Search Articles & Publications

Showing 18 articles found for "Targeting"

Social Customer Relationship Management Bagi UMKM Kube Kuliner Asahan

Rahayu, Elly, Kifti, Wan Mariatul, santoso, santoso, Lubis, Syafaat Sufi
Abstract: The Asahan Culinary Joint Business Group (KUBE) is an MSME actor engaged in the culinary business in Kisaran City, Asahan Regency, and its surroundings who are members of a joint business group. Asahan Culinary KUBE is running… unning its business from promotions to sales transactions through social media WhatsApp and Facebook. KUBE Asahan Culinary which has 4,093 members are sellers and buyers who transact and communicate through Facebook social media. The problem faced by KUBE Kuliner Asahan is Customer Relationship Management or customer management. Business actors have not been able to utilize customer data from social media to build better relationships with their customers, especially for retargeting and remarketing. This activity aims to provide understanding and knowledge about managing customers through social media and utilizing CRM data to identify potential customers, and prospective customers, identify customer journeys, and create promotional content according to customer characteristics. The activity participants are business actors who are members of the Asahan Culinary KUBE, totaling 25 people and the activities are carried out in the STMIK Royal meeting hall. The method used is community education through counseling and exposure to material with the help of power points. The results of its activities are the implementation of PkM activities and increased understanding and knowledge of business actors.            Keywords: CRM, KUBE; Culinary; MSMEs Abstrak: Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kuliner Asahan merupakan pelaku UMKM yang bergerak dalam bidang usaha kuliner di Kota Kisaran Kabupaten Asahan  dan sekitarnya yang tergabung dalam kelompok usaha bersama. KUBE Kuliner Asahan dalam menjalankan usahanya dari promosi sampai transaksi penjualan melalui sosial media whatsaap dan Facebook. KUBE Kuliner  Asahan yang memiliki anggota 4.093 anggota merupakan penjual dan pembeli yang bertransaksi serta berkomunikasi melalui  social media faceebook. Permasalahan yang dihadapi KUBE Kuliner Asahan adalah  Customer Relationhip Management atau pengelolaan pelanggan. Pelaku usaha belum mampu    memanfaatkan data-data pelanggan dari sosial media untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggannya terutama untuk retargeting dan remarketing atau pemasaran ulang. Kegiatan  ini bertujuan memberikan pemahaman serta pengetahuan tentang pengelolaan pelanggan melalui  media sosial serta  pemanfaatan data CRM untuk melakukan identifikasi pelanggan potensial, calon pelanggan,  melakukan identifikasi perjalanan pelanggan serta membuat konten promosi sesuai dengan karakteristik pelanggan. Peserta kegiatan adalah pelaku usaha yang tergabung dalam KUBE Kuliner Asahan yang berjumlah 25 orang dan kegiatan dilakukan di Aula pertemuan STMIK Royal. Metode yang digunakan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan dan paparan materi dengan bantuan power point.  Hasil kegiatannya adalah terlaksananya kegiatan PkM serta peningkatan pemahaman dan pengetahuan pelaku usaha. Kata kunci: CRM, KUBE; Kuliner; UMKM

The Dynamics of Tax Avoidance: Examining How Profitability, Solvency, Capital Intensity, and Company Size Interact

Yulianti, Vista, Sulistyorini Wulandari, Dian, Yulianti, Yayang
Abstract: Tax avoidance represents a strategic maneuver by taxpayers to minimize their tax burden by capitalizing on the intricacies of tax legislation. This complex phenomenon encompasses a range of tactics, including leveraging… exemptions, deductions, tax incentives, non-taxable income, deferring tax liabilities, and, regrettably, engaging in unethical practices such as bribery and forgery. This study seeks to unravel the intricate relationships between profitability, solvency, capital intensity, and company size regarding tax avoidance within the manufacturing sector, specifically targeting food and beverage firms listed on the Indonesia Stock Exchange from 2017 to 2022. Employing the Cash Effective Tax Rate (CETR) as a proxy for tax avoidance, we meticulously selected a sample of 70 companies through purposive sampling based on rigorous criteria. Our analysis, conducted via multiple linear regression using SPSS 25, reveals compelling insights: profitability, solvency, and capital intensity significantly bolster tax avoidance strategies, while larger company size appears to dampen these efforts. Collectively, these factors create a multifaceted influence on tax avoidance behaviors, highlighting the intricate dynamics at play within the corporate landscape.

Analysis Of Family Economic Resilience Against Early Marriage Practices In Mayang Village

Qoidul Khoir, Saini, Ali Zainal Abidin
Abstract: This research aims to measure the economic resilience of families involved in early marriage in Mayang Village, Jember Regency. Using a mixed methods approach that combines quantitative and qualitative methods, data was… collected through observation, interviews, documentation, and surveys of 50 respondents who met the criteria. Data analysis using multiple linear regression shows that family income, mother's education level, and access to social assistance programs significantly affect family economic resilience. The data processing in this research uses Descriptive Statistical Analysis to describe the economic characteristics of families, such as income, expenditure, and welfare indicators. The results of this study indicate that early marriage has a significant impact on the economic resilience of families in Mayang Village, as reflected in decreased income and increased health burdens. These findings also highlight the importance of women's economic empowerment programs and improved access to education as efforts to enhance the welfare of families involved in early marriage. Interventions targeting education, health, and changes in social norms are crucial for improving the economic resilience of families in Mayang Village.

Strategi dan Mekanisme Teori Kebijakan Moneter

Andriani Maghfiroh F.S, Yanuar Imam Ardiansyah, Rini Puji Astuti
Abstract: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus mengalami pasang surut membutuhkan pengelolaan dan kebijakan yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu kebijakan yang digunakan untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan… estabilan pertumbuhan ekonomi pada suatu negara adalah dengan menggunakan kebijakan moneter (monetary policy). Kebijakan moneter merupakan ilustrasi kebijakan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi dengan tujuan utama adalah memelihara kestabilan nilai rupiah. Kebijakan moneter juga sebagai senjata untuk mengatur jalannya perekonomian dan khususnya mengendalikan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan yaitu dengan beberapa instrumen kebijakan moneter yang telah ditetapkan. Untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun tetap stabil maka itu tidaklah mudah jika tidak diikuti oleh kemampuan variabel makroekonomi. Fokus kebijakan moneter dalam stabilitas harga kurang memperhitungkan risiko akibat interaksi sistem keuangan dengan makroekonomi dan macrofinancial linkages. Penggunaan kebijakan moneter berdasar pada Inflation Targeting Framework memang menunjukkan keberhasilan dengan menurunkan tingkat inflasi, mendorong pertmbuhan ekonomi serta menekan tingkat suku bunga, kondisi seperti ini sangat memungkinkan munculnya pertumbuhan kredit berlebih yang menjadi penyebab munculnya moral h azard para pelaku bisnis.

Kebijakan Moneter Di Indonesia

Sarifatus Sakdiya, Rini Puji Astuti, Laila Zuhro, Mar’i Muhammad Yudha
Abstract: Kebijakan moneter merupakan salah satu komponen penting dalam sistem ekonomi yang kondisinya selalu tidak pasti. Sebelum krisis moneter Asia pada tahun 1997, Indonesia menerapkan kebijakan moneter yang cenderung longgar.… Bank Indonesia, sebagai bank sentral negara, lebih fokus pada pertumbuhan ekonomi daripada menjaga stabilitas harga. Saat krisis moneter melanda Asia pada tahun 1997, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling terdampak. Bank Indonesia terpaksa mengubah kebijakan moneternya secara drastis untuk mengatasi gejolak ekonomi yang terjadi. Upaya stabilisasi mata uang rupiah dilakukan melalui intervensi pasar valuta asing dan peningkatan suku bunga acuan secara signifikan. Setelah krisis 1997, Indonesia melakukan reformasi sistem keuangan dan moneter untuk memperbaiki ketahanan ekonominya. Bank Indonesia mulai menerapkan kebijakan inflasi targeting dengan fokus utama pada stabilitas harga. Kebijakan kuantitatif juga pernah digunakan di Indonesia dalam kebijakan moneter. Untuk menstabilkan pasar keuangan dan meningkatkan likuiditas sistem perbankan. Pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi adalah tujuan dari kebijakan ini. Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, bank Indonesia dapat intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan. Cadangan devisa yang besar juga memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan negara terhadap ancaman internasional. Sejak krisis moneter 1997, kebijakan moneter Indonesia telah mengalami perubahan besar. Fokus dari pertumbuhan ekonomi menuju stabilitas harga dan peningkatan ketahanan ekonomi melalui instrumen kebijakan kuantitatif dan pengaturan nilai tukar dan devisa.

Strategi Pemasaran Pembiayaan Murabahah Pada Produk Cicil Emas Di Bank Syariah Indonesia KCP Banyuwangi Purwoharjo

Venna Dwi Chandra, Wildan Khisbullah Suhma
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemasaran pembiayaan murabahah yang digunakan pada produk Cicil emas di bank syariah Indonesia KCP Banyuwangi purwoharjo. Dan mengetahui kendala yang dihadapi… pada saat melakukan pemasaran produk pembiayaan murabahah Cicil emas di bank syariah Indonesia KCP Banyuwangi purwoharjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif sedangkan pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari praktik pengabdian masyarakat yang tertera di proposal menunjukkan bahwa bank syariah Indonesia KCP Banyuwangi purwoharjo menggunakan strategi (segmentation, targeting, positioning) dan marketing mix seperti: produk harga, tempat, promosi, dan proses pemesanan Cicil emas setelah melakukan implementasi strategi pemasaran bank syariah Indonesia KCP Banyuwangi purwoharjo. Diharapkan bank dapat menerapkan tahap-tahap strategi pemasaran sehingga dapat mengukur kondisi kekuatan dan kelemahan serta kondisi pasar, sehingga dapat menargetkan pasar lebih tepat, dan meningkatkan kemampuan karyawan untuk meyakinkan masyarakat agar mempercayai produk-produk bank syariah.

Monitoring Activities On Student Abilities And Obstacles During English Learning Process

Krisna Dwi Alifhia Rezky, Sabarun, Sabarun, Qamariah, Zaitun
Abstract: This article was written to help readers understand the results of reading activities and the abilities and obstacles experienced by students during the learning process. understand the results of monitoring achievement… activities and abilities and obstacles experienced by students during the learning process. Monitoring is the routine data collection and process of targeting program targets that emphasizes the process and core of change. program target-targeting process that emphasizes process and kernel changes. the quality of the services we purchase while also keeping an eye on our accounts of what is done.

Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada Produk Pembiayaan KPR di Bank BTN KC Jember

Adeliya Gita Silviana Putri, Rendy Andika Putra, M.F.Hidayatullah
Abstract: Dunia perbankan, mengalami perkembangan pesat, oleh karena itu persaingan produk-produk pada perbankan tida dapat dihindarkan dan semakin ketat. Salah satunya yaitu pada produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Perbankan harus… us memiliki strategi pemasaran efektif dan efesien, sehingga mendukung  kegiatan operasional perusahaan untuk menguasai segmen pasar, serta pula memiliki daya tarik untuk memasarkan produk KPR agar dapat menarik nasabah atau konsumen serta bersaing dengan perbankann lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan taktik dan strategi pemasaran Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember  dalam meninngkatkan jumlah nasabah pada produk pembiayaan KPR. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dengan karyawan bagian marketing Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Jember yang bertanggungjawab atas pemasaran produk KPR sehingga mendapatkan data yang akurat pada proses penelitian yang diteliti.Melalui wawancara dan observasi dapat diketahui bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh Bank BTN KC Jember dalam memasarkan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah dengan menggunakan segmenting, targeting,positioning (STP) dan marketing mix 4P (product,Price,Promotion,Place).