Search Articles & Publications

Showing 1597 articles found for "While"

Peningkatan Kapasitas Produksi Bumbu Bali “Nepaon” Suka Wirang Desa Buki

Suniantara, I Ketut Putu, Suwardika, Gede, Sopandi, Agus Tatang, Masakazu, Kadek, Wijaya, I Gusti Ngurah Satria
Abstract: The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging… aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.          Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production    Abstrak: Bumbu Bali “NePaon” di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan. Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi

Pelatihan Desain Grafis Untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa Di Era Digital

Parini, Parini, Lubis, Iin Almeina, Ramadhani, Andrew, Suhendra, Aidil Adi
Abstract: The use of graphic design in business in the digital era has great potential. Therefore, it is important to organize training on making graphic designs using simple and easy applications. The problems faced by the students… ts of SMK Karya Utama Tanjungbalai are experiencing a lack of interest in learning because they focus too much on the process of determining the design and background. In addition, students are also less aware that graphic design can be a business opportunity in this digital era. For example, graphic design for making logos, online stores/olshops can increase their attractiveness and selling points, as well as food sales posters and others. One alternative to this design is using the Canva application, a tool that supports the learning process visually and helps train visual literacy skills students quickly and easily. The purpose of this service is for students to quickly and easily master using the Canva application for designing, while improving their business skills in the digital era. This service is carried out with the observation stage, followed by direct training/practice using the Canva application and directions to improve the quality of graphic design. The results of this dedication are that students can improve their skills in using the Canva application and can be applied in the business world in the digital era.  Keywords: graphic design; canva application; digital.     Abstrak: Penggunaan desain grafis dalam bisnis di era digital memiliki potensi besar. Oleh karena itu, penting untuk menyelenggarakan pelatihan tentang pembuatan desain grafis dengan menggunakan aplikasi yang sederhana dan mudah. Permasalahan yang dihadapi siswa/i SMK Karya Utama Tanjungbalai mengalami kurangnya minat belajar karena terlalu banyak fokus pada proses menentukan desain dan background. Selain itu, siswa juga kurang menyadari bahwa desain grafis dapat menjadi peluang bisnis di era digital ini. Misalnya, desain grafis untuk pembuatan logo, toko online/olshop dapat meningkatkan daya tarik dan nilai jualnya, begitu juga poster penjualan makanan dan lainnya, Salah satu alternatifnya design ini menggunakan aplikasi Canva, alat yang mendukung proses pembelajaran secara visual dan membantu melatih kemampuan literasi visual siswa dengan cepat dan mudah. Tujuan pengabdian ini agar siswa dapat dengan cepat dan mudah menguasai penggunaan aplikasi Canva untuk mendesain, sekaligus meningkatkan keterampilan berbisnis di era digital. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan/praktek langsung dengan menggunakan aplikasi canva dan pengarahan untuk meningkatkan kualitas desain grafis. Hasil dari pengabdian ini harapannya siswa/i dapat meningkatkan  keterampilan siswa/i dalam menggunakan aplikasi canva dan dapat diterapkan dalam dunia bisnis di era digital   Kata kunci: desain grafis; aplikasi canva; digital

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sma Kartikatama Kota Metro

Qomariah, Siti, Rosyidah, Ummi, mariana, erni, Wardany, Kusuma, Kinasih, Ayang, Utami, Endang Sri
Abstract: Abstract: Scientific work can be used by teachers as a facility for communicating new information, ideas, studies, and research results to the general public. The preparation of scientific papers is very meaningful for the… he professional development of teachers, but in reality, the culture of writing scientific papers among teachers is still low. Meanwhile, the teacher can write scientific papers based on the implementation of the teacher's creativity and criticality in the daily activities that are observed and experienced in creating a better quality of education to achieve maximum learning results. This program aims to conduct training in the preparation of scientific papers in this matter scientific postings for teachers of SMA Kartikatama Metro. This program is carried out using a classical approach which is tried by giving lectures and delivering modules and individual approaches are tried when accompanying participants in writing scientific papers. Achievement of the target number of participants as well as the objectives of this training can be assessed as good. Within 2 weeks as many as 3 teachers have tried to write scientific posts. All the modules that have been planned can be informed to the participants, even though there are many time constraints there are some modules that are informed in an outline. The expertise of the participants can be seen from the ability to compose scientific papers that can be considered good. Keywords: scientific work; teacher; training.   Abstrak: Karya ilmiah dapat digunakan guru sebagai fasilitas mengomunikasikan informasi baru, gagasan, kajian, serta hasil riset kepada khalayak umum. Penyusunan karya ilmiah sangat berarti untuk pengembangan keprofesionalan guru, tetapi pada kenyataannya budaya menulis karya ilmiah di kalangan guru masih rendah. Sementara itu guru bisa menulis karya ilmiah bersumber pada implementasi kreatifitas serta kekritisan guru terhadap kegiatan tiap hari yang diamati serta dialaminya dalam menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik sehingga menggapai hasil belajar yang maksimal. Tujuan program ini merupakan melakukan pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah dalam perihal ini postingan ilmiah untuk guru SMA Kartikatama Metro. Program ini dilaksanakan memakai pendekatan klasikal yang dicoba dengan membagikan ceramah serta penyampaian modul serta pendekatan individual dicoba pada saat mendampingi peserta dalam menulis karya ilmiah. Ketercapaian sasaran jumlah partisipan serta tujuan pelatihan ini bisa dinilai baik. Dalam kurun waktu 2 pekan sebanyak 3 orang guru sudah berupaya menulis postingan ilmiah. Seluruh modul yang sudah direncanakan bisa di informasikan kepada paserta, walaupun terdapat banyak keterbatasan waktu terdapat sebagian modul yang  di informasikan secara garis besar. Keahlian paserta dilihat dari kemampuan menyusun karya ilmiah yang dapat dinilai baik. Kata kunci: guru; karya ilmiah; pelatihan.

Penyuluhan Sumur Resapan Sebagai Upaya Konservasi Cadangan Air Tanah Dan Pengendalian Genangan Air Di Kota Baubau

Nurhayati, Nurhayati, Agus, Irzal, Surianti, Surianti
Abstract: The population increase in urban areas will be directly proportional to the increase in the number of settlements and housing, so a lot of lands will change its function resulting in damage to water catchment areas. Technological… nological developments and development are increasing, disrupting rainwater catchment areas and reducing the ability of rainwater to infiltration. When the rainy season, the problem in RT 18 is a lot of  runoff that cannot quickly absorb into the reservoir, resulting in stagnant water which is quite disturbing to residents' activities. Meanwhile, during the dry season, the borehole water discharge is greatly reduced and seawater intrusion occurs into the well. To overcome this there must be a solution offered to overcome these problems. Therefore one method to build public awareness is through counseling about the importance of infiltration wells. The results of the implementation showed that before counseling the participants' understanding test results were only 14.17% and after counseling the participants' understanding was 77.5%. There was an increase in participants' understanding of 63.33%.             Keywords: infiltration wells; runoff; water conservation, water absorption   Abstrak: Peningkatan jumlah penduduk di perkotaan akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah pemukiman dan perumahan, sehingga banyak lahan akan beralih fungsi yang berakibat pada rusaknya daerah resapan air. Perkembangan teknologi dan pembangunan yang makin meningkat, membuat lahan resapan air hujan terganggangu dan mengurangi kemampuan air hujan meresap kedalam tanah. Pada saat musim penghujan tiba permasalahan yang terjadi di RT 18 yaitu banyak limpasan air yang tidak bisa cepat menyerap ke dalam tahan sehingga terjadi genangan air yang cukup mengganggu aktivitas warga. Sedangkan ketika musim kemarau debit air sumur bor sangat berkurang serta terjadi instrusi air laut ke dalam sumur. Untuk mengatasi hal tersebut harus ada solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu salah satu metode untuk membangun kesadaran masyarakat yaitu melalui penyuluhan tentang arti penting sumur resapan. Hasil pelaksanaan menunjukkkan sebelum dilakukan penyuluhan hasil test pemahaman peserta hanya 14,17% dan setelah penyuluhan pemahaman peserta 77,5%. Terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 63,33%.   Kata kunci: limpasan; pelestarian air, resapan air, sumur resapan,

Penjernihan Air Sungai Silau Skala Rumah Tangga Kabupaten Asahan Dengan Metode Elektrokoagulasi

Hasanah, Moraida, Z, Fynnisa, Zahar, Intan, Rahmadsyah, Rahmadsyah, Harmayani, Harmayani, Saktisahdan, T Jukdin
Abstract: challenge that frequently affects daily life. Generally, the community faces water sources that are discolored, oily, and emit unpleasant odors due to their origins as former rice fields or peat soil. Clean water is one… of the main needs for humans for survival and is a determining factor in public health and welfare. Making clean water sources in Sidomulyo Village using the electrocoagulation method is one solution that can be offered. The electrocoagulation method involves utilizing electrical energy to coagulate and remove fine particles from water. By conducting simulations or raising awareness among the public about this method, it aims to provide assistance to the community while promoting understanding of how the electrocoagulation process can be used to purify contaminated water sources, addressing issues such as water discoloration, oiliness, and unpleasant odor.   Keywords: clean water; polluted water; electrocoagulation method     Abstrak : Masalah air bersih di Desa Sidomulyo terus menjadi isu yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, air yang digunakan oleh masyarakat di desa tersebut memiliki warna coklat kekuningan, terkontaminasi oleh minyak, dan memiliki aroma yang tidak sedap. Hal ini terjadi karena sumber air yang digunakan berasal dari bekas lahan pertanian sawah atau tanah gambut. Keberadaan air bersih sangat penting bagi kehidupan manusia dan berperan krusial dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk menciptakan sumber air bersih di Desa Sidomulyo adalah dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Metode elektrokoagulasi adalah proses penggumpalan dan pengendapan partikel-partikel halus dalam air dengan menggunakan energi listrik. Diharapkan dengan melakukan simulasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang metode elektrokoagulasi, maka masyarakat dapat terbantu sekaligus memahami tentang aplikasi metode elektrokoagulasi untuk penjernihan sumber air yang tercemar seperti warna air yang kuning kecoklatan, berminyak, dan berbau.   Kata kunci : air bersih; air tercemar; metode elektrokoagulasi

Gemar Konsumsi Makanan Sumber Serat (GEMAS) Pada Remaja di SMA Santo Bellarminus, Bekasi

Cahya, Aloysius Prima, Nugrohojati, Mateus Bagas
Abstract: Abstract: Community service activities are carried out to increase awareness of adolescents to consume fiber source foods. These activities include: understanding fiber, the benefits of fiber for the body, types of fiber… source foods, fiber source food groups (water-soluble and water-insoluble fiber), causes if rarely consume fiber source foods, and recommendations for consumption of fiber source foods in a day. The method is carried out in counseling. Starting with filling out the attendance list, filling out the pre-test, then being given nutritional education interventions about fiber using PowerPoint media, a 15-minute question and answer session, and closing with a post-test. Monitoring and evaluation are carried out 1 week after online counseling via Whatsapp call. It is hoped that students will keep in mind the material that has been delivered and apply it in their daily lives. The results of the assessment of knowledge about fiber-source foods in adolescents before being given counseling were 25% (good category), 65.6% (sufficient category), and 9.4% (less category). Meanwhile, the percentage of knowledge about fiber-source foods after counseling was 65.6% (good category), 31.3% (sufficient category), and 3.1% (less category). The results showed a change in knowledge in respondents before and after being given counseling about fiber source foods. The level of knowledge in adolescents influences the behavior and attitudes of adolescents in choosing the type of food to be consumed.        Keywords: fiber; adolescents; fiber-source foods   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan guna meningkatkan kesadaran remaja untuk mengonsumsi makanan sumber serat. Kegiatan tersebut meliputi: pengertian serat, manfaat serat untuk tubuh, jenis makanan sumber serat, kelompok makanan sumber serat (serat larut dalam air dan tidak larut dalam air), penyebab jika jarang konsumsi makanan sumber serat dan anjuran konsumsi makanan sumber serat dalam sehari. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan. Diawali dengan pengisian daftar hadir, mengisi pre-test, kemudian diberikan intervensi edukasi gizi mengenai serat menggunakan media power point, sesi tanya jawab selama 15 menit dan ditutup dengan post-test. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan 1 minggu setelah penyuluhan secara online melalui Whatsapp call. Diharapkan siswa/i tetap mengingat materi yang telah disampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penilaian pengetahuan tentang makanan sumber serat pada remaja sebelum diberikan penyuluhan yaitu sebesar 25% (kategori baik), 65.6% (kategori cukup) dan 9.4% (kategori kurang). Sedangkan persentase pengetahuan tentang makanan sumber serat setelah diberikan penyuluhan yaitu sebesar 65.6% (kategori baik), 31.3% (kategori cukup) dan 3.1% (kategori kurang). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perubahan pengetahuan pada responden sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang makanan sumber serat. Tingkat pengetahuan pada remaja memiliki pengaruh terhadap perilaku dan sikap remaja dalam memilih jenis makanan yang akan dikonsumsi. Kata kunci: serat; remaja; makanan sumber serat

Pelatihan Dan Pendampingan Pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi Di Lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia

Ferawati, Ferawati, Rangkuti, Maryam Monika, Romaulina, Putri Margareth, Khairi, Rizqi, Pakpahan, Alfonso Gravela
Abstract: Abstract: Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia is a tertiary institution that has a Tax Center and works closely with the Direktorat Jenderal Pajak to assist taxpayers in calculating, depositing, and reporting their tax obligations.… ligations. On March 03 2023 and March 07 2023, training and assistance for taxpayers were conducted in filling out the Annual Individual Tax Return at the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia Tax Center by the Tax Volunteers. The method used is direct assistance to individual taxpayers in updating NPWP-NIK, and KLU data, also reporting annual tax returns via e-filing. The activity participants are all taxpayers including lecturers and educational staff at the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia and STIKes Murni Teguh. This activity resulted in an increase in understanding for participants in reporting Annual SPT Individuals, while the Tax Volunteer gained knowledge about taxation based on the latest regulations and was able to put into practice the knowledge learned during lectures which can be used as practical experience. Meanwhile, the results for the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia are an increase in taxpayer compliance within the Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia, including lecturers and education staff society who are aware of their obligations and always report their income to the state. Keywords: e-filing; SPT; Tax Volunteers    Abstrak: Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia merupakan perguruan tinggi yang memiliki Tax Center dan berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk membantu Wajib Pajak dalam menghitung, menyetor, dan melaporkan kewajiban perpajakan mereka. Pada tanggal 03 Maret 2023 dan 07 Maret 2023, telah dilakukan pelatihan serta pendampingan Wajib Pajak dalam mengisi Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi di Tax Center Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia oleh tim Relawan Pajak. Metode yang digunakan adalah pendampingan secara langsung kepada Wajib Pajak Orang Pribadi dalam melakukan pemutakhiran data NPWP-NIK, KLU, dan pelaporan SPT Tahunan melalui e-filing. Peserta kegiatan adalah seluruh Wajib Pajak termasuk dosen dan tenaga pendidik di lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia serta STIKes Murni Teguh. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman bagi peserta dalam melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi, sedangkan tim Relawan Pajak memperoleh pengetahuan tentang perpajakan berdasarkan peraturan terbaru dan dapat mempraktikkan secara langsung pengetahuan yang dipelajari selama kuliah serta dapat dijadikan sebagai pengalaman praktis. Sedangkan hasil bagi Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia adalah peningkatan ketaatan wajib pajak di lingkungan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia termasuk dosen dan tenaga pendidik sebagai masyarakat yang sadar akan kewajiban dan senantiasa melaporkan penghasilan mereka kepada negara. Kata kunci: e-filing; Relawan Pajak; SPT

Pembelajaran Penggunaan Microsoft Office Yang Baik Dan Terorganisir

Joosten, Joosten, Caroline, Caroline, Elly, Elly
Abstract: Abstract: One of the IT applications utilized by the community is Microsoft Office. This application helps various parties in supporting the learning process in schools and is used by various parties for office work needs… s in processing words, numbers and presentations. Understanding and mastering this application is a basic ability that must be owned by every individual in the present. As is the case with students at SMA Letjen Haryono MT while studying at school. However, the use of Office has not been maximized by them. They were only introduced to Microsoft Office applications but did not understand how to use them. Therefore, students need to be equipped with additional learning that focuses on using Microsoft Office as a medium to assist student learning and also prepares students to take advantage of this application in the future. The features available in Microsoft Word, Microsoft Excel, and Microsoft Power Point are also less known by students. Departing from this, it is necessary to equip students with learning about Microsoft Office applications. Learning activities provide a range of 77% through questionnaires filled out by students which means that the training provided provides good knowledge benefits to the 28 students who take part in the training. The target planned by the implementation team was achieved where students were assisted in understanding and learning to use Microsoft Word, Microsoft Excel and Microsoft Power Point applications.            Keywords: education; information technology; microsoft office   Abstrak: Salah satu penerapan TI yang dimanfaatkan oleh masyarakat adalah Microsoft Office. Aplikasi ini membantu berbagai pihak dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah serta dimanfaatkan berbagai pihak untuk kebutuhan pekerjaan kantoran dalam pengolahan kata, angka serta presentasi. Pemahaman dan penguasaan aplikasi ini merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh tiap individu di masa sekarang. Seperti halnya dengan murid-murid di SMA Letjen Haryono MT selama belajar di sekolah. Tetapi, penggunaan Office belum dimaksimalkan oleh mereka. Mereka hanya diperkenalkan aplikasi Microsoft Office tetapi kurang memahami cara penggunaannya. Oleh karena itu, maka murid perlu dibekali dengan pembelajaran tambahan yang berfokus pada penggunaan Microsoft Office sebagai media untuk membantu pembelajaran murid dan juga mempersiapkan murid manfaatkan aplikasi ini di masa mendatang. Fitur-fitur yang tersedia di Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point juga kurang diketahui oleh murid-murid. Berangkat dari hal tersebut, maka perlu melengkapi murid dengan pembelajaran akan aplikasi Microsoft Office. Kegiatan pembelajaran memberikan nilai range 77% lewat kuesioner yang diisi murid yang berarti pelatihan yang diberikan memberikan manfaat pengetahuan yang baik kepada 28 murid yang mengikuti pelatihan. Target yang direncanakan tim pelaksana tercapai di mana murid-murid terbantu dalam memahami dan mempelajari penggunaan aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point. Kata kunci: pendidikan; teknologi informasi; microsoft office

Perancangan Pintu Penyiram Cairan Disinfektan Untuk Mengantisipasi Penyebaran Covid 19 Di Smk Negeri 2 Tanjungbalai

ananda, ricki, Amin, Muhammad, Manurung, Nuriadi, Widyanto, Taufiq
Abstract: Corona virus (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus. Since the spread of Covid-19, many government agencies in Indonesia have received the impact, including SMK Negeri 2 Tanjungbalai. The spread… ad of the corona virus has resulted in this school no longer being able to carry out face-to-face learning starting from 2019 to 2022. To anticipate the spread of covid-19 in the SMKN 2 Tanjungbalai area, the community service team designed a security system at the school entrance to anticipate the spread of covid, so that if there are people or vehicles that want to enter the school will be sprayed automatically with disinfectant liquid, besides that the tool can also read the body temperature of visitors. This service uses the consultation and science and technology method, where the service team consults with the school principal about existing problems, namely to anticipate the spread of Covid-19 in the school area. or hands, then the temperature is set at 30 0C and do not water, while if the object does not have a fever, the temperature is in the range of 330C-360C and watering is carried out. Meanwhile for objects with a fever, the temperature is >= 370C and no watering is carried out, and they are not allowed to enter. All module voltages use the 5VDC input voltage, which is supplied from the controller. Meanwhile, the pump voltage uses a 12VDC inverter, which is reduced to 5.68 VDC.   Keywords: automatic disinfectant sprinkler; corona; ultrasonic sensor; microcontrollers     Abstrak: Virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Semenjak penyebaran covid-19 banyak instansi pemerintahan di indonesia yang mendapatkan imbasnya, diantaranya SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Meluasnya virus corona mengakibatkan sekolah ini tidak lagi bisa melakukan pembalajaran tatap muka dimulai tahun 2019 sampai dengan 2022. Untuk mengantisipasinya penyebaran covid-19 diwilayah SMKN 2 Tanjungbalai ini, maka tim pengabdian merancang sistem pengaman dipintu masuk sekolah untuk mengantisipasi penyebaran covid, sehingga jika ada orang atau kendaraan yang ingin memasuki sekolah tersebut akan di semprot secara otomatis dengan cairan disinfektan, selain itu alat tersebut juga bisa membaca suhu tubuh pengunjung. Pada pengabdian ini menggunakan metode konsultasi dan ipteks, dimana tim pengabdian berkonsultasi dengan kepala Sekolah tentang masalah yang ada, yaitu untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di area sekolah.. Setelah dilakukan pengujian medapati bahwa Ada  3 kondisi pembacaan objek yaitu, ketika tidak ada objek, atau tangan, maka suhu diseting 30 0C tidak melakukan penyiraman, sementara jika objek tidak demam, suhu di range 330C-360C dan dilakukan penyiraman. Sementara untuk objek yang demam, maka suhu >= 370C dan tidak dilakukan penyiraman, serta tidak diperbolehkan masuk. Seluruh tegangan modul, menggunakan tegangan input 5VDC, yang disupply dari controller. Sementara untuk tegangan pompa menggunakan inverter 12VDC, yang dikecilkan menjadi 5,68 VDC.   Kata kunci : microcontroller; penyiram disinfektan otomatis; sensor ultrasonic; virus corona.

Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang

Djunaid, Ika Suryono, Sofiani, Sofiani, Rosanto, Stephanie, Soeprapto, Vishnuvardhana S, Natalia, Dessy
Abstract: Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of… a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%.   Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya   Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%.   Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya