Search Articles & Publications

Showing 18 articles found for "Hermeneutik"

Mistisisme Maskulin dan Spiritualitas Feminin: Reinterpretasi Metafora Gender dalam Teks Tasawuf Klasik dan Kontemporer

Moh. Hasan Fauzi, Aina Noor Habibah, Misbachul Munir, Bayu Fermadi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Yuni Pangestutiani, Nur Rahma Shanty
Abstract: Artikel ini mengkaji metafora gender dalam teks tasawuf klasik dan kontemporer dengan menempatkannya dalam kerangka hermeneutik-filosofis. Berangkat dari kritik terhadap pembacaan patriarkal yang cenderung memahami gender… r secara biologis dan hierarkis, penelitian ini menegaskan bahwa dalam tradisi tasawuf, kategori maskulin dan feminin berfungsi sebagai prinsip metafisik dan kosmologis yang bersifat simbolik dan komplementer. Melalui analisis terhadap pemikiran Ibn ʿArabī, khususnya konsep wahdat al-wujud dan gagasan keperempuanan ilahi, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf mengafirmasi kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan. Pembacaan ini kemudian didialogkan dengan reinterpretasi feminis kontemporer, terutama melalui kontribusi Saʿdiyya Shaikh, serta konteks keindonesiaan melalui gagasan sufisme-feminisme KH. Husein Muhammad. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menyediakan ruang hermeneutik yang signifikan untuk mendekonstruksi hierarki gender yang terbangun dalam historiografi dan praktik keagamaan Islam. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan pembacaan feminis tasawuf, terutama risiko romantisasi tradisi dan ketegangan antara universalisme spiritual dan realitas sosial. Dengan demikian, tasawuf dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai sumber etis dan epistemik yang relevan bagi pengembangan wacana keadilan gender dalam Islam kontemporer.

Dekonstruksi Metafora Gender dalam Tasawuf Klasik: Membaca Ulang Narasi Emansipatif dalam Karya Ibnu ‘Arabi, Rumi, dan Al-Ghazali

Bayu Fermadi, Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Moh. Hasan Fauzi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Ali Asfiyak
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendekonstruksi representasi gender dalam teks-teks tasawuf klasik melalui pendekatan hermeneutika kritis. Fokus utama adalah mengungkap potensi narasi spiritual non-patriarkal… rkal yang tersembunyi di balik metafora gender yang kompleks dalam karya tiga tokoh sentral: Ibnu ‘Arabi, Jalaluddin Rumi, dan Al-Ghazali. Penelitian menggunakan metode analisis teks kualitatif dengan pendekatan hermeneutika dekonstruktif. Sumber data primer meliputi karya fundamental ketiga tokoh, yaitu Al-Futuhat al-Makkiyyah dan Fusus al-Hikam (Ibnu ‘Arabi), Masnavi-ye Ma’navi (Rumi), serta Ihya’ ‘Ulum al-Din dan Mishkat al-Anwar (Al-Ghazali). Analisis dilakukan melalui eksplorasi tekstual, dekonstruksi binarisme gender, dan kontekstualisasi kritis terhadap realitas sosial-historis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tasawuf klasik mengandung dualitas mendasar antara semesta metafora spiritual yang transformatif dan realitas institusional yang patriarkal. Ibnu ‘Arabi menawarkan landasan ontologis egaliter melalui konsep Wahdat al-Wujud, yang meruntuhkan hierarki esensial gender. Rumi menggunakan metafora erotis yang ambigu untuk mengaburkan batas gender dan mensakralkan sifat feminin. Sementara itu, Al-Ghazali memperlihatkan kontradiksi internal antara wacana normatif patriarkal dalam Ihya’ dan visi kosmologis inklusif dalam Mishkat. Tasawuf klasik bukanlah monolit patriarkal, melainkan medan wacana yang kaya akan potensi dekonstruktif terhadap binarisme gender. Pembacaan kritis terhadap metafora gender dalam karya ketiga tokoh ini mengungkap “arsip internal” yang dapat mendukung spiritualitas non-biner dan emansipatif. Namun, potensi ini sering terbelenggu oleh struktur institusional dan pembacaan dominan yang patriarkal. Penelitian ini menyoroti pentingnya hermeneutika kritis dalam membuka ruang penafsiran yang lebih adil gender dalam tradisi intelektual Islam.

Ketahanan Kota Dan Komunitas Dalam Novel Crank Palace Karya James Dashner

Pangeran Ferdinand, Raihan Anugerah Ramadhan, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Ketahanan adalah kemampuan suatu entitas, baik individu, kelompok, maupun sistem, untuk bertahan, menyesuaikan diri, dan tetap stabil atau tidak terpengaruh secara signifikan oleh tekanan, tantangan, atau gangguan dari dalam… alam maupun luar. Hal ini mencakup kemampuan untuk menghadapi, mengatasi, dan pulih dari berbagai ancaman atau situasi sulit dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketahanan kota dan komunitas yang dinarasikan dalam novel “Crank Palace”. Rumusan masalah yang di angkat adalah bagaimana novel Crank Palace karya James Dashner menggambarkan ketahanan kota dan komunitas. Metode yang digunakan adalah kualitiatif deskriptif melalui pendekatan hermeneutika. Dalam penelitian ini digunakan sebuah terminologi dari konsep ketahanan. Konsep ketahanan memiliki dua aspek sebagai kemampuan sistem secara teknis dan ekologis untuk melanjutkan fungsi atau untuk tetap kuat sewaktu terjadinya suatu perubahan. Penelitian ini menghasilkan gambaran tentang ketahanan kota yang termanifestasi dalam upaya memperkuat infrastruktur kota melalui pembangunan pagar tembok tinggi berbahan baja dan semen yang mengelilingi wilayah perkotaan. Sementara itu, ketahanan komunitas dalam novel tersebut tercermin dalam usaha Newt dan rekan-rekannya yang terinfeksi virus Flare yaitu mengharuskan untuk saling membutuhkan satu sama lain demi kelangsungan hidup dan pemulihan menuju keadaan yang stabil.

Problematika Korupsi Kolusi Nepotisme Proyek Pembangunan Jembatan Dalam Novel Orang - Orang Proyek Karya Ahmad Tohari

Nandita Dwi Anggraini, Syaripah Fairus Nasywa, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Pembangunan merupakan proses perbaikan yang harus dilakukan secara terencana, sistematis, dan berlangsung terus menerus menuju keadaan yang lebih baik. Keberadaan infrastuktur yang memadai diperlukan seiring dengan kebutuhan… uhan masyarakat yang demikian kompleksnya terhadap kebutuhan sarana transportasi misalnya jembatan. Seperti pada novel Orang-orang Proyek  Karya Ahmad Tohari mengisahkan kehidupan orang-orang yang terlibat dalam proyek pembangunan jembatan di Sungai Cibawor. Banyak problematika dalam pembuatan proyek jembatan tersebut. Salah satu problematika dalam proyek pembangunan tersebut adanya tindakan korupsi. Urgensi penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika pembangunan proyek jembatan dalam novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari dan hambatan serta tantangan dalam proses menjalankan atau melaksanakan proyek jembatan tersebut. Adapun data dalam penelitian ini berwujud kata, ungkapan, dan kalimat yang terdapat dalam novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan tmetode hermeneutika. Hasil penelitian ini berupa deskripsi mengenai problematika pembangunan proyek jembatan yang ditinjau dari indikator korupsi, kolusi dan nepotisme.

Dampak Pemanasan Global Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Dalam Novel Dunia Anna Karya Jostein Gaarder

Dinar Shafa Choirunisa, Syifa Khansa Cahyaningtyas, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Pemanasan global terjadi ketika emisi gas yang terus bertambah di udara, hal tersebut disebabkan oleh tindakan manusia, kegiatan industri, khususnya CO2 dan chlorofluorocarbon. Isu-isu dan masalah dalam konteks pembangunan… an berkelanjutan yang diangkat dapat memberikan citra atau gambaran penikmat karya sastra. Penelitian ini akan menguraikan masalah tentang bagaimana pemanasan global terjadi, dan faktor apa yang menyebabkan hal demikian, dampak yang dimunculkan dari pemanasan global tersebut, serta pengaruh dari dampak pemanasan global terhadap pembangunan berkelanjutan yang terdapat atau diceritakan di dalam novel Dunia Anna karya Jostein Gaarder. Pedekatan hermeneutika dirasa cocok untuk mengkaji novel Dunia Anna tersebut. Pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas bagi lingkungan bio-geofisik seperti perubahan iklim, pelelehan es di kutub, kenaikan muka air laut, perluasan gurun pasir, peningkatan hujan dan banjir, punahnya flora dan fauna tertentu, migrasi fauna dan hama penyakit. Pemanasan global memang sulit diatasi, namun kita dapat mengurangi efeknya dengan cara kesadaran kita terhadap kehidupan di masa depan agar mengurangi pengaruh terhadap pembangunan berkelanjutan.

Aspek Hierarki Kebutuhan Tokoh Amanda Dalam Novel A Untuk Amanda Karya Annisa Ihsani

Shifa Atri Miftakhul Jannah, Sesa Aurellia Putri Panunggal, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Karya sastra merupakan hasil pengamatan sastrawan yang berdasarkan realitas kehidupan di masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya dan dari imajinasi sastrawan sendiri. karya sastra sendiri jika dikaitkan dengan psikologi… i dianggap penting untuk melakukan sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu menggunakan pendekatan psikologi humanistik dengan menggunakan teori Hierarki Kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Pendekatan ini menjelaskan tentang lima hierarki kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap individu secara bertahap. Data yang digunakan berasal dari karya sastra berbentuk novel. Karya sastra novel yang diambil untuk penelitian ini, yaitu novel karya Annisa Ihsani yang berjudul A untuk Amanda. Teknik atau metode pengumpulan datanya menggunakan pendekatan hermeneutika. Hasil dari penelitian ini adalah tokoh Amanda telah mencapai semua hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow berdasarkan hasil dari analisis yang dilakukan dengan mengklasifikasikan setiap kebutuhan-kebutuhan tokoh Amanda. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengklasifikasikan atau mengidentifikasi bagaimana aspek hierarki kebutuhan yang dimiliki tokoh Amanda dalam novel A untuk Amanda dalam mencapai semua tingkatan pada hierarki kebutuhan, yaitu kebutuhan akan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan kasih sayang, kebutuhan akan penghargaan diri, dan yang terakhir aktualisasi diri.

Bentuk Penggunaan Lahan Dalam Cerpen Gadis Kota Itu, Di Desa Karya Nisca Marsandi

Aprilia Dewi Anggraeni, Dwi Arti, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Bentuk penggunaan lahan merupakan hal yang sering menjadi topik pembahasan dalam perencanaan wilayah, salah satu bentuk penggunaan lahan yang sering dibahas yaitu jenis penggunaan lahan di desa dan kota. Dalam penggunaan… lahan tidak terlepas dari adanya ketimpangan, namun dari adanya ketimpangan tersebut tidak menjadikan keduanya berada dalam konflik. Pada cerita pendek Gadis Kota Itu, Di Desa mengambarkan sedikit tentang perbedaan bentuk penggunaan lahan desa dan kota. Tujuan analisis bentuk lahan desa dan kota yakni untuk mengetahui perbedaan penggunaan lahan di desa dan kota secara fisik maupun aktivitas masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam analisis bentuk penggunaan lahan desa dan kota ini yaitu dengan pendekatan Hermeneutika dan metode kualitatif, yang berupa analisis teks serta telaah pada karya sastra. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa adanya perbedaan bentuk, fungsi, dan aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan lahan desa dan kota.

Pembelajaran Akidah-Akhlak Dengan Pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta

Wafiq Azizah, M. Ridwan Nur, Rita Puspita, Abdullah Abdullah
Abstract: Degradasi moral peserta didik di era digital yang ditandai meningkatnya intoleransi, perundungan, krisis empati, serta melemahnya integritas sosial menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam praktik pendidikan nilai. Dalam… lam pembelajaran Akidah Akhlak, orientasi yang masih dominan pada aspek kognitif dan normatif belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan dimensi afektif dan internalisasi nilai secara sistematis dalam desain kurikulum. Kesenjangan antara penguasaan konsep keagamaan dan manifestasi moral dalam kehidupan nyata menjadi problem epistemologis dan pedagogis yang memerlukan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis hermeneutik terhadap konsep mahabbah dalam tradisi intelektual Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, serta dikomparasikan dengan teori pendidikan humanistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki legitimasi teologis dan koherensi pedagogis dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian cinta bukan sekadar sebagai nilai moral, melainkan sebagai prinsip epistemologis dan kurikuler yang menstrukturkan tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis dan transformatif. The moral decline of students in the di’Ital era, reflected in rising intolerance, bullying, diminished empathy, and weakened social integrity, indicates a fundamental problem in contemporary value education. In Akidah Akhlak instruction, learning practices remain predominantly cognitive and normative, while affective development and systematic value internalization are insufficiently integrated into curricular design. This gap between conceptual mastery of religious teachings and their moral enactment in lived experience represents an epistemological and pedagogical challenge requiring reconstruction. This study aims to formulate a conceptual framework for a Love-Based Curriculum as an alternative paradigm in Akidah Akhlak education. Employing a qualitative library-based approach, the study applies hermeneutic analysis to the concept of mahabbah within the Islamic intellectual tradition, particularly in the thought of Al-Ghazali, while comparatively engaging modern humanistic educational theory. The findings demonstrate that a Love-Based Curriculum possesses theological legitimacy and pedagogical coherence in integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions of learning. The novelty of this study lies in positioning love not merely as a moral value but as an epistemological and curricular principle that structures the aims, processes, and evaluation of Akidah Akhlak instruction in a systematic and transformative manner.