Search Articles & Publications

Showing 3587 articles found for "Serta"

Penyuluhan Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Santri/Wati Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi

Siregar, Iqbal Kamil, Haq, Samsul, Ritonga, Nurainun, Nst, Muhammad Ilyas
Abstract: Abstract: Educational Counseling in Increasing the Interest of Santri / wati to Continue Education to Higher Education aims to provide knowledge to students about the Higher Education system and the introduction of several… al campuses and scholarships provided by the government to encourage the government's mission of entrepreneur santri. Of course, the students have different talents and abilities. So it is necessary to have an approach or self-evaluation of what interests will be chosen to continue to higher education. This counseling opportunity becomes an arena to motivate students to continue their education at higher education. He also explained that lectures are not only related to knowledge but also determine the future which will determine a better life. On this occasion the community service team presented various information including describing what study programs and faculties are available. In addition, what is important information is information related to tertiary entry pathways. There are three pathways described, namely the SMPTN, SBMPTN, SPMB, and achievement pathways.   Keywords: education; extension; students.     Abstrak: Penyuluhan Pendidikan Dalam Meningkatkan Minat Santri/wati Untuk Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada santri-santriwati tentang sistem Pendidikan Tinggi dan pengenalan beberapa kampus serta beasiswa yang disediakan pemerintah demi terdorongnya misi pemerintah santri entrepreneur. Para santri tentu memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Sehingga perlu adanya pendekatan atau evaluasi diri minat apa yang akan dipilih untuk melanjutkan ke perguruan Tinggi. Kesempatan penyuluhan ini menjadi ajang untuk memotivasi para santri untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Juga menjelaskan bahwa perkuliahan tidak hanya mengejar terkait ilmu tapi menentukan masa depan yang nantinya akan menjadi penentu kehidupan yang lebih baik. Pada kesempatan kali ini tim pengabdian masyarakat memaparkan berbagai infor-masi diantaranya menjabarkan prodi dan fakultas apa saja yang ada. Selain itu yang menjadi infromasi penting adalah informasi terkait jalur masuk perguruan tinggi. Ada tiga jalur yang dipaparkan yakni jalur SMPTN, SBMPTN, SPMB, dan juga jalur prestasi.   Kata kunci: pendidikan; penyuluhan; santri.

Pemilihan Material dan Desain yang Inovatif serta Kreatif

Haryono, Muhammad Budi, Bayuna, Rizal Dwi, Rohman, Syahrul Mahfudli, Wardana, Adetia Rizki, Umam, Nashirul
Abstract: Abstract: Material selection and innovative and creative designs are needed as a medium for reducing production costs by changing the design of a product but still paying attention to the safety of its users. The problem… that occurs in the surrounding community is the lack of public knowledge about the selection of materials that can risk accidents that will be experienced by users which can be caused by the material not being strong enough to support the load it gets. Innovative and creative design aims to reduce the mass of the material but still refers to user safety. Inappropriate design can increase the risk of accidents and wasted costs in the production process. The method used in this community service is a material selection workshop and an introduction to machine design using solidworks software. Therefore, this community service will greatly help the community in the Karang-tempel Village, East Semarang District, increase their insight into the selection of materials and innovative designs as an increase in the quality of production and ensure the safety of users.           Keywords: creative; desain; inovative; material selection; workshop   Abstrak: Pemilihan material dan desain yang inovatif dan kreatif sangat diperlukan sebagai media pengurangan biaya produksi dengan merubah rancangan suatu produk akan tetapi tetap memperhatikan keselamatan dari penggunanya. Permasalahan yang terjadi di masyarakat sekitar akan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemilihan material yang dapat berisiko akan terjadinya kecelakaan yang akan dialami pengguna yang dapat disebabkan oleh material tidak cukup kuat untuk menopang beban yang didapatkannya. Desain yang inovatif dan kreatif bertujuan sebagai pengurangan massa dari material akan tetapi tetap merujuk kepada keselamatan pengguna. Desain yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan pemborosan biaya pada proses produksi. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah workshop pemilihan material dan pengenalan rancang bangun mesin menggunakan software solidworks. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini akan sangat membantu mas-yarakat di lingkungan kelurahan Karang-tempel, kecamatan Semarang Timur untuk menambah     wawasannya terhadap pemilihan material dan desain yang inovatif sebagai peningkatan kualitas hasil produksi dan menjamin keselamatan dari pengguna. Kata kunci: desain; inovatif; kreatif; pemilihan material; workshop

Pemantapan Karang Taruna dan Pekan Ambyar Desa Morang Kec. Kare Kab. Madiun

Dessyarti, Robby Sandhi, Ari Kadi, Dian Citaningtyas, Apriyanti, Apriyanti
Abstract: The organization is a social entity that consciously coordinates and has boundaries and has an ongoing identity to achieve organizational goals. One of them is Karang Taruna Village Morang which is a forum that has a function… ction as guidance and development of the village's economic potential. The youth organization in Village Morang has a superior program in the form of pekan ambyar. However, the lack of understanding and knowledge in terms of organization, administration, and finance meant that this program was limited to planning. This makes the reason for the need to strengthen youth organizations. The method used in community service programs is in the form of community education training in the form of an understanding of organization, administration, and finance. The results achieved in this activity were that youth organizations could understand in terms of organization, administration, and financial aspects. The implementation of the flagship program pekan ambyar is one of the iconic activities that are competitive and makes the Village Morang Maju. Keywords: administration; financial; karang taruna; organization Abstrak: Organisasi merupakan sebuah entitas sosial yang secara sadar melakukan koordinasi dan memiliki batasan serta memiliki identitas yang berkelanjutan untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satunya adalah karang taruna desa Morang dimana merupakan sebuah wadah yang memiki fungsi sebagai pembinaan dan pengembangan potensi perekonomian desa. Karang taruna yang berada di desa Morang memiliki sebuah program unggulan berupa pekan ambyar. Namun kurangnya pemahaman dan pengetahuan dalam segi organisasi, administrasi dan keuangan menjadikan program ini sebatas perencanaan. Hal ini menjadikan alasan perlunya dilakukan pemantapan karang taruna. Metode yang digunakan dalam program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pendidikan masyarakat berupa pemahaman akan organisasi, administrasi, dan keuangan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah karang taruna dapat memahami dalam segi organisasi, segi administrasi, dan segi keuangan. Terlaksananya program unggulan pekan ambyar sebagai salah satu kegiatan yang iconic berdaya saing serta menjadikan desa Morang Maju. Kata kunci: administrasi; keuangan; karang taruna; organisasi

Upaya Mendorong Pembelajaran Efektif Masa Pandemi Melalui Pelatihan Inovasi Belajar Berbasis Digital

Marpaung, Zailani Surya, Widodo, Slamet, Semil, Nurmah, Mardianto, Mardianto
Abstract: Abstract: Pandemic Covid-19 has had a direct impact on the world of education. The limitation of the crowd in community activities in public places causes the world of education to maximize the use of information and communication… munication technology as a medium for distance learning or online. This encourages educators/ teachers to formulate alternatives for distance learning media by adapting them according to the conditions of available facilities and infrastructure, and mastering the use of a number of digital platforms that can be used as alternative learning media. This digital-based learning innovation training activity aims to introduce and assist the use of several digital learning media in one of the schools, namely SMK Lingua Prima Indralaya. Assessment of the success of the training held was carried out through a pretest and post-test. Assistance is carried out so that teachers understand and gain insight in formulating innovative learning methods in the implementation of the distance or online teaching and learning process. In this training, introduction and assistance were carried out related to the use of audio podcasts, maximizing the function of social media and also designing materials with attractive and innovative PowerPoint templates. Keywords: digital based learning; effective learning; pandemic period     Abstrak: Pandemi Covid-19 telah berdampak secara langsung terhadap dunia pendidikan. Dibatasinya kerumunan dalam aktivitas masyarakat ditempat umum menyebabkan dunia pendidikan harus memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran jarak jauh atau daring. Hal ini mendorong tenaga pendidik / guru harus merumuskan alternatif-alternatif media pembelajaran jarak jauh dengan cara mengadaptasinya sesuai dengan kondisi sarana dan prasarana yang tersedia, serta menguasai penggunaan sejumlah platform digital yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif. Kegiatan pelatihan inovasi belajar berbasis digital ini bertujuan untuk melakukan pengenalan dan pendampingan penggunaan beberapa media pembelajaran digital di salah satu sekolah, yakni SMK Lingua Prima Indralaya. Penilaian terhadap keberhasilan pelatihan yang diselenggarakan ini dilakukan melalui pretest dan post-test. Pendampingan dilakukan agar para guru memahami dan menambah wawasan dalam merumuskan metode pembelajaran yang inovatif dalam pelaksanaan proses belajar mengajar jarak jauh atau daring. Pada pelatihan ini dilakukan pengenalan dan pendampingan terkait penggunaan podcast audio, memaksimalkan fungsi media sosial dan juga merancang materi dengan template powerpoint yang menarik dan inovatif. Kata Kunci: masa pandemi; pembelajaran berbasis digital; pembelajaran efektif

Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Alternatif Peningkatan Kesejahter-aan Perempuan Di Desa Jenetaesa

Bachtiar, Irmah Halimah, Toalib, Ramli, Supiati, Supiati, Paerah, Ambo, Nur, Andi Musfirawati
Abstract: Abstract: Technology plays an important role in various sectors of life, including in finding income. Existing technological developments can be seen and felt in every field, such as industry, education, tourism and others… rs with the emergence of various kinds of social media applications. The problem faced by partners is the lack of understanding of the village community regarding the use of information technology which is apparently able to help various kinds of work and increase income. So we see the need to provide socialization and training on the use of social media that can increase income which will have an impact on the welfare of the community, especially women in the village. This activity is carried out by first presenting the material and then providing training to participants on the concepts and benefits of technology through social media. The result of the service is that the village community consisting of PKK and IRT women get additional knowledge about the use of social media. PKM participants understand the material and feel motivated by the material presented by the presenter with training to develop their business through social media Keywords: Social Media; Women's Welfare   Abstrak: Teknologi sangat berperan penting dalam berbagai sektor kehidupan termasuk dalam mencari penghasilan. Perkembangan teknologi yang ada sudah bisa dilihat dan dirasakan di setiap bidang, seperti industri, pendidikan, pariwisata dan lainnya dengan munculnya berbagai macam aplikasi media sosial. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu minimnya pemahaman masyarakat desa mengenai pemanfaatan teknologi informasi yang ternyata mampu membantu berbagai macam pekerjaan serta meningkatkan penghasilan. Sehingga kami memandang perlunya pemberian sosialisasi serta pelatihan mengenai pemanfaatan media sosial yang mampu meningkatkan penghasilan yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat terutama kaum perempuan di desa tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemaparan materi terlebih dahulu kemudian memberikan pelatihan kepada peserta mengenai konsep serta manfaat dari teknologi melalui media sosial. Hasil pengabdian yaitu masyarakat desa yang terdiri dari ibu PKK dan IRT mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pemanfaatan media sosial. Peserta PKM memahami materi dan merasa termotivasi dengan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan adanya pelatihan untuk mengembangkan usaha melalui media sosial Kata kunci: pelatihan; media sosial; kesejahteraan perempuan

Pembekalan Explainer Video bagi Siswa dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0

Handoko, Handoko, Angela, Angela, Gunawan, Gunawan
Abstract: Abstract: The 4.0 Industrial Revolution is marked by rapid advances and technological changes in various fields, including education. To welcome the era of the 4.0 Industrial Revolution, learning curriculum in schools must… st follow the technological advancement. Teachers generally provide group assignments to be presented by students. The main obstacle faced is that students are less capable to create and deliver presentation content. Therefore, it is necessary to provide insight about presentation ability and the use of technology to make presentations. The activity began by compiling a training module on using Explaindio Video Creator to make explainer video. Training is provided in the form of tutorials and workshops, so students can directly practice the material being discussed. Before and after the training, pre-test and post-test was conducted to test the students' understanding of the presentation using an explainer video. The results found that the average participants before attending this training did not understand the presentation technique and did not know about the presentation assisted by explainer video. After attending the training, the average participants have already understood the presentation techniques and already known about the presentation assisted by explainer video and made it on their own.            Keywords: explainer video; industrial revolution; presentation Abstrak: Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan kemajuan dan perubahan teknologi yang pesat di berbagai bidang, tidak terkecuali bidang pendidikan. Untuk menyongsong era Revolusi Industri 4.0, kurikulum pembelajaran di sekolah harus mengikuti kemajuan teknologi. Guru mata pelajaran umumnya memberikan tugas kelompok untuk dipresentasikan oleh siswa-siswi. Kendala utama yang dihadapi adalah siswa-siswi kurang mampu membuat dan menyampaikan konten presentasi. Karena itu, perlu adanya pemberian wawasan terkait kemampuan presentasi dan pemanfaatan teknologi untuk melakukan presentasi. Kegiatan dimulai dengan menyusun modul pelatihan mengenai penggunaan Explaindio Video Creator untuk mengembangkan explainer video. Pelatihan diberikan dalam bentuk tutorial dan workshop, sehingga siswa-siswi bisa mempraktikkan secara langsung materi yang dibahas. Sebelum dan sesudah pelatihan, dilakukan pre-test dan post-test untuk menguji pemahaman siswa-siswi terkait presentasi dengan menggunakan explainer video. Hasilnya ditemukan bahwa rata-rata peserta sebelum mengikuti pelatihan ini belum memahami tentang teknik presentasi serta belum mengetahui tentang bantuan presentasi dengan menggunakan explainer video. Setelah mengikuti pelatihan, rata-rata peserta sudah dapat memahami tentang teknik presentasi serta sudah mengetahui tentang bantuan presentasi dengan menggunakan explainer video dan sudah dapat membuatnya. Kata kunci: explainer video; presentasi; revolusi industri

Perbaikan Proses Produksi dan Peningkatan Pemasaran pada UKM Putri Timus Di Karanganyar

Giyanti, Ida, Suparti, Erni, Sunardi, Sunardi, Sugiarti, Sugiarti
Abstract: Abstract: Timus is one of the famous traditional foods in the Central Java region. Putri Timus is one of the Small Medium Enterprise (SME) in Karanganyar district producing purple Timus. Timus from Putri Timus have one special… pecial feature, in which in the inside of the Timus contains Bligo (Benincasa hispida) fruit with various benefits. Although Putri Timus has product differentiation, product by Putri Timus is not well known to the public. The production process was carried out on a home scale and has not fully implemented production standards based on the criteria for Good Food Manufacturing Practices for Home Industry (CPPB-IRTP). This community service program aims to help Putri Timus to implement hygiene requirements in food production based on CPPB-IRTP criteria and increase its marketing capacity. The method used to solve the problems were training of Good Food Manufacturing Practice, improvement of production place, facilitation of production cloths and promotional media. The results obtained after community service activities related to the production aspect were increasing knowledge regarding good food production process and improvement of production place. Regarding the marketing aspect, several promotional media have been installed. In addition, there was also an increasing of sales and profit.          Keywords: traditional food; small medium enterprise; production; marketing    Abstrak: Timus adalah salah satu makanan tradisional yang terkenal di Jawa Tengah. Putri Timus adalah salah satu Usaha Kecil Menengah di kabupaten Karanganyar yang memproduksi timus ungu. Produk dari Putri Timus memiliki satu keistimewaan yakni bagian dalam timus berisi buah Bligo (Benincasa hispida) dengan beragam manfaat. Meskipun produk memiliki diferensiasi, timus isi Bligo hasil produksi Putri Timus belum cukup dikenal masyarakat. Proses produksi dilakukan dalam skala rumahan dimana Putri Timus belum sepenuhnya menerapkan standar produksi berdasarkan kriteria Cara Produksi Pangan yang Baik – Industri Rumah Tangga Pangan (CPPB-IRTP). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu Putri Timus untuk dapat menerapkan syarat higiene dalam produksi pangan berdasarkan kriteria CPPB-IRTP serta meningkatkan kapasitas pemasaran. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan mitra ialah melalui penyuluhan tentang CPPB-IRTP, pembenahan tempat produksi, fasilitasi pakaian produksi dan media promosi. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan pengabdian terkait aspek produksi ialah adanya peningkatan pengetahuan karyawan tentang  CPPB-IRTP dan perbaikan tempat produksi yang lebih bersih dan layak. Terkait aspek pemasaran, beberapa media promosi telah dibuat dan dipasang. Selain itu juga terdapat peningkatan jumlah penjualan dan laba dari hasil penjualan timus. Kata kunci: makanan tradisional; produksi; pemasaran; usaha kecil dan menengah.

Pemanfaatan Konseling Online Pada Guru SD Di Kalimantan Tengah

Berkat, Berkat, Rhama, Bhayu, Martono, Wahyuni Christiany, Sitio, Elisabeth Fransisca Saragi, Setiawan, Ferry, Saefulloh, Ahmad
Abstract: Abstract.: The current covid-19 pandemic season pays special attention to students who study at home through online methods. The thing of concern is the frequent occurrence of violence in elementary school age children while… hile studying due to the limitation of parents as substitute teachers during online learning. Parents of students with all their activities are required to help and assist their children in making school work. So the phenomenon that occurs in the field is the uncontrolled control of parental emotions towards children, so that online learning seems to be a frightening specter for elementary students. The purpose of implementing this Online Counseling Guidance is to provide insight to elementary school teachers who are members of the Indonesian Teachers Association (PGRI) Central Kalimantan regarding the mechanism for utilizing counseling which can be done online through the Competency Assessment and Career Development Service Center (PPAKPK) web. The method of implementing this service is carried out online through Conference Via Zoom and tutorials on using the web on a YouTube account which are distributed to Bimtek participants. The results obtained at this Bimtek show that all Bimtek participants are interested in the use of Online Counseling to serve as a means of consulting both students to teachers or guardians of students to teachers or teachers to psychiatrists who can be contacted when the teacher needs student problem solving. Keywords: online counseling; elementary school teacher; central kalimantan   Abstrak: Musim pandemi covid-19 saat ini memberi perhatian khusus bagi para siswa yang belajar di rumah melalui metode daring. Hal yang menjadi perhatian adalah sering terjadinya kekerasan pada anak usia SD saat belajar dikarenakan faktor keterbatasan orang tua sebagai guru pengganti selama pembelajaran daring. Orang tua siswa dengan segala kesibukannya dituntut untuk membantu dan mendampingi anak-anak mereka membuat Pekerjaan Sekolah. Maka fenomena yang terjadi di lapangan adalah pengendalian emosi orang tua yang tidak terkendali kepada anak, sehingga pembelajaran daring terkesan menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa SD. Tujuan dari pelaksanaan Bimtek Konseling Online ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para Guru SD yang tergabung di dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah terkait mekanisme pemanfaatan konseling yang dapat dilakukan secara daring melalui web Pusat Pelayanan Asesmen Kompetensi dan Pengembangan Karir (PPAKPK). Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara daring melalui Conference Via Zoom dan tutorial penggunaan web pada akun youtube yang dibagikan kepada para peserta Bimtek. Hasil yang diperoleh pada Bimtek ini menunjukan bahwa seluruh peserta Bimtek tertarik dengan pemanfaatan Konseling Online untuk dijadikan sebagai sarana konsultasi baik siswa kepada guru ataupun wali murid kepada guru ataupun Guru kepada ahli Psikiater yang dapat dihubungi saat Guru membutuhkan pemecahan masalah siswa. Kata Kunci: konseling online; guru sd; kalimantan tengah

Konvergensi Media dalam Pemasaran Produk Kerajinan Masyarakat desa Wisata Pariangan

Arsyah, Rahmatul Husna, Juwita, Astri Indah
Abstract: Abstract: Nagari Pariangan as the most beautiful tourist village in the world has a place to help the community's economy, increase local revenue (PAD). Local industrial products that have been owned by the community can… become souvenirs for visiting tourists. However, in fact Nagari Pariangan does not have the media to promote it. This study aims to analyze the convergence of media in marketing the local industrial handicraft products of the community. This research approach is descriptive qualitative, with data collection methods, namely by means of observation and interviews and literature review. The results of this study reveal that Nagari Pariangan is an area with tourism potential that has become the spotlight of the world, there is a need for a media that helps the community in introducing local Nagari products in order to increase local community income. The main key to convergence is digitization, Nagari Pariangan does not yet have digital media as a forum for supporting community industrial output. Based on the 3C technology dimension (Communication, Compute and Contents), which consists of the IT Industry, Telcom Infrastructure Provides, and the Content Industry. Nagari Pariangan is considered capable of building a digitalized medium, in order to be able to make the economy of the people in areas that have tourism potential much better.      Keywords: convergence; craft produk; media   Abstrak: Nagari Pariangan sebagai desa wisata terindah dunia memiliki wadah untuk membantu perekonomian masyarakat, menambah pendapatan asli daerah (PAD). Hasil Industri lokal yang selama ini dimiliki oleh masyarakat bisa menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung. Namun, pada kenyataanya Nagari pariangan belum memiliki media dalam mempromosikannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis konvergensi media dalam memasarkan produk kerajinan industri lokal masyarakat. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara serta kajian literatur. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Nagari Pariangan merupakan daerah dengan potensi wisata yang sudah menjadi sorotan dunia, dan perlu adanya sebuah media yang membantu masyarakat dalam memperkenal produk lokal nagari agar bisa menambah pendapatan masyarakat setempat. Kunci utama konvergensi adalah digitalisasi, Nagari Pariangan belum memiliki media digital sebagai wadah dalam mendukung hasil industri masyarakat. Berdasarkan dimensi teknologi 3C (Communication, Compute and Contents), yang terdiri dari IT Industry, Telcom Infrastructure Provides, serta Content Industry. Nagari Pariangan dirasa mampu untuk membangun sebuah media yang digitalisasi, agar mampu menjadikan ekonomi masyarakat di daerah yang memiliki potensi wisata jauh lebih baik. Kata kunci: konvergensi; media; produk kerajinan

Pelatihan Remaja “Peduli” Sebagai Upaya Preventif Terjadinya Perilaku Bullying Pada Remaja

Rina, Amherstia Pasca, Kusumandari, Rahma, Martin, Ricky Alejandro, Imron, Mohammad Fais
Abstract: Abstract: The large number of bullying cases involving teenagers both as perpetrators and victims shows that intervention is needed to prevent the increasing number of cases. The education process for adolescents will be&#8230; effective if it is carried out by their peers. Therefore, a module is needed to provide education for adolescents so that they can act as counselors for their peers in order to prevent bullying from occurring. The purpose of the community service activities carried out is to implement the Remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) program to increase participants' knowledge of bullying and the skills needed as peer counselors.This training was conducted online for 2 meetings and post training assignments. The Remaja “PEDULI” module was developed using the ADDIE approach which consist of analisys, design, develop, implement, and evaluate. The impact of the module implementation was tested using a quasi-experimental method used a single group with a pretest and postest design. Result of data analysis showed that there was differences between mean test scores of participants before and after the training with value of t = -2.921 and value of p = 0.005 (p <0.01). It can be concluded that the Remaja “PEDULI” program is effective in increasing adolescents' knowledge about bullying and skills required as peer counselors.   Keywords: adolescents; bullying; online training             Abstrak: Banyaknya kasus bullying yang banyak melibatkan remaja baik sebagai pelaku maupun korban menunjukkan bahwa dibutuhkan intervensi untuk mencegah meningkatnya jumlah kasus tersebut. Proses edukasi bagi remaja akan efektif apabila dilakukan oleh sebayanya, oleh karena itu diperlukan modul untuk memberikan edukasi berupa pelatihan kepada remaja agar dapat berperan sebagai konselor bagi sebayanya agar dapat mencegah terjadinya bullying.  Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk mengimplementasikan program remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang bullying dan ketrampilan yang dibutuhkan sebagai konselor sebaya. Program pelatihan ini dilakukan secara daring selama 2 kali pertemuan dan penugasan pasca pelatihan. Modul pelatihan remaja PEDULI ini disusun menggunakan pendekatan ADDIE, yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: analisis, desain, develop, implement, dan evaluate. Media yang digunakan dalam pelatihan ini adalah presentasi, video, dan komik. Dampak dari implementasi modul diuji menggunakan metode eksperimen quasi dengan desain single group with pretest and postest design. Hasil uji beda skor tes pengetahuan pada peserta sebelum dan sesudah pelatihan menghasilkan nilai t = -2,921 dengan nilai p = 0,005 (p<0,01). Dapat disimpulkan bahwa program remaja “PEDULI” efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja rentang bullying dan ketrampilan yang diperlukan sebagai konselor sebaya.   Kata kunci: bullying; pelatihan daring; remaja