Search Articles & Publications

Showing 3669 articles found for "Menggunakan"

Tradisi Menjual Anak Dalam Masyarakat Suku Bugis Makassar Ditinjau Dari Perspektif Hukum Nasional

Dyah Auliah Rachma Ruslan
Abstract: Dalam masyarakat hukum adat Bugis Makassar, terdapat kepercayaan bahwa seorang anak yang lahir dengan wajah sangat mirip dengan salah satu orang tuanya dianggap kurang baik, karena dipercaya dapat membuat anak tersebut sering… ering sakit atau bahkan cepat meninggal. Oleh karena itu, menurut kepercayaan masyarakat Bugis, anak yang sangat mirip dengan orang tuanya harus dijual kepada orang lain untuk menghindari hal-hal buruk.  Penulisan jurnal ini bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut dari sudut pandang hukum nasional terkait tradisi menjual anak dalam masyarakat Bugis, khususnya apakah makna "menjual" dalam tradisi tersebut sama dengan konsep jual beli sebagaimana diatur dalam Pasal 1457 KUH Perdata, dan apakah ada implikasi hukum dari tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang. Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer dan sekunder, yang dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis secara kualitatif serta disajikan secara preskriptif. Dalam tradisi menjual anak di masyarakat Bugis Makassar, tidak ada transfer tanggung jawab, karena anak tetap berada di bawah asuhan orang tuanya. Tradisi ini tidak dapat dianggap sebagai perjanjian jual beli yang sah menurut hukum, karena bertentangan dengan ketentuan objek perjanjian. Tradisi ini hanya merupakan bagian dari adat istiadat setempat yang dipercaya dapat mencegah hal-hal buruk, tanpa menimbulkan akibat hukum.

Peran Manajemen SDM Dalam Membangun Kepemimpinan Yang Inklusif Dan Beragam

Faizal Faizal
Abstract: Penelitian  membahas peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam membangun kepemimpinan yang inklusif dan beragam di organisasi modern. Di era globalisasi yang semakin kompleks, keberagaman dan inklusi menjadi aspek… penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka yang mencakup berbagai literatur terkait manajemen SDM, kepemimpinan inklusif, dan keberagaman di tempat kerja.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM berperan sebagai agen perubahan yang strategis dalam menciptakan kebijakan dan praktik yang mendukung keberagaman. Rekrutmen dan seleksi berbasis keberagaman, pelatihan pemimpin inklusif, serta kolaborasi antara manajemen dan karyawan terbukti menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan seperti bias yang tersembunyi dan kesenjangan implementasi. Selain itu, pentingnya komunikasi yang terbuka dan saluran umpan balik yang efektif diakui sebagai elemen vital dalam membangun budaya organisasi yang inklusif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen SDM harus proaktif dalam merumuskan strategi keberagaman dan inklusi yang komprehensif. Rekomendasi untuk praktik SDM meliputi pengembangan kebijakan yang jelas, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala terhadap praktik yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat membangun kepemimpinan yang inklusif, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis serta inovatif.

Kompleksitas Penegakan Hukum dan Perlindungan Anak dari Kejahatan Asusila di Indonesia

Boby Pratama Dirja, Ahmad Heru Romadhon, Fajar Rachmad Dwi Miarsa, Bambang Soegiarto
Abstract: Penelitian ini mengkaji kompleksitas penanganan kejahatan asusila terhadap anak di Indonesia, khususnya terkait inefisiensi Undang-Undang Perlindungan Anak dan lemahnya penegakan hukum. Latar belakang penelitian didasarkan… an pada maraknya kasus kejahatan asusila terhadap anak, definisi anak yang beragam, serta lambatnya penanganan kasus oleh berbagai lembaga. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis literatur kepustakaan dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem peradilan, terutama penanganan kasus oleh Polri dan KPAI, serta perlu adanya harmonisasi aturan hukum dan prosedur antara peradilan umum dan disiplin internal Polri. Penelitian juga mengungkap perlunya pendekatan multisektoral dan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak untuk pencegahan dan penanganan kasus kejahatan asusila terhadap anak, serta pentingnya memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas semua lembaga yang bertanggung jawab.

Analisis Perbandingan Hukum Terkait Pembuangan Sampah Di Sungai Antara Indonesia Dengan Jepang

Hardi Anugrah Santoso, Fajar Rachmad Dwi Miarsa, Candra Fahmi Ariyanto, M. Zamroni
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah melakukan perbandingan hukum terkait dengan larangan pembuangan sampah di sungai antara negara Indonesia dengan negara jepang. Hal tersebut berlatar belakang negara jepang yang terkenal dengan… n negara yang bersih dan jarang akan sampah menjadikan contoh perilaku yang seharusnya dapat dijadian suatu pedoman untuk hidup bersih oleh masyarakat indonesia. Type penelitian ini adalah menggunakan yuridis normatif dimana dalam penelitian ini bersumber pada analisis permasalahan dengan melakukan pendekatan yang mengacu pada asas hukum dan norma hukum yang ada di dalam peraturan perundang – undangan terkait. Tipe pengumpulan data bersumber pada acuan data sekunder, dimana dalam data sekunder terdapat bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Sumber bahan hukum yang dipakai dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode analisis data deskriptif. Permasalahan sampah merupakan hal yang paling berpengaruh dalam kehidupan mausia. Selain berdampak pada kesehatan dan kesejahteran hidup manusia juga berdampak pada ekosistem darat maupun laut. Pembuangan sampah di sungai menjadikan budaya yang dilakukan masyarakat Indonesia sejak lama. Hal ini perlu dilakukan penegakan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya mejaga kebersihan lingkungan. Pengaturan hukum di Indonesia terkait pembuangan sampah di sungai telah diatur dalam UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Berbeda dengan Jepang yang minim akan sampah. Kesadaran masyarakat yang tinggi menjadikan negara jepang dapat mengkondisikan sampah dengan baik. perihal sampah diatur dalam Undang-Undang Pengelolaan Sampah (廃棄物処理法) UU No. 137 Tahun 1970.

Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana

Muhamad Irfan Nurdianssyah, Dewi Nurwati
Abstract: Kota Surabaya menghadapi risiko bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, sehingga kebijakan penanggulangan bencana yang efektif memerlukan peran aktif pemimpin daerah. Penelitian ini mengeksplorasi peran Wali… i Kota dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya dalam mendukung penanggulangan bencana melalui kebijakan dan kegiatan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi dampak dan efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh kedua pemangku kepentingan, menggunakan data sekunder dari peraturan daerah yang relevan. Kepemimpinan Wali Kota dinilai berdasarkan sembilan aspek: Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, pembentukan BPBD, Forum PRB, penyebaran informasi kebencanaan, Rencana Penanggulangan Bencana, Tataruang Berbasis Pengurangan Risiko Bencana, alokasi anggaran, RPJMD, dan dukungan lainnya untuk BPBD. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD dinilai berdasarkan enam aspek: pengkajian risiko dan perencanaan terpadu, pengembangan sistem informasi, pendidikan dan logistik, penanganan kawasan rawan bencana, peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana, serta pemulihan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Wali Kota Surabaya telah melaksanakan 8 dari 9 aspek penting penanggulangan bencana, mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat kerangka hukum dan operasional. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD juga efektif dalam menjalankan enam aspek utama. Kebijakan dan inisiatif Wali Kota Eri Cahyadi dan Kepala BPBD Agus Hebi Djuniantoro menunjukkan kesiapan dan kapasitas Surabaya dalam mengelola risiko bencana secara komprehensif sangat mendukung penanggulangan bencana di Kota Surabaya.

Analisis Dampak Kegagalan Sistem Kelistrikan Pada Penerbangan Pesawat Udara Tipe Boeing 737-800/900

Rahmat hidayat, Andi Dwi Purnama Soswaty, Farhan Rezki Arifin
Abstract: Pesawat terbang adalah moda transportasi tercepat dengan jangkauan hingga antar benua, menjadikannya pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh. Meskipun peluang kecelakaan pesawat sangat kecil, yaitu rata-rata 4 kali dalam… am 1 juta jam terbang dampaknya sangat fatal bagi penumpang, dengan peluang selamat hanya 24% Penyebab utama kecelakaan pesawat umumnya berasal dari tiga faktor: teknis, cuaca, dan kesalahan manusia (human error). Perawatan pesawat dilakukan secara rutin (scheduled maintenance) dan non-rutin (non-scheduled maintenance) berdasarkan interval waktu yang telah ditentukan. Ada berbagai sumber daya yang digunakan untuk sistem kelistrikan pesawat, termasuk generator mesin, unit daya tambahan (APU), daya eksternal, dan udara ram turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat bahaya dalam kondisi penerbangan saat terjadi gangguan pada sistem kelistrikan, mengevaluasi pengaruh performa pesawat terhadap keandalan sistem kelistrikan, serta menilai peran kemajuan teknologi pembangkit listrik terhadap keselamatan penerbangan. Penelitian dilakukan di Hanggar Batam Aero Teknik, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, dengan menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan sistem kelistrikan pada pesawat meliputi kegagalan pada sistem pembangkit dan distribusi. Terdapat komponen dalam sistem distribusi yang, jika rusak, dapat menyebabkan kegagalan kelistrikan yang signifikan. Sistem pembangkit listrik pada pesawat saling mendukung, sehingga perawatan komponen kelistrikan harus dilakukan tepat waktu dan sebaik mungkin.

Strategi Meningkatkan Kemampuan Membaca Melalui Media Buku Bergambar Pada Peserta Didik Kelas VI MI AL-Khoeriyah Rangganis

Bubun, Ahmad Farid, Abudzar Al-Ghifari
Abstract: Media buku bergambar yaitu seni yang dirancang dengan berbagai cara yang menjadi hubungan cerita dengan memakai gambar tanpa bergerak. Jadi bisa disimpulkan bahwa strategi media buku bergambar bisa memberikan pembelajaran… n yang menarik dan mendukung siswa agar berperan dalam tahap membaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas dan Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Strategi meningkatkan keterampilan membaca melalui media buku cerita bergambar sudah terealisasikan dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa.

Pengaruh Saran Dan Prasarana Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas 5A MIS Darunnajah Cipining Bogor

Vina Khafiyatul Khayani, Aal Jalaludin, Heri Dermawan
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pendidikan karakter terhadap hasil belajar siswa dalam pelajaran kewarganegaraan. Dengan metode survey dan teknis analisis regresi sederhana, maka… a pendekatan yang dilakukan adalah secara kuantitatif. Dengan menggunakan teknik pengambilan totalitas sampling, sampel penelitian terdiri dari seluruh 30 siswa di kelas V A MIS Darunnajah Cipining. Kuesioner pendidikan karakter dan hasil belajar dengan 30 pertanyaan berfungsi sebagai alat penelitian, yang diberikan kepada 30 siswa untuk pengujian. Tiga puluh pertanyaan dianggap valid setelah percobaan. Setelah itu, uji normalitas dan uji regresi sederhana dilakukan dengan hasil Y = 61,658 + 0,336 X adalah persamaan regresi yang diperoleh dari hasil perhitungan. Lalu diketahui sig. > 0 maka menyatakan tolak ????0 dan terima ????1 untuk menunjukkan bahwa ada pengaruh sarana dan prasarana yang positif dan signifikan dari terhadap pretasi belajar siswa kelas 5A di MIS Darunnajah Cipining Bogor.

Manajemen Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas XI Di SMK Terpadu Rangganis

Sopi Fauziah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas XI di SMK Terpadu Rangganis. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya mutu pendidikan… dan daya saing yang masih menjadi perhatian, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah. Untuk itu, manajemen layanan bimbingan dan konseling menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan bimbingan dan konseling melibatkan penyusunan program kerja yang mencakup strategi, tujuan, struktur, dan mekanisme yang terarah. Dalam pelaksanaan, siswa yang bermasalah mendapatkan layanan bimbingan dari guru BK setelah adanya laporan dari guru atau siswa lain. Siswa kemudian diberi arahan serta diperingatkan untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama, dengan komitmen melalui surat pernyataan. Faktor pendukung yang ditemukan adalah kerja sama antara guru BK, wali kelas, siswa, dan orang tua, serta keterbukaan siswa terhadap guru BK. Sementara itu, faktor penghambat termasuk jarak rumah siswa yang jauh dari sekolah, rendahnya motivasi orang tua dalam menegakkan tata tertib sekolah, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif. Kesimpulannya, manajemen bimbingan dan konseling di SMK Terpadu Rangganis berhasil membantu meningkatkan kedisiplinan siswa melalui perencanaan dan pelaksanaan program yang matang. Meski terdapat kendala eksternal dan internal, pendekatan yang terarah dan dukungan dari berbagai pihak dapat membantu siswa lebih disiplin dan meningkatkan prestasi akademik.

Analisis Hambatan Belajar Matematika Di Kelas IV Mis Darunnajah Cipining Bogor

Umi Nawal Mumtaz, Heri Dermawan, Nailil Muna Shalihah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan belajar matematika pada siswa kelas IV MIS Darunnajah Cipining Bogor dan mengeksplorasi upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Dalam pendahuluan,… uan, diuraikan bahwa matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, sehingga mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Hambatan-hambatan ini penting untuk diidentifikasi agar dapat diberikan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi di kelas, wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan wali siswa, serta dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk uji validitas data, peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar yang dialami siswa antara lain kesulitan dalam memahami operasi hitung pecahan, kesulitan dalam menyamakan penyebut, dan kesulitan mengubah pecahan menjadi desimal. Faktor-faktor penyebab hambatan tersebut berasal dari faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, dan faktor eksternal, seperti kurangnya variasi metode pengajaran serta penggunaan media pembelajaran yang kurang maksimal.  Dalam pembahasan, peneliti memaparkan bahwa guru telah berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan berbagai strategi, seperti memberikan les privat, menerapkan variasi metode pengajaran, dan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi.  Kesimpulannya, dengan pendekatan yang tepat dan upaya yang berkelanjutan, hambatan dalam belajar matematika dapat diminimalisir, sehingga kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat meningkat.