Abstract:Perairan Sulawesi Tenggara menghadapi tantangan signifikan dari Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang berdampak serius pada kelestarian sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat lokal. IUU Fishing tidak…
idak hanya mengancam keberlanjutan ekosistem laut, tetapi juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar serta ketidakstabilan sosial di kalangan komunitas nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama IUU Fishing di wilayah ini, mengevaluasi dampak yang ditimbulkannya, dan merumuskan solusi potensial untuk mengatasinya. Faktor ekonomi menjadi pendorong utama bagi nelayan lokal untuk terlibat dalam praktik IUU Fishing. Keterbatasan sumber daya untuk patroli laut dan lemahnya penegakan hukum memperburuk situasi ini, sementara tingginya permintaan pasar untuk produk perikanan tanpa verifikasi asal usul semakin memacu aktivitas ilegal tersebut. Dampak lingkungan dari IUU Fishing mencakup penurunan stok ikan dan kerusakan habitat laut, yang secara langsung merugikan nelayan yang patuh hukum dan mengurangi pendapatan regional dari sektor perikanan. Selain itu, praktik ini memicu konflik sosial antara nelayan lokal dan pelaku IUU Fishing. Solusi yang diusulkan dalam penelitian ini mencakup beberapa pendekatan strategis. Pertama, peningkatan patroli laut melalui penambahan kapal patroli modern dan peralatan canggih seperti radar dan drone, serta pelatihan intensif bagi personel keamanan laut untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan respon cepat. Kedua, kerjasama internasional melalui patroli bersama dan pertukaran informasi intelijen dengan negara tetangga serta partisipasi aktif dalam forum regional seperti ASEAN untuk memperkuat keamanan maritim. Ketiga, penggunaan teknologi canggih seperti Automatic Identification System (AIS) dan data satelit untuk pemantauan wilayah laut yang luas dan sulit dijangkau. Keempat, pemberdayaan masyarakat lokal melalui program edukasi dan pelatihan bagi nelayan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam melaporkan aktivitas ilegal, serta pembentukan kelompok masyarakat pengawas yang berfungsi sebagai mata dan telinga bagi pihak berwenang. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis yang dapat digunakan oleh pembuat kebijakan dan pihak terkait untuk merumuskan strategi keamanan maritim yang efektif. Diharapkan, dengan penerapan solusi-solusi ini, ancaman IUU Fishing di perairan Sulawesi Tenggara dapat diminimalisir, kelestarian sumber daya laut terjaga, dan kesejahteraan masyarakat lokal meningkat secara berkelanjutan.
Abstract:Poros Maritim Dunia merupakan konsep strategis yang mengakui peran penting yang dimainkan oleh laut dan kelautan dalam perekonomian global serta hubungan antarnegara. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia…
memiliki potensi besar untuk menjadi bagian integral dari Poros Maritim Dunia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Indonesia dalam menuju Poros Maritim Dunia, dengan fokus pada penguatan sumber daya maritim dan kerja sama internasional. Melalui peninjauan literatur dan analisis kebijakan terkini, artikel ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam mencapai tujuan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk dokumen kebijakan, laporan penelitian, dan artikel akademik terkait. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh pemerintah Indonesia untuk memperkuat sumber daya maritim dan memperluas kerja sama internasional di sektor maritim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah mengambil langkah-langkah penting dalam mewujudkan visi Poros Maritim Dunia. Penguatan sumber daya maritim dilakukan melalui pengembangan infrastruktur maritim, peningkatan keamanan maritim, dan pengelolaan yang berkelanjutan terhadap sumber daya alam dan lingkungan laut. Selain itu, Indonesia juga aktif dalam mengembangkan kerja sama internasional melalui kemitraan regional dan bilateral, serta melalui partisipasinya dalam organisasi maritim internasional. Meskipun demikian, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam mencapai tujuan Poros Maritim Dunia. Beberapa tantangan tersebut meliputi pembiayaan yang cukup untuk pembangunan infrastruktur maritim, harmonisasi kebijakan di antara berbagai sektor terkait, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor maritim. Kesimpulannya, Indonesia telah melakukan langkah-langkah signifikan dalam mengarahkan dirinya menuju Poros Maritim Dunia. Namun, masih diperlukan upaya yang lebih besar untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Dalam konteks global yang semakin terhubung melalui laut, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat perannya sebagai poros maritim dunia yang berkelanjutan dan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya perikanan tangkap di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kabupaten Konawe memiliki potensi kelautan yang besar dan beragam, namun penelitian tentang sumber…
daya perikanan tangkap di daerah ini masih terbatas. Dalam penelitian ini, dilakukan survei lapangan dan pengumpulan data melalui wawancara dengan nelayan setempat serta analisis data sekunder yang terkait dengan produksi perikanan tangkap. Metode pengumpulan data meliputi survei lapangan dan wawancara dengan nelayan yang aktif di Kabupaten Konawe. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang spesies ikan yang ditangkap, alat tangkap yang digunakan, musim penangkapan, dan hasil tangkapan per unit upaya (CPUE). Selain itu, data sekunder tentang produksi perikanan tangkap di daerah ini juga dikumpulkan dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Ditemukan berbagai spesies ikan yang ditangkap, termasuk ikan pelagis dan ikan karang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Alat tangkap yang umum digunakan oleh nelayan lokal meliputi jaring, pancing, dan bubu. Musim penangkapan yang paling produktif adalah pada saat musim kemarau. Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Konawe cenderung bervariasi dari tahun ke tahun. Faktor-faktor seperti fluktuasi iklim, perubahan suhu air laut, dan aktivitas manusia dapat mempengaruhi hasil tangkapan. Upaya-upaya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan perlu diterapkan untuk memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap di daerah ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Namun, upaya pengelolaan yang berkelanjutan harus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap ini. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Kabupaten Konawe.
Abstract:Negara Indonesia merupakan negara kepulauan, yang sering kita temukan bangunan-bangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Dalam kondisi seperti ini tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan pasir laut sebagai material penyusun…
sun beton, melihat potensi sumber pasir laut yang begitu melimpah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kuat tekan dan kuat tarik belah beton pasir laut terhadap pasir sungai untuk dijadikan alternatif penggunaan material penyusun beton didaerah pesisir dan pulau-pulau terisolir. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan curing rendam air laut selama 28 hari dengan faktor air semen (fas) 0,4 menunjukkan hasil kuat tekan rata rata pada beton pasir sungai sebesar 35,00 Mpa dan hasil kuat tekan rata rata pada beton pasir laut sebesar 34.84 MPa. Hasil ini memenuhi standar sebesar 30 ± 5 (MPa). Sedangkan perbedaan hasil pengujian kuat tekan pada pasir laut terhadap pasir sungai menunjukkan perbedaan yang tidak terlalu signifikan. Pengujian kuat tarik belah mengacu pada SNI 03-2491-2002, mutu beton yang digunakan sudah baik dan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan pada umur 7 dan 28 hari dengan menggunakan silinder berukuran 10 cm x 20 cm dan nilai kuat tarik belah rata-rata pada umur perendaman 7 hari sebesar 1,8 MPa dan nilai kuat tarik belah rata-rata pada umur perendaman 28 hari sebesar 2,02 MPa. Kuat tarik belah meningkat seiring dengan penambahan umur. Peningkatan kuat tarik belah beton ini meningkatkan kemampuan beton untuk menahan beban yang lebih besar.
Abstract:Pentingnya peran Tata Usaha (Tu) dalam mengelola administrasi pegawai di lingkungan pendidikan menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Studi dilakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Semarak Rejang Lebong untuk mengeksplorasi…
engeksplorasi bagaimana peran Tu dapat meningkatkan efisiensi administrasi pegawai di sekolah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara dengan staf Tu dan observasi langsung terhadap proses administrasi.
Abstract:Kualitas Pendidikan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepemimpinan kepala sekolah, kurikulum, metode pengajaran, sumber daya, dukungan orang tua, dan kompetensi guru. Penting untuk memiliki lingkungan belajar yang…
ng memadai dan mendorong siswa untuk berkembang secara holistik, termasuk dalam aspek kognitif, emosional, Gaya atau cara seorang Kepala sekolah dalam kapasitasnya sebagai pemimpin sangat menentukan keberhasilan administrasi dan supervisi Pendidikan dibawah Kepemimpinannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kualitatif dilakukan dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian fenomenologi yaitu jenis penelitian kualitatif yang melihat dan mendengar lebih dekat dan terperinci penjelasan dan pemahaman individual tentang pengalaman-pengalamannya.merupakan metode penelitian yang menggunakan sumber literatur sebagai data utama. Gaya kepemimpinan seorang kepala sekolah dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap efektivitas administrasi dan supervisi pendidikan di sekolah yaitu: kepemimpinan Transformatif, kepemimpinan Transaksional, Kepemimpinan Situasional, Kepemimpinan Servant, Kepemimpinan Otoriter. Dan Supervisi adalah suatu program yang berencana untuk memperbaiki pengajaran. Supervisi pendidikan yang efektif membutuhkan kerjasama antara para pengawas, pimpinan sekolah, dan guru untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan profesionalisme guru serta mutu pendidikan secara keseluruhan.
Abstract:Humanisme adalah salah satu filsafat dalam pendidikan yang menganggap manusia sebagai makhluk yang penuh kreativitas dan kebahagiaan. Pendidikan dengan memprioritaskan filsafat humanisme memiliki pandangan bahwa proses pembelajaran…
embelajaran tidak hanya sebagai sarana untuk konversi tetapi merupakan sebuah proses pembelajaran. konsep merdeka belajar dipilih dengan esensi pendidikannya bermakna kemerdekaan dan kemandirian. Merdeka belajar dianggap relevan dan tepat dilaksanakan di era demokrasi pendidikan saat ini.Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian berupa penelitian metode kepustakaan.Pada penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pencarian referensi online dari berbagai sumber database. Sumber data primer meliputi Buku Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka 2020 dari Kemendikbud. Sedangkan sumber data sekunder diambil dari berbagai literatur seperti catatan, buku, jurnal, artikel ilmiah dan referensi literatur ilmiah lainnya. Filsafat pendidikan humanisme merupakan filsafat pendidikan yang mengedepankan kemanusiaan atau proses memanusiakan manusia di dalam proses pendidikannya. Dalam praktek teori filsafat humanisme cenderung mengarahkan siswa untuk dapat berfikir, mementingkan pengalaman, dan membutuhkan keterlibatan siswa secara aktif didalam proses pembelajaran. Konsep merdeka belajar memberikan kesempatan belajar dengan penuh kebebasan dan kenyamanan untuk peserta didik. Sehingga peserta didik dapat menikmati rasa tenang, nyaman dan bahagia tanpa stres atau mendapat tekanan dari manapun Konsep merdeka belajar akan tercapai, bila mana pendidik mampu melihat aspek filosofis menjadi dasar keberhasilan dalam pelaksanaannya, karena suatu konsep pendidikan dapat dijadikan aplikasi atau alat pemikiran filosofis, dalam perkara ini adalah Filsafat Humanisme. Signifikansi relevansi dalam pemikiran humanisme dan konsep Merdeka Belajar dalam kegiatan pembelajaran yang membutuhkan berbagai komponen, antara lain: guru, tujuan pendidikan, peserta didik, materi, metode, sarana, prasarana dan evaluasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hukum rujuk dalam pernikahan pada adat batak toba menurut persfektif hukum islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yang dianalisis secara mendalam sehingga…
mendapatkan hasil tentang hukum rujuk adat batak toba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara rujuk yang dipakai di adat Batak Toba menurut perspektif hukum Islam boleh dilakukan dengan berbagai ketentuan yang tidak melangar hukum islam. Dapat disimpulkan bahwa suatu adat boleh dilakukan apabila dia tidak bertentangan dengan syariat dan dia masuk pada kaidah Ushul fiqih yaitu Al urf atau kebiasaan yang mana kaidah ini menjadi salah satu sumber hukum menurut ilmu Ushul fiqih sedangkan alasan lain kebiasaan ini atau al urf tidak bertentangan dengan Alquran dan hadist.
Abstract:Gangguan berbahasa dan berbicara pada anak merupakan salah satu hal yang harus diketahui sejak dini. Banyak penelitian yang mengkaji tentang masalah dan dampak yang terjadi terkait dengan permasalahan berbahasa dan berbicara.…
cara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait dengan gangguan berbahasa dan berbicara pada anak. Metode penelitian yang dipilih adalah metode (SLR) Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasi dan mereview semua artikel yang terkait dengan gangguan berbahasa dan berbicara pada anak yang diterbitkan dalam kurun waktu 2016 s/d 2023. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 13 artikel jurnal nasional yang diperoleh melalui data base Google Schoolar. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan didapatkan hasil bahwa terdapat banyak kasus yang dapat menyebabkan terganggunya seorang anak dalam berbahasa dan juga berbicara.
Abstract:Pengelolaan Kelas yang baik adalah pengelolaan yang menyangkut siswa mauoun pengelola fisik kelas itu sangat harus dilakukan dan di perhatikan oleh setiap pelaksana pendidikan terutama guru, karena lingkungan belajar yang…
g tertata rapi akan memberikan dampak semangat dan inspirasi berfikir yang cermat dan kekuatan belajar yang tak terhitung besarnya bagi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelolaan kelas belajar homogen di Mts Daarunnajah 2 Cipining Bogor, dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengelolaan kelas belajar homogen siswa terhadap motivasi belajar siswa di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendektan kuantitatif. adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di Mts Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 33 siswa. Adapun sampel yang di gunakan adalah sampel acak sederhana, sebanyak 33 siswa. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data ynag digunkan yaitu normalitas, linearitas, dan uji hipotesis. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan mneggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengelolaan kelas belajar homogen (X) dengan motivasi belajar siswa (Y) MTs Darunnnajah 2 Cipining Bogor. terbukti dengan hasil determinasi tabel Model Summary pada bagian ini di tampilkan nilai R2 =0,235, dari ouput tersebut diperoleh nilai R square sebesar 0,055 maka bisa di simpulkan bahwa besaran pengaruh antara pengelolaan kelas belajar homogen dengan motivasi belajar siswa besaran pengaruh variabel (X) terhadap Variabel (Y) sebesar R 2 (0,235) x 100% = 23,5%. hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa 23,5% pengelolaan iii kelas belajar homogen terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan sisanya yaitu 100% - 23,5% = 76,5% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.