Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

PERAN UMKM DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI KELURAHAN PALAS, KECAMATAN RUMBAI

Ramadona Hardiani, Jihan Amelia Fatiqa, Elly Nielwati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, menggunakan kerangka Teori Pemberdayaan… an Masyarakat Ife dan Tesoriero (2006). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku UMKM, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM berbasis keluarga—seperti pedagang makanan ringan, usaha rumahan kuliner, kios kelontong, dan jasa pencucian motor—memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Rp2–5 juta/bulan pelaku utama; Rp500.000–Rp1 juta/bulan pekerja paruh waktu), penyediaan lapangan kerja informal (remaja, ibu rumah tangga: 15–20 jam/minggu), penguatan aktivitas perekonomian lokal melalui cash flow harian Rp150.000–Rp300.000 dan efek multiplier 20–30% terhadap PDB lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga tanpa ketergantungan total pada bantuan eksternal.UMKM ini meningkatkan perputaran ekonomi melalui transaksi harian dan rantai pasok lokal, konsisten dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja 25% di Riau (Suharno & Khamal, 2025). Namun, penelitian juga menemukan hambatan struktural seperti keterbatasan modal (akses bantuan hanya 15–20% pelaku), rendahnya pemanfaatan teknologi pemasaran digital, minimnya pelatihan manajerial, dan tingginya persaingan informal serta shock eksternal.Temuan ini menegaskan UMKM sebagai pilar pemberdayaan bottom-up, namun memerlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan wajib, akses kredit mikro (KUR), literasi digital, dan inkubator kelurahan untuk daya saing dan keberlanjutan usaha.

PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA PEKANBARU

Elsya Nur Fadilla, Emmanuela Kezia, Elly Nielwaty
Abstract: Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Pekanbaru merupakan upaya pemerintah untuk menciptakan ketertiban umum, kenyamanan, dan keindahan kota. Kota Pekanbaru mengalami pertumbuhan penduduk yang pesat yang menyebabkan… n meningkatnya jumlah PKL yang berjualan tidak pada tempat yang telah ditentukan, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti kemacetan lalu lintas, kebersihan, dan ketertiban umum. Pemerintah Kota Pekanbaru mengeluarkan Peraturan Daerah No. 13 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum sebagai dasar hukum untuk mengatur keberadaan PKL agar tidak mengganggu ketertiban umum dan memberi ruang yang adil bagi pedagang serta masyarakat. Regulasi ini diharapkan dapat menyeimbangkan aspek ekonomi dan sosial melalui penertiban yang berkelanjutan dan humanis, dengan melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pedagang. Penertiban ini difokuskan pada penataan PKL secara terencana guna mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pekanbaru.

Peningkatkan Ekonomi Petani Diera Urban Farming Study Kasus: Jl. Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari (Pekanbaru)

Usna khotimah, Rospita Triani, Elly Nielwati
Abstract: tantangan urbanisasi, kelangkaan lahan, serta ketahanan rantai pasok makanan di wilayah perkotaan Indonesia, khususnya Pekanbaru.  Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji praktik pertanian perkotaan sebagai sarana untuk… meningkatkan pendapatan petani melalui studi kasus di Jalan Kembang Sari, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif cara pengumpulkan data dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dengan petani berpengalaman, melakukan pengamatan langsung di lokasi, serta menganalisis dokumen yang berkaitan dengan produktivitas dan kebijakan lokal. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pertanian perkotaan menyediakan pendapatan lebih stabil.. Petani memanfaatkan kedekatan lokasi produksi dengan konsumen untuk mengurangi risiko kerugian dan fluktuasi harga pasar. Mereka mengatur jadwal kerja secara fleksibel, memvariasikan jenis tanaman, serta menyesuaikan skala produksi berdasarkan kebutuhan lokal, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan keuntungan. Diskusi menekankan bagaimana petani membangun ekosistem ekonomi kecil melalui kemitraan dengan pedagang kecil dan masyarakat sekitar. Kerjasama ini memungkinkan mereka mengakumulasi modal secara bertahap untuk memperluas bisnis dan melakukan investasi jangka panjang. Namun, petani terus menghadapi tantangan struktural, seperti kenaikan biaya bahan baku, dampak perubahan iklim, serta keterbatasan akses terhadap modal dan regulasi. Petani secara umum memandang pertanian perkotaan sebagai model ekonomi inklusif. Model ini memperkuat keamanan pangan keluarga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di tengah laju urbanisasi yang pesat. Temuan penelitian ini menegaskan potensi pertanian perkotaan sebagai solusi berkelanjutan bagi diversifikasi ekonomi di Pekanbaru.

Penggunaan Barcode berbasis Internet of Things (IOT) untuk Sistem Akses Kamar Hotel

Faishal, Yusuf, Prayitno
Abstract: Perkembangan teknologi digital mendorong industri perhotelan untuk mengadopsi sistem layanan yang lebih efisien dan aman, termasuk pada sistem akses kamar hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem… em akses kamar berbasis barcode yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) serta dampaknya terhadap efisiensi operasional, keamanan, dan kualitas pelayanan hotel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap manajer hotel, staf operasional, dan tamu hotel. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akses kamar berbasis barcode dan IoT mampu mempercepat proses check-in dan check-out, mengurangi ketergantungan pada kunci atau kartu akses konvensional, serta meningkatkan keamanan melalui penggunaan barcode unik dengan batas waktu tertentu dan pencatatan akses secara real-time. Selain itu, sistem ini mendukung pengelolaan data dan pengambilan keputusan manajerial, sehingga berpotensi meningkatkan daya saing hotel di era digital.

Identifikasi dan Rekomendasi Manajemen SDM

Ananda Maulida, Anissa Salsabilla, Yuliana Putri, Utami Nur Fadillah, Arfian
Abstract: Perkembangan yang pesat di dunia bisnis dan digitalisasi organisasi menuntut manajemen sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses identifikasi SDM serta merumuskan… erumuskan rekomendasi pengelolaan SDM yang efektif melalui studi literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber akademik, artikel, serta studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa identifikasi SDM, yang mencakup kompetensi teknis dan non-teknis, kesiapan digital, serta budaya kerja, merupakan faktor penting dalam merancang strategi pengelolaan SDM yang optimal. Proses ini mendukung pengembangan program pelatihan, manajemen talenta, sistem penilaian kinerja, dan strategi retensi karyawan yang lebih efektif. Temuan menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan SDM bergantung pada keterampilan individu sekaligus kesiapan organisasi dalam beradaptasi. Dengan demikian, integrasi identifikasi SDM yang komprehensif dengan strategi pengelolaan yang adaptif dan berbasis bukti empiris menjadi prasyarat strategis untuk meningkatkan efektivitas manajerial, kinerja organisasi, dan daya saing perusahaan secara berkelanjutan.

EVALUASI PENGGUNAAN APLIKASI M-PASPOR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

Muhammad Haikal Fiqri, Desri Alfin, Elly Nielwati
Abstract: Transformasi digital dalam sektor publik bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan birokrasi yang lambat dan berbelit. Direktorat Jenderal Imigrasi meluncurkan aplikasi M-Paspor sebagai instrumen… strumen strategis E-Government guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerbitan dokumen perjalanan RI. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak implementasi M-Paspor terhadap dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) yang meliputi Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, dan Tangibles. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkap realitas ganda: M-Paspor berhasil meningkatkan dimensi Assurance (transparansi biaya) dan Responsiveness (efisiensi waktu tatap muka), namun mengalami degradasi serius pada dimensi Reliability akibat instabilitas infrastruktur teknis dan Empathy karena eksklusi digital terhadap kelompok lansia. Kesimpulannya, teknologi M-Paspor telah mengubah lanskap pelayanan menjadi lebih modern, namun belum sepenuhnya mencapai standar pelayanan prima (service excellence) karena hambatan teknis yang persisten dan kurangnya desain yang inklusif.

Transformasi Human Resource Development dalam Meningkatkan Efisiensi Proses Industri Manufaktur

Ramadhani, Nadila, Rifki Aditya, Muhammad, Ginting, Muhammad Zacky Pratama, Hasibuan, Abdurrozaq
Abstract: Penelitian ini mengkaji transformasi Human Resource Development (HRD) dalam meningkatkan efisiensi proses industri manufaktur. Metode yang digunakan adalah kualitatif literature review dengan data dari jurnal nasional terkait… rkait HRD, digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif. Hasil menunjukkan bahwa implementasi Human Resource Information System (HRIS) mempercepat administrasi, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan pengelolaan tenaga kerja. Program upskilling, reskilling, dan workplace learning meningkatkan kompetensi karyawan dan mendukung kualitas produksi. Budaya organisasi yang adaptif dan kolaboratif memperkuat kesiapan tenaga kerja menghadapi perubahan teknologi. Sintesis literatur menegaskan bahwa kombinasi digitalisasi HR, pengembangan kompetensi, dan budaya kerja adaptif berkontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional manufaktur. Transformasi HRD menjadi faktor strategis untuk mendukung keberhasilan produksi modern.

Integrasi Pengembangan SDM dan Proses Manufaktur untuk Meningkatkan Kinerja Industri

Nasution, Fahroji, Yuharnima, Dwi, Ba'adillah Hafiz F, Fikri, Hasibuan, Abdurrozzaq
Abstract: Perkembangan teknologi dalam industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan proses produksi yang semakin modern. Penelitian ini membahas bagaimana peningkatan… tan keterampilan pekerja dan pemahaman terhadap sistem digital dapat mendukung kelancaran operasional pabrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang tepat, kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuan memahami alur kerja berbasis teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan efisiensi produksi. Integrasi antara pengembangan SDM dan proses manufaktur membantu perusahaan mengurangi kesalahan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi dan manusia harus berkembang sejalan agar industri mampu bertahan dalam persaingan yang terus berubah.

Pengembangan Sumber Daya Manusia Sebagai Penggerak Inovasi Proses Pada Industri Manufaktur Modern

Rifa Sani Silaen, Nazwa Rifa Sani Silaen, Br Hutapea, Sofina, Ardiansyah, Hasibuan, Abdurrozzaq
Abstract: Human Resource Development (HRD) memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi proses pada industri manufaktur modern. HRD tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis karyawan, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi… i terhadap perubahan teknologi, alur kerja baru, dan dinamika pasar. Strategi HRD yang mencakup pelatihan berbasis digital, workplace learning, mentoring, serta pengembangan kreativitas karyawan mampu menciptakan tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan proaktif dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas proses produksi. Kajian literatur ini menunjukkan bahwa HRD berkontribusi pada penciptaan budaya kerja yang mendukung kolaborasi, kreativitas, dan pembelajaran berkelanjutan, sehingga inovasi proses dapat terwujud secara efektif.

PEGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MINAT BELAJAR SISWA

Sovia Natasya Sipahutar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis minat belajar siswa menggunakan Articulate Storyline. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh terbatasnya… rbatasnya media pembelajaran dan kurangnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan analisis berdasarkan model Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berhasil meningkatkan minat belajar siswa, membuat mereka lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media interaktif dapat mengurangi kecemasan belajar dan memudahkan pemahaman materi. Kesimpulannya, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis minat merupakan pendekatan efektif untuk memberdayakan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.