Abstract:Skizofrenia merupakan salah satu golongan gangguan jiwa berat dengan penyebab yang heterogen baik dari gejala klinisnya, respon dari pengobatan, serta perjalanan penyakitnya yang bervariasi. Tanda dan gejala skizofrenia…
terbagi menjadi tiga pengelompokan diantaranya gejala kognitif, gejala negatif dan gejala positif. Gejala positif yang umum pada pasien skizofrenia yaitu halusinasi. Halusinasi merupakan suatu gejala gangguan jiwa di mana pasien merasakan suatu stimulus yang nyatanya hal tersebut tidak ada. Pasien dengan halusinasi mengalami perubahan persepsi sensori, merasakan sensasi palsu misalnya penglihatan, pengecapan, perabaan, dan penciuman. Halusinasi ada beberapa jenis, salah satunya yaitu halusinasi pendengaran. Halusinasi pendengaran bermacam-macam bentuknya, dapat berupa bunyi mendenging, suara mengancam, atau suara yang tidak ada makna tetapi sering sekali terdengar sebagai sesuatu kalimat yang berarti. Gangguan halusinasi dapat diatasi dengan cara non farmakologi, terapi non farmakologi bisa lebih aman digunakan karena tidak dapat menimbulkan efek samping seperti obat-obatan, salah satu terapi non farmakologi yang lebih efektif adalah dengan mendengarkan musik. Tujuan terapi musik yaitu dinilai sangat efektif dalam mengurangi kecemasan dan stres, membantu mendorong relaksasi, mengurangi depresi, pemecahan masalah dan dapat mengontrol halusinasi. Terapi musik dangdut pada studi kasus ini dilakukan selama 4 hari berturut-turut. Penulis menggunakan metode deskriptif di RSUD Banyumas yaitu penerapan studi kasus dengan proses tindakan keperawatan berupa dengan pengkajian, perumusan diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Studi kasus ini diharapkan dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien dan dari hasil catatan lembar keperawatan menunjukan pasien mengalami penurunan frekuensi halusinasi pendengaran dengan tanda gejala halusinasi pendengaran yang di awal 6 turun menjadi 2 poin setelah dilakukan terapi musik yang diterapkan oleh penulis
Abstract:Kecemasan merupakan gangguan alam perasaan affective yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan. Penyebab kecemasan pada lansia terjadi akibat penyakit kronis seperti diabetes…
es mellitus. Salah satu intervensi untuk mengatasi kecemasan yaitu dengan melakukan terapi relaksasi otot progresif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan teknik relaksasi otot progresif pada lansia dengan diabetes mellitus yang mengalami kecemasan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan sebanyak 2 pertemuan dengan jarak 1 bulan, terlihat adanya peningkatan tingkat pengetahuan tinggi yang awalnya 11 (45,83%) lansia menjadi 20 (83,3%) lansia dan penurunan tingkat kecemasan berat yang awalnya 4 (16,67%) lansia menjadi 1 (4,17%) lansia. Hasil pengukuran dari keduanya diperoleh dengan cara membandingkan hasil pre test dan post test tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan. Kesimpulan dari hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dapat dinyatakan berhasil meskipun ada beberapa hal yang harus diperbaiki dari gerakan yang kurang tepat.
Abstract:Penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi urgensi di tengah menurunnya semangat nasionalisme generasi muda. Melalui program penyebarluasan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai (JSN) 1945,. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini…
merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh DPP LVRI dan DPD LVIRI Jawa Barat dalam memberikan materin asionalisme, semangat kebangsaan dan nilai-nilai JSN 45 kepada anggota LVRI, PPM dan para guru dengan jumlah 35 peserta dan dilaksanakan di Villa GBK Puncak Bogor Jawa Barat pada tanggal 21-27 September 2025. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peningkatan signifikan dalam pemahaman, sikap, dan kesiapan peserta untuk menjadi agen perubahan. Dengan demikian, program ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai perjuangan, tetapi juga memperkuat fondasi karakter bangsa di tengah tantangan global saat ini.
Abstract:The development of digital technology has brought significant changes to Sunday School ministry and children’s faith education in the modern era. Children, as digital native generations, are increasingly connected to visual…
isual media, audiovisual content, and internet use, causing conventional learning methods to become less engaging and less effective in fostering active learner participation. This study aims to analyze Sunday School strategies in addressing the opportunities and challenges of digitalization, the utilization of digital media for children’s spiritual growth, and the roles of teachers, churches, and families in developing relevant and transformative spiritual learning. The research employed a qualitative approach with a library research design enriched through phenomenological analysis of digitalization practices in Sunday School ministry. Data were obtained through a review of literature on Christian educational theology, child pedagogy, digital literacy, and reflective observation of the use of Bible animation videos, social media, and online learning platforms. The findings indicate that the digitalization of Sunday School ministry through Bible animation videos, YouTube, Zoom, Google Meet, and Christian learning applications enhances children’s interest, participation, and understanding of God’s Word through learning experiences that are more interactive, communicative, and contextual. The challenges of digitalization are reflected in gadget-related distractions, digital dependency, reduced learning concentration, and unequal access to technology among certain families. The study concludes that the success of digital Sunday School requires the integration of technology, teacher competence, parental guidance, digital literacy, and continuous spiritual formation. The novelty of this study lies in the development of a digital Sunday School ministry model that integrates technological media, pedagogical strategies, family supervision, and children’s spiritual formation in a holistic manner, thereby ensuring that church ministry remains adaptive, inclusive, and centered on children’s faith development in the digital era.
Abstract:Pandemic conditions have caused several elements in society, including the economy, health and especially education to change. So that shifts and innovations are needed, one of which is teaching techniques in Sunday school…
ol to help teachers convey the Word of God in class. Such as the use of props that can help teachers convey stories to children in class. The use of props that involve IT or audio visual media-based technology such as videos, televisions, slides is expected to attract children’s attention so that they can understand the essence of the story. The teaching of audio-visual media is inspired by the teaching method that the Lord Jesus applied when teaching the crowds and His disciples, “Look at the birds of the sky who neither plant nor reap nor gather into barns” (Matthew 6:34). In teaching, the Lord Jesus often used natural media as a way for Him to convey His Word. This research discusses the role of audio visual media used by teachers in delivering various topics. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Based on this research, it is concluded that the role of audio-visual media is so great in helping Sunday school teachers in teaching to be easily accepted and understood by children and recorded more easily in children’s memory.
Abstract:Abstract: Sarkun shop is a shop that sells various types of shoes located in Sei Balai, Batubara Regency. The results of observations and interviews with the owner of the Sarkun Shop, data collection on shoe stock in the…
warehouse, and recording of sales transactions are still done manually, so it takes a long time. Single Exponential Smoothing is a continuous smoothing procedure for forecasting the latest observational objects, which focuses on decreasing priority in stages on older observational data. Implementing the Single Exponential Smoothing method to forecast shoe sales will make it easier for store owners to stock up on shoes. The programming language used is PHP and MySQL database. PHP is a programming language capable of making websites dynamic. MySQL uses a server, localhost/phpMyAdmin, and a database server. The results of this study are forecasting shoe sales in March 2023 where sales, Nike: 5.0; Adidas: 6.0; Geoffmax: 9.0; Water Street: 15; and Vans: 2.
Keywords: single exponential smoothing; forecasting; PHP; MYSQL.
Abstrak: Toko Sarkun merupakan toko yang menjual berbagai jenis sepatu yang berlokasi di Sei Balai, Kabupaten Batubara. Hasil observasi dan wawancara dengan pemilik Toko Sarkun, pendataan stok sepatu di gudang serta pencatatan transaksi penjualan masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Single Exponential Smoothing merupakan sebuah prosedur pemulusan terus - menerus pada peramalan terhadap objek pengamatan terbaru, yang menitik - beratkan pada penurunan prioritas secara bertingkat pada data pengamatan yang lebih tua. Dengan mengimplementasikan metode Single Exponential Smoothing untuk meramalkan penjualan sepatu dimasa yang akan datang akan memudahkan pemilik took menyediakan stok sepatu. Bahasa pemrogram yang digunakan adalah PHP dan database Mysql. PHP merupakan bahasa pemrograman yang mampu untuk membuat website menjadi dinamis. MySQL menggunakan sebuah server yaitu locallhost/phpMyAdmin dan juga database server. Hasil penelitian ini adalah forcasting penjualan sepatu di bulan Maret 2023 dimana penjualan pada bulan Maret 2023, Nike : 5,0; Adidas : 6,0; Geoffmax: 9,0; Air Street : 15; dan Vans : 2.
Kata kunci: single eponential smoothing; peramalan; PHP; MySQL.
Abstract:Abstract: The current development of information technology has had an impact on all fields, including the health sector. Many activities that were previously carried out conventionally or manually can now be carried out…
with the help of technology. Computers that were previously only used to process data now provide many services, applications, and programs that can help facilitate human activities. One of them is the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) method, which is a support system method that has been widely used to provide accurate and efficient results. This study aims to build a decision support system for choosing healthy toddlers and elderly at the Petatal Health Center, Talawi District, Asahan Regency. So far, the process of selecting healthy toddlers and elderly is done conventionally, without the help of applications or computer programs. So the time needed is longer and the results are also less objective. The calculation process uses the MAUT method with an alternative of 13 toddlers and 15 elderly. The criteria used are body weight, nutritional status, potassium content, protein content, and carbohydrate content. Assessment weight 1-5. The results are 3 Toddlers with the highest total score Laila (17) Putri Sundar (14.25) and Tiara with a score of 12.25. The three people with the highest scores for healthy elderly are Rini Dewi with a score of 17, Joni with a score of 14.25, and Bejo Asmo with a value of 12.25.
Keywords: decision support system; MAUT; multi atribute utility theory; SPK
Abstrak: Perkembangan Teknologi informasi saat ini telah berdampak pada semua bidang, termasuk bidang kesehatan. Banyak kegiatan yang awalnya dilakukan secara konvensional atau manual kini dapat dilakukan dengan bantuan teknologi. Komputer yang tadinya hanya digunakan untuk mengolah data kini menyediakan banyak layanan, aplikasi dan program yang dapat membantu mempermudah kegiatan manusia. Salah satunya adalah metode Multi Atribute Utility Theory (MAUT) yang merupakan salah satu metode sistem pendukung yang telah banyak digunakan untuk memberikan hasil yang akurat dan efisien. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan Balita dan Lansia Sehat di Puskesmas Petatal Kecamatan Talawi Kabupaten Asahan, selama ini proses pemilihan balita dan lansia sehat dilakukan secara konvensional, tanpa menggunakan bantuan aplikasi atau program computer. Sehingga waktu yang dibutuhkan lebih lama serta hasilnya juga kurang objektif. Proses perhitungan menggunakan Metode MAUT dengan alternative 13 Balita dan 15 lansia .Kriteria yang digunakan Berat Badan, Status Gizi, Kandungan Kalium, Kandungan protein dan kandungan karbohidrat. Bobot penilaian 1-5. Hasil adalah 3 Balita dengan total nilai tertinggi Laila (17) Putri Sundar (14,25) dan Tiara dengan nilai 12,25. Tiga orang dengan nilai tertinggi untuk Lansia sehat adalah Rini dewi dengan nilai 17, Joni dengan nilai 14,25 dan Bejo Asmo dengan nilai 12,25.
Kata kunci: multi atribute utility theory; MAUT; sistem pendukung keputusan; SPK
Abstract:The purpose of this study is to develop a science literacy-based E-LKPD for elementary school students and to determine the feasibility of Science Literacy-based E-LKPD using Livework in science learning to improve the understanding…
nderstanding of science concepts in grade V elementary school students of SDN Panaragan 2 Bogor City. The method used in this study is the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) method. This research begins with a needs analysis, making an E-LKPD design, validation by experts, and revising the E-LKPD, after which the E-LKPD is tested on a limited basis and evaluated. The study results show that the effectiveness of E-LKPD based on science literacy has met the criteria very feasible by obtaining a percentage of media experts of 88%, 95% from linguists, and 94% from material experts. Meanwhile, a limited trial conducted on 30 students in class V received a response with a percentage of 93% and a teacher response with a percentage of 92%. Based on these data, it can be concluded that science literacy-based E-LKPD is very feasible to be used by students and teachers as teaching materials on water cycle materials in grade V of Elementary School.
Abstract:Nasi tutug oncom is a traditional Sundanese dish, which is not only a food but also reflects the rich culture and life of the Sundanese people. The purpose of this study examines the uniqueness of nasi tutug oncom and how…
w this dish acts as a tool to express the values, identity, and social dynamics of Sundanese society that continues to evolve in the midst of globalization. The method used is descriptive qualitative method with data acquisition through literature study, interviews with culinary experts and the community, and analysis of how tutug oncom rice is presented in various media, this research tries to reveal the deep meaning behind tutug oncom rice. The research sample is tutug oncom rice. The results show that nasi tutug oncom is more than just food; it symbolizes the hospitality, local wisdom and food security of the Sundanese people. The process of making it, serving it, and eating it, is full of meanings that reflect the values of mutual cooperation, simplicity, and respect for nature. In this era of globalization, nasi tutug oncom faces both challenges and opportunities. On the one hand, this dish can become an Indonesian culinary icon that can be recognized worldwide. However, on the other hand, nasi tutug oncom is vulnerable to changes that can eliminate its uniqueness and original characteristics. This research suggests the importance of preserving and developing nasi tutug oncom without sacrificing its cultural and philosophical significance. Overall, this research shows that food is not just a daily necessity. Through nasi tutug oncom, we can see that food has deep social and cultural aspects, which are important for preserving local cultural diversity.
Abstract:Angklung merupakan sebuah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, yang dimainkan secara berkelompok dengan cara digetarkan, mencerminkan kebutuhan akan sinkronisasi dan kerjasama di antara para pemain. Angklung menjadi…
enjadi simbol kearifan lokal, sarana hiburan, memegang nilai budaya dan sejarah yang mendalam dalam masyarakat Sunda, serta memiliki peran penting sebagai warisan budaya Indonesia. Permasalahannya, di era modern ini, upaya pelestarian terhadap angklung yang adaptif belum dimiliki oleh masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pelestarian angklung yang telah dilakukan, khususnya di Jawa Barat, dari masa lalu hingga saat ini. Dengan metode deskriptif kualitatif dengan sampel angklung yang dibuat dari saung Mang Udjo di Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa angklung tetap bertahan serta dilestarikan sebagai warisan budaya indonesia, dapat digunakan dalam kehidupan sosial budaya, dan upaya pelestarian yang dilakukan telah berhasil menjaga nilai budaya angklung dalam masyarakat.