Abstract:In the era now, the rapid development of technology makes people use the internet. E-commerce players use the internet as a digital marketing medium. One of the e-commerce that developed at that time was Bukalapak. This…
study aims to determine the effect of trust and ease of use of applications on purchasing decisions on the Bukalapak site in East Lombok. The method used in this research is associative method and the type of data used is quantitative data. The population of this study were all people who used the Bukalapak application in East Lombok. Determination of the sample using Non-Probability Sampling with a total of 75 respondents. The data analysis method uses validity test, reliability test, classical assumption test, hypothesis testing and multiple linear regression. The results of this study indicate that the trust variable has a positive and significant influence on purchasing decisions The Ease-of-Use variable has a positive and significant influence on purchasing decisions.
Abstract:Pentignya Bimbingan dan Konseling dalam pesantren merupakan sebuah kajian diskursus yang membahas bagaimana peran Konseling dapat di manfaatkan dalam lingkungan pesantren. Apalagi problem pesantren terkait individual santri…
tri sangat komplek dan beragam. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa penting peran Bimbingan Konseling dalam pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan library research (penelitian literatur). Penelitian literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi melalui pustaka, kemudian mencatat dan mengolah data yang sudah didapatkan. Hasil penelitian ini di temkan bahwa. Memang peran Bimbingan dan Konseling sangat di perlukan dalam Pesantren. Sebagai individual yang di tokohkan dan menjadi role pribadi santri yaitu Kyai. Perlu ada Konselor sebagai pengarah dan teman berdiskusi permasalahan keluh kesah di Pesantren.
Abstract:This article discusses issues related to the existence of artificial intelligence as a legal subject, and criminal liability when artificial intelligence commits criminal acts. The purpose of this study is to find out the…
e categorization of artificial intelligence as a legal object or legal subject, and to find out to whom criminal responsibility is assigned when artificial intelligence commits a crime. The research method used in writing this article is normative legal research, with a conceptual approach. The results of this study are that artificial intelligence is not a legal subject, because the actions carried out by artificial intelligence are only orders from its users, and for criminal acts committed by artificial intelligence, those who must be responsible are the creators of artificial intelligence or users of artificial intelligence
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa pada topik perbandingan di Sekolah Dasar Swasta AlWashliyah 80 Kisaran. Metode penelitian…
nelitian yang digunakan Adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang dipilih adalah pengambilan sampel klaster, yang melibatkan siswa dari kelas VI B dan VI C sebagai subjek penelitian.Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji-T untuk pengujian hipotesis. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kedua kelas tersebut berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi sebesar 0,052 untuk kelas eksperimen dan 0,693 untuk kelas kontrol; kedua nilai tersebut melebihi 0,05. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai Sig. (dua sisi) sebesar 0,000 < 0,05; oleh karena itu, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar matematika antara siswa yang menggunakan model PBL dan mereka yang belajar secara konvensional. Oleh karena itu, model Pembelajaran Berbasis Masalah telah terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
This study was conducted to examine the impact of implementing the Problem-Based Learning (PBL) on students’ mathematics learning outcomes in the topic of ratios at AlWashliyah Private Elementary School 80 Kisaran. The research method used was an experiment with a quantitative approach. The sampling technique selected was cluster sampling, involving students from classes VI B and VI C as research subjects. The data analysis techniques used included the Shapiro-Wilk normality test and the t-test for hypothesis testing. The results of the normality test indicated that the data from both classes were normally distributed, with significance values of 0.052 for the experimental class and 0.693 for the control class; both values exceeded 0.05. The results of the hypothesis testing showed a Sig. (two-tailed) value of 0.000 < 0.05; therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. This proves that there is a significant difference in mathematics achievement between students who used the PBL model and those who learned conventionally. Therefore, the Problem-Based Learning model has been proven effective in improving students’ mathematics achievement.
Abstract:Saat ini masih banyak penjual qurban di Pematangsiantar yang melakukan proses penjualan hewan qurban secara manual atau tradisional. Pencatatan pemesanan, pembayaran, dan informasi hewan masih menggunakan buku atau catatan…
an fisik. Menjelang hari raya Idul Adha biasanya permintaan meningkat drastis, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, kesulitan dalam pengelolaan waktu, tenaga, dan keuangan, serta potensi kehilangan data. Pengabdian masyarakat menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada. Pengabdian dilakukan bertujuan untuk merancang sistem informasi penjualan domba qurban berbasis website untuk kemudian digunakan untuk mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli secara efisien, transparan, dan real-time. Pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan mampu membantu pelaku usaha penjual qurban dalam meningkatkan jangkauan pemasaran, meningkatkan kualitas layanan, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memberikan kemudahan akses informasi bagi pembeli.
Abstract:Stigma sosial terhadap ekspresi gender non-konformis seperti laki-laki feminin (label boti) di lingkungan magang menciptakan konflik identitas dan menghambat kinerja profesional mahasiswa akibat norma maskulinitas hegemonik…
nik yang kaku. Pengabdian ini menerapkan psikoedukasi tatap muka kontekstual pada 12 mahasiswa magang menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest untuk meningkatkan pengetahuan identitas seksual, strategi coping stigma kerja. Metode mencakup diskusi kasus magang, role-playing simulasi rumah sakit, dan refleksi diri selama 120 menit. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari mean pretest 4.17 menjadi posttest 7.00 (paired t-test sig=0.001), Psikoedukasi mengisi research gap transisi karier yang absen pada studi homoseksualitas umum atau kekerasan gender, menghasilkan model replikasi kurikulum magang inklusif nasional.
Abstract:Program pengabdian masyarakat “Kunjung Teater #1” di SMPIT Al Kautsar Makassar dirancang untuk menjawab rendahnya minat siswa terhadap seni teater dengan memperkenalkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui…
alui practice-as-research (PaR). Studi ini mengintegrasikan tiga komponen dasar pelatihan teater—olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa—sebagai metode pedagogis sekaligus metode penelitian. Melalui praktik jasmani, auditori, dan afektif, para siswa terlibat dalam gerak tubuh interpretatif, latihan pengendalian vokal, serta eksplorasi ekspresi emosional yang kemudian disintesiskan dalam penampilan pembacaan puisi bertema Sultan Al-Fatih. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa mampu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran tubuh, kejelasan vokal, artikulasi emosi, dan kepercayaan diri dalam berpenampilan. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, meningkatkan motivasi, dan memperkuat apresiasi terhadap seni teater di lingkungan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan teater berbasis PaR dapat berfungsi tidak hanya sebagai metode instruksional, tetapi juga sebagai medium pemberdayaan untuk pembentukan karakter dan pengembangan artistik siswa sekolah menengah.
Abstract:Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan perilaku pemilahan sampah siswa SDN 04 Gumukmas, Kabupaten Jember, melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kondisi awal menunjukkan rendahnya kesadaran…
sadaran siswa terhadap pemilahan sampah akibat minimnya edukasi lingkungan dan ketiadaan fasilitas tempat sampah terpilah di sekolah. Program dilaksanakan selama 39 hari (14 Oktober - 21 November 2025) dengan sasaran kurang lebih 50 siswa kelas 3-5, meliputi kegiatan sosialisasi interaktif menggunakan media kardus dan miniatur sampah, simulasi praktik pemilahan, pengadaan tempat sampah terpilah, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil menunjukkan 71,4% siswa mencapai pemahaman kategori tertinggi dengan perubahan perilaku nyata dalam membuang sampah sesuai kategori organik, anorganik, dan B3. Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan siswa mulai menerapkan pemilahan sampah di rumah sebagai agen perubahan. Program ini membuktikan efektivitas pendekatan PAR dalam membentuk perilaku peduli lingkungan sejak dini melalui kombinasi edukasi, penyediaan fasilitas, dan pembentukan kebiasaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di sekolah dasar lain.
Abstract:Islam adalah agama yang sangat menaruh perhatian terhadap lingkungan, hal ini sangat gamblang dijelaskan dalam surat Ar-Rum ayat 41 bahwa kerusakan yang terjadi di bumi ini adalah perbuatan tangan-tangan manusia yang memiliki…
iliki krisis iman kepada Allah, berdasarkan data SPSN menunjukan pada tahun 2023 Indonesia menghasilkan 12,87 ton sampah plastik yang belum dimanfaatkan. Terlebih sampah plastik adalah sampah yang sulit terurai dan sampah plastik akan menyebabkan bencana jika tidak diolah dengan baik. Maka penulis mencoba untuk menawarkan sebuah inovasi kepada masyarakat dengan mengubah sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat yakni ecobrick. Metode yang digunakan penulis dalam pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan sosialisasi pembuatan ecobrick di TPQ Baitul Muttaqin Semarang. Jenis peneitian ini adalah deskripsi kualitatif melalui participatory action research. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalisir sampah plastik di Semarang. Santri diperkenalkan dengan ayat ekologi sekaligus implementasi ayat tersebut, termasuk konsep 3R yang melibatkan (Reduce, Reuse, Recycle) utamanya daur ulang. Adapun hasil penelitian ini santri memahami dengan baik ayat ekologi serta pemanfaatan sampah plastik. Peran aktualisasi ayat ekologi ini tidak sekadar memberikan pemahaman kepada santri, tapi juga memberikan aksi nyata untuk menjaga lingkungan.
Praptika Septi Femilia, Dwi Ayu Lestari, Hasby Haq Arihakim, Dina Akmaliyatul Hilyah, Bayu Aldi Tiya, Sitti Shofiatus Sholehah, Nur Uriva, Frenda Ninggar Marsiska, Novi So’imatul Fadilah, Feby Nurrahmawati, Rahmad Aditya Eka Febriyanto, Nova Lupita Nur Wulandari, Lusita Maisyaroh, Rika Fadilatul Laila, Ahmad Murobbiy W. F.
Abstract:Fenomena stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bondowoso yang memiliki prevalensi cukup tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Desa Wonokusumo sebagai lokasi program pengabdian memiliki…
ki kasus balita stunting yang perlu penanganan segera. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan fokus pada pencegahan stunting melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan perangkat desa, kader posyandu, serta masyarakat. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, sosialisasi pemanfaatan TOGA, serta aksi pendistribusian bibit sawi dan tomat ke tujuh dusun di Desa Wonokusumo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola asuh, perubahan perilaku menuju hidup sehat, serta kemandirian keluarga dalam memanfaatkan pekarangan untuk menanam TOGA sebagai sumber gizi tambahan. Selain itu, terjadi penurunan jumlah kasus stunting secara bertahap, yang menandakan bahwa program berbasis kearifan lokal ini dapat menjadi model preventif yang efektif, murah, dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di masyarakat pedesaan.