Search Articles & Publications

Showing 2979 articles found for "Oleh"

Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin Kelas X SMK Dhuafa Padang

Sabarno, Hari, Erizon, Nelvi, Adri, Junil, Afnison, Wanda
Abstract: Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional yang baik diyakini mampu meningkatkan motivasi dan konsistensi siswa dalam proses pembelajaran, sehingga berdampak… ampak pada peningkatan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan hasil belajar mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Mesin siswa kelas X SMK Dhuafa Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 40 siswa kelas X, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data kecerdasan emosional diperoleh melalui angket kuesioner, sedangkan data hasil belajar bersumber dari dokumen nilai resmi sekolah. Instrumen kecerdasan emosional telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi Pearson Product Moment, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa berada pada kategori sedang, sedangkan hasil belajar tergolong baik. Uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar siswa kejuruan.

Peran Kepala Sekolah dalam Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan

Siti Naila Suhailah, Muhammad Basyam, Ayu Wirdana, Zahrotul Munawwaroh
Abstract: Manajemen sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Dalam konteks tersebut, kepala sekolah memiliki peran… ran strategis sebagai pemimpin dan manajer yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, serta evaluasi sarana dan prasarana pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan berdasarkan kajian pustaka dari berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah artikel jurnal nasional berbahasa Indonesia yang terbit paling lambat tahun 2020 dan memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik dan kecenderungan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan oleh kepala sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sangat menentukan efektivitas manajemen sarana dan prasarana, terutama dalam aspek perencanaan berbasis kebutuhan, koordinasi dalam pengadaan, pengawasan pemanfaatan, serta evaluasi dan pemeliharaan berkelanjutan. Namun demikian, masih ditemukan kesenjangan kajian yang menunjukkan bahwa beberapa penelitian lebih menekankan aspek administratif dibandingkan peran kepemimpinan strategis kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dalam memperkaya kajian tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan.  

Peran DPD RI dalam Penguatan Tata Kelola Pendidikan Tinggi di Era Desentralisasi: Studi Kepemimpinan Pendidikan Dedy Iskandar Batubara

Firnanda, Rizky, M. Rizki Alfareza, Djorgie Prasandy
Abstract: Desentralisasi pendidikan menuntut tata kelola pendidikan tinggi yang mampu merespons kebutuhan dan karakteristik daerah secara berkeadilan. Namun, praktik kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia masih menunjukkan kesenjangan… jangan antara perumusan kebijakan nasional dan implementasi di tingkat daerah, terutama dalam aspek pemerataan pendanaan, konsistensi regulasi, dan posisi perguruan tinggi swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dalam penguatan tata kelola pendidikan tinggi di era desentralisasi melalui studi kepemimpinan pendidikan Dedy Iskandar Batubara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi tokoh, melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi kebijakan pendidikan tinggi. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengaitkan temuan empiris pada teori kebijakan publik, desentralisasi, dan tata kelola pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD RI berperan strategis sebagai aktor agenda setting, advokasi kepentingan daerah, dan pengawas implementasi kebijakan pendidikan tinggi, meskipun perannya dibatasi oleh kewenangan konstitusional. Kepemimpinan pendidikan Dedy Iskandar Batubara memperlihatkan upaya menjembatani kepentingan kebijakan nasional dan kebutuhan daerah, khususnya dalam memperjuangkan keadilan bagi perguruan tinggi swasta dan pendidikan tinggi di daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola pendidikan tinggi memerlukan desain kebijakan yang lebih konsisten, desentralistik, dan berkeadilan dengan pelibatan substantif DPD RI dan pemerintah daerah dalam sistem kebijakan nasional.

Arsip dan Dokumentasi dalam Administrasi Pendidikan

Arifuddin Rauf, Aulia Kartika, Nurul Adelia, Algazali, Fadlu, Kamus
Abstract: Administrasi pendidikan memerlukan sistem pengelolaan informasi yang efektif untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Arsip dan dokumentasi merupakan komponen penting dalam proses administrasi karena berfungsi… i sebagai sumber data, bukti autentik, dan dasar pengambilan keputusan. Arsip adalah rekaman informasi yang dibuat, diterima, dan dipelihara oleh lembaga pendidikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, dokumentasi merupakan proses pencatatan, pengumpulan, dan penyimpanan data secara sistematis agar informasi dapat ditemukan kembali dengan cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, fungsi, dan prinsip pengelolaan arsip dan dokumentasi dalam lingkungan administrasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai buku dan jurnal administrasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang baik mampu meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, menjaga akuntabilitas sekolah, serta mendukung transparansi dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, penerapan sistem dokumentasi yang terstruktur berkontribusi pada penyediaan data yang valid sebagai dasar perencanaan dan pengembangan mutu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan manajemen arsip dan dokumentasi sesuai standar dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efektivitas administrasi pendidikan.

ANALISIS NILAI KARAKTER BERKEBINEKAAN GLOBAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 01 ANJONGAN.

Ade Apriani, Dessy Setyowati, Yuni listiarini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai Karakter Berkebinekaan Global Siswa Kelas V di SD Negeri 01 Anjongan. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data dan sumber data yang diperoleh… eroleh menggunakan sistem pengumpulan data observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V dan guru kelas V. Hasil observasi menyatakan bahwa siswa kelas V tersebut telah berproses dalam upaya Pembelajaran dengan hasil yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas V mempunyai sikap kebinekaan dalam dirinya dengan menunjukkan proses ruang lingkup lingkungan kelas dan sekolah dengan pencapaian  elemen  kebinekaan  global  yang  lebih  dominan  tinggi  dalam pencapaian, Mengenal dan Menghargai Budaya 99,5%, Komunikasi dan Interaksi antar Budaya 90%, Refleksi dan Tanggung Jawab Terhadap Pengalaman Kebinekaan 90,6% dan Berkeadilan Sosial 99,1% di dalam kelas dengan menunjukkan pencapaian observasi tentang Kebinekaan Global dalam pencapaian Indikator Kebinekaan Global.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF DAN KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA DI MI NT TIBU LAMPIT

Husairi, Abdul Wadud, Sri Rahmawati, Yunia Juwaeriyah
Abstract: Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Aktif dan Kereatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-nilai Pancasila Pada Siswa Sekilah Dasar. kelas I semester genap MI  NT Tibu… u Lampit tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas I pada semester gnap tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 20 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data mengenai hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I jumlah siswa 20 orang, yang lulus 8 orang dan yang tidak lulus 12 orang, Persentase kelulusan pada siklus I sejumlah 40% dan ketidaklulusan sejumlah 60%, karena belum memenuhi standar yang kami targetkan maka dilakukan penelitian kedua pada siklus II. Data yang diperoleh pada siklus II dengan jumlah siswa 20 orang, yang lulus 13 orang dan yang tidak lulus 7 orang, dengan persentase kelulusan 65% serta ketidaklulusan 35%. Karena belum merasa tuntas, peneliti melakukan penelitian kembali pada siklus III yang jumlah siswanya 20 orang, siswa yang lulus 18 orang, dengan persentase ketuntasan 90%.

Tujuan Pendidikan Nasional dan Relevansinya dengan Pendidikan Kristen Anak Usia Dini

Chika Tamba
Abstract: Penelitian ini menguraikan tentang hubungan antara Tujuan Pendidikan Nasional dengan Pendidikan Kristen Anak Usia Dini. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa masa anak usia dini adalah masa emas dalam… lam proses membangun karakter, moral, dan spiritual anak. Pada tahap ini, perkembangan anak berlangsung sangat cepat, sehingga nilai-nilai dasar yang ditanamkan akan sangat memengaruhi kepribadian mereka di masa depan. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, Tujuan Pendidikan Nasional menegaskan pentingnya membentuk manusia yang memikiki iman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Hal ini sebenarnya sejalan dengan Pendidikan Kristen yang juga berfokus pada pembentukan karakter Kristiani, pengenalan akan kasih Allah, serta pertumbuhan iman sejak usia dini. Karena itu, penting untuk melihat bagaimana kedua hal ini saling terkait dan bagaimana sinmandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Selain itu, pendidikan Kristen anak usia dini berfokus pada penanaman iman, kasih, dan nilai moral yang bersumber dari Alkitab.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari dokumen resmi pendidikan nasional serta literatur pendidikan Kristen anak usia dini yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan dengan membandingkan dan melihat relevansi antara tujuan pendidikan nasional dengan praktik pendidikan Kristen anak usia dini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat titik temu yang jelas antara keduanya, terutama dalam aspek spiritualitas, moralitas, dan pengembangan karakter. Pendidikan Kristen anak usia dini dapat menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari tujuan pendidikan nasional, karena selain menanamkan nilai iman, juga mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi kerangka tujuan pendidikan nasional dengan perspektif pendidikan Kristen, yang sebelumnya belum banyak dikaji.Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemahaman yang lebih komprehensif bagi guru, lembaga pendidikan Kristen, dan pembuat kebijakan dalam merancang kurikulum serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini sekaligus selaras dengan tujuan pendidikan nasional.

Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosi Anak

Grace Silaen
Abstract: Pola mengasuh orang tua sangat penting untuk perkembangan emosi anak. Cara orang tua mendidik, membimbing, dan berinteraksi dengan anak akan mempengaruhi kemampuan anak untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengungkapkan… apkan emosi mereka secara sehat. Pola pengasuhan yang buruk dapat menghambat perkembangan emosi anak dan menyebabkan masalah perilaku. Sebaliknya, perkembangan emosi yang baik membantu anak memiliki rasa percaya diri, empati, kestabilan emosi, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola pengasuhan demokratis, yang tekanan keseimbangan antara kasih sayang, komunikasi yang terbuka, dan disiplin yang konsisten, memberikan dampak yang paling positif terhadap perkembangan emosi anak. Anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh ini cenderung memiliki pengendalian emosi yang baik, mampu membangun hubungan sosial yang sehat, dan menunjukkan sikap tanggung jawab. Namun pola asuh yang otoriter dan permisif dapat berdampak negatif terhadap perkembangan emosi anak, seperti kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, dan kesulitan dalam mengelola emosi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pola asuh yang penuh kasih sayang, bijaksana, dan bertanggung jawab agar perkembangan emosi anak dapat berkembang secara optimal untuk membantu membangun karakter yang sehat dalam keluarga dan masyarakat.

PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENCEGAH BULLYING DI KALANGAN REMAJA

Novi Aguita Napitupulu
Abstract: Bullying merupakan salah satu masalah serius yang sering terjadi di lingkungan pendidikan, terutama pada kalangan remaja. Perilaku bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, sosial, maupun digital (cyberbullying) yang… g berdampak pada perkembangan psikologis dan sosial korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting pendidikan karakter dalam mencegah tindakan bullying di sekolah serta memberikan gambaran mengenai strategi yang efektif dalam implementasinya. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, jurnal ini membahas nilai-nilai karakter seperti empati, toleransi, integritas, dan tanggung jawab sebagai fondasi penting untuk membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari kekerasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki kontribusi signifikan dalam mengurangi perilaku agresif siswa melalui penguatan nilai moral, pembentukan budaya positif, dan peningkatan keterampilan sosial. Oleh karena itu, pengintegrasian pendidikan karakter secara konsisten dalam kurikulum menjadi salah satu strategi yang paling efektif dalam pencegahan bullying.

PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI

Yessica Nathania Nababan
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kecerdasan emosional anak usia dini dapat berkembang melalui proses pembelajaran, pola pengasuhan, serta interaksi sosial yang terjadi di lingkungan… ingkungan keluarga dan sekolah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak usia 4–6 tahun, guru PAUD, serta orang tua sebagai pendamping utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan emosional anak muncul melalui serangkaian aktivitas belajar yang mengarah pada pengendalian emosi, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan perilaku positif. Dalam praktiknya, guru memanfaatkan kegiatan bermain, bercerita, serta percakapan sederhana untuk menanamkan nilai emosional, sedangkan orang tua memberikan dukungan melalui komunikasi yang penuh empati, contoh perilaku baik, dan pengasuhan yang konsisten. Keberhasilan proses ini turut ditunjang oleh kesiapan pendidik, keterlibatan aktif keluarga, serta lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, penelitian juga menemukan beberapa kendala seperti karakter anak yang berbeda-beda, ketidakteraturan pendampingan di rumah, serta keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menegaskan perlunya kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk memastikan proses pengembangan kecerdasan emosional berlangsung efektif dan berkelanjutan.