Abstract:Abstract: In today's digital era, small businesses like Banana Chips By Risa face significant challenges in enhancing relationships and services to customers. This research identifies various issues related to technology…
adoption, including the lack of an online purchasing system, minimal product information, and limited flavor variations. In an increasingly competitive context, the application of information technology becomes crucial to meet the ever-evolving customer expectations. This study aims to design an E-CRM system that can support more effective customer relationship management. E-CRM is a technology-based tool that collects and stores customer data, enhances communication, personalizes services, and analyzes data for better decision-making. Additionally, this system integrates a digital loyalty program expected to increase customer engagement. Several questions arise from the issues faced, including: how to effectively implement an online purchasing system, steps to improve product information, and how to develop new flavor variations that align with customer preferences. The research results indicate that the implementation of E-CRM not only enhances operational efficiency but also strengthens long-term relationships between the business and customers, supporting success in a business environment increasingly influenced by technology.
Keywords: e-crm; digital technology; customer loyalty; product Information.
Abstrak: Di era digital saat ini, usaha kecil seperti Banana Chips By Risa menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan hubungan dan pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai masalah terkait adopsi teknologi, termasuk kurangnya sistem pembelian daring, minimnya informasi produk, dan keterbatasan varian rasa. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, penerapan teknologi informasi menjadi krusial untuk memenuhi harapan pelanggan yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem E-CRM yang dapat mendukung pengelolaan hubungan pelanggan secara lebih efektif. E-CRM adalah alat berbasis teknologi yang mengumpulkan dan menyimpan data pelanggan, meningkatkan komunikasi, mempersonalisasi layanan, serta menganalisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat. Selain itu, sistem ini juga mengintegrasikan program loyalitas berbasis digital yang diharapkan dapat meningkatkan keterikatan pelanggan. Beberapa pertanyaan yang muncul dari masalah yang dihadapi termasuk: bagaimana cara mengimplementasikan sistem pembelian daring yang efektif, langkah-langkah untuk meningkatkan informasi produk, serta cara mengembangkan varian rasa baru yang sesuai dengan preferensi pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-CRM tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang antara usaha dan pelanggan, mendukung keberhasilan dalam lingkungan bisnis yang semakin dipengaruhi oleh teknologi.
Kata kunci: e-crm; teknologi digital; loyalitas pelanggan; informasi produk
Abstract:Abstract: Vinta Manullang Store is a business engaged in the sale of clothing for men, women, and children. In today's digital era, the implementation of Customer Relationship Management (CRM) strategies plays an important…
nt role in building and increasing customer loyalty. Along with the development of technology, the implementation of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) is increasingly needed to manage customer interactions more effectively. This study aims to implement the application of E-CRM in terms of increasing the efficiency of customer data management and strengthening relationships with customers. This study uses a case study method with a qualitative approach, which is carried out through interview techniques and observations of the system being run. Based on the results of the study, it can be seen that the implementation of E-CRM allows faster and more accurate product information synchronization, facilitates online transactions, and increases customer interaction through review features and direct communication. Thus, this system contributes to increasing customer satisfaction, loyalty, and the effectiveness of vinta manullang store operations.
Keywords: customer relationship management (CRM); sales; customer loyalty; clothing; toko vinta manullang
Abstrak: Toko Vinta Manullang merupakan bisnis yang bergerak di bidang penjualan pakaian untuk pria, wanita, dan anak-anak. Di era digital saat ini, penerapan strategi Customer Relationship Management (CRM) memainkan peran krusial dalam membangun dan meningkatkan kesetiaan pelanggan. Seiring dengan perkembangan teknologi, implementasi Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) semakin diperlukan untuk mengelola interaksi pelanggan secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-CRM dalam hal meningkatkan efisiensi pengelolaan data pelanggan serta memperkuat hubungan dengan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan melalui teknik wawancara dan observasi terhadap sistem yang sedang dijalankan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penerapan E-CRM memungkinkan penyampaian informasi produk lebih cepat dan akurat, mempermudah transaksi online, serta meningkatkan interaksi pelanggan melalui fitur ulasan dan komunikasi langsung. Dengan demikian, sistem ini berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pelanggan, loyalitas, serta efektivitas operasional toko vinta manullang.
Kata kunci: customer relationship management (CRM); penjualan; loyalitas pelanggan; pakaian; toko vinta manullang
Abstract:Abstract: Cyberbullying has become an increasingly pressing issue among adolescents, which shifted many social interactions to digital platforms. This study investigates the factors contributing to cyberbullying and its…
long-term impacts on students at SMAN 15 Batam. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through a survey administered to 52 students across different age groups and grade levels. The findings indicate that a majority of students have experienced significant negative effects from cyberbullying, impacting their mental health, academic performance, and social relationships. Key contributing factors include emotional instability, peer pressure, stress from remote learning, and limited social activities during the pandemic. The study highlights that the most common forms of cyberbullying involve verbal harassment, physical appearance mockery, and identity impersonation. Given the extensive impact on students' well-being, stronger intervention programs involving schools, families, and communities are essential to mitigate the harmful effects of cyberbullying and foster a safer digital environment for adolescent
Keywords: Impact; Factors; Cyber; School
Abstrak: Cyberbullying telah menjadi isu yang semakin mendesak di kalangan remaja, yang menggeser banyak interaksi sosial ke platform digital. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang berkontribusi terhadap cyberbullying dan dampak jangka panjangnya terhadap siswa di SMAN 15 Batam. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei yang dilakukan terhadap 52 siswa dari berbagai kelompok umur dan tingkat kelas. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mengalami dampak negatif yang signifikan dari cyberbullying, yang berdampak pada kesehatan mental, kinerja akademik, dan hubungan sosial mereka. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap hal ini adalah ketidakstabilan emosi, tekanan teman sebaya, stres akibat pembelajaran jarak jauh, dan terbatasnya aktivitas sosial selama pandemi. Studi ini menyoroti bahwa bentuk-bentuk cyberbullying yang paling umum melibatkan pelecehan verbal, ejekan terhadap penampilan fisik, dan peniruan identitas. Mengingat besarnya dampak terhadap kesejahteraan siswa, program intervensi yang lebih kuat yang melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas sangat penting untuk mengurangi dampak berbahaya dari cyberbullying dan menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi remaja.
Kata kunci: Dampak; Faktor; Cyber; Sekolah
Abstract:Abstract: In today’s digital age, social media has become a primary medium for social interactions, particularly among teenagers. While digital advancements bring various advantages, they also introduce challenges, such…
, such as the growing issue of cyberbullying, a harmful online behavior impacting teens' mental health and social relationships. This study focuses on developing an educational animation aimed at raising awareness about the effects and prevention of cyberbullying by employing the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) approach. The MDLC method provides a structured, step-by-step process for creating multimedia-based animations, involving concept, design, material collection, assembly, testing, and distribution stages. Assets were created in Adobe Illustrator, while animation development used Adobe Animate to effectively communicate cyberbullying risks and preventive strategies to teenagers. Distributed through social media to assess audience feedback, the animation received initial positive responses, indicating an increased understanding of cyberbullying prevention. This study serves as a useful basis for further research into digital media’s role as a preventive tool against cyberbullying among youth.
Keywords: cyberbullying; animation; multimedia development life cycle
Abstrak: Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi media utama untuk interaksi sosial, terutama di kalangan remaja. Sementara kemajuan digital membawa berbagai keuntungan, mereka juga menimbulkan tantangan, seperti masalah cyberbullying yang berkembang, perilaku online berbahaya yang memengaruhi kesehatan mental dan hubungan sosial remaja. Penelitian ini berfokus pada pengembangan animasi edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang efek dan pencegahan cyberbullying dengan menggunakan pendekatan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metode MDLC menyediakan proses langkah demi langkah yang terstruktur untuk membuat animasi berbasis multimedia, yang melibatkan konsep, desain, pengumpulan material, perakitan, pengujian, dan tahap distribusi. Aset dibuat di Adobe Illustrator, sedangkan pengembangan animasi menggunakan Adobe Animate untuk mengomunikasikan risiko cyberbullying dan strategi pencegahan secara efektif kepada remaja. Didistribusikan melalui media sosial untuk menilai umpan balik audiens, animasi tersebut menerima tanggapan positif awal, yang menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pencegahan cyberbullying. Penelitian ini menjadi dasar yang berguna untuk penelitian lebih lanjut tentang peran media digital sebagai alat pencegahan terhadap cyberbullying di kalangan remaja.
Kata kunci: cyberbullying; animasi; multimedia developmet life cycle
Abstract:Abstract: The development of Information and Communication Technology has transformed various aspects of life, including business. Amid increasing competition, maintaining customer loyalty has become a top priority. Customer…
stomer Relationship Management (CRM) is a strategy that
focuses on maintaining good relationships with customers. This study examines the
implementation of CRM in the sales of pesticides and vegetable seeds at UD. Bersama, located
in Punggulan Village, Asahan Regency. UD. Bersama faces challenges such as manual
promotion, error-prone transaction recording, and limited customer reach. Product sales are
unstable each month. To address these issues, a web-based sales system was designed at
https://udbersamatani.online/, enabling online purchases, discounts, live chat, and free shipping
services. The implementation results show that this system facilitates data processing and report
generation for the admin. Consumers can quickly order products, interact via live chat, and obtain
real-time product information. The application of CRM at UD. Together has proven effective in
managing and analyzing data, meeting customer needs, and increasing sales. This system
improves service and eases transactions for customers, potentially enhancing customer loyalty
and satisfaction.
Keywords: information technology; crm; pesticides; vegetable seeds; customer loyalty
Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah mengubah berbagai aspek
kehidupan, termasuk bisnis. Di tengah persaingan yang semakin ketat, menjaga loyalitas
pelanggan menjadi prioritas utama. Customer Relationship Management (CRM) adalah strategi
yang fokus pada hubungan baik dengan pelanggan. Penelitian ini mengkaji implementasi CRM
dalam penjualan pestisida dan bibit sayuran di UD. Bersama, Desa Punggulan, Kabupaten
Asahan. UD. Bersama menghadapi kendala promosi manual, pencatatan transaksi yang rentan
kesalahan, dan jangkauan pelanggan terbatas. Penjualan produk tidak stabil setiap bulan. Untuk
mengatasi masalah ini, dirancang sistem penjualan berbasis web di https://udbersamatani.online/,
yang memungkinkan pembelian online, diskon, live chat, dan layanan pengiriman gratis. Hasil
implementasi menunjukkan sistem ini memudahkan admin dalam pengolahan data dan
penyusunan laporan. Konsumen dapat memesan produk dengan cepat, berinteraksi melalui live
chat, dan mendapatkan informasi produk secara real-time. Penerapan CRM di UD. Bersama
terbukti efektif dalam mengelola dan menganalisis data, memenuhi kebutuhan pelanggan, serta
meningkatkan penjualan. Sistem ini meningkatkan pelayanan dan mempermudah transaksi bagi
pelanggan, sehingga berpotensi meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan.
Kata kunci: teknologi informasi; crm; pestisida; bibit sayuran; loyalitas pelanggan
Abstract:Abstract: Information technology has a significant impact on everyday life, including in the business world. The use of the internet and information technology supports the concept of Customer Relationship Management (CRM)…
M) in maximizing customer service through websites. Customer satisfaction is an important factor in maintaining customer loyalty, and a CRM strategy is an effective approach to achieving this goal. Budi Bookstore faces various challenges in promoting products, manual data management, and a lack of interactive platforms for customers. Therefore, this research aims to implement a web-based CRM strategy at Budi Bookstore. The method used in this research is the CRM method, which is a method for increasing customer loyalty towards company products by using integrated software applications based on e-commerce business strategies. This research is also supported by qualitative methods which aim to provide a broad and in-depth understanding of a problem that is being or will be studied. The research results show that the implementation of web-based CRM at Budi Bookstore has succeeded in making it easier to access product information, designing an online sales system, and improving relationships with customers. Thus, this project has the potential to increase sales, attract customers, and provide customer satisfaction.
Keywords: CRM; Customer Loyalty; MySQL; PHP; Budi Bookstore
Abstrak: Teknologi informasi memiliki dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia bisnis. Penggunaan internet dan teknologi informasi mendukung konsep Customer Relationship Management (CRM) dalam memaksimalkan pelayanan pelanggan melalui situs web. Kepuasan pelanggan menjadi faktor penting dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, dan strategi CRM merupakan pendekatan yang efektif untuk mencapai tujuan ini. Toko Buku Budi menghadapi berbagai tantangan dalam mempromosikan produk, pengelolaan data manual, dan kurangnya wadah interaktif untuk pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi CRM berbasis web di Toko Buku Budi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode CRM yang merupakan metode untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk perusahaan dengan menggunakan aplikasi perangkat lunak terintegrasi berdasarkan strategi bisnis e-commerce. Penelitian ini juga didukung dengan metode kualitatif yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara luas dan mendalam terhadap suatu permasalahan yang sedang atau yang akan dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CRM berbasis web di Toko Buku Budi berhasil mempermudah akses informasi produk, merancang sistem penjualan online, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Dengan demikian, proyek ini berpotensi meningkatkan penjualan, menarik pelanggan, dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
Kata kunci: CRM; Loyalitas Pelanggan; MySQL; PHP; Toko Buku Budi
Abstract:Abstract: Customer relationship management (CRM) is one of the many strategies implemented by many companies and is a strategy for obtaining, analyzing data, and then using it to interact with customers which will create…
a comprehensive view and better relationships with customers. Toko Guntur Jaya is a shop that is engaged in selling various kinds of products, especially clothing such as clothes, currently product sales promotions and customer data processing are still manual recording and have not used an online sales system. The service provided by Guntur Jaya is not satisfactory because there is no member data and facilities for customers to submit criticism, suggestions and questions. Therefore, a Customer Relationship Management (CRM) method is needed to help customers get information about the latest products. The purpose of this built system is to facilitate more effective product promotion. With this system, Guntur Jaya Stores have media for promoting their products to customers with internet media, so that they have customers throughout Indonesia, retain existing customers, get optimal profits. , customers feel safe, comfortable and have computerized customer data storage.
Keywords: dress; customer relationship management; internet; sale; shop
Abstrak: Customer relationship management (CRM) merupakan satu dari sekian banyak strategi yang diterapkan oleh banyak perusahaan dan merupakan strategi untuk memperoleh, menganalisa data, untuk kemudian digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan yang akan tercipta suatu pandangan yang komprehensif dan hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Toko Guntur Jaya adalah toko yang bergerak di bidang penjualan berbagai macam produk khususnya busana seperti baju, saat ini promosi penjualan produk dan pengelohan data pelanggan yang dilakukan masih pencatatan manual dan belum menggunakan sistem penjualan secara online. Pelayanan yang diberikan Guntur Jaya belum memuaskan karena belum ada data member dan fasilitas bagi pelanggan untuk menyampaikan kritik, saran, dan pertanyaan. Oleh karena itu untuk dibutuhkan metode Customer Relationship Management (CRM) untuk membantu pelanggan dalam mendapatkan informasi tentang produk yang terbaru. Tujuan dari sistem yang dibangun ini adalah untuk memfasilitasi promosi produk yang lebih efektif Dengan adanya sistem ini dibuat Toko Guntur Jaya memiliki media untuk promosi produknya kepada para pelanggan dengan media internet, sehingga memiliki pelanggan di seluruh Indonesia, mempertahankan pelanggan yang sudah ada, mendapatkan keuntungan optimal, pelanggan merasa aman, nyaman dan memiliki penyimpanan data pelanggan secara terkomputerisasi.
Kata kunci: baju; customer relationship management; internet; penjualan; toko.
Abstract:Abstract:Theft is the illegal taking of property or belongings of another person without the permission of the owner. The most common crime problem in Asahan District is theft, so that the POLRES is still having trouble…
determining which areas are often the crime of theft. With this problem, we need to do a grouping for areas where theft often occurs, so the process used is the data mining process. Data mining is one of the processes of Knowledge Discovery from Databases (KDD). KDD is an activity that includes collecting, using historical data to find regularities, patterns or relationships in large data sets. One of the techniques known in data mining is clustering technique. The K-Means method is a method for clustering techniques, K- Means is a method that partitions data into groups so that data with the same characteristics are entered into the same set of groups and data with different characteristics are grouped into other groups. The attributes used in grouping this data are annual data, namely 2015, 2016, 2017, 2018, 2019. A case study of 9 POLSEK in the Asahan.
Keywords: Data Mining, Clustering, K-Means Algorithm, Theft Crimes Grouping.
Abstrak: Pencurian merupakan pengambilan properti atau barang milik orang lain secara tidak sah tanpa ijin dari pemilik. Masalah tindak kejahatan yang paling banyak terjadi di Kabupaten Asahan adalah tindak kejahatan pencurian sehingga pihak POLRES masih kesulitan untuk menentukan daerah mana saja yang sering terjadi tindak kejahatan pencuriaan. Dengan adanya masalah ini kita perlu melakukan pengelompokan untuk daerah mana saja yang sering terjadi tindak pencurian maka proses yang digunakan adalah proses data mining. Data mining adalah salah satu proses dari Knowledge Discovery from Databases (KDD). KDD adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan, pemakaian data, historis untuk menemukan keteraturan, pola atau hubungan dalam set data besar. Salah satu teknik yang di kenal dalam data mining adalah teknik clustering. Metode K-Means merupakan metode untuk teknik clustering, K-Means adalah metode yang mempartisi data kedalam kelompok sehingga data berkarakteristik sama dimasukan kedalam set kelompok yang sama dan data yang berkerakteristik berbeda dikelompokkan ke dalam kelompok yang lain. Atribut yang di gunakan dalam pengelomokan data ini adalah data pertahun yaitu tahun 2015, 2016, 2017, 2018, 2019. Studi kasus pada 9 POLSEK yang ada di daerah kabupaten Asahan.
Kata kunci: Data Mining, Clustering, Algoritma K-Means, Pengelompokan Tindak Kejahatan Pencurian.
Abstract:The Asahan Culinary Joint Business Group (KUBE) is an MSME actor engaged in the culinary business in Kisaran City, Asahan Regency, and its surroundings who are members of a joint business group. Asahan Culinary KUBE is running…
unning its business from promotions to sales transactions through social media WhatsApp and Facebook. KUBE Asahan Culinary which has 4,093 members are sellers and buyers who transact and communicate through Facebook social media. The problem faced by KUBE Kuliner Asahan is Customer Relationship Management or customer management. Business actors have not been able to utilize customer data from social media to build better relationships with their customers, especially for retargeting and remarketing. This activity aims to provide understanding and knowledge about managing customers through social media and utilizing CRM data to identify potential customers, and prospective customers, identify customer journeys, and create promotional content according to customer characteristics. The activity participants are business actors who are members of the Asahan Culinary KUBE, totaling 25 people and the activities are carried out in the STMIK Royal meeting hall. The method used is community education through counseling and exposure to material with the help of power points. The results of its activities are the implementation of PkM activities and increased understanding and knowledge of business actors.
Keywords: CRM, KUBE; Culinary; MSMEs
Abstrak: Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kuliner Asahan merupakan pelaku UMKM yang bergerak dalam bidang usaha kuliner di Kota Kisaran Kabupaten Asahan dan sekitarnya yang tergabung dalam kelompok usaha bersama. KUBE Kuliner Asahan dalam menjalankan usahanya dari promosi sampai transaksi penjualan melalui sosial media whatsaap dan Facebook. KUBE Kuliner Asahan yang memiliki anggota 4.093 anggota merupakan penjual dan pembeli yang bertransaksi serta berkomunikasi melalui social media faceebook. Permasalahan yang dihadapi KUBE Kuliner Asahan adalah Customer Relationhip Management atau pengelolaan pelanggan. Pelaku usaha belum mampu memanfaatkan data-data pelanggan dari sosial media untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggannya terutama untuk retargeting dan remarketing atau pemasaran ulang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta pengetahuan tentang pengelolaan pelanggan melalui media sosial serta pemanfaatan data CRM untuk melakukan identifikasi pelanggan potensial, calon pelanggan, melakukan identifikasi perjalanan pelanggan serta membuat konten promosi sesuai dengan karakteristik pelanggan. Peserta kegiatan adalah pelaku usaha yang tergabung dalam KUBE Kuliner Asahan yang berjumlah 25 orang dan kegiatan dilakukan di Aula pertemuan STMIK Royal. Metode yang digunakan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan paparan materi dengan bantuan power point. Hasil kegiatannya adalah terlaksananya kegiatan PkM serta peningkatan pemahaman dan pengetahuan pelaku usaha.
Kata kunci: CRM, KUBE; Kuliner; UMKM
Abstract:Abstract: Knowledge in building a database is one of the foundations for a person to build a computer-based application. In the database itself there are several parts that must be designed to build a database perfectly,…
ie tables, relationships, and queries. The students of SMK Swasta Nasional Kisaran is one of the objectives that is considered appropriate to understand and practice the science of the database, because the knowledge they can implement directly to their world of work will, of course, work related to the world of information technology, especially building a computer-based information system applications . The method used in learning to build this database, that is training, which in the training contains the study of database in theory, then practice directly using Microsoft Access 2007 application. The end result of this learning is the students of SMK Swasta Nasional Kisaran can know, understand, and practice directly on the computer using Microsoft Access 2007 applications, how tips and tricks to build tables, relationships, and queries, so that the database can be created perfectly.Keywords: Database, Table, Relationship, Query
Abstrak: Pengetahuan dalam membangun database merupakan salah satu dasar bagi seseorang untuk membangun sebuah aplikasi berbasis komputer. Dalam database itu sendiri terdapat beberapa bagian-bagian yang harus dirancang untuk terbangunnnya sebuah database dengan sempurna, yaitu tabel, relationship, dan query. Siswa SMK Swasta Nasional Kisaran salah satu sasaran yang dianggap tepat untuk memahami dan mempraktekan ilmu pengetahuan tentang database, karena pengetahuan tersebut dapat mereka implementasikan langsung pada dunia kerja mereka nantinya, tentunya pekerjaan yang berkaitan dengan dunia teknologi informasi, khususnya membangun sebuah aplikasi sistem informasi berbasis komputer. Metode yang digunakan dalam pembelajaran membangun sebuah database ini, yaitu pelatihan, yang di dalam pelatihan tersebut memuat tentang kajian database secara teori, kemudian praktek langsung menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007. Hasil akhir dari pembelajaran ini adalah siswa SMK Swasta Nasional Kisaran dapat mengetahui, memahami, dan mempraktekkan langsung pada komputer menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007, bagaimana tips dan trik membangun tabel, relationship, dan query, sehingga database dapat tercipta dengan sempurna.
Kata kunci: Database, Tabel, Relationship, Query