Search Articles & Publications

Showing 864 articles found for "Bangun"

Strategi Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Pemantapan Kemampuan Mengajar Di SD Negeri 04 Sungai Aro

Dini Budiana Putri, Desmaneni
Abstract: Laporan ini hasil dari pemantapan kemampuan mengajar mahasiswa dalam konteks strategi pembentukan karakter peserta didik dalam pendidikan sekolah dasar. Hal ini bertujuan untuk membangun dan membentuk kualitas karakter peserta… eserta didik  disekolah dasar. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa karakter baik apa saja yang ditunujukan peserta didik SD Negeri 04 Sungai Aro. Strategi yang digunakan guru dalam pembentukan karakter peserta didik seperti selalu mengingatkan peserta didik akan hal baik, memberikan teguran, memberikan contoh atau menjadi teladan, kegiatan rutin atau pembiasaan, dan menumbuhkan kesadaran peserta didik. Hambatan dalam penerapan pendidikan karakter di SD Negeri 04 Sungai Aro adalah faktor guru, dan orang tua, lingkungan, dan peserta didik.

Psikoedukasi Dalam Peningkatan Teamwork Pada Pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan

Nurfitriany Fakhri, Putry Arisandy, Putri Ghefira Alifah Taswil, Amanda Baharani
Abstract: Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak lepas dari interaksi bersama lingkungannya. Dalam lingkungan kerja, individu juga akan saling bahu membahu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar pekerjaan yang dihadapi dapat… t terselesaikan sesuai dengan tujuan suatu perusahaan. Dalam dasar itu, Teamwork berperan penting sebagai satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Individu membentuk kelompok kecil atau besar sesuai dengan tujuan pekerjaannya agar memudahkan tercapainya suatu target yang telah ditetapkan. Team work adalah suatu penggambaran antara dua individu atau lebih dalam prosesnya berkomunikasi dan mencapai kesepakatan bersama. Pada penelitian ini, dilakukan Psikoedukasi yang berbasis Seminar dengan pemberian materi kepada pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman upaya membangun super tim dalam lingkungan pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 Desember 2024 dan diikuti oleh 24 pegawai yang ada di lingkungan BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test yang menunjukkan angka 0.001 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada peserta seminar sebelum dan setelah diberikan Psikoedukasi.

Ecobrick: Solusi Inovatif Pemanfaatan Limbah Plastik Anorganik Dan Membangun Kebiasaan Hidup Siswa Zero Waste Di Jakarta

Arum Sanjayanti, Ferry Fauzi
Abstract: Sampah plastik anorganik menjadi permasalahan serius di Indonesia yang sedang terus menerus diupayakan akan kebermanfaatannya, secara signifikan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan kesehatan masyarakat. Metode… de yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dalam bentuk sosialisasi ecobrick di wilayah sekolah Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk memanfaatkan sampah plastik dengan cara mendaur ulang botol plastik melalui ecobrick melalui program sosialisasi disekolah, siswa diperkenalkan pada konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan lebih spesifik pada recycle yaitu mendaur ulang. Proses ini melibatkan pemadatan plastik bekas dan bungkus makanan/minuman ringan ke dalam botol plastik kosong, sehingga menghasilkan "brik" atau bata plastik yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini siswa dilatih membuat ecobrick, yang tidak hanya mengurangi sampah plastik tetapi juga membentuk kebiasaan hidup siswa menjadi zero waste. Penerapan kebiasaan hidup zero waste berarti melakukan dan membuat keputusan sehari-hari dengan meminimalkan sampah dan dampak lingkungan yang signifikan. Hasil yang diperoleh adalah siswa dapat memahami pemanfaatan limbah sampah plastik dengan baik, meningkatkan kesadaran hidup zero waste serta mampu membuat produk bermanfaat dari ecobrick seperti hasil kreativitas siswa dengan membuat pot tanaman dan kursi. Peran ecobrick tidak hanya untuk menghancurkan sampah plastik melainkan memberi kesempatan sampah untuk tetap ada namun dikelola menjadi suatu barang berguna yang bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang dibuang ke lingkungan

Strategi Membangun Generasi Anti-Bullying Pada Remaja Di SMP Negeri X Di Kota Makassar

Anugerah Al-Munawarah, Asma Ulhuna, Faika Mutia Amelia Anugrah, Felicia Vianney Wunas, Kintan Ahrani Aurelia Rahim, Wilda Ansar
Abstract: Masa remaja adalah tahap kehidupan dengan perubahan signifikan pada aspek fisik, kognitif, sosial, dan psikologis, yang kerap memunculkan egosentrisme dan perilaku agresif seperti bullying. Bullying adalah tindakan agresif&#8230; if berulang yang bertujuan menyakiti korban secara fisik atau mental. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program psikoedukasi bertema "Membangun Generasi Anti-Bullying" di SMP Negeri X Makassar untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dan strategi pencegahannya. Metode penelitian melibatkan 73 siswa yang mengikuti kegiatan psikoedukasi meliputi materi tentang definisi, jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Paired Samples T-Test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan pada siswa, dengan nilai rata-rata pre-test 33,4 dan post-test 56,8 (p < 0,001). Dengan demikian, psikoedukasi efektif meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying, membangun empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung. Program ini diharapkan menjadi model strategis untuk membentuk generasi anti-bullying yang toleran dan berkontribusi positif pada masyarakat.

Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sukowono

Yasir, Ahmad, Fajar Ghazali
Abstract: Badan Usaha Milik Desa sebagai instrumen otonomi desa maksudnya adalah untuk mendorong pemerintah desa dalam mengembangkan potensi desanya sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa, sedangkan sebagai instrumen kesejahteraan&#8230; eraan masyarakat yakni dengan melibatkan masyarakat didalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa serta sebagai sebuah program yang dirancang oleh pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik. Cara kerja Badan Usaha Milik Desa adalah dengan jalan menampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dalam sebuah bentuk kelembagaan atau badan usaha yang dikelola secara profesional, namun tetap bersandar pada potensi asli desa sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa.  Badan Usaha Milik Desa merupakan sebuah lembaga yang hadir di tengah masyarakat yang sudah berbadan hukum. Lahirnya Badan Usaha Milik Desa didasari oleh undang-undang dan peraturan-peraturan diantaranya:  • Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 87 sampai dengan 90. • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. • Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi republik Indonesia Nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, Pengurusan Dan Pengelolaan, Dan Pembubaranbadan Usaha Milik desa Pasal 23 (1) BUMDesa dapat menjalankan bisnis keuangan (financial business) yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha ekonomi Desa. (2) Unit usaha dalam BUMDesa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat memberikan akses kredit dan peminjaman yang mudah diakses oleh masyarakat Desa. Kemudian dengan adanya landasan hukum tersebut, maka desa dapat membentuk badan usaha milik desa yang disebut Badan Usaha Milik Desa. Badan Usaha Milik Desa adalah sistem kegiatan perekonomian masyarakat dalam skala mikro desa yang dikelola oleh masyarakat bersama pemerintah desa dan pengelolaannya terpisah dari kegiatan pemerintahan desa. Badan Usaha Milik Desa selanjutnya dibentuk dengan mendayagunakan segala potensi ekonomi, kelembagaan, serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di bidang ekonomi. Pendirian Badan Usaha Milik Desa dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan atau pelayanan umum yang dikelola oleh desa.  Program BUMDES merupakan nawa kerja (agenda prioritas) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi dengan nama agenda yaitu Pembentukan dan pengembangan 5.000 BUMDES. BUMDES di definisikan oleh Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 sebagai badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lain yang secara luas untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat desa.

Penerapan Zakat Dalam Memberdayakan Ekonomi Umat Di Lembaga Amil Zakat YDSF (Yayasan Dana Sosial Al-Falah) Cabang Jember

Azom Yusril Maulana
Abstract: Didirikan 1 Maret 1987, Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) telah dirasakan manfaatnya di lebih dari 25 propinsi di Indonesia. Paradigma prestasi YDSF sebagai lembaga pendayagunaan dana yang amanah dan profesional, menjadikannya&#8230; dikannya sebagai lembaga pengelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) terpercaya di Indonesia.  Lebih dari 161.000 donatur dari kalangan birokrasi, profesional, swasta, dan masyarakat umum telah terajut bersama YDSF membentuk komunitas peduli dhuafa. Mereka, dengan segala kemampuan terbaiknya, telah memberikan kontribusi, cinta, dan kepedulian dalam membangun negeri ini.

Rancang Bangun Aplikasi Data Rekapitulasi Skor Siswa Pada Lembaga SMK Ibrahimy Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo  Banyuwangi Berbasis Web Dengan Menngunakan Php Dan MySql

Miftahul Horri, Fajri Yanto
Abstract: Di era modern ini, perkembangan teknologi informasi telah mengalami kemajuan pesat, yang ditandai dengan semakin meningkatnya penggunaan komputer dan internet di kalangan masyarakat. Perkembangan ini mendorong masyarakat&#8230; untuk beralih dari metode konvensional ke metode yang lebih cepat, efektif, efisien, dan akurat dengan menggunakan teknologi komputer. Penggunaan komputer tidak hanya terbatas pada kalangan umum, tetapi juga telah meluas ke berbagai instansi, termasuk lembaga pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMK Ibrahimy Miftahul Ulum, sebuah lembaga yang berada di bawah naungan pondok pesantren di Bengkak Wongsorejo, yang memisahkan kelas putra dan putri. Selama proses observasi dan partisipasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), ditemukan beberapa kendala terkait dengan absensi siswa. Salah satu masalah utama adalah kurangnya tindak lanjut mengenai daftar hadir siswa, terutama dalam hal pengelolaan skor positif dan negatif bagi siswa yang tidak hadir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah tersebut serta memberikan solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa.

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menentukan Sisi, Rusuk, Dan Titik Sudut Kubus Di SMP Kelas VIII

Suci Ramayanti Sugeng, Aidilla Fitria Sari Siregar, Annisa Jalwa Br Panjaitan, Cindy Syaharani, Amanda Raina Sartika, Elfira Rahmadani
Abstract: Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar&#8230; ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP. This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.

Penerapan Metode Prototype Pada Desain Aplikasi Papan Skor Futsal Digital

Abdul Karim Syahputra, Parini, Parini
Abstract: Kehadiran sebuah aplikasi tentu akan sangat membantu proses pekerjaan, yang awalnya bersifat manual menjadi terotomatisasi secara cepat, tepat dan akurat. Tidak hanya itu, aplikasi yang dibangun tentu akan membuat pekerjaan&#8230; aan lebih rapi dan memberikan kesan yang lebih profesional. Hampir semua bidang pekerjaan tidak terlepas dari penggunaan aplikasi, termasuk bidang olahraga. Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup digemari khususnya para laki-laki, terlihat dari banyaknya para pengusaha membangun lapangan futsal untuk disewakan. Pembuatan aplikasi papan skor futsal digital diharapkan akan memberi solusi bagi para pengusaha penyewaan lapangan futsal dalam memberikan pelayanan kepada pemakai lapangan. Dengan kehadiran aplikasi papan skor futsal digital akan memudahkan pengelola atau tim yang sekedar bermain dalam menghitung dan menampilkan skor pertandingan. Visual studio dengan bahasa pemrograman VB.Net merupakan salah satu software dan bahasa pemrograman yang mampu membangun aplikasi papan skor futsal digital yang berbasis desktop tersebut.

Penerapan Data Mining Metode Regresi Liner Berganda Dalam Memprediksi Penjualan Di Toko F3i Kisaran

yoga ilham syahputra, Fauriatun Helmiah, Amalia
Abstract: Abstract: This study is motivated by the underutilization of transaction data at Toko F3I Kisaran in supporting decision-making related to inventory and pricing strategies. Currently, decisions are made conventionally based&#8230; sed on experience, which may lead to overstock or stockout conditions. This research aims to develop a sales prediction model by applying Data Mining techniques using the Multiple Linear Regression method to analyze the influence of stock and price variables on sales. The research methodology includes historical data collection, regression analysis, web-based system design using PHP and MySQL, and system testing through the Black Box method. The results indicate that the developed model is capable of generating measurable and systematic sales estimations based on stock and price variables. The implementation of this system can assist store management in planning inventory levels and pricing strategies more efficiently, thereby improving operational effectiveness and business competitiveness.             Keywords: data mining; multiple linear regression; PHP; sales prediction; web-based system Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan data transaksi penjualan pada Toko F3I Kisaran dalam mendukung pengambilan keputusan terkait persediaan dan penetapan harga. Selama ini, keputusan masih dilakukan secara konvensional berdasarkan pengalaman, sehingga berpotensi menimbulkan overstock maupun stockout. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi penjualan dengan menerapkan teknik Data Mining menggunakan metode Regresi Linier Berganda guna menganalisis pengaruh variabel stok dan harga terhadap penjualan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data historis, analisis perhitungan regresi, perancangan sistem berbasis web menggunakan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem dengan metode Black Box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dibangun mampu menghasilkan estimasi penjualan berdasarkan variabel stok dan harga secara lebih terukur dan sistematis. Implementasi sistem ini dapat membantu manajemen toko dalam merencanakan jumlah persediaan dan strategi harga secara lebih efisien, sehingga meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis dan daya saing perusahaan. Kata kunci: data mining; prediksi penjualan; regresi linier berganda; sistem berbasis web; PHP