Search Articles & Publications

Showing 355 articles found for "Field"

ANALISIS STOK BAHAN SEMBAKO DI TOKO MEKAR JAYA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING

santika, novi, Hidayah, Nurul, Sinambela, Salsabilah Ramadhani
Abstract: Abstract: Mekar Jaya Store is a shop that operates in the field of selling basic necessities. At the Mekar Jaya Store, there are several problems that often arise. When making sales, customers often feel disappointed because… ause the stock that the customer should want to buy is often empty. Due to this disappointment the number of customers decreased. The process carried out is still manual so that errors often occur in recording existing data, causing a lack of efficiency in the time used. The available data is not used properly so that sales data is not utilized as well as possible to design business strategies to improve products. To solve this problem, you can use a data mining application, namely by utilizing existing data to identify the best-selling sales, to sales that are less popular with customers using the K-Means method. Where the data used is 101 sales data transactions. This research aims to group transaction data that is used to meet customer needs appropriately and overcome shortages and excess stock of goods which result in investment in sales capital. The results of this research were that the highest sales were 23 items, medium sales were 32 items, and the lowest sales were 46 items. Keywords: grocery stock; K-Means; stock management Abstrak: Toko Mekar Jaya merupakan sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan sembako. Pada Toko Mekar Jaya terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul. Dalam melakukan penjualan sering pelanggan merasa kecewa karena seringnya stok yang seharusnya ingin dibeli oleh pelanggan kosong. Karena kekecewaan tersebut jumlah pelanggan menurun. Adapun proses yang dilakukan masih manual sehingga masih sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data yang ada sehingga menyebabkan kurangnya efiensi waktu yang digunakan. Ketersediaan data yang ada tidak digunakan dengan baik sehingga data penjualan tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin yang dapat merancang strategi bisnis dalam meningkatkan produk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan aplikasi data mining, yaitu dengan memanfaatkan data yang ada untuk mengidentifikasi penjualan yang paling laris, hingga penjualan yang kurang diminati oleh pelanggan menggunakan metode K-Means. Dimana data yang digunakan sebanyak 101 transaksi data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data transaksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat dan mengatasi kekurangan dan kelebihan stok barang yang mengakibatkan tertanamnya modal penjualan. Hasil dari penelitian ini dimana penjualan tertinggi terdapat 23 item, penjualan sedang terdapat 32 item, dan penjualan terendah terdapat 46 item. Kata kunci: Data Mining, K-Means, Penjualan Sembako. Abstract: Mekar Jaya Store is a shop that operates in the field of selling basic necessities. At the Mekar Jaya Store, there are several problems that often arise. When making sales, customers often feel disappointed because the stock that the customer should want to buy is often empty. Due to this disappointment the number of customers decreased. The process carried out is still manual so that errors often occur in recording existing data, causing a lack of efficiency in the time used. The available data is not used properly so that sales data is not utilized as well as possible to design business strategies to improve products. To solve this problem, you can use a data mining application, namely by utilizing existing data to identify the best-selling sales, to sales that are less popular with customers using the K-Means method. Where the data used is 101 sales data transactions. This research aims to group transaction data that is used to meet customer needs appropriately and overcome shortages and excess stock of goods which result in investment in sales capital. The results of this research were that the highest sales were 23 items, medium sales were 32 items, and the lowest sales were 46 items. Keywords:grocery stock; K-Means; stock management     Abstrak: Toko Mekar Jaya merupakan sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan sembako. Pada Toko Mekar Jaya terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul. Dalam melakukan penjualan sering pelanggan merasa kecewa karena seringnya stok yang seharusnya ingin dibeli oleh pelanggan kosong. Karena kekecewaan tersebut jumlah pelanggan menurun. Adapun proses yang dilakukan masih manual sehingga masih sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data yang ada sehingga menyebabkan kurangnya efiensi waktu yang digunakan. Ketersediaan data yang ada tidak digunakan dengan baik sehingga data penjualan tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin yang dapat merancang strategi bisnis dalam meningkatkan produk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan aplikasi data mining, yaitu dengan memanfaatkan data yang ada untuk mengidentifikasi penjualan yang paling laris, hingga penjualan yang kurang diminati oleh pelanggan menggunakan metode K-Means. Dimana data yang digunakan sebanyak 101 transaksi data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data transaksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat dan mengatasi kekurangan dan kelebihan stok barang yang mengakibatkan tertanamnya modal penjualan. Hasil dari penelitian ini dimana penjualan tertinggi terdapat 23 item, penjualan sedang terdapat 32 item, dan penjualan terendah terdapat 46 item.   Kata kunci: Data Mining, K-Means, Penjualan Sembako.  

PENGGUNAAN METODE SCRUM DALAM MEMBANGUN APLIKASI SISTEM MONITORING UPDATE MAINTENANCE SITE DAN GENSET PT. SIBATEL

Harahap, Endang Sri Wangi, Kurniawan, Edi, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract: The use of technology is currently progressing and its development can be used in the processing, dissemination, and presentation of good information. The application system so far has been able to provide attractive… active services and make work easier for the public, both in information services and documentation services, such as monitoring applications. In line with the problems that exist in PT. SIBATEL, where in the previous update monitoring process work in the field to report to their superiors was considered to be inefficient. The purpose of this research is to design an application system for site and generator maintenance update monitoring that is useful at PT. SIBATEL. In designing this system application, it is hoped that it can be completed quickly and properly according to needs by using Scrum or the Agile Scrum framework. The results of this application development are considered effective and efficient in terms of time and are structured in carrying out the features needed by going through the stages: Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, and Sprint Retrospective, with Focus factors which are used by 0.8 or 80% with a different sprint length in each sprint. So the selection of the scrum method in the development of site and generator maintenance update monitoring applications at PT. SIBATEL is considered quite good and useful.             Keywords: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset     Abstrak: Pemanfaatan teknologi saat ini sudah berkembang maju dan perkembangannya dapat digunakan dalam pengolahan, penyebaran, dan penyajian informasi yang baik. Sistem aplikasi hingga saat ini telah mampu memberikan layanan yang menarik dan meringankan pekerjaan kepada khalayak publik, baik dalam layanan informasi maupun dalam layanan dokumentasi, seperti halnya aplikasi monitoring. Sejalan dengan masalah yang ada pada PT. SIBATEL, dimana pada proses update monitoring sebelumnya pemantauan pekerjaan dilapangan untuk melaporkan ke atasannya dinilai kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem aplikasi monitoring update maintenance site dan genset yang berguna pada PT. SIBATEL. Dalam perancangan aplikasi sistem ini diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik sesuai kebutuhan dengan menggunakan scrum atau kerangka kerja Agile Scrum. Hasil dari pengembangan aplikasi ini dinilai efektif dan efisien dari segi waktu serta terstruktur dalam pengerjaan fitur-fitur yang dibutuhkan dengan melalui tahapan : Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, dan Sprint Retrospective, dengan Focus factor yang digunakan sebesar 0,8 atau 80% dengan panjang sprint yang berbeda pada tiap-tiap sprint. Sehingga pemilihan metode scrum dalam pengembangan aplikasi monitoring update maintenance site dan genset pada PT. SIBATEL dinilai cukup baik dan berguna.   Kata kunci: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset  

PENERAPAN ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK PREDIKSI WAKTU TUNGGU ALUMNI MENDAPATKAN PEKERJAAN PADA LEMBAGA PUSAT LAYANAN KARIR STMIK ROYAL

Aulia, Tasyia Dita, Siagian, Yessica, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract: Getting a job is a goal by graduates after completing their studies. But in this process, getting a job inevitably requires waiting time. If one measure of success in the field of education of a tertiary institution… ution is the number of graduates entering the workforce. So to implement this goal, alumni data is needed that can be used in decision making. Existing tracer study data at the STMIK Royal Career Service Center (LPLK) have not been utilized optimally by the campus. If we dig deeper, we will get some knowledge from this data by applying data mining techniques. Therefore, it is clear that using data mining to predict alumni waiting time is important for a university to determine its strategy. The purpose of this study is to predict the waiting time for alumni to get a job using data mining by applying the Naive Bayes algorithm. Training and testing data were taken from 193 data tracer study alumni of STMIK Royal in 2021 who had graduated and were working. The criteria used to predict alumni waiting time are gender, major, year of entry, year of graduation, GPA, and length of time getting a job. The results of modeling using the Naive Bayes algorithm produce an accuracy of 94%.   Keyword: data mining; naive bayes; waiting time     Abstrak: Mendapatkan pekerjaan merupakan tujuan oleh lulusan setelah menyelesaikan studi mereka. Tetapi dalam proses ini, mendapatkan pekerjaan pasti membutuhkan waktu tunggu. Jika salah satu ukuran keberhasilan di bidang pendidikan suatu perguruan tinggi adalah banyaknya lulusan yang masuk ke dunia kerja. Maka untuk menerapkan tujuan itu, maka diperlukan data alumni yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan. Data tracer study yang ada di Lembaga Pusat Layanan Karir (LPLK) STMIK Royal belum dimanfaatkan secara optimal oleh kampus. Jika kita gali lebih dalam, kita akan mendapatkan suatu pengetahuan dari data ini dengan menerapkan teknik data mining. Oleh karena itu, jelas bahwa menggunakan data mining untuk memprediksi waktu tunggu alumni penting bagi suatu perguruan tinggi untuk menentukan strateginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi waktu tunggu alumni mendapatkan pekerjaan  menggunakan data mining dengan menerapkan algoritma naive bayes. Data training dan testing diambil dari 193 data tracer study alumni STMIK Royal tahun 2021 yang sudah lulus dan bekerja. Kriteria yang digunakan untuk memprediksi waktu tunggu kerja alumni yaitu jenis kelamin, jurusan, tahun masuk, tahun lulus, IPK, dan lama mendapatkan pekerjaan. Hasil pemodelan dengan menggunakan algoritma naive bayes menghasilkan akurasi sebesar 94%.   Kata Kunci: data mining; naive bayes; waktu tunggu

DECISION SUPPORT SYSTEM PRIORITAS PEMBANGUNAN JALAN DIDESA SEI ALIM ULU DENGAN METODE TOPSIS

Ningsi, Fitria, Wardani, Intan Kusuma, Siregar, Maya, Pramudja, Siska Damayanti
Abstract: Abstract: Road construction infrastructure has an important role, especially in supporting the economic, social and cultural fields. Sei Alim Ulu Village is an area that is still lagging behind due to the lack of attention… on from the government, especially in terms of road construction. Road construction in the area can be said to be still bad, making it difficult for the community to do their activities. To facilitate the decision-making process related to development priorities in the village, a decision support system program was created. Decision support systems are systems that help users make decisions in a systematic process. Development priorities in the village are determined using the Topsis method. This study aims to obtain a decision model for the development of priority areas with criteria based on road damage, location requirements, cost estimates, road pavements, and road conditions. Of the 6 alternatives tested, v1 with a value of 0.6301303 obtained the highest score which means it is a priority area for road construction in Sei Alim Ulu Villag.   Keywords : SPK; topsis method; village infrastructure     Abstract:Infrastruktur pembangunan jalan memiliki peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya. Desa Sei Alim Ulu merupakan daerah yang masih tertinggal akibat kurangnya perhatian dari pemerintah terutama dalam hal pembangunan jalan. Pembangunan jalan di daerah tersebut bisa dibilang masih buruk sehingga menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas. Untuk memudahkan proses pengambilan keputusan terkait dengan prioritas pembangunan didesa, maka dibuatlah program sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan adalah sistem yang membantu pengguna membuat keputusan dalam proses yang sistematis. Prioritas pembangunan didesa ditentukan dengan metode Topsis. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model keputusan pengembangan kawasan prioritas dengan kriteria berdasarkan kerusakan jalan, kebutuhan lokasi, perkiraan biaya, perkerasan jalan, dan kondisi jalan. Dari 6 alternatif yang diuji, v1 dengan nilai  0,6301303 diperoleh nilai tertinggi yang berarti Sebagai Kawasan prioritas pembangunan jalan di Desa Sei Alim Ulu.   Kata Kunci : infrastruktur, metode topsis, SPK.

Implementasi Metode Naive Bayes Untuk Klasifikasi Penerima Program Keluarga Harapan

Arifin, Andhini Asri Awaliyah, Handoko, Wiwin, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstract: The Family Hope Program (PKH) is a government program in the form of cash for Very Poor Households (RTSM) whose qualifications are met related to efforts to improve human quality, not in the field of education… but also health. In the short term, the PKH program is calculated to reduce the expenditure of poor families and reduce poverty in the long term. To receive the PKH Program) the government has set several criteria, including income, house ownership status, house size, floor type, roof, wall, and type of water source. As for the way to do the settlement of the criteria that have been set, namely by utilizing the Data Mining technique through the Naïve Bayes method. The dataset in this study is the data of recipients of the 2020 Family Hope Program as many as 82 samples. The results of the classification modeling with the Naïve Bayes Algorithm produce precision values for the positive class 100%, for the negative class 77%, the recall value for the positive class 80%, for the negative class 100%, the f1-score value for the positive class 89%, for the negative class 87%, and 88% accuracy value. The purpose of this research is to help the Social Service in classifying the recipients of the Family Hope Program (PKH).   Keywords: The Family Hope Program; Data Mining; Naïve Bayes     Abstrak: Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemerintah dalam bentuk tunai untuk Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang kualifikasinya terpenuhi terkait dengan upaya peningkatan kualitas manusia tersebut bukan dalam bidang pendidikan tetapi juga kesehatan. dalam jangka pendek Program PKH diperhitungkan bisa mengurangi biaya pengeluaran keluarga miskin serta mengurangi kemiskinan dalam jangka panjang. Untuk menerima Program PKH) pemerintah sudah menetapkan beberapa kriteria, diantaranya Penghasilan, Status Kepemilikan Rumah, Ukuran Rumah, tipe Lantai, Atap, Dinding, serta jenis sumber air. Adapun cara untuk melakukan penyelesaian terhadap kriteria yang sudah ditetapkan yaitu dengan memanfaatkan teknik Data Mining melalui Metode Naïve Bayes. Dataset dalam penelitian ini adalah data penerima Program Keluarga Harapan tahun 2020 sebanyak 82 sampel. Hasil pemodelan klasifikasi dengan Algoritma Naïve Bayes menghasilkan besaran nilai precision untuk kelas positif 100%, untuk kelas negatif 77%, nilai recall untuk kelas positif 80%, untuk kelas negatif 100%, nilai f1-score untuk kelas positif 89%, untuk kelas negatif 87%, dan nilai akurasi 88%. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk membantu Dinas Sosial mengklasifikasikan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).   Kata kunci: Program Keluarga Harapan; Data Mining; Naïve Bayes  

Perancangan Sistem Aplikasi Persediaan Barang Pada UD. Karya bersama menggunakan Algoritma FIFO (First In First Out)

Handoko, Riki, Parini, Parini
Abstract: Abstrak: FIFO is an acronym for First In, First Out, an abstraction that deals with how to organize and manipulate data relative to time and priority. The FIFO (First In First Out) method is a method where the goods that… were first entered will be issued first, while the goods that were last entered will be issued at a later date. So the first inventory recording is to record the goods/inventory that first entered UD. Karya Bersama is a business in the field of photocopying that is intended for all circles which provides photocopying, volume, and stationery services. The problem that exists is in making inventory reports of UD. Karya Bersama still uses manual methods and is not computerized so that there are reports of inventories that are inefficient, inaccurate and take a long time, this encourages to change the inventory system due to the impact experienced in the future results of reports that are not precise and efficient. The impact resulting from a computerized system can make it easier and faster to process data and get information quickly and efficiently.   Kata kunci: First In First Out, UD. Joint Work, Inventory.   Abstract: FIFO adalah akronim untuk First In, First Out (pertama masuk, pertama keluar) sebuah abstraksi yang berhubungan dengan cara mengatur dan memanupulasi data relative terhadap waktu dan prioritas. Metode FIFO (First In First Out) merupakan metode dimana barang yang pertama kali masuk akan dikeluarkan terlebih dahulu sedangkan untuk barang yang terakhir kali masuk akan dikeluarkan di kemudian hari. Jadi pencatatan persediaan yang dilakukan pertama kali adalah mencatat barang/persediaan yang pertama kali masuk UD. Karya Bersama merupakan usaha dalam bidang fotocopy yang di peruntukkan untuk segala kalangan dimana menyediakan jasa fotocopy, jilid, dan ATK. Masalah yang ada yaitu dalam pembuatan laporan persediaan barang UD. Karya Bersama masih menggunakan cara manual dan tidak terkomputerisasi sehingga terdapat laporan persediaan barang yang tidak efisien, tidak tepat dan memakan waktu yang lama, hal ini mendorong untuk merubah sistem persediaan barang dikarenakan dampak yang dialami kedepanya hasil laporan yang tidak tepat dan efisien. Dampak yang dihasilkan dari sistem yang sudah terkomputerisasi dapat lebih mempermudah dan mempercepat dalam proses pengolahan data dan mendapatkan informasi dengan cepat dan efisien.             Keywords: First In First Out , UD. Karya Bersama, Persediaan Barang.

Analisis Komoditas Padi Pascapanen Berbasis E-SCM Studi Kasus Kilang Padi Sumber Rezeki

Dewi, Afrianti, Azhar, Zulfi, Fauziah, Rizky
Abstract: Abstrct :  The object of this research is the Sumber Rezeki Rice Refinery which produces rice in Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. This Rice Refinery in the processing of supply chain management that has been done can increase… ease the amount of profit and market share by purchasing rice. Aspects of analysis that occur produce effectiveness and efficiency together in one flow cycle. The use of observations and discussions in the field and designing an application system so that it is able to cope with the rice supply that occurs and predict the rice stock that must be provided by the Sumber Rezeki Rice Refinery.    Keywords: a source of sustenance; predictions; scm; application system; rice stock.     Abstrak : Objek pada penelitian ini adalah pada Kilang Padi Sumber Rezeki yang berproduksi beras di Taman Sari, Kec.Pulo Bandring. Kilang Padi ini dalam pengolahan supply chain management yang telah dilakukannya dapat meningkatkan jumlah keuntungan dan pangsa pasar dengan melakukan pembelian beras. Aspek analisis yang terjadi menghasilkan keefektifan dan keefesienan  bersama-sama dalam satu siklus aliran. Penggunaan observasi dan diskusi di lapangan serta melakukan  perancangan sistem aplikasi sehingga mampu menanggulangi persediaan beras yang terjadi dan memprediksi stok beras yang harus disediakan oleh Kilang Padi Sumber Rezeki.   Kata kunci : Kilang padi sumber rezeki; prediksi; scm; sistem aplikasi; stok beras.

Pendampingan Budidaya Alpukat Menuju Santripreneur GO GREEN di PONPES Irsyaduth Tholabah Padangan

Fauziyah, Ririn, Cahyono, Eko Arief, Zaenal Abidin, Muhammad, Dyana, Burhanatut
Abstract: Abstract: The problem faced by Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan is the limited knowledge and skills of the students in efficient and environmentally friendly avocado cultivation. Many students are not familiar with sustainable… tainable farming methods, so they still rely on traditional ways that are less efficient and potentially harmful to the environment. In addition, the lack of understanding of agricultural business management and digital marketing is also another problem in optimizing agricultural yields. This activity aims to increase the entrepreneurial capacity of the students through avocado cultivation as an environmentally friendly and sustainable economic potential. This program is implemented at Ponpes Irsyaduth Tholabah, Padangan, Bojonegoro Regency, with a participatory and educational approach. The main focus of the mentoring includes the transfer of knowledge about avocado cultivation techniques, agribusiness management, and the strengthening of entrepreneurial spirit based on Islamic values. Through a series of training and field practice, the students not only gain technical skills in planting avocados, but are also able to design business models that support the go green principle. The steps of activity implementation are as follows: a) Activity location survey, b) Pre-Test, c) Avocado Cultivation and Digital Marketing Training, d) Post-Test. The results of the activities show an increase in students' understanding of sustainable farming concepts and the emergence of small business initiatives based on agricultural products. This program is expected to become the embryo for producing a generation of students who are economically independent and concerned about environmental sustainability. Keywords: avocado farming; go green; santripreneur; sustainable economy   Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Ponpes Irsyaduth Tholabah Padangan adalah terbatasnya pengetahuan dan keterampilan santri dalam budidaya alpukat yang efisien dan ramah lingkungan. Banyak santri yang belum terbiasa dengan metode pertanian yang berkelanjutan, sehingga masih mengandalkan cara-cara tradisional yang kurang efisien dan berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang manajemen usaha pertanian dan pemasaran digital juga menjadi permasalahan lain dalam mengoptimalkan hasil pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan santri melalui budidaya alpukat sebagai potensi ekonomi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Irsyaduth Tholabah, Padangan, Kabupaten Bojonegoro, dengan pendekatan partisipatif dan edukatif. Fokus utama pendampingan mencakup transfer pengetahuan tentang teknik budidaya alpukat, pengelolaan agribisnis, serta penguatan semangat kewirausahaan berbasis nilai-nilai keislaman. Melalui serangkaian pelatihan dan praktek lapangan, santri tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis dalam menanam alpukat, tetapi juga mampu merancang model usaha yang mendukung prinsip go green. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: a) Survey lokasi Kegiatan, b) Pre-Test, c) Pelatihan Budidaya Alpukat dan Pemasaran Digital, d) Post-Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep pertanian berkelanjutan dan munculnya inisiatif usaha kecil berbasis hasil pertanian. Program ini diharapkan menjadi embrio lahirnya generasi santri yang mandiri secara ekonomi dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. Kata kunci: budidaya alpukat; ekonomi berkelanjutan; go green; santripreneur

Digitalisasi Administrasi Desa Kuta Mbelin Berbasis SID Untuk Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Berkelanjutan

Efendi, Syahril, Fauzan Nurahmadi, Fuzy Yustika Manik, Seniman, T. Henny Febriana Harumy, Ivan Jaya, Yeni Absah, Muhammad Romi Syahputra, Liana Dwi Sri Hastuti, Pauzi Ibrahim Nainggolan, Tulus Joseph Herianto, Dewi Sartika Br Ginting, Yudhistira
Abstract: Abstract: The digital transformation of village administration has become an urgent need to enhance public service efficiency and ensure transparent local governance. This study analyzes the implementation of the Village… Information System (SID) in Kuta Mbelin Village, STM Hulu Subdistrict, Deli Serdang Regency, as a mechanism for supporting administrative digitalization. It also evaluates the role of information technology in village governance and the integration of village statistical data within the framework of the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employs a combination of literature review, field observation, and interviews with village officials and community members. The findings indicate that the adoption of SID in Kuta Mbelin Village improves administrative efficiency, accelerates public service delivery, and enables evidence-based data management that supports sustainable village development planning. This study recommends enhancing SID by integrating data analytics and strengthening information security to maximize its usefulness in village governance. Keywords: village digitalization; village information system; governance; SDGs; kuta mbelin village   Abstrak : Transformasi digital dalam administrasi desa menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan efisiensi layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang transparan. Penelitian ini menganalisis implementasi Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Kuta Mbelin, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, dalam mendukung digitalisasi administrasi desa. Studi ini juga mengevaluasi peran teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan desa serta integrasi data statistik desa dalam perspektif Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SID di Desa Kuta Mbelin meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan publik, dan memungkinkan pengelolaan data berbasis bukti yang mendukung perencanaan pembangunan desa berkelanjutan. Studi ini merekomendasikan optimalisasi SID dengan integrasi analitik data dan keamanan informasi untuk meningkatkan daya guna dalam tata kelola desa. Kata Kunci: digitalisasi desa; sistem informasi desa; tata kelola pemerintahan; SDGs; desa kuta mbelin  

Penguatan Tata Kelola UMKM Adinda Food Melalui Pencatatan Keuangan Manajemen SDM Dan Pemasaran Digital

Rifqi Maulana Nugraha, Tita Yuspita, Ahmad Saripudin, Wahyu Yulianto
Abstract: Abstract: This community service program at UMKM Adinda Food was conducted to address several managerial issues, including unstructured financial recording, unclear division of labor, and limited marketing practices. Using… ng field observation, in-depth interviews, SWOT analysis, and implementation-based coaching, the program produced practical solution models consisting of simplified financial recording, standardized workflow arrangements, and the introduction of digital marketing practices. The results indicate that hands-on and context-based approaches effectively improve the SME owner's understanding of efficient and adaptive business management. This program contributes to current knowledge on contextual SME assistance strategies and provides a basis for applying similar models to other small enterprises with comparable characteristics.             Keywords: digital marketing; simple accounting; sme management; workflow.   Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat pada UMKM Adinda Food dilaksanakan untuk menjawab permasalahan manajemen usaha, terutama pencatatan keuangan yang tidak terstruktur, pembagian kerja yang kurang jelas, serta pemasaran yang masih terbatas pada penjualan langsung. Melalui metode observasi lapangan, wawancara mendalam, analisis SWOT, dan pendampingan implementatif, kegiatan ini menghasilkan model solusi yang dapat digunakan UMKM secara praktis, meliputi pencatatan keuangan sederhana, pola kerja terstandarisasi, dan pengenalan pemasaran digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap tata kelola usaha yang efisien dan adaptif. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan mengenai strategi pendampingan UMKM yang kontekstual, serta membuka peluang penerapan model serupa pada usaha kecil lainnya dengan karakteristik sejenis. Kata kunci: akuntansi sederhana; manajemen sdm; pemasaran digital; UMKM.