Abstract:Pada penelitian ini respon emosional antara perempuan dan laki-laki terhadap faktor-faktor penyebab depresi dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa perbedaan biologis, psikologis, dan sosial antara perempuan dan laki-laki…
aki-laki memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap respon emosional mereka terhadap faktor penyebab depresi. Faktor-faktor seperti tekanan sosial, peran gender, hormon, dan pola pikir kognitif memainkan peran utama dalam memahami perbedaan ini. faktor-faktor yang mempengaruhi respons individu terhadap tantangan dan bagaimana stereotip gender dapat memainkan peran dalam pembentukan pola pikir. Melalui metode Narrative Review, Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pengelolaan depresi yang efektif memerlukan pendekatan yang dapat mempertimbangkan perbedaan respon emosional antara perempuan dan laki-laki. Implementasi dari jurnal ini dapat membantu pengembangan intervensi yang lebih tepat sasaran dan personalisasi dalam penanganan depresi berdasarkan gender. Dan memberikan wawasan mendalam tentang perbedaan persepsi dan Problem Solving penanganan masalah antara kedua gender tersebut.
Abstract:Psikologi pendidikan berperan sebagai ilmu yang meneliti masalah jiwa atau mental dan aktivitas psikologis seseorang dalam hal yang berkaitan dengan pendidikan sebagai interaksi disiplin yang cukup penting dalam memeriksa…
a masalah yang mengganggu ataupun bahkan mendukung jiwa dan keadaan mental siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan memahami keadaan mental siswa tersebut maka guru dapat mengatur dan berusaha untuk mencarikan solusi atas masalah yang dihadapi tersebut, sehingga untuk hal ini, sudah seharusnya seorang guru perlu memiliki pengetahuan yang komprehensif mengenai psikologi pendidikan agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan terarah
Abstract:Artikel ini membahas tentang komersialisasi pendidikan di Indonesia mengacu pada dua situasi yang berbeda. Pertama, adanya lembaga pendidikan yang menawarkan program dan fasilitas berkualitas tinggi, namun dengan biaya pendidikan…
endidikan yang sangat tinggi sehingga hanya dapat diakses oleh orang-orang kaya yang mempunyai kemampuan ekonomi. Kedua, adanya lembaga pendidikan yang lebih fokus memungut biaya pendidikan tinggi tanpa mengutamakan peningkatan mutu pendidikan. Dalam hal ini penulis akan mendalami pengertian komersialisasi pendidikan dan permasalahan komersialisasi pendidikan. Komersialisasi pendidikan atau komersialisasi pendidikan seringkali dikaitkan dengan kebijakan atau langkah yang memposisikan pendidikan sebagai sektor jasa yang diperdagangkan. Penulis menerapkan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini berparadigma kualitatif, sehingga secara historis pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, yaitu tidak melibatkan analisis data kuantitatif. Dari segi objek penelitian, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian sejarah yang melibatkan analisis dokumen terstruktur. Penelitian ini berfokus pada kajian pemikiran seorang tokoh, yang didasarkan pada karya tulis yang dihasilkan oleh tokoh tersebut, seperti buku dan sumber informasi lainnya. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan pustaka, sehingga teknik dokumentasi menjadi pendekatan yang relevan.
Melalui artikel ini penulis bermaksud menggali lebih dalam, hal ini bertujuan agar kita sebagai pelaku maupun korban dapat memahami permasalahan komersialisasi pendidikan, sehingga buku ini dapat menyikapinya dengan sebaik-baiknya. Komersialisasi pendidikan secara tidak langsung juga menimbulkan kesenjangan di antara pihak-pihak yang terlibat. bermodal dan pihak yang bermodal kecil. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ivan Illlich dalam Benny Susanto (2005: 119), “komersialisasi pendidikan dianggap sebagai misi lembaga pendidikan modern untuk melayani kepentingan pemilik modal dan bukan sebagai sarana pembebasan bagi kaum tertindas”. Akibatnya, tidak tercapainya pendidikan yang humanis dalam proses pendidikan karena komersialisasi pendidikan, menurut Satriyo Brojonegoro, hanya bisa dinikmati oleh pihak-pihak tertentu yang mempunyai modal untuk mengakses pendidikan. (Hartini, 2011: 16).
Abstract:This quantitative descriptive study aimed to explore the relationship between sleep duration and academic performance among third-year English Language Teaching students at IAIN Palangka Raya. data was collected from 24…
voluntary participants. Results indicated that most respondents slept between 11:00 pm and 12:00 am, with an average sleep duration of 5.458 hours. Despite the majority having below the recommended 7 hours of sleep per night, the study found a weak negative correlation (-0.088) between sleep duration and academic performance (GPA). However, the p-value of 0.684 suggested that this correlation was not statistically significant. Discussion highlighted the importance of sleep for cognitive functions and academic success. Although the study contradicted some existing theories, it emphasized the need for further research with larger samples and more specific performance measurements. The findings could guide educational institutions in developing evidence-based interventions to improve students' sleep quality and, potentially, academic performance. this research contributes to the understanding of the complex relationship between sleep and academic achievement, prompting further exploration for a more comprehensive perspective.
Abstract:Pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Adanya pembentukan karakter peduli lingkungan ini dilakukan melalui kegiatan…
egiatan pembelajaran di sekolah yang berwawasan lingkungan hidup dengan harapan dapat menyadarkan siswa agar memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitarnya, serta menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga lingkungan untuk kelestarian kehidupan di masa mendatang. Dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan pada siswa di SMA Kartika XX-1 Makassar, tim BKP mengadakan kegiatan lomba kebersihan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan bagi siswa-siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, terutama di ruang kelas. Kegiatan lomba kebersihan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 dan bertempat di SMA Kartika XX-1 Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari semua kelas sebanyak 22 kelas. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat tiga kelas yang menjadi pemenang, yaitu kelas X MIPA 1, XI MIPA 3, dan XII IPS 2. Dari kegiatan ini, siswa merasa cukup senang mengikuti lomba kebersihan kelas karena mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan kerja sama dengan teman sekelas. Kegiatan lomba kebersihan kelas ini juga diharapkan dapat dilaksanakan kembali di masa mendatang karena cukup banyak siswa-siswa yang antusias mengikuti kegiatan ini.
Abstract:Tulisan Ini Bertujuan Untuk Membahas Pemikiran Nashiruddin Al-Thusi Khususnya Mengenai Pemikiran Beliau Tentang Konsep Pendidikan Islam. Pendidikan Sering Disebut Sebagai Suatu Sarana Untuk Memperbaiki Peradaban Manusia.…
Pendidikan Ini Erat Kaitanya Dengan Proses Kehidupan Yang Harus Dilalui Oleh Manusia Dalam Menjalankan Perannya Sebagai Khalifah Di Muka Bumi Ini, Agar Manusia Bisa Mengunkapkan Segala Sesuatu Yang Ada Di Muka Bumi Ini Dan Juga Yang Ada Di Langit. Seperti Yang Kita Ketahui Ini Bahwa Pendidikan Sekarang Ini Menjadi Alat Untuk Memperbaiki Segala Permasalahan Yang Ada Di Kehidupan Sehari-Hari, Terutama Pendidikan Islam. Perkembangan Zaman Yang Ditandai Dengan Majunya Teknologi Dalam Berbagai Bidang Juga Dibarengi Dengan Segala Macam Permasalahan Yang Membutuhkan Pemecahanya Dari Segi Agama. Dalam Tulisan Ini Akan Membahas Penawaran Yang Diungkapkan Oleh Nashiruddin Al-Thusi Bagaimana Seharusnya Pendidikan Harus Dijalankan Dan Bagaimana Islam Memandang Dan Menjalankan Pendidikanya Agar Manusia Bisa Menjalani Kehidupan Di Dunia Ini Tidak Hanya Berfokus Pada Keduniawian, Akan Tetapi Menuju Satu Tujuan Yaitu Keesaan Allah Swt.
Abstract:This article was written to help readers understand the results of reading activities and the abilities and obstacles experienced by students during the learning process. understand the results of monitoring achievement…
activities and abilities and obstacles experienced by students during the learning process. Monitoring is the routine data collection and process of targeting program targets that emphasizes the process and core of change. program target-targeting process that emphasizes process and kernel changes. the quality of the services we purchase while also keeping an eye on our accounts of what is done.
Abstract:General election, a vital indicator of a democratic country like Indonesia, has been implemented since 1955, but its realization as a truly democratic process remains questionable. The purpose of this research is to examine…
ine the standards of democratic, quality and ways to strengthen election in Indonesia. The research uses a normative approach, utilizing secondary data and both juridical and conceptual approaches. The juridical approach is employed due to the legal aspects of the research object, while the conceptual approach is utilized to understand the concepts of Democratic and Qualified Elections. The data, which is in the form of descriptions, is analyzed in a qualitative descriptive manner. It is concluded that the realization of democratic and quality elections in Indonesia is highly dependent on several factors, including the state, election participants, and citizens as voters
Abstract:This research is motivated by the low implementation of ICT-based chemistry learning, schools have not been able to implement ICT-based chemistry learning in achieving graduate quality. The purpose of this study was to determine…
etermine the implementation of integrated quality management of ICT-based chemistry learning as an effort to improve the quality of graduates. This research is a qualitative research with case study method. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The technique of checking the validity of the data is by triangulation of sources and techniques. Regulation of the minister of education and culture Number 20 of 2016 concerning competency standards for elementary and secondary education graduates, regarding the meaning, purpose, and scope of SKL as well as Monitoring and Evaluation. Definition of Graduate Competency Standards are criteria regarding the qualifications of graduates' abilities which include attitudes, knowledge, and skills. The results of research at SMAN 1 Bandung City and SMA Al Azhar Syifa Budi Parahyangan West Bandung in general indicate that the implementation of integrated quality management of ICT-based chemistry learning in both schools has been going well so that it can improve the quality of graduates.
Abstract:This study examined the management of teacher performance improvement in manifesting professional teachers in schools (Madrasah). The researcher conducted this study because of being motivated by the implementation of teacher…
acher performance management that has not been running optimally, especially in MAN 2 Majalengka and MAS Daarul Uluum PUI Majalengka. The sample in this study was the staff management of the schools, especially the principal, and teacher or educator staff in both schools studied, and the students, both at MAN 2 Majalengka and MAS Daarul Uluum PUI Majalengka. Then, the research method used in this study was descriptive-holistic aiming at finding out descriptive and holistic explanations as well as examining the assumptions used in more depth based on the findings and interpretations of the data in the research field. The data were collected through documentation techniques, interviews, and direct observation by the researcher. The results showed that the management of teacher performance improvement was able to make teachers professional, when the management of improving teacher performance was carried out based on the principles of scientific management and adjusted to the needs and characteristics of the school. Both schools (Madrasah) have been quite successful in implementing teacher performance management optimally. It could be seen in the efforts of both schools in several aspects examined. The planning aspects of both schools (Madrasah) involved a contextual analysis of all school resources and the school’s goals. The implementation of the aspects, in both schools (Madrasah), involved various performance indicators such as; (1) providing the guidance and distributing teacher self-evaluation tools; (2) carrying out academic supervision; (3) studying and concluding the results of academic supervision; (4) communicating the results of academic supervision to the teachers individually; (5) discussed the follow-up including; (a) conducting a non-formal program covering of handling cases that were individual and casuistic in nature (curative); (b) conducting a formal program, namely handling cases that were general in nature, and carried out by all teachers through training in the form of developing and deepening performance points such as composing a lesson plan. Both schools (Madrasah) showed their uniqueness, especially in the indicators of problem solving and following up. The evaluation aspects of both schools (Madrasah) were quite good at measuring existing education services, as well as measuring the extent to which the school elements have achieved predetermined qualifications. In general, this study concluded that both schools (Madrasah) were quite optimal in implementing teacher performance management by referring to the functional aspects of management; planning, implementation, and evaluation.