Search Articles & Publications

Showing 5589 articles found for "Untuk"

Pengenalan Teknologi OLT Dalam Optimasi Manajemen Jaringan Bagi Siswa SMK N 1 BP Mandoge

Jalsa Marpaung, Hari, Ramadhani, Andrew, Andri Agus, Raja Tama, Almeina Lubis, Iin
Abstract: Abstract: This community service activity aims to introduce Optical Line Terminal (OLT) technology as the main device in GPON-based Fiber to the Home (FTTH) access networks to students of SMK Negeri 1 BP Mandoge in order… to improve their technical understanding regarding fiber optic network management. The main problem faced is the limited knowledge of students regarding optical access network architecture, OLT-ONU communication mechanisms, and service and bandwidth management. The methods used include observation, interviews, direct practice, and question and answer sessions. The practical activities focused on introducing OLT device architecture, basic GPON concepts, logical port configuration, service VLAN management, and network performance monitoring. The results of the activity showed an increase in students' technical understanding of fiber optic network operation and management. This activity supports the improvement of student competencies according to the needs of the telecommunications industry. Keywords: GPON; network management; OLT; vocational education; fiber optic   Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi Optical Line Terminal (OLT) sebagai perangkat utama dalam jaringan akses Fiber to the Home (FTTH) berbasis GPON kepada siswa SMK Negeri 1 BP Mandoge guna meningkatkan pemahaman teknis mereka terkait manajemen jaringan serat optik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan siswa mengenai arsitektur jaringan akses optik, mekanisme komunikasi OLT–ONU, serta pengelolaan layanan dan bandwidth. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, praktik langsung, dan sesi tanya jawab. Kegiatan praktik difokuskan pada pengenalan arsitektur perangkat OLT, konsep dasar GPON, konfigurasi logis port, pengelolaan VLAN layanan, serta monitoring kinerja jaringan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis siswa terhadap pengoperasian dan manajemen jaringan serat optik. Kegiatan ini mendukung peningkatan kompetensi siswa sesuai kebutuhan industri telekomunikasi. Kata kunci: GPON; manajemen jaringan; OLT; pendidikan vokasi; serat optik

Optimalisasi Teknologi Informasi Sebagai Media Komunikasi Bisnis Untuk Peningkatan Kesadaran Hukum Desa Silo Bonto

Nirda Julianda, Syahputra Tarigan, Hikmat, Affandi, Adi Mas, intan nabila, Stella Natasya Lumban Toruan
Abstract: Abstract: The utilization of information technology in business communication plays a strategic role in improving business effectiveness while also serving as a medium for legal education in the community. However, rural… communities still face limitations in digital literacy and low levels of legal awareness in business activities. This article aims to analyze the implementation of a Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) focused on optimizing the use of information technology as a business communication medium to enhance legal awareness among the community of Silo Bonto Village. The method employed was a participatory approach through training, mentoring, and evaluation using pre- and post-training questionnaires. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the use of information technology for business communication, as well as an increase in legal awareness related to rights and obligations in digital transactions. This program demonstrates that integrating information technology training with legal education can serve as an effective strategy for empowering rural communities. Keywords: business communication; community service; information technology; legal awareness; village.   Abstrak: Pemanfaatan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas usaha sekaligus sebagai sarana edukasi hukum bagi masyarakat. Namun, pada masyarakat desa masih ditemukan keterbatasan literasi digital dan rendahnya kesadaran hukum dalam aktivitas bisnis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai media komunikasi bisnis guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat Desa Silo Bonto. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan evaluasi berbasis kuesioner pra dan pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan teknologi informasi dalam komunikasi bisnis serta peningkatan kesadaran hukum terkait hak dan kewajiban dalam transaksi digital. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi pelatihan teknologi informasi dengan edukasi hukum mampu menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan masyarakat desa. Kata kunci: desa; kesadaran hukum; komunikasi bisnis; pengabdian kepada masyarakat; teknologi informasi

Sosialisasi Penguatan Ekonomi Desa Melalui Literasi Digital Bagi Perangkat Desa Silo Baru

Kifti, Wan Mariatul, Rohminatin, Amalia
Abstract: Abstract: Effective, transparent, and accountable village economic management is an important aspect in supporting rural development and community welfare. However, there are still limitations in the understanding of village… lage officials regarding the use of information technology literacy in village economic management. This condition results in suboptimal management of economic data, activity documentation, and information dissemination to the community. This community service activity aims to enhance the understanding and awareness of Silo Baru Village officials regarding village economic management based on information technology literacy. The method used was community education through participatory socialization and counseling activities. The results indicate an improvement in the understanding of village officials regarding the importance of digital literacy as a supporting tool for planning, managing, and reporting village economic activities, as well as for promoting transparency and accountability in village economic governance. This activity provides an initial contribution to strengthening the capacity of village officials and supporting sustainable economic development in Silo Baru Village. Keywords: community service; digital literacy; economic management; village apparatus   Abstrak: Pengelolaan ekonomi desa yang efektif, transparan, dan akuntabel merupakan aspek penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, masih terdapat permasalahan berupa keterbatasan pemahaman perangkat desa terhadap pemanfaatan literasi teknologi informasi dalam pengelolaan ekonomi desa. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pengelolaan data ekonomi, dokumentasi kegiatan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran perangkat Desa Silo Baru mengenai pengelolaan ekonomi desa berbasis literasi teknologi informasi. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang bersifat partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perangkat desa mengenai pentingnya literasi digital sebagai sarana pendukung perencanaan, pengelolaan, dan pelaporan ekonomi desa, serta sebagai upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas tata kelola ekonomi desa. Kegiatan ini memberikan kontribusi awal dalam mendukung penguatan kapasitas perangkat desa dan mendorong pembangunan ekonomi Desa Silo Baru yang lebih tertib dan berkelanjutan. Kata kunci: ekonomi desa; literasi digital; pengelolaan ekonomi; perangkat desa

Penguatan Pengetahuan Dan Sikap CPPOB Melalui Media Ular Tangga Pada Siswa SMKN 4 Madiun

Dewi, Novianti Tysmala, Ruhana, Amalia, Mayasari, Noor Rohmah, Raisya, Ristanti, Idcha Kusma, Ismawati, Rita, Indrawati, Veni
Abstract: Abstract: Food safety is an essential aspect of ensuring the quality and health of food products, particularly for vocational students who will become future workers in the culinary industry. Understanding and maintaining… g positive attitudes toward hygiene and sanitation should be developed during the learning process to build appropriate food safety practices. This community service program aimed to strengthen students’ knowledge and attitudes regarding hygiene and sanitation through Good Processed Food Production Methods (CPPOB) education using a CPPOB Snakes and Ladders interactive learning media. The activity involved 52 culinary students of SMKN 4 Madiun, consisting of 10 males and 42 females. The program was conducted in three stages: interactive material delivery, discussion and Q&A sessions, and an educational game session. Evaluation was carried out using pre-test and post-test to measure changes in knowledge and attitudes. The results showed an increase in the average knowledge score from 93 to 99 and attitude score from 88 to 93 after the intervention. These findings indicate that interactive educational media effectively enhance students’ conceptual understanding and foster positive attitudes toward hygiene and sanitation practices. This program can serve as an innovative learning model to improve vocational students’ competencies in culinary education. Keywords: CPPOB; education; hygiene and sanitation; snakes and ladders media; culinary students   Abstrak: Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam menjamin mutu dan kesehatan produk makanan, khususnya bagi siswa kejuruan yang akan menjadi tenaga kerja di bidang kuliner. Pemahaman dan sikap positif terhadap higiene dan sanitasi perlu ditanamkan sejak masa pendidikan agar terbentuk perilaku kerja yang sesuai dengan prinsip keamanan pangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif siswa jurusan kuliner SMKN 4 Madiun melalui edukasi Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) berbasis media permainan ular tangga. Kegiatan diikuti oleh 52 siswa, terdiri atas 10 laki-laki dan 42 perempuan. Pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu penyampaian materi interaktif, sesi diskusi dan tanya jawab, serta permainan edukatif. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 93 menjadi 99, serta sikap dari 88 menjadi 93 setelah edukasi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media edukatif interaktif efektif dalam memperkuat pemahaman konsep sekaligus membentuk sikap positif siswa terhadap penerapan higiene dan sanitasi pangan. Kegiatan ini dapat menjadi model pembelajaran inovatif bagi sekolah kejuruan dalam meningkatkan kompetensi siswa di bidang kuliner. Kata kunci: CPPOB; edukasi, higiene sanitasi; media ular tangga; siswa kuliner

Pelatihan Teknik Sprites Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kemampuan Membaca Warga Belajar di PKBM Gempita

Novianti, Hasmi, Annisa, Witri, Syam, Alexander, Sismona, Silvia
Abstract: Abstract: Reading habits in Indonesia remain low, including among learners at PKBM Gempita. Although PKBM Gempita has a Community Reading Park (TBM), reading has not yet become a routine literacy activity, resulting in limited… imited reading proficiency among learners. This Community Service Program (PKM) aimed to improve learners’ reading ability through meaningful reading training using the Sprites Technique. The program was implemented through preparation, training, technology application, mentoring, and evaluation stages. The Sprites Technique consists of five steps: enhancing interest and motivation, improving peripheral vision, increasing eye movement speed, surveying discourse, and strengthening concentration. The results showed a significant improvement in reading ability based on pre-test and post-test scores. After the training, 19% of participants achieved a very good level, 54% a good level, and 27% a moderate level. The findings indicate that intensive and consistent practice is required to achieve optimal reading improvement.  Keywords: literacy; PKBM gempita; reading skills; sprites technique   Abstrak: Minat baca masyarakat yang rendah karena tingkat kebiasaan membaca membaca juga rendah, termasuk di PKBM Gempita. PKBM Gempita sudah memiliki Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Namun, membaca belum menjadi kegiatan rutin literasi di PKBM ini sehingga kemampuan membaca warga belajar belum baik. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan pelaksanaan PKM ini adalah melakukan pelatihan kegiatan membaca yang bermakna dengan menerapkan Teknik Sprites untuk meningkatkan kemampuan membaca warga belajar. Metode pelaksanaan dilakukan dengan tahap persiapan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Teknik Sprites terdiri atas lima langkah, yaitu meningkatkan minat dan motivasi, meningkatkan periferal, meningkatkan kecepatan gerakan mata, melakukan survei wacana, dan meningkatkan konsentrasi. Penerapan teknik tersebut telah dilakukan dalam pelatihan dengan hasil yang cukup baik, yaitu terjadi peningkatan kemampuan membaca peserta pelatihan berdasarkan hasil pretes dan postes. Kemampuan membaca peserta pascapelatihan adalah 19% pada kategori baik sekali, 54% pada kategori baik, dan 27% pada kategori sedang. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor, satu di antaranya adalah kesadaran dalam latihan mandiri peserta di rumah belum maksimal. Proses latihan harus dilakukan intensif agar memperoleh hasil maksimal. Kata kunci: kemampuan membaca; literasi; PKBM gempita; teknik sprites

Pengenalan Keamanan Data Pribadi di Era Digital Bagi Masyarakat Desa Silo Lama

Sahren, Yusda, Riki Andri, Maulana, Cecep, Nurhaisyah
Abstract: Abstract: The development of digital technology in Indonesia has penetrated even rural areas, but it is not accompanied by an adequate understanding of personal data security. Rural communities tend to be vulnerable to cyber… yber threats due to limited digital literacy. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase awareness and knowledge of the community of Silo Lama Village, Silau Laut District, about the importance of personal data security in the digital era. The implementation method includes outreach, education, and practical training for the community using a participatory approach. The material presented includes the definition of personal data, types of cyber threats, how to protect personal information, and an introduction to the Personal Data Protection Law. The activity was attended by 30 participants consisting of village officials, community leaders, and the general public. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of personal data security, from an average pre-test score of 45% to 82% in the post-test. Participants were also able to identify various forms of online fraud and implement data protection measures. This program has made a positive contribution to improving the digital literacy of rural communities and is expected to prevent losses due to cybercrime in the future. Keywords: cyber; data; digital; security; village   Abstrak: Perkembangan teknologi digital di Indonesia telah merambah hingga ke wilayah pedesaan, namun tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai tentang keamanan data pribadi. Masyarakat desa cenderung rentan terhadap ancaman siber karena keterbatasan literasi digital. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut tentang pentingnya menjaga keamanan data privat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, dan pelatihan praktis kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian data pribadi, jenis-jenis ancaman siber, cara melindungi informasi pribadi, serta pengenalan UU Perlindungan Data Pribadi. Kegiatan dihadiri dengan 30 orang meliputi  unsur pejabat desa, tokoh warga, dan warga umum. Hasil kegiatan memaparkan peningkatan pemahaman warga terkait keamanan data pribadi, dari rerata skor pre-test 45% menjadi 82% pada post-test. Peserta juga mampu mengidentifikasi berbagai bentuk penipuan online dan menerapkan langkah-langkah perlindungan data. Program ini memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat desa dan diharapkan dapat mencegah kerugian akibat kejahatan siber di masa mendatang Kata kunci: data; digital; desa; keamanan; siber

Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Petani Kopi Perempuan Nagari Lubuk Malako Berbasis CBR

Ramadhan, Sri, Adilla Arsyi, Wushi, Wahyudin, Rama, Isdendi, Randi
Abstract: Abstract: This study employs the Community-Based Research (CBR) model to empower female coffee farmers in Nagari Lubuk Malako, South Solok, addressing low economic literacy and limited market access. By engaging the community… unity as active partners, the research implemented post-harvest training, entrepreneurship literacy, and digital marketing strategies. Results indicate a significant capacity increase, evidenced by the formation of a women's business group, the launch of the local brand “Kopi Lubuk Malako,” and improved skills for 80% of participants. Key outcomes include enhanced household income, strengthened local economic institutions, and increased female independence in decision-making. Supported by local government and leaders, this program also facilitated business legality and halal certification. This study concludes that the CBR model is an effective and sustainable strategy for strengthening the household economy and fostering the empowerment of women in the agricultural sector. Keywords: the role of women; coffee farmers and CBR   Abstrak: Studi ini menggunakan model Penelitian Berbasis Komunitas (Community-Based Research/CBR) untuk memberdayakan petani kopi perempuan di Nagari Lubuk Malako, Solok Selatan, dengan mengatasi rendahnya literasi ekonomi dan terbatasnya akses pasar. Dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif, penelitian ini menerapkan pelatihan pasca panen, literasi kewirausahaan, dan strategi pemasaran digital. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas yang signifikan, dibuktikan dengan pembentukan kelompok usaha perempuan, peluncuran merek lokal “Kopi Lubuk Malako,” dan peningkatan keterampilan bagi 80% peserta. Hasil utama meliputi peningkatan pendapatan rumah tangga, penguatan lembaga ekonomi lokal, dan peningkatan kemandirian perempuan dalam pengambilan keputusan. Didukung oleh pemerintah dan pemimpin lokal, program ini juga memfasilitasi legalitas usaha dan sertifikasi halal. Studi ini menyimpulkan bahwa model CBR merupakan strategi yang efektif dan berkelanjutan untuk memperkuat ekonomi rumah tangga dan mendorong pemberdayaan perempuan di sektor pertanian. Kata Kunci : peran perempuan; petani kopi dan CBR

Workhsop Desain Surat Resmi Secara Profesional di SMK Negeri 1 Setia Janji

Andri Nata, Maulana Dwi Sena, Fauriatun Helmiah, Maulana Fikri
Abstract: Abstract: This workshop activity aims to improve students' understanding and skills in compiling and designing official letters in accordance with applicable writing rules. The workshop was held at SMK Negeri 1 Setia Janji… ji with participants from various departments. The material presented includes the format of official letters, the language used, and good and correct layout. In its implementation, participants were guided directly using Microsoft Office Word software as the main tool in making official letters. The training method was carried out through material presentation, case studies, and direct practice. The evaluation results showed an increase in students' understanding of the structure of official letters and technical skills in designing letters using Microsoft Word features. This workshop is expected to be a practical provision for students in facing formal administrative needs both in the world of education and the world of work. In addition, this activity also encourages students to be more accustomed to using word processing applications professionally. Keywords: workshop; official letter; SMK; microsoft word.   Abstrak: Kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menyusun serta mendesain surat resmi sesuai dengan kaidah penulisan yang berlaku. Workshop dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji dengan melibatkan peserta dari berbagai jurusan. Materi yang disampaikan meliputi format surat resmi, penggunaan bahasa yang tepat, serta tata letak yang baik dan benar. Dalam pelaksanaannya, peserta dibimbing secara langsung menggunakan perangkat lunak Microsoft Office Word sebagai alat utama dalam pembuatan surat resmi. Metode pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi, studi kasus, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap struktur surat resmi serta keterampilan teknis dalam mendesain surat menggunakan fitur-fitur Microsoft Word. Workshop ini diharapkan dapat menjadi bekal praktis bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan administrasi formal baik di dunia pendidikan maupun dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk lebih terbiasa menggunakan aplikasi pengolah kata secara profesional. Kata kunci: workshop; surat resmi; SMK; Microsoft Word.

Digitalisasi Administrasi Desa Kuta Mbelin Berbasis SID Untuk Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Berkelanjutan

Efendi, Syahril, Fauzan Nurahmadi, Fuzy Yustika Manik, Seniman, T. Henny Febriana Harumy, Ivan Jaya, Yeni Absah, Muhammad Romi Syahputra, Liana Dwi Sri Hastuti, Pauzi Ibrahim Nainggolan, Tulus Joseph Herianto, Dewi Sartika Br Ginting, Yudhistira
Abstract: Abstract: The digital transformation of village administration has become an urgent need to enhance public service efficiency and ensure transparent local governance. This study analyzes the implementation of the Village… Information System (SID) in Kuta Mbelin Village, STM Hulu Subdistrict, Deli Serdang Regency, as a mechanism for supporting administrative digitalization. It also evaluates the role of information technology in village governance and the integration of village statistical data within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employs a combination of literature review, field observation, and interviews with village officials and community members. The findings indicate that the adoption of SID in Kuta Mbelin Village improves administrative efficiency, accelerates public service delivery, and enables evidence-based data management that supports sustainable village development planning. This study recommends enhancing SID by integrating data analytics and strengthening information security to maximize its usefulness in village governance. Keywords: village digitalization; village information system; governance; SDGs; kuta mbelin village   Abstrak : Transformasi digital dalam administrasi desa menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dalam mendukung digitalisasi administrasi desa. Studi ini juga mengevaluasi peran teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan desa serta integrasi data statistik desa dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SID di Desa Kuta Mbelin meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memungkinkan pengelolaan data berbasis bukti yang mendukung perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan optimalisasi SID dengan integrasi analitik data dan keamanan informasi untuk meningkatkan daya guna dalam tata kelola desa. Kata Kunci: digitalisasi desa; sistem informasi desa; tata kelola pemerintahan; SDGs; desa kuta mbelin  

Pelatihan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis AI Dan H5P Bagi Guru MAN Surabaya

Sutarso, Yudi, Iramani, Rr., Nasution, Zubaidah, Lestari, Wiwik, Karyawan, M. Anang, Al Hafidz, Muhammad
Abstract: Abstract : The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) in secondary education demands teachers to enhance their digital competence to design adaptive and interactive learning experiences. However, preliminary observation… bservation at MAN Surabaya indicated limited AI literacy and minimal exposure to H5P-based interactive tools.This training aimed to enhance the digital competence of MAN Surabaya teachers in utilizing Artificial Intelligence (AI) and H5P platform for developing interactive learning media. Using an ADDIE model-based capacity building approach, the training consisted of four phases: (1) needs assessment through pre-test, (2) conceptual training and hands-on practice, (3) mentoring for media development, and (4) outcome evaluation. Participants included 72 teachers from various subject backgrounds. Results demonstrated significant technological proficiency improvement: AI understanding increased by 11% (from 56% to 67%), while H5P awareness surged 58% (from 8% to 66%). Teachers successfully produced diverse interactive media including physics quizzes with instant feedback, visual-based 4P marketing materials, and psychology content using storytelling techniques. Keywords: AI; digital literacy; H5P; interactive learning media, teacher   Abstrak : Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan menengah menuntut guru untuk meningkatkan kompetensi digital mereka guna merancang pengalaman pembelajaran yang adaptif dan interaktif. Namun, observasi awal di MAN Surabaya menunjukkan bahwa literasi AI masih terbatas serta paparan terhadap perangkat pembelajaran interaktif berbasis H5P masih minimal. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru MAN Surabaya dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan platform H5P untuk pengembangan media pembelajaran interaktif. Melalui pendekatan capacity building berbasis model ADDIE, pelatihan meliputi empat tahap: (1) asesmen kebutuhan melalui pre-test, (2) pelatihan konseptual dan praktik, (3) pendampingan pengembangan media, dan (4) evaluasi hasil. Peserta terdiri dari 72 guru dengan beragam latar belakang mata pelajaran. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan teknologi: pemahaman AI meningkat 11% (dari 56% menjadi 67%), sedangkan pengenalan H5P melonjak 58% (dari 8% menjadi 66%). Guru berhasil memproduksi berbagai media interaktif seperti kuis fisika dengan umpan balik instan, materi strategi pemasaran 4P berbasis visual, dan konten psikologi dengan pendekatan storytelling. Kata kunci: AI;  H5P; guru;  literasi digital; media pembelajaran interaktif,