Abstract:Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Etika dan profesi kependidikan menjadi landasan utama bagi pendidik dalam menjalankan…
njalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran etika dan profesi kependidikan dalam membentuk nilai-nilai karakter mahasiswa, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, sikap toleransi, dan integritas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk buku, artikel jurnal, dan regulasi terkait kode etik pendidik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi kependidikan secara konsisten dapat memberikan teladan positif bagi mahasiswa, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran moral dan perilaku berkarakter dalam kehidupan akademik maupun sosial. Dengan demikian, etika dan profesionalisme kependidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter dan beretika.
Abstract:Masyarakat Batak memiliki jaringan kekerabatan yang kuat, berpusat pada klan dan diatur oleh adat Dalihan Na Tolu. Inti dari struktur ini adalah tradisi Martarombo, sebuah praktik komunikasi yang bertujuan untuk menelusuri…
ri garis keturunan (tarombo) guna membangun hubungan kekerabatan yang tepat antara individu Batak yang baru berkenalan. Saat ini, Martarombo menghadapi tantangan serius di kalangan mahasiswa Batak yang telah bermigrasi karena kurangnya pengajaran tradisional dari orang tua mereka dan pengaruh kuat individualisme perkotaan. Situasi ini membuat banyak anak muda Batak bingung atau tidak menyadari garis keturunan mereka, sehingga membahayakan pelestarian budaya dan solidaritas komunitas. Studi ini menggunakan desain kualitatif, deskriptif-fenomenologis untuk mengungkap dan menganalisis makna Martarombo di kalangan mahasiswa Batak. Tujuannya adalah untuk menyelidiki implementasinya, tingkat pemahaman tentang garis keturunan, dan efektivitasnya dalam memperkuat ikatan kekerabatan Batak di tengah dinamika kehidupan di luar negeri. Diharapkan hasil studi ini akan memberikan solusi praktis dan strategi pelestarian bagi organisasi dan komunitas mahasiswa Batak untuk memastikan keberlanjutan tradisi penting ini..
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pentingnya etika dan kode etik guru terhadap siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data ini diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, misalnya…
isalnya buku dan artikel dari jurnal yang terbit 2017 hingga 2024. Hasil penelitian mununjukkan bahwa pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk generasi masa depan yang beretika dan beradab. Guru memiliki peran kunci dalam membantu siswa mengembangkan nilai-nilai etika dan moral yang diperlukan untuk hidup yang adil dan jujur. Oleh karena itu, pentingnya etika dan kode etik guru terhadap siswa tidak dapat dipandang remeh. Guru yang memiliki etika dan kode etik yang baik dapat membantu siswa mengembangkan kejujuran, kesadaran diri, dan kemampuan berkomunikasi yang efektif. Mereka juga dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan membuat keputusan yang bijak. Dengan demikian, siswa dapat menjadi individu yang beretika dan beradab, serta memiliki kemampuan untuk menjadi bagian dari masyarakat yang lebih baik. Selain itu, etika dan kode etik guru juga dapat membantu siswa mengembangkan potensi diri mereka, kepercayaan diri dan rasa aman. Ketika guru memiliki etika dan kode etik yang baik. Jadi guru harus meningkatkan kualitas dan martabat profesinya. Dalam proses pengajaran di sekolah etika juga sangat penting dan guru juga harus memiliki sifat-sifat yang baik, seperti berpikir terbuka, kritis, inovatif, dan percaya diri, serta mampu menerapkan nilai-nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
Abstract:Abstrak Artikel ini memberikan gambaran tentang sejarah reformasi kurikulum di Indonesia, kondisi kurikulum saat ini, proses reformasi kurikulum, serta tantangan dan implikasi penerapan Kurikulum baru. Artikel tersebut berpendapat…
erpendapat bahwa reformasi kurikulum sangat penting bagi sistem pendidikan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan siswanya dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan abad ke-21.
Sistem pendidikan Indonesia menghadapi beberapa tantangan, khususnya di bidang kurikulum. Salah satu permasalahan utamanya adalah tidak adanya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan tenaga kerja, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Selain itu, sistem pendidikan telah dikritik karena penekanannya yang berat pada hafalan dan hafalan, yang dipandang sebagai penghalang pengembangan pemikiran kritis dan keterampilan pemecahan masalah di kalangan siswa.
Untuk mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, telah dilakukan berbagai upaya untuk mereformasi kurikulum selama bertahun-tahun. Reformasi kurikulum terbaru, Kurikulum 2013, bertujuan untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, mempromosikan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, serta membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk abad ke-21.
Namun, penerapan Kurikulum baru menghadapi beberapa tantangan, termasuk pelatihan guru yang tidak memadai, kurangnya sumber daya, dan penolakan dari pemangku kepentingan. Artikel ini diakhiri dengan menyoroti perlunya upaya berkelanjutan untuk memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum baru dan memaksimalkan potensi dampaknya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.
Abstract
This article provides an overview of the history of curriculum reform in Indonesia, the current state of the curriculum, the process of curriculum reform, and the challenges and implications of implementing the new Curriculum. The article argues that curriculum reform is crucial for Indonesia's education system to meet the needs of its students and prepare them for the challenges of the 21st century.
The Indonesian education system has been facing several challenges, particularly in the area of curriculum. One of the main issues is the lack of alignment between the curriculum and the needs of the workforce, resulting in a mismatch between the skills taught in schools and those required by the labor market. Moreover, the education system has been criticized for its heavy emphasis on rote learning and memorization, which has been seen as a barrier to the development of critical thinking and problem-solving skills among students.
To address these challenges and improve the quality of education in Indonesia, there have been multiple attempts to reform the curriculum over the years. The most recent curriculum reform, the 2013 Curriculum, aims to improve the relevance of the curriculum to the needs of the workforce, promote critical thinking and problem-solving skills, and equip students with the skills required for the 21st century.
However, the implementation of the new Curriculum has faced several challenges, including inadequate teacher training, lack of resources, and resistance from stakeholders. The article concludes by highlighting the need for continued efforts to ensure the successful implementation of the new Curriculum and maximize its potential impact on the quality of education in Indonesia.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Youtube Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III UPTD SD Negeri 124388 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif…
dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperiemental jenis One-Group Pretest-Posttest. Analisis data bersifat kuantitatif, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi penelitian di kelas III UPTD SD Negeri 124388 yang berlokasi di Pematangsiantar. Sampel dalam penelitian ini diambil di satu kelas yang digunakan sebagai kelas One Group sehingga yang menjadi sampel di penelitian yaitu seluruh siswa kelas III UPTD SD Negeri 124388. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian dapat diperoleh dari hasil belajar siswa yaitu dengan nilai rata-rata pretest berjumlah 42,28 dan nilai rata-rata posttest berjumlah 88,57. Pengaruh Penggunaan Media Youtube Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III UPTD SD Negeri 124388 Pematangsiantar dengan menggunakan uji Normalitas dan uji hipotesis diperoleh nilai sebesar taraf sinifikan 0,01< probabilitas (0,05) dan thitung =14,905 > ttabel =1,724 Maka disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti “Terdapat Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Youtube Terhadap hasil Belajar Siswa Kelas III Matematika di UPTD SD Negeri 124388 Pematangsiantar”.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungannyaMolapi saronde dengan pembelajaran IPS. Molapi adalah prosesi tarian yang hanya dilakukan oleh pengantin laki-laki di pernikahan adat di Provinsi Gorontalo pada saat…
melaksanakan adat Hui Mopotilandahu (malam pertunangan). Prosesi ini disebut juga sebagai proses molile huali atau meninjau kamar pengantin yang dilaksanakan pada satu hari sebelum diadakannya akad nikah. Prosesi Molapi Saronde dilaksanakan bersama dengan Turunani. Turunani adalah kesenian vokal bernuansa Islam yang diiringi dengan tabuhan rebana. Peran penting turunani dalam molapi saronde adalah sebagai media komunikasi, representasi simbolis, respons fisik, memperkuat konformitas normanorma sosial, dan sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitan ini wawancara dan studi literatur sehingga sangat cocok dengan relevansi Tari Molapi Saronde dalam relevansinya di pembelajaran IPS
Abstract:Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis gaya belajar peserta didik ditinjau dari asesmen pembelajaran terhadap kurikulum merdeka. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan kategori studi kepustakaan (library…
rary research). Studi kepustakaan dilakukan dengan menggunakan berbagai macam jurnal kepustakaan serta buku untuk dikaji dan disimpulkan. Dari hasil penelusuran artikel penelitian, didapatkan bahwa gaya belajar dibagi menjadi tiga, yaitu visual, auditori, dan kinesterik. Gaya belajar dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Gaya belajar yang dimiliki oleh peserta didik berbeda-beda tergantung pada karakteristik kepribadian. Dengan perubahan di era modern, terdapat peserta didik yang memiliki lebih dari satu gaya belajar. Hal ini sesuai dengan kajian kepustakaan yang dilakukan, bahwa gaya belajar peserta didik sangat beragam dan berbeda-beda, memiliki ciri khas yang unik. Pemetaan gaya belajar pada Kurikulum Merdeka digunakan dan dimanfaatkan guru dalam membuat asesmen dengan menyesuaikan kemampuan yang dimiliki peserta didik. Sehingga hasil yang didapatkan memenuhi capaian pembelajaran yang diinginkan.
Abstract:Penulisan ini didasari oleh temuan pada saat pembelajaran yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi numerasi, aktivitas belajar, dan hasil belajar siswa dikarenakan proses pembelajaran tidak menerapkan model ataupun…
media yang inovatif. Proses pembelajaran hanya membaca 15 menit saja, selebihnya pembelajran dengan cerah sehingga kemampuan literasi numerasi siswa tidak dilatih. Dari berbagai masalah tersebut, solusi yang dapat diberikan yaitu dengan menerapkan model example non example berbantuan media gambusun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi numerasi, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model example non example berbantuan media gambusun pada kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian lapangan yang dilakukan dengan meniliti peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa kelas II pada materi bilangan cacah dengan penerapan model example non example. Subjek dilaksanakan pada kelas II SDN Ngaliyan 05 Semarang tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada saat pree test mendapatkan hasil rata-rata sebesar 66, dengan siswa tuntas hanya 3 siswa. Setelah dilakukan pembelajaran dengan model example non example berbantuan media gambusun, berubah sebesar 87 dengan 25 siswa tuntas.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian sehingga memerlukan pengelolaan keuangan yang akuntabel melalui Sistem Informasi Akuntansi (SIA). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan…
nerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis syariah pada penjualan UMKM Pabrik Tahu di Desa Tegalgusi Kabupaten Jember serta mengidentifikasi potensi dan kendala penerapan prinsip akuntansi syariah dalam mendukung akuntabilitas usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan pemasukan dan pengeluaran dalam buku harian. Penerapan tersebut telah mencerminkan nilai amanah, kejujuran, transparansi, dan prinsip maqashid syariah, khususnya hifz al-mal (perlindungan harta). Potensi penerapan prinsip syariah terlihat dari adanya pencatatan transaksi yang dapat ditelusuri sehingga mendukung akuntabilitas usaha. Namun, masih terdapat kendala berupa belum tersusunnya laporan keuangan formal, keterbatasan pemahaman akuntansi, serta belum adanya pemisahan keuangan usaha dan pribadi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi berbasis syariah pada UMKM sektor pangan.
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the national economy and require accountable financial management through an Accounting Information System (AIS). This study aims to analyze the implementation of a Sharia-based Accounting Information System in the sales activities of a tofu manufacturing MSME in Tegalgusi Village, Jember Regency, and to identify the potential and challenges of applying Sharia accounting principles in supporting business accountability. This study employed a descriptive qualitative approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the accounting information system is still implemented manually through the recording of cash inflows and outflows in a daily bookkeeping system. Despite its simplicity, the system reflects the values of trustworthiness, honesty, transparency, and the maqashid sharia principle, particularly hifz al-mal (protection of wealth). The potential of applying Sharia principles is evident in the existence of traceable transaction records that support business accountability. However, several challenges remain, including the absence of formal financial statements, limited accounting knowledge, and the lack of separation between business and personal finances. This study contributes to the development of Sharia-based Accounting Information Systems for MSMEs in the food industry sector.
Abstract:Perkembangan TI menghasilkan pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan, terutama pada pengelolaan data akademik serta sistem penilaian siswa. SMPI Hidayatul Athfal hingga saat ini masih menerapkan sistem penilaian manual…
al dan semi-komputerisasi melalui pencatatan nilai pada buku serta pengolahan data memakai Microsoft Excel. Keadaan tersebut memunculkan sejumlah kendala, seperti lambatnya proses pengolahan nilai, kesalahan perhitungan, duplikasi data, serta kesulitan saat pencarian dan penyimpanan data akademik. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem informasi akademik berbasis web guna mendukung pengelolaan nilai siswa secara lebih efektif, efisien, serta terintegrasi. Metode yang dipakai dalam kajian ini ialah prototype melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pembuatan prototype, evaluasi, penyempurnaan, serta implementasi sistem. Pengembangan sistem dilakukan memakai Visual Studio Code sebagai text editor, XAMPP menjadi web server lokal, serta localhost guna pengujian aplikasi berbasis web. Sistem dibangun menggunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, serta basis data MySQL. Hasil kajian memperlihatkan bahwasannya sistem informasi akademik berbasis web mampu melakukan peningkatan efisiensi pengolahan data, menekan human error, mempercepat penyusunan laporan nilai, serta memperkuat keamanan dan transparansi data akademik siswa di SMPI Hidayatul Athfal.
The development of information technology has had a significant impact on the field of education, particularly in the management of academic data and student assessment systems. SMPI Hidayatul Athfal still uses a manual and semi-computerized grading system, where scores are recorded in books and processed using Microsoft Excel. This system creates several challenges, such as delays in grade processing, calculation errors, data duplication, and difficulties in searching and storing academic data. Therefore, a web-based academic information system is needed to support the management of student grades in a more effective, efficient, and integrated manner. The research method used in this study is the prototype method, which includes the stages of requirements gathering, prototype development, evaluation, refinement, and system implementation. The system was developed using Visual Studio Code as the text editor, XAMPP as the local web server, and localhost as the web-based testing environment. The programming languages used include PHP, HTML, CSS, JavaScript, and MySQL as the database management system. The results of the study show that the web-based academic information system improves data processing efficiency, reduces human error, accelerates the generation of grade reports, and enhances the security and transparency of students’ academic data at SMPI Hidayatul Athfal.