Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Tri Hita Karana adalah konsep kehidupan yang berasal dari ajaran Hindu Bali, yang menekankan keseimbangan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan). Konsep ini menjadi…
di landasan etis bagi masyarakat Bali, membentuk identitas budaya, serta menjadi panduan dalam pembangunan berkelanjutan. Parahyangan mempengaruhi kehidupan spiritual masyarakat Bali melalui praktik ibadah rutin dan ritual keagamaan. Pawongan mendorong harmoni sosial melalui gotong royong dan kerja sama komunal. Palemahan menekankan pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana. Meski menghadapi tantangan dari modernisasi dan globalisasi, Tri Hita Karana tetap relevan dalam menciptakan pembangunan yang holistik dan berkelanjutan. Implementasi konsep ini memerlukan dukungan kebijakan pemerintah, partisipasi aktif masyarakat, serta pendidikan yang berkelanjutan untuk memastikan keseimbangan antara kemajuan material dan pelestarian nilai-nilai tradisional.
Abstract:Tri Hita Karana adalah filosofi Hindu Bali yang mencakup tiga hubungan utama: hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), hubungan harmonis antara manusia dengan sesama manusia (Pawongan), dan hubungan harmonis…
armonis antara manusia dengan lingkungan (Palemahan). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Tri Hita Karana telah diterapkan dengan baik melalui berbagai kegiatan sekolah, yang berkontribusi pada pembentukan karakter siswa yang religius, peduli sosial, dan ramah lingkungan. Artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya integrasi nilai-nilai lokal dalam pendidikan karakter.
Abstract:Indonesia merupakan eksportir ke empat dunia untuk komoditi kopi dengan peran rata-rata sebesar 4,76 persen. Perumda Perkebunan Kahyangan Jember perlu mengembangkan strategi-produksi yang inovatif. Penelitian ini antara…
lain fluktuasi harga kopI di pasar global.Penggilingan kopi dengan grind size 80 mesh menghasilkan kopi yang lebih halus dari pada grind size 60 mesh semakin halus menggiling biji kopi semakin luas permukaan ampas yang terbuka, sehingga menghasilkan ekstra yang lebih cepat.Grind size menentukan seberapa cepat kopi akan di ekstraksi dan seberapa kuat rasa yang di hasilkan. Penggilingan yang lebih halus akan menghasilkan rasa yang lebih kuat dan pekat, sedangkan penggilingan yang lebih kasar menghasilkan rasa yang lebih lembut dan halus. Kualitas kopi dapat dinilai dari aroma dan rasa, karena aspek-aspek tersebut merupakan bagian dari persepsi multisensori manusia..Kualitas kopi, yang meliputi rasa dan aroma, dipengaruhi oleh variasi dan kualitas biji kopi, waktu dan suhu penyangraian, kondisi penyimpanan, proses penggilingan, teknik penyeduhan, dan air.
Abstract:Penelitian ini penulis mengkaji sebuah novel yang berjudul Lahbako karya Nurillsh Achmad. Isi dari novel ini adalah tentang salah satu masyarakat yang mempertahan lahan tembakau yang terletak di Lereng Hyang Argopuro, Kabupaten…
bupaten Jember. Kabupaten Jember merupakan sebuah wilayah kabupaten yang terletak di sebelah timur Provinsi Jawa Timur. Secara geografis Kabupaten Jember berada pada posisi 7059’6” sampai 8033’56” Lintang Selatan dan 113016’28” sampai 114003’42” Bujur Timur dan terletak di lereng pegunungan Hyang, Gunung Argopuro sebelah Utara dan gunung Raung sebelah Timur Laut (Sulistiarto, 2010:11). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi lahan tembakau di Lereng Hyang Argopuro dalam novel yang berjudul Lahbako karya Nurillah Achmad. Dan untuk mengetahui penggunan lahan di Lereng Hyang Argopuro dalam Novel novel yang berjudul Lahbako karya Nurillah Achmad.
Abstract:This research is motivated by the low implementation of ICT-based chemistry learning, schools have not been able to implement ICT-based chemistry learning in achieving graduate quality. The purpose of this study was to determine…
etermine the implementation of integrated quality management of ICT-based chemistry learning as an effort to improve the quality of graduates. This research is a qualitative research with case study method. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The technique of checking the validity of the data is by triangulation of sources and techniques. Regulation of the minister of education and culture Number 20 of 2016 concerning competency standards for elementary and secondary education graduates, regarding the meaning, purpose, and scope of SKL as well as Monitoring and Evaluation. Definition of Graduate Competency Standards are criteria regarding the qualifications of graduates' abilities which include attitudes, knowledge, and skills. The results of research at SMAN 1 Bandung City and SMA Al Azhar Syifa Budi Parahyangan West Bandung in general indicate that the implementation of integrated quality management of ICT-based chemistry learning in both schools has been going well so that it can improve the quality of graduates.
Abstract:This research was motivated by the unpredictable Covid-19 Pandemic which forced various parties to carry out social distancing and Work from Home (WFH). This condition has an impact on school closures, students learn from…
m home and teachers teach from home. The condition of the Covid-19 pandemic as a new era of Distance Learning. Distance Learning with online/offline/hybrid learning modes as an effort to provide educational services to students. The purpose of this study was to identify and analyze the management of learning strategies in elementary schools during the Covid-19 pandemic to maintain the quality of education. The policy that underlies this research is the Decree of the Minister of Education and Culture Number 719/P/2020 concerning Guidelines for Implementing Curriculum in Education Units in Special Conditions. This research is based on George R. Terry's Theory of Management Functions, according to him “There are 4 management functions, which in the management world are known as POAC; Namely: planning, organizing, actuating and controlling. The approach in this research is a qualitative approach, with a case study type of research method. The research was conducted at Sirnagalih State Elementary School and Al Azhar Syifa Budi Parahyangan Elementary School (ASBP) West Bandung Regency with the research subjects being students. Research results: 1) Schools implement learning strategy management by preparing program plans (materials, strategies, assessments) that are adapted to the Emergency Curriculum and synergize with related parties to carry out learning during the Covid-19 pandemic. 2) Schools have carried out efforts to maintain the quality of education during the Covid-19 pandemic but have not been optimal. This is evidenced by the vast differences between one school and another. On the one hand, there are schools that implement very good distance learning with learning programs and strategies during the Covid-19 pandemic that are well planned by organizing human resources by conducting in-house training, but in other schools distance learning is carried out simply because schools have not establish learning policy guidelines during the Covid-19 pandemic. 3) Implementation of elementary school learning during the Covid-19 pandemic with online/offline/hybrid learning modes. 4) There are several obstacles in primary school learning during the Covid-19 pandemic, including the limitations of studying the Emergency Curriculum with studies on the selection of Core Competencies and Basic Competencies, the fulfillment of facilities and infrastructure, the condition of teachers who when carrying out learning still refers to student books as learning resources. 5) There are solutions to overcome obstacles including schools being required to improve teacher competence to be technology literate, designing adaptive curricula and facilitating adequate infrastructure, as well as Hybrid Learning with visiting teachers (Jarunjung). The conclusion of this study is that the management of learning strategies in elementary schools during the Covid-19 pandemic to maintain the quality of education has been attempted by implementing Distance Learning both online/offline/hybrid learning, but the results have not been optimal.
Abstract:ISO 9001:2015 merupakan standar internasional yang mengatasi tanggung jawab semua pemangku kepentingan dalam suatu organisasi, melibatkan seluruh unit dari perusahaan. Implementasi standar ini menjadi kewajiban untuk setiap…
iap bagian dalam perusahaan, dari kantor direksi hingga kebun. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPL) melibatkan survei berulang untuk menyesuaikan kebutuhan mitra dan mendokumentasikan setiap klausul ISO 9001:2015. Proses ini melibatkan tahapan pengamatan langsung, di mana pengelola mengunjungi service point untuk mendapatkan informasi. Pengamatan ini, dilakukan sebelum dan selama pertunjukan, memberikan hasil yang bermanfaat untuk menilai kondisi perusahaan dan menentukan materi yang diperlukan untuk penerapan ISO 9001:2015. Pengamatan dianggap sebagai kunci keberhasilan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan ini juga menggunakan metode Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan melakukan observasi berulang untuk menyesuaikan kebutuhan mutu perusahaan dan mendokumentasikan ISO 9001:2015 melalui pengamatan langsung, termasuk wawancara dan dokumentasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan penerapan perusahaan dalam memperbaiki sistem manajemen yang belum terstruktur dan transisi dari proses manual ke tahap digitalisasi terkait administrasi.
Abstract:Perusahaan Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Perusahaan Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember berada di Jl. Gajah Mada No. 245, Kaliwates Kidul, Kaliwates…
iwates Kec. Kaliwates, Jember, Jawa Timur 6813. Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember berdiri sejak tanggal 12 Februari 1969. Perusahaan ini bergerak di bidang pengolahan biji kopi dan karet. Perusahaan Daerah Perkebunan Khayangan melakukan pengendalian proses produksi bertujuan untuk menghasilkan olahan kopi berupa kopi bubuk yang bermutu tinggi, pengendalian produksi meliputi input, transformasi, dan output. Pengendalian ini berfokus dalam menjaga mutu bubuk kopi pada setiap tahapannya. Tahapan input berfokus pada pengendalian bahan baku berupa sortasi mutu kopi ose yang diperlukan untuk bahan baku kopi bubuk, pengendalian tenaga kerja, dan perlatan yang akan digunakan. Pengendalian output berfokus pada pengemasan dan perlabelan sebagai informasi produk kepada konsumen. Proses produksi yang dilakukan perusahaan membuktikan adanya pengendalian pada setiap tahapan pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember sebagai upaya menjaga mutu produknya. Pengendalian itu sangat berdampak pada proses produksi perusahaan, karena perusahaan menilai dengan adanya pengendalian pada setiap tahapannya akan memperlancar proses produktivitas perusahaan.