Abstract:Kesehatan ibu dan anak tetap menjadi prioritas strategis pembangunan kesehatan karena mencerminkan mutu pelayanan kesehatan, implementasi kebijakan, dan kesejahteraan masyarakat. Di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pelaksanaan…
elaksanaan Program Kesehatan Ibu dan Anak menghadapi tantangan berupa hambatan geografis, ketimpangan akses layanan, dan belum optimalnya pelayanan lanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kesehatan Ibu dan Anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di Kecamatan Sukajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain evaluatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan enam informan yang dipilih secara purposif, meliputi unsur pemerintah kecamatan, pimpinan puskesmas, tenaga kesehatan, dan penerima layanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan evaluasi program mengacu pada model CIPP serta perspektif efektivitas Dunn dan Steers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup efektif, terutama pada layanan dasar seperti persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan nifas, imunisasi, dan pelayanan balita. Namun, program belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, kondisi geografis yang sulit, belum lengkapnya kunjungan antenatal, lemahnya penanganan rujukan komplikasi, dan belum meratanya kesadaran masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan analisis capaian indikator program dengan faktor implementasi kebijakan pada konteks wilayah terpencil. Penguatan layanan jemput bola, sistem rujukan, distribusi tenaga kesehatan, dan edukasi masyarakat menjadi kunci peningkatan efektivitas program.
Abstract:Penelitian ini mengkaji strategi peningkatan pendapatan retribusi pengelolaan sampah dalam mendukung kebersihan lingkungan di Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian didasarkan pada belum optimalnya realisasi pendapatan…
an retribusi yang masih berada di bawah target meskipun kebutuhan pengelolaan sampah terus meningkat. Penelitian sebelumnya menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dan kualitas layanan, namun integrasi teknologi dan keterlibatan masyarakat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif serta menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya pendapatan retribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi unsur Dinas Lingkungan Hidup, UPT pengelolaan sampah, petugas lapangan, dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan, penguatan sistem berbasis teknologi, kemudahan pembayaran, peningkatan kesadaran masyarakat, serta pengembangan infrastruktur menjadi strategi utama. Rendahnya pemahaman masyarakat, sistem penagihan manual, dan keterbatasan fasilitas menjadi hambatan utama. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara manajemen pelayanan publik dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan sistem retribusi yang efektif dan berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan pesat era digital menjadikan Artificial Intelligence (AI) sebagai inovasi penting yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ketergantungan masyarakat terhadap…
rhadap AI dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan empat dimensi: akses dan ketersediaan AI, intensitas penggunaan, ragam aktivitas, serta tujuan pemanfaatannya. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan responden sebanyak 60 orang masyarakat di sekitar pondok pesantren. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan skor persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi intensitas penggunaan AI memperoleh persentase terendah sebesar 30%, diikuti ragam aktivitas kehidupan sehari-hari sebesar 39%, dan tujuan penggunaan AI sebesar 46%, yang menunjukkan penggunaan AI masih terbatas dan bersifat selektif sesuai kebutuhan. Persentase tertinggi terdapat pada dimensi akses dan ketersediaan AI sebesar 53%, menandakan akses relatif tersedia namun belum optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital agar pemanfaatan AI lebih bijak, tidak menggantikan proses berpikir kritis, melainkan sebagai alat bantu dalam aktivitas manusia.
Abstract:Kompetensi evaluasi proyek merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki mahasiswa dalam mengelola program dan kegiatan organisasi secara efektif. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pelatihan manajemen…
emen proyek di lingkungan perguruan tinggi masih lebih berfokus pada aspek perencanaan dan pelaksanaan dibandingkan evaluasi proyek sebagai bagian penting dalam siklus manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Project Management Framework (PMF) dalam memperkuat kompetensi evaluasi proyek mahasiswa berdasarkan temuan-temuan penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku, serta dokumen ilmiah yang relevan mengenai PMF, evaluasi proyek, dan pengembangan kompetensi mahasiswa yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, seleksi, pengelompokan, dan sintesis temuan dari berbagai sumber literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PMF berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam perencanaan proyek, pengendalian pelaksanaan, manajemen risiko, pelaporan, serta evaluasi proyek secara sistematis. Selain itu, integrasi aspek evaluasi dalam PMF mendorong terbentuknya budaya pembelajaran organisasi dan pengambilan keputusan berbasis data pada organisasi kemahasiswaan. Kajian ini menegaskan bahwa PMF dapat menjadi kerangka yang efektif dalam pengembangan kompetensi evaluasi proyek mahasiswa dan dapat diadaptasi dalam berbagai program pelatihan organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi.
Abstract:Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah diharapkan memperkuat akuntabilitas sektor publik melalui manajemen kinerja yang berorientasi hasil. Namun, penelitian terdahulu lebih banyak menyoroti aspek teknis atau hanya…
anya berfokus pada satu perangkat daerah, sedangkan evaluasi sistemik pada level kabupaten masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menjelaskan kontribusinya terhadap peningkatan akuntabilitas dan kinerja instansi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif yang dilaksanakan pada tahun 2025 di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, Inspektorat, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, focus group discussion, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAKIP telah memperbaiki ketertiban administratif, penjenjangan target, dan monitoring berkala, tetapi kontribusinya terhadap kinerja substantif masih terbatas. Aspek terlemah terdapat pada pengukuran kinerja karena indikator belum sepenuhnya berbasis outcome, kualitas data belum merata, dan hasil evaluasi belum konsisten digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi sistemik level kabupaten dan rekomendasi kontekstual berupa core indicator set, penguatan register tindak lanjut, integrasi sistem informasi, dan performance review berbasis bukti. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi SAKIP di Kabupaten Bogor telah maju secara struktural, tetapi masih memerlukan perbaikan terintegrasi agar benar-benar menjadi instrumen manajemen berbasis hasil.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan tindak pidana penipuan online di Indonesia serta kontribusinya dalam membentuk warga negara yang berakhlak karimah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif…
dengan pendekatan deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan menelaah berbagai sumber hukum. Jurnal ilmiah dan literatur yang relevan. Pendekatan yang digunakan meliputi yuridis, konseptual, dan sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap penipuan online telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, namun masih menghadapi kendala dalam pembuktian digital. Pelacakan pelaku serta keterbatasan sumber daya aparat. Selain itu, rendahnya literasi hukum dan digital masyarakat meningkatkan kerentanan terhadap kejahatan siber. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan nilai akhlakul karimah berperan penting sebagai kontrol moral. Oleh karena itu, sinergitas antara penegakan hukum, literasi digital, dan pembinaan moral menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat digital yang aman dan beretika serta memiliki integritas moral.
Abstract:Rendahnya keterampilan membaca pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa pada siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk…
uk mengembangkan media ROBIME (Roda Bingo Meme Edukatif) yang valid, praktis, dan efektif pada materi unggah-ungguh Bahasa Jawa serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ASSURE. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas IV SDN 1 Sebalor dan SDN 3 Sebalor. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik dan guru, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ROBIME memperoleh tingkat kevalidan sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan berdasarkan respons peserta didik mencapai 86,90% di SDN 1 Sebalor dan 86,00% di SDN 3 Sebalor, sedangkan respons guru mencapai 96% dan 92% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,62 pada SDN 1 Sebalor dan 0,47 pada SDN 3 Sebalor dengan kategori sedang. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi roda bingo dan meme edukatif sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman unggah-ungguh Bahasa Jawa. Dengan demikian, media ROBIME dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Abstract:Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) merupakan mata pelajaran yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis…
nganalisis pengaruh pembelajaran PKN terhadap kepedulian sosial peserta didik di Sekolah Dasar di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 120 orang, dengan sampel sebanyak 89 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan indikator dari Zubaedi (2022) untuk variabel kepedulian sosial dan Syamzaimar (2025) untuk variabel kualitas pembelajaran PKN, yang telah divalidasi dengan nilai Cronbach Alpha 0,87. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan pengujian prasyarat meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan pembelajaran PKN terhadap kepedulian sosial peserta didik dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,672, nilai t hitung 11,586, nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta nilai R² sebesar 0,451. Uji Glejser menunjukkan tidak terjadi heteroskedastisitas (sig. > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran PKN yang mengintegrasikan nilai-nilai kewarganegaraan dengan pengamalan Islam merupakan faktor penting dalam pembentukan kepedulian sosial peserta didik di Pasir Pengaraian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, dan menganalisis refleksi pedagogis mahasiswa PGSD Universitas PGRI Sumenep selama Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di kelas rendah…
ndah SDIT Al-Hidayah Sumenep Tahun Akademik 2025–2026. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Sumber data berasal dari tiga laporan PPL mahasiswa yang mengajar di kelas 1, 2, dan 3. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles & Huberman, dengan triangulasi sumber untuk menjaga kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi dominan yang digunakan adalah pemanfaatan alat peraga konkret, media audio-visual, dan permainan interaktif; (2) tantangan utama meliputi manajemen kelas, adaptasi kognitif lintas jenjang, dan pengelolaan motivasi belajar; serta (3) refleksi pedagogis mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pendekatan pembelajaran yang sesuai perkembangan anak usia 6–9 tahun. Penelitian ini menegaskan bahwa PPL di kelas rendah merupakan arena pembentukan kompetensi pedagogik yang krusial bagi calon guru SD.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Busy Book pada pembelajaran IPS materi kegiatan ekonomi untuk peserta didik kelas IV MI Al Hidayah dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta efektivitasnya. Penelitian ini…
ni menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 26 peserta didik kelas IV MI Al Hidayah Banjarsari. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli media dan materi, angket respon peserta didik, dan tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media Busy Book yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid berdasarkan validasi ahli media (97,2% dan 91,6%) dan ahli materi (94,4%); (2) media sangat praktis berdasarkan respon peserta didik sebesar 95,8%; dan (3) media efektif digunakan dalam pembelajaran dengan rata-rata pemahaman konsep peserta didik 96,79% dan ketuntasan belajar klasikal 80%. Media Busy Book layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPS materi kegiatan ekonomi di sekolah dasar karena mampu menjembatani konsep abstrak menjadi konkret melalui aktivitas manipulatif, meningkatkan motivasi belajar, dan mendukung pembelajaran tematik yang berpusat pada peserta didik.