Search Articles & Publications

Showing 2979 articles found for "Oleh"

Integrasi Eco-Sufisme dalam Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Sistematis atas Model, Hasil, dan Tantangan

Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Yuni Pangestutiani, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Bayu Fermadi, Moh. Hasan Fauzi, Chafidz Kusnindar
Abstract: Krisis iklim global menuntut respons yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang mendalam. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap integrasi nilai-nilai… nilai eco-Sufisme yakni prinsip-prinsip spiritual tasawuf yang diaplikasikan dalam konteks ekologi ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai strategi untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan. Tinjauan ini menganalisis 50 karya ilmiah terpilih untuk mengidentifikasi fondasi konseptual, model implementasi praktis, strategi pedagogis, serta dampak yang dilaporkan dari penerapan pendekatan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai inti tasawuf, seperti khalifah (penatalayanan alam), tawadhu’ (kerendahan hati), zuhud (asketisme), dan mahabbah (cinta terhadap seluruh ciptaan), ke dalam kerangka pendidikan Islam berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesadaran ekologis dan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Berbagai model praktik yang dinilai efektif meliputi program Adiwiyata Madrasah, inisiatif Eco-Tahfiz, serta praktik eco-pesantren, yang umumnya mengandalkan pendekatan pembelajaran eksperiensial dan berbasis proyek. Namun demikian, tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan literasi guru mengenai konsep eco-Sufisme, kelangkaan bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif, serta risiko implementasi yang bersifat simbolik tanpa menghasilkan transformasi perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi eco-Sufisme menawarkan pendekatan pendidikan lingkungan yang kuat dan berlandaskan spiritualitas Islam, keberlanjutan dan skalabilitasnya sangat bergantung pada penguatan pelatihan guru, pengembangan kerangka evaluasi yang memadai, serta dukungan kebijakan dan institusional yang lebih sistematis.

Dekonstruksi Metafora Gender dalam Tasawuf Klasik: Membaca Ulang Narasi Emansipatif dalam Karya Ibnu ‘Arabi, Rumi, dan Al-Ghazali

Bayu Fermadi, Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Moh. Hasan Fauzi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Ali Asfiyak
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendekonstruksi representasi gender dalam teks-teks tasawuf klasik melalui pendekatan hermeneutika kritis. Fokus utama adalah mengungkap potensi narasi spiritual non-patriarkal… rkal yang tersembunyi di balik metafora gender yang kompleks dalam karya tiga tokoh sentral: Ibnu ‘Arabi, Jalaluddin Rumi, dan Al-Ghazali. Penelitian menggunakan metode analisis teks kualitatif dengan pendekatan hermeneutika dekonstruktif. Sumber data primer meliputi karya fundamental ketiga tokoh, yaitu Al-Futuhat al-Makkiyyah dan Fusus al-Hikam (Ibnu ‘Arabi), Masnavi-ye Ma’navi (Rumi), serta Ihya’ ‘Ulum al-Din dan Mishkat al-Anwar (Al-Ghazali). Analisis dilakukan melalui eksplorasi tekstual, dekonstruksi binarisme gender, dan kontekstualisasi kritis terhadap realitas sosial-historis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tasawuf klasik mengandung dualitas mendasar antara semesta metafora spiritual yang transformatif dan realitas institusional yang patriarkal. Ibnu ‘Arabi menawarkan landasan ontologis egaliter melalui konsep Wahdat al-Wujud, yang meruntuhkan hierarki esensial gender. Rumi menggunakan metafora erotis yang ambigu untuk mengaburkan batas gender dan mensakralkan sifat feminin. Sementara itu, Al-Ghazali memperlihatkan kontradiksi internal antara wacana normatif patriarkal dalam Ihya’ dan visi kosmologis inklusif dalam Mishkat. Tasawuf klasik bukanlah monolit patriarkal, melainkan medan wacana yang kaya akan potensi dekonstruktif terhadap binarisme gender. Pembacaan kritis terhadap metafora gender dalam karya ketiga tokoh ini mengungkap “arsip internal” yang dapat mendukung spiritualitas non-biner dan emansipatif. Namun, potensi ini sering terbelenggu oleh struktur institusional dan pembacaan dominan yang patriarkal. Penelitian ini menyoroti pentingnya hermeneutika kritis dalam membuka ruang penafsiran yang lebih adil gender dalam tradisi intelektual Islam.

AKHLAK TASAWUF LOKAL DAN UNIVERSAL: STUDI KASUS INTEGRASI MISTISISME JAWA DAN AJARAN AL-GHAZALI DI MADRASAH

Bayu Fermadi, Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Moh. Hasan Fauzi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Ali Asfiyak
Abstract: Penelitian ini menganalisis proses sintesis antara tasawuf universal yang diwakili oleh pemikiran Imam Al-Ghazali dengan nilai spiritual lokal Jawa dalam konteks pendidikan madrasah di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif… ualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana integrasi mistisisme Jawa dan ajaran tasawuf Al-Ghazali dapat diterapkan dalam pendidikan madrasah tanpa menghilangkan esensi ajaran tasawuf maupun kearifan lokal Jawa. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat titik temu epistemologis antara tasawuf Al-Ghazali dengan spiritualitas Jawa, terutama dalam aspek maqamat (tingkatan spiritual), konsep makrifat, dan etika sosial. Penelitian ini menemukan bahwa model integrasi yang tepat dapat memperkaya pembelajaran akhlak-tasawuf di madrasah dengan tetap mempertahankan otentisitas ajaran Islam. Implikasi pedagogis dari temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan kontekstual yang menghargai kearifan lokal sambil tetap berpegang pada prinsip-prinsip tasawuf universal.

APLIKASI WEB UNTUK ANALISIS SEKUENS FASTA BERBASIS PYTHON

Pebi Mina Husania, Tengku Syahvina Rival Dini, Rani Chantika, Puji Sri Alhirani
Abstract: Perkembangan teknologi sekuensing telah menghasilkan data sekuens DNA, RNA, dan protein dalam jumlah besar yang umumnya disimpan dalam format FASTA. Meskipun format ini sederhana dan banyak digunakan, perangkat lunak bioinformatika… informatika yang tersedia masih didominasi oleh aplikasi berbasis desktop atau command line interface yang kurang ramah bagi pengguna pemula. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi web sederhana berbasis Python untuk analisis dasar file FASTA. Aplikasi dibangun menggunakan framework Flask dan pustaka BioPython untuk melakukan analisis panjang sekuens, komposisi basa nukleotida, serta persentase GC melalui antarmuka web yang mudah digunakan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi mampu memproses file FASTA secara akurat dan cepat tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak tambahan di sisi pengguna. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran bioinformatika serta mendukung analisis awal sekuens biologis bagi mahasiswa dan peneliti.

لَا يَجوزُ الافْتِياتُ على الأئِمَّةِ وأصْحَابِ الوِلاياتِ فيما يَخُصُّهُم  “Tidak boleh mendahului (mengambil alih wewenang) para pemimpin dan pemegang otoritas dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan mereka”

Ardiansyah, Ricky, Rustiani, Annisa
Abstract: Kaidah fiqh "لَا يَجوزُ الافْتِياتُ على الأئِمَّةِ وأصْحَابِ الوِلاياتِ فيما يَخُصُّهُم" (tidak boleh mendahului/mengambil alih wewenang para pemimpin dan pemegang otoritas dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan mereka)… pemegang otoritas dalam perkara-perkara yang menjadi kekhususan mereka) merupakan salah satu kaidah fiqh yang fundamental dalam menjaga keteraturan sosial dan persatuan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, penjelasan, dalil, dan aplikasi praktis dari kaidah ini dalam konteks hukum Islam kontemporer. Melalui pendekatan analisis kualitatif terhadap literatur fiqh dan pendapat para ulama klasik maupun kontemporer seperti Al-Mawardi, Ibn Taymiyyah, dan Ibn Rajab, artikel ini menunjukkan bahwa kaidah tersebut bukan untuk memberikan kekuasaan mutlak kepada pemimpin, melainkan sebagai mekanisme untuk menjaga sistem hukum dan mencegah anarki sosial (fawda). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kaidah ini didasarkan pada prinsip-prinsip Sadd adz-Dzari'ah (menutup celah kerusakan) dan Jam'iyyah (kepentingan bersama), dengan pengecualian yang jelas ketika pemimpin memerintahkan kemaksiatan. Kesimpulannya, kaidah ini memiliki relevansi signifikan dalam menjamin ketertiban negara dan pencegahan perpecahan umat di era modern.

Peran Pendidikan & Pelatihan Dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Untuk Pembangunan Ekonomi

Sinaga, Nazwa Aurelia, Maysaroh, Dinda, Walida, Yurti, Tambunan, Khairina
Abstract: Pendidikan dan pelatihan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi. Melalui pendidikan, individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan… mampuan berpikir kritis yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi. Sementara itu, pelatihan berfungsi untuk memperkuat kompetensi praktis dan profesional yang dibutuhkan di dunia kerja, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing tenaga kerja. Kombinasi antara pendidikan formal dan pelatihan berkelanjutan akan menghasilkan SDM yang unggul, kreatif, dan inovatif. Dengan SDM yang berkualitas, pertumbuhan ekonomi dapat terwujud melalui peningkatan efisiensi, inovasi, serta penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, investasi dalam pendidikan dan pelatihan merupakan kunci penting bagi negara dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Kontribusi Pasar Modal Indonesia Terhadap Pertumbuhan dan Stabilitas Perekonomian Nasional

Lubis, Namira Hamni, Syahinda, T. Razita, Adrio, Edo, Hasibuan, Reni Ria Armayani
Abstract: Pasar modal merupakan salah satu pilar penting dalam sistem keuangan nasional yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Di Indonesia, pasar modal berkembang sebagai sarana penghimpunan dana jangka… panjang yang mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan pembiayaan untuk kegiatan produktif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi serta perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai buku teks ekonomi dan pasar modal, jurnal ilmiah nasional terakreditasi, serta publikasi resmi lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, perluasan akses pendanaan bagi perusahaan, dan efisiensi alokasi sumber daya. Selain itu, pasar modal juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi dengan meningkatkan ketahanan sistem keuangan, memperkuat kepercayaan investor, serta menyediakan alternatif pembiayaan selain sektor perbankan. Namun demikian, pasar modal Indonesia juga menghadapi tantangan seperti volatilitas pasar global dan ketergantungan pada aliran modal asing. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan investor domestik menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan peran pasar modal. Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional.

Pengaruh Kemiskinan Terhadap Stabilitas Pangan di Indonesia: Analisis Dampak Ekonomi dan Sosial

Zain, Fandi Ahmad, Fathiha, Herly Febri, Nurkomaria, Hasibuan, Reni Ria Armayani
Abstract: Kemiskinan dan stabilitas pangan merupakan persoalan struktural yang saling berkaitan dan masih menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Meskipun angka kemiskinan nasional menunjukkan tren penurunan, ketidakstabilan… ilan akses pangan yang berkelanjutan masih dialami oleh rumah tangga berpendapatan rendah, terutama akibat keterbatasan daya beli, fluktuasi harga pangan, dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dengan meninjau dampak ekonomi dan sosial yang menyertainya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah studi empiris mengenai dampak kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dalam kerangka ekonomi dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas pangan melalui keterbatasan pendapatan, tingginya proporsi pengeluaran pangan, serta rendahnya kapasitas adaptasi rumah tangga miskin dalam menghadapi guncangan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Faktor sosial, seperti tingkat pendidikan, literasi pangan dan gizi, serta karakteristik rumah tangga, berperan sebagai faktor mediasi yang memperkuat kerentanan stabilitas pangan. Selain itu, terdapat perbedaan pola kerentanan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, namun keduanya sama-sama rentan terhadap ketidakstabilan pangan akibat kemiskinan dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa stabilitas pangan tidak dapat dicapai secara berkelanjutan tanpa integrasi kebijakan pengentasan kemiskinan, penguatan daya beli, dan pembangunan sistem pangan yang inklusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik yang lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang dalam mewujudkan stabilitas pangan dan keadilan sosial di Indonesia.

Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode SAW Dalam Pemilihan Guru Terbaik (Studi Kasus SMK Tunas Pelita Binjai)

Dwi Syahruni Nasution, Najwa
Abstract: Kualitas tenaga pendidik merupakan faktor kunci dalam menjamin mutu proses pembelajaran di sekolah menengah kejuruan. Oleh karena itu, sekolah perlu memiliki mekanisme evaluasi yang objektif dan terukur dalam menentukan… guru berkinerja terbaik. Permasalahan yang sering muncul dalam proses penilaian adalah dominasi unsur subjektivitas serta keterbatasan pengolahan data secara manual. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pendukung keputusan (SPK) dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu proses seleksi guru terbaik. Metode SAW dipilih karena mampu mengolah multi-kriteria dengan pembobotan yang jelas dan menghasilkan peringkat alternatif secara rasional. Kriteria yang digunakan meliputi tingkat pendidikan, sertifikasi, kehadiran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode SAW mampu memberikan rekomendasi guru terbaik secara objektif dan konsisten berdasarkan nilai preferensi tertinggi.

Peran Kyai dan Kultur Pesantren dalam Pembentukan Karakter Santri

Amri, Muhammad Khairul, Yoga Erlangga, Daru Julian
Abstract: Pendidikan karakter merupakan isu strategis dalam pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam merespons krisis moral dan sosial generasi muda. Pondok pesantren dipandang sebagai institusi pendidikan yang memiliki kekhasan… san dalam pembentukan karakter santri melalui peran kyai dan kultur pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran kyai dan kultur pesantren dalam pembentukan karakter santri berdasarkan temuan literatur ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan pada beberapa basis data nasional dan internasional dengan rentang publikasi 2014–2024. Dari hasil seleksi, diperoleh 89 artikel jurnal yang dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai berperan sebagai aktor sentral dalam pembentukan karakter santri melalui keteladanan moral, otoritas spiritual, dan kepemimpinan nilai. Sementara itu, kultur pesantren berfungsi sebagai hidden curriculum yang menginternalisasi nilai-nilai karakter melalui tradisi keilmuan, kehidupan komunal, dan sistem disiplin. Nilai karakter yang dominan dibentuk meliputi religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter santri di pesantren merupakan proses kultural yang holistik dan berkelanjutan, serta relevan sebagai model alternatif pendidikan karakter di Indonesia.