Abstract:Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu inovasi teknologi yang berkembang pesat pada era modern dan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji…
kaji konsep dasar, sejarah perkembangan, prinsip-prinsip utama, serta implementasi Artificial Intelligence dalam berbagai sektor kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan berbagai publikasi akademik yang relevan dengan topik AI. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perkembangan, karakteristik, serta penerapan teknologi AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia melalui proses pembelajaran, penalaran, pengenalan pola, dan pengambilan keputusan. AI telah diterapkan secara luas dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, transportasi, keamanan, pertanian, dan industri digital. Pemanfaatan AI mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, akurasi, serta kualitas layanan pada berbagai sektor. Namun demikian, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan berupa persoalan etika, keamanan dan privasi data, ketergantungan teknologi, serta kebutuhan peningkatan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu diimbangi dengan tata kelola yang bertanggung jawab serta pengembangan sumber daya manusia yang memadai guna mengoptimalkan manfaat teknologi secara berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hariannya, termasuk dalam pemanfaatan layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Gojek. Di tengah persaingan yang semakin ketat antarplatform,…
ntarplatform, perusahaan dituntut mampu menyusun strategi pemasaran digital yang efektif sekaligus membangun rasa percaya konsumen agar dapat memengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan layanan tersebut. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh Digital Marketing dan Kepercayaan Konsumen terhadap Keputusan Penggunaan aplikasi Gojek di Kota Sukabumi. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan mengedarkan kuesioner kepada pengguna aktif Gojek. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Digital Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Penggunaan. Selain itu, Kepercayaan Konsumen juga memiliki pengaruh signifikan dan menjadi faktor yang memberikan dampak terbesar. Secara bersama-sama, kedua variabel menjelaskan 63,5% variasi dalam Keputusan Penggunaan, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain seperti kualitas layanan dan pengalaman pengguna. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan strategi digital marketing yang tepat serta tingginya tingkat kepercayaan konsumen merupakan elemen penting yang mampu mendorong keputusan masyarakat dalam menggunakan aplikasi Gojek.
Abstract:Persaingan transportasi online di Kota Bandung menuntut perusahaan untuk menjaga loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Customer Relationship Management (CRM) dan Kualitas Pelayanan terhadap…
Loyalitas Pelanggan Go-Ride Gojek Indonesia Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, melibatkan 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, path analysis, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik CRM maupun Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Nilai R² sebesar 0,800 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan loyalitas sebesar 80%, sementara 20% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi CRM dan peningkatan kualitas pelayanan untuk mempertahankan Loyalitas Pelanggan Go-Ride Gojek Indonesia Kota Bandung.
Abstract:Perkembang teknologi mendorong terciptanya cashless society melalui penerapan sistem pembayaran non tunai yaitu Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diluncurkan oleh pemerintah melalui Bank Indonesia, adanya gerakan ini…
i memunculkan inovasi yang bernama elektronifikasi pada sektor transportasi. Salah satunya di implementasikan oleh Metro Jabar Trans. Hasil pra survei yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa terdapat ketidakpuasan pengguna terkait pelayanan dan juga kendala yang terjadi pada proses pembayaran non tunai. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh sistem pembayaran non tunai terhadap kepuasan pelanggan dengan kualitas pelayanan sebagai variabel mediasi pada Metro Jabar Trans. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikati dengan sampel 385 responden yang diperoleh melalui kuesioner, data dianalisis dengan teknik path analysis dan uji sobel. Hasil menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada setiap variabel yang diteliti.
Abstract:Kota Bandung merupakan kota wisata yang mendatangkan banyak wisatawan setiap tahunnya dan menjadi wilayah yang paling banyak menggunakan mobil diantara provinsi Jawa Barat lainnya sebagai transportasi darat sejumlah 372.806…
806 unit mobil. CV Bastian Rental memanfaatkan peluang ini untuk menawarkan jasa rental mobil. Dengan adanya hal ini, Bastian Rental Mobil harus mampu untuk bersaing melalui bauran pemasaran Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kualitas produk dan kualitas pelayanan yang memengaruhi keputusan penggunaan jasa rental mobil pada CV Bastian Rental. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara deskriptif dan verifikatif, sehingga menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form, dengan menggunakan skala penilaian yaitu skala likert. Populasi yang digunakan sebanyak 6.847 konsumen yang pernah menyewa mobil di Bastian Rental. Teknik sampling menggunakan rumus slovin dengan memperoleh sampel sebesar 100 orang dan dilakukan cluster (pengelompokan) sampel dengan teknik cluster random sampling. Uji data yang dilakukan adalah uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji analysis path (jalur) dan uji hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi pengolah data, yaitu SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif anatara variabel kualitas produk dan kualitas pelayanan, lalu kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap keputusan penggunaan jasa rental mobil di CV Bastian Rental.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh likuiditas dan leverage terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024. Likuiditas diukur…
diukur menggunakan Current Ratio (CR), leverage diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan profitabilitas diukur melalui Return on Assets (ROA). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan kriteria dengan menggunakan purposive sampling. Sampel yang diperoleh berdasarkan kriteria sebanyak 20 perusahaan sektor transportasi dan logistik. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan masing-masing perusahaan selama periode pengamatan 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas (CR) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Sementara itu, leverage (DER) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Secara simultan likuiditas dan leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, terutama dalam menjaga tingkat likuiditas yang memadai dan pengendalain struktur utang agar perusahaan tetap mampu memperoleh laba secara berkelanjutan.
Abstract:This study aims to analyze the Implementation of Traffic Engineering Policy: A Case Study of One-Way and U-Turn Systems in Pekanbaru City and identify inhibiting factors in its implementation. The background of this study…
y is based on traffic problems such as congestion and accidents that are increasing along with the growth of motorized vehicles that are not balanced by adequate road infrastructure. The Pekanbaru City Government through the Transportation Agency has implemented various traffic engineering policies, including the one-way system and the closure of U-Turns at certain points. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of the study indicate that the implemented policies have had a positive impact, but their implementation still faces obstacles such as lack of public awareness, limited infrastructure, and less than optimal coordination between institutions. This study recommends the need for more massive socialization and increased synergy between institutions to support the successful implementation of traffic engineering policies.
Abstract:Makassar is currently facing a mobility crisis that is not merely technical, but deeply embedded in the social, political, and spatial dimensions of urban life. Mobility spaces in the city—roads, transport nodes, and travel…
ravel rhythms—have become contested arenas where technocratic planning collides with residents’ everyday realities. This study aims to examine how mobility spaces in Makassar are produced, negotiated, and lived by urban dwellers amid infrastructural dysfunction and unequal access.
Using a qualitative, city-based ethnographic approach, the research was conducted across key mobility corridors and densely populated neighborhoods. Conceptually, this study draws on the frameworks of spatial anarchy (Castells & Smith), temporal disorientation (Zerubavel), and the politics of infrastructure (Larkin) to analyze how disorganized space and time shape citizens’ mobility experiences.
Findings reveal that Makassar’s mobility space is marked by spatial fragmentation, erratic urban rhythms, and various forms of micro-resistance—such as the use of informal routes, modifications to pete-pete (minibus) trajectories, and the occupation of street space by informal economic activities.
This research contributes theoretically to urban anthropology and the discourse on mobility justice by foregrounding the need to understand cities from below—through the lived experiences of residents who continuously adapt within unruly and unstable urban environments
Abstract:Karstification is the dominant geological process controlling groundwater circulation and permeability in carbonate aquifers. Through the dissolution of carbonate rocks, karst processes create highly heterogeneous systems…
s characterized by fractures, conduits, and interconnected channel networks that significantly influence groundwater flow dynamics. This literature review aims to synthesize current knowledge regarding the effects of karst on water circulation and permeability in carbonate aquifers based on hydrogeological, hydrochemical, geophysical, and numerical modeling studies from various regions worldwide. The review shows that karstification substantially enhances hydraulic conductivity and produces complex flow regimes ranging from diffuse fracture flow to turbulent conduit flow. The epikarst zone plays an important role in regulating infiltration and recharge distribution, while tectonic structures such as faults and fractures strongly control groundwater pathways and aquifer compartmentalization. Karst aquifers also exhibit strong spatial variability in permeability, making groundwater flow and contaminant transport difficult to predict using conventional hydrogeological approaches. In addition, the integration of equivalent porous medium (EPM), discrete fracture network (DFN), and conduit network (CN) models is essential for accurately representing karst aquifer behavior. Understanding the influence of karstification on groundwater circulation is therefore crucial for sustainable groundwater management and aquifer vulnerability assessment, particularly in regions facing increasing water demand and climate change pressures.
Abstract:The growing emphasis on sustainable urban mobility has positioned electric vehicles (EVs) as a strategic component of transport transformation, particularly in developing cities with constrained infrastructure systems. One…
ne of the key challenges in supporting EV adoption is the provision of accessible charging infrastructure, which is closely related to user perception of acceptable service distance. This study aims to determine the optimal service distance of Electric Vehicle Charging Stations (EVCS) based on user preferences in Pekanbaru City, Indonesia, and to explore its implications for spatial planning. A quantitative approach was employed using a questionnaire survey of 51 respondents distributed across 15 administrative districts. All respondents were non-EV users, representing potential adopters in the early stage of transition. The survey captured preferred EVCS distance using interval-based categories, along with respondents’ awareness and intention toward EV adoption. The results indicate that the dominant preferred distance falls within the 2–4 km range, with an estimated mean of 3.08 km and a standard deviation of 1.98 km, resulting in an effective range of approximately 1–5 km. Considering urban road network constraints and detour factors, this range is further adjusted to 3–6 km to reflect more realistic travel conditions. These findings suggest that a relatively dense and accessible charging network is required to reduce range anxiety and support EV adoption. From a spatial planning perspective, a 4 km service threshold is proposed as a practical reference for EVCS deployment, representing the central tendency of user preferences within the adjusted range. This study highlights the importance of integrating user-based spatial parameters into infrastructure planning and contributes to the literature by emphasizing the role of perceived accessibility in shaping EV infrastructure demand in developing urban contexts.