi Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banyumas. Meski keikutsertaannya bersifat wajib namun diisinyalir jumlah yang bertahan di organisasi ini semakin menurun. Gerakan pramuka dinilai kalah populer dibandingkan lainnya. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya pengelolaan media informasi. Berdasarkan hal tersebut, Pramuka Ambalan Sunan Kalijaga dan Dewi Masitoh MAN 2 Banyumas menggandeng Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Purwokerto untuk melakukan optimalisasi pengelolaan media inofrmasinya (website, media sosial dan mading) melalui pelatihan komprehensif dengan metode group achievement. Sebuah metode pendampingan yang menekankan upaya membangun produktivitas kelompok dengan mengacu pada input dari anggota kelompok dan pencapaian target output yang disusun bersama antara mitra dan anggota kelompok. Pelatihan yang diadakan tanggal 5 Februari 2022 ini berjalan sukses dengan diikuti oleh lebih dari 39 peserta. Hasil akhir kegiatan ini memperlihatkan mulai terpenuhinya kebutuhan kognisi peserta mengenai pengelolaan media, terbentuknya kemampuan peserta dalam menyusun konten media serta mendistribusikannya dengan tepat, dan terbentuknya komitmen anggota untuk menjaga kontinuitas pengelolaan medianya. Kata Kunci: Komunikasi; Madrasah; Media; Organisasi; Pramuka

Pengoptimalan Lahan Pekarangan Sebagai Upaya Ketahanan Pangan Pada Kawasan Rumah Pangan Lestari

Dessyarti, Robby Sandhi, Apriyanti, Apriyanti, Asmike, Metik, Lestari, Novi Dwi, Choirunisa, Risma
Abstract: Abstract: Klangon Village is a hilly area which is located on the slopes of Mount Pan-dan and is in the Madiun Regency area which is one of the partner villages of Universitas PGRI Madiun. Klangon Village has an organization… tion in the field of agriculture, namely the “Karya Putri Tani” farmer group. The organization received funding aimed at the development of a sustainable food housing area (KRPL) but it was not yet optimal and running smoothly. The existence of these problems became the basis for conducting yard optimization activities for food security in the area of sustainable food houses. The methods used in the activities include mentoring and training in the form of demonstrations. Hope in this program can meet the needs, food security, and nutrition of the family which will ultimately improve the welfare of the community. The results achieved in the program are that the target group can implement a sustainable food home area in the form of "Green House Klangon" as an educational tool.       Keywords: optimization; accompaniment; krpl programme Abstrak: Desa Klangon merupakan daerah perbukitan yang letaknya di lereng Gunung Pandan serta berada di wilayah Kabupaten Madiun dimana menjadi salah satu desa mitra Universitas PGRI Madiun. Desa Klangon memiliki organisasi dibidang pertanian yaitu kelompok tani “Karya Putri Tani”. Organisasi tersebut memperoleh pendanaan yang ditujukan untuk pembangunan kawasan rumah pangan lestari (KRPL) namun belum optimal dan berjalan lancar. Adanya permasalahan tersebut menjadi dasar diadakan kegiatan pengoptimalan lahan pekarangan sebagai upaya ketahanan pangan pada kawasan rumah pangan lestari. Metode yang digunakan dalam kegiatan mencakup pendampingan dan pelatihan berupa demontrasi. Harapan dalam program ini dapat memenuhi kebutuhan, ketahanan pangan dan gizi keluarga yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dicapai dalam program yaitu kelompok sasaran dapat mengimplementasikan kawasan rumah pangan lestari dengan wujud “Green House Klangon” sebagai sarana edukatif. Kata kunci: optimalisasi; pendampingan; program krpl

Pengolahan Tomat (Solanum lycopersicum) Menjadi Saos Dalam Upaya Mening-katkan Pendapatan Masyarakat Di Desa Pekik Nyaring

Syahfitri, Jayanti, Nopriyeni, Nopriyeni, Hidayat, Tomi, Fitriani, Apriza
Abstract: Tomat memiliki tingkat kandungan air yang tinggi, sehingga mampu mengalami kerusakan yang lebih cepat. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mengolahnya menjadi saos tomat.… at. Hal ini dapat menambah nilai ekonomis buah tomat itu sendiri. Saos tomat merupakan produk yang banyak digemari sebagai bahan pelengkap makanan lainnya seperti bakso dan gorengan. Terkait saos tomat ini, beberapa fakta menemukan bahwa banyak sekali saos tomat yang mengandung zat berbahaya. Masyarakat di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah sebagian besar hanya memiliki pendidikan SMA sederajat dan sebagian besar memiliki profesi sebagai petani. Selain beraktifitas di area perkebunan beberapa masyarakat memiliki profesi sampingan yaitu sebagai pedagang jajanan seperti bakso kuah, mie ayam dan lain-lain. Sejauh ini warga masyarakat mengaku bahwa belum ada pelatihan keterampilan tertentu yang mampu mendukung pengembangan diri untuk lebih berkreasi dan inovatif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat saos tomat, sehingga dapat mendukung dalam meningkatkan pendapatan. Selain itu kegiatan pengabdian ini mampu membuka wawasan masyarakat untuk menjadi masyarakat yang pintar yang lebih waspada dalam memilih bahan makanan yang akan dikonsumsi, serta lebih peduli akan dengan kesehatan.

Edukasi dan Sosialisasi 5m Dalam Pencegahan Covid-19 pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Sulastri, Sulastri, Nasution, Siti Lam'ah, Harahap, Aziddin
Abstract: Abstract: Covid-19 (corona virus disease) is a disease that attacks the repiratory system in humans, both mild and severe, such as stones, flu, sore throat shortness of breath and lung infections, even worsening the disease… ase experienced. This virus spreads so quickly andis transmitted through saliva splashes (droplets) from someone who is exposed to the Covid-19 virus. The problem that is being experienced by students of Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhlas is the lack of knowledge about Covid-19 and how to prevent it. Therefore, community service activities are carried out with the aim of increasing students understanding and knowledge that Covid-19 is very dangerous and it is important to implement the 5M health protocol in everyday life. This activity uses two methods, namely counseling and direct practice. The result of this activity is that the 5M education and socialization in preventing Covid-19 has a positive impact on students in increasing and understanding of Covid-19 and how to prevent it, and they are able to practice directly how to prevent Covid-19 such as wearing masks, wash hand sanitizer properly and correctly. Keyword: Covid-19; education; prevention; sosialization   Abstrak: Covid-19 (corona virus disease 2019) merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan pada manusia, baik itu ringan maupun berat seperti, batu, flu, sakit tenggorokkan, sesak nafas dan infeksi paru-paru, bahkan memperburuk penyakit yang di alami. Virus ini begitu cepat menyebar dan menular melalui percikan ludah (droplet) dari seseorang yang terkena virus Covid-19. Permasalahan yang sedang di alami oleh para Siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhlas yaitu kurangnya pengetahuan mengenai Covid-19 dan cara pencegahannya. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para siswa bahwa Covid-19 sangat berbahaya dan penting menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi) dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menggunakan dua metode yaitu penyuluhan dan praktek secara langsung. hasil dari kegiatan ini yaitu dengan adanya edukasi dan sosialisasi 5M dalam pencegahan Covid-19 berdampak positif kepada para siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai Covid-19 dan cara pencegahannya, serta mereka sudah bisa mempraktekkan langsung cara pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer yang baik dan benar. Kata kunci: Covid-19; edukasi; pencegahan; sosialisasi

Memberdayakan Limbah Kantong Plastik Menjadi Nilai Yang Ekonomis Di Madrasah Ibtidaiyah Al Ikhlas Dusun Sidomulyo

Ervinawati, Ervinawati, Siregar, Zulkifli Musannip Efendi, Asnora, Fadzil Hanafi
Abstract: Abstract: The existence of plastic waste has always been a major problem that threatens environmental sustainability. Increased plastic pollution in the soil can cause adverse effects on crops, and affect soil fertility.… Plants are important for the environment and ecosystem so that plastic damages plants in the ecosystem. Community service activities carried out are in the form of training. The methods used in this training are preparing tools and materials, presentation of training materials and product manufacturing techniques, and product manufacturing processes. This plastic waste recycling activity can help create a healthy environment free from plastic waste, promote the recycling movement of plastic waste, make new materials from recycled plastic waste, use recycled materials from plastic waste, implement marketing of materials recycled materials from plastic waste, as well as realizing consumer satisfaction from the use of recycled products from plastic waste. It turns out that plastic waste which is considered useless, worthless and dangerous because it cannot decompose quickly in the environment, can provide benefits and has economic value as well as can reduce the negative impact of using plastic waste. Keywords: plastic flowers; plastic waste recycling; plastic waste.  Abstrak: Keberadaan sampah plastik selalu menjadi masalah utama yang mengancam kelestarian lingkungan hidup. Meningkatnya pencemaran plastik di tanah dapat menyebabkan dampak buruk pada tanaman, dan mempengaruhi kesuburan tanah. Tumbuhan penting bagi lingkungan dan ekosistem sehingga plastik merusak tanaman di ekosistem tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah berupa pelatihan.  Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu menyiapkan alat dan bahan, presentasi materi pelatihan serta teknik pembuatan produk, dan proses pembuatan produk. Kegiatan daur ulang sampah plastik tersebut dapat membantu terwujudnya lingkungan yang sehat bebas dari sampah plastik, menggalakkan gerakan daur ulang dari sampah plastik, membuat bahan-bahan baru dari daur ulang sampah plastik, menggunakan bahan-bahan daur ulang dari sampah plastik, terlaksananya pemasaran bahan-bahan daur ulang dari sampah plastik, serta mewujudkan kepuasan konsumen dari pemanfaatan produk-produk daur ulang dari sampah plastik. Ternyata sampah plastik yang dianggap tidak bermanfaat, tidak berharga dan berbahaya karena tidak dapat terurai secara cepat di lingkungan, dapat memberi manfaat dan bernilai ekonomis serta dapat mengurangi dampak negatif dari penggunaan sampah plastik.  Kata kunci: bunga plastik; daur ulang sampah plastik; limbah plastik.