Abstract:Perkembangan media sosial yang masif menjadikan Generasi Z kelompok yang rentan terhadap fenomena Fear of Missing Out (FoMO). FoMO tidak hanya berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga memengaruhi perilaku ekonomi, khususnya…
ususnya pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FoMO terhadap pengelolaan keuangan pribadi Generasi Z di Kecamatan Medan Timur, serta menguji peran literasi keuangan dan kontrol diri sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear dan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Literasi keuangan dan kontrol diri terbukti mampu memperlemah pengaruh negatif FoMO. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi keuangan dan pengendalian diri dalam menghadapi tekanan sosial di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara financial anxiety dan financial planning behavior pada Generasi Z di Kota Medan. Fenomena meningkatnya kecemasan finansial di kalangan generasi muda menjadi perhatian…
hatian penting karena dapat memengaruhi cara individu merencanakan dan mengelola keuangan pribadinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z yang berdomisili di Medan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan bantuan SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial anxiety berada pada kategori cukup tinggi, sementara financial planning behavior berada pada kategori cukup baik. Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara financial anxiety dan financial planning behavior. Artinya, semakin tinggi kecemasan finansial yang dirasakan, maka kecenderungan individu dalam melakukan perencanaan keuangan akan menurun. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program literasi dan edukasi keuangan bagi Generasi Z.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Kemudahan layanan buy now pay later berpotensi meningkatkan konsumsi apabila tidak diimbangi…
imbangi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin rendah kecenderungan perilaku konsumtif dalam penggunaan Shopee PayLater. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan sebagai upaya pengendalian perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa.
Abstract:Studi literatur sistematis ini bertujuan untuk: (1) mensintesis dan menganalisis inkonsistensi temuan penelitian empiris mengenai efektivitas teori Fraud Pentagon dalam mendeteksi kecurangan laporan keuangan di Indonesia;…
; (2) mengidentifikasi sumber variasi hasil yang meliputi variasi operasionalisasi variabel, konteks penelitian, dan perbedaan metodologi; serta (3) mengembangkan dan mengusulkan seperangkat indikator operasional yang lebih komprehensif dan terstandarisasi untuk kelima elemen Fraud Pentagon berdasarkan konsolidasi tubuh literatur yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan metode kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data utama adalah 30 artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2020-2025, yang telah dipetakan sebelumnya. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis konten tematik (thematic content analysis) dan sintesis naratif (narrative synthesis) untuk mengidentifikasi pola, kontradiksi, dan mengembangkan kerangka konseptual yang lebih kuat. Analisis mengungkap tiga temuan utama. Pertama, terdapat inkonsistensi hasil yang signifikan antar penelitian; misalnya, Financial Target (ROA) signifikan pada studi BUMN namun tidak signifikan pada sektor keuangan. Kedua, inkonsistensi ini bersumber dari: (a) variasi penggunaan proksi variabel (misal, Pressure diukur dengan ROA, leverage, atau perubahan aset), (b) pengaruh konteks spesifik (sektor, tata kelola), dan (c) perbedaan alat ukur kecurangan (F-Score, Beneish M-Score, studi kualitatif). Ketiga, sebagai kontribusi utama, penelitian ini berhasil mengembangkan 12 indikator Fraud Pentagon yang diperkaya dengan proksi empiris yang kuat dari literatur, seperti menambahkan frekuensi rapat dewan untuk Ineffective Monitoring dan kompleksitas kontrak untuk Nature of Industry. Kerangka indikator yang dikembangkan memberikan implikasi teoretis dengan memperkuat sifat kontingensi teori Fraud Pentagon, serta implikasi praktis bagi regulator, auditor, dan dewan komisaris sebagai alat risk assessment yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan uji empiris lebih lanjut terhadap indikator yang dikembangkan dan integrasi pendekatan kuantitatif-kualitatif dalam penelitian mendatang.
Abstract:Perkembangan reksadana syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam dua dekade terakhir, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Meski demikian,…
ian, persepsi investor terhadap reksadana syariah masih beragam, terutama terkait anggapan bahwa kinerjanya kurang kompetitif dibandingkan reksadana konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana persepsi investor terbentuk terhadap kinerja reksadana syariah melalui peninjauan aspek return, risiko, stabilitas portofolio, serta pengaruh faktor psikologis dan makroekonomi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji literatur ilmiah, laporan resmi, dan dokumen akademik terkait pasar modal syariah, kinerja reksadana, dan perilaku investor. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja reksadana syariah cenderung stabil dan defensif, dengan volatilitas yang lebih rendah karena adanya proses penyaringan syariah yang menyingkirkan sektor berisiko tinggi. Meskipun return sering kali berada pada tingkat moderat, efisiensi risiko yang dicapai menjadikan reksadana syariah menarik bagi investor berorientasi jangka panjang. Persepsi investor dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, pengalaman investasi, kemampuan manajer investasi, serta dinamika makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga yang memengaruhi fluktuasi NAB. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan transparansi informasi diperlukan untuk mengurangi bias persepsi dan memperkuat kepercayaan terhadap reksadana syariah sebagai instrumen investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan perbankan syariah dipandang sebagai alternatif sistem keuangan yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, bukti empiris mengenai…
i kontribusinya terhadap kesejahteraan ekonomi masih tersebar dan belum terintegrasi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi perbankan syariah terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dengan kata kunci “economic welfare” dan “Islamic Banking.” Dari 200 artikel awal yang teridentifikasi, dilakukan proses penyaringan hingga diperoleh 15 artikel terpilih yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 dan dianalisis secara sistematis berdasarkan pedoman PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi perbankan syariah terhadap kesejahteraan ekonomi dapat dikelompokkan ke dalam empat tema utama, yaitu pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, serta implementasi Maqāṣid al-Sharī‘ah. Namun, dampak tersebut sangat bergantung pada orientasi kebijakan, model pembiayaan, serta integrasi fungsi sosial perbankan syariah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan prinsip bagi hasil dan internalisasi Maqāṣid al-Sharī‘ah agar perbankan syariah dapat memberikan dampak kesejahteraan yang lebih berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan kebijakan dan praktik perbankan syariah yang lebih berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia…
a (BEI) periode 2020–2024. Objek penelitian terdiri dari delapan emiten, yaitu ICBP, INDF, UNVR, MYOR, AMRT, CPIN, GGRM, dan SIMP, dengan total 40 observasi data panel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Panel Least Squares serta koreksi heteroskedastisitas menggunakan Panel EGLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA dan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, sedangkan ROE berpengaruh negatif dan signifikan setelah dilakukan koreksi heteroskedastisitas. Secara simultan, ROA, ROE, dan EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan koefisien determinasi sebesar 75,65%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja profitabilitas perusahaan, khususnya EPS, merupakan faktor utama yang dipertimbangkan investor dalam menentukan nilai saham pada sektor consumer goods.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner, termasuk usaha angkringan, menghadapi tantangan dalam menerapkan perencanaan keuangan yang terstruktur. Literasi keuangan yang terbatas dan sistem pencatatan yang…
g tidak terstandarisasi menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan arus kas dan proyeksi keuangan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penganggaran komprehensif di Angkringan DD, mengidentifikasi hambatan implementasi, dan merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan sistem penganggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan sistem anggaran komprehensif yang dirancang mencakup anggaran penjualan yang menargetkan Rp 6.366.000 dari 829 unit, anggaran produksi 861 unit, anggaran bahan baku Rp 3.002.468, beserta anggaran tenaga kerja dan biaya overhead. Proyeksi keuangan menunjukkan margin laba sebesar 19,3 persen dan ROI sebesar 24,7 persen, dengan titik impas tercapai pada 507 unit atau Rp 3,9 juta. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan penganggaran komprehensif dapat meningkatkan efisiensi manajemen keuangan di UMKM kuliner. Rekomendasi strategis mencakup penerapan sistem penganggaran terstruktur, melakukan analisis varians secara berkala, dan mengembangkan model adaptif untuk mengatasi ketidakpastian pasar.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara sistematis perjalanan perekonomian Indonesia pasca-kemerdekaan dengan fokus pada dinamika kebijakan ekonomi dari rezim Orde Lama hingga era Reformasi. Melalui pendekatan…
deskriptif-analitis, artikel ini menyoroti bagaimana pergeseran orientasi politik memengaruhi stabilitas makroekonomi, pertumbuhan, dan aspek sosial-ekonomi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa masa Orde Lama ditandai dengan ketidakstabilan akibat dominasi politik atas ekonomi yang memicu inflasi ekstrem. Orde Baru berhasil melakukan stabilisasi dan industrialisasi yang pesat, namun menciptakan kerentanan struktural akibat praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Masa transisi dan Reformasi menjadi titik balik krusial yang memperkenalkan desentralisasi fiskal serta transformasi digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada keseimbangan antara pertumbuhan tinggi, pemerataan sosial, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta adaptasi terhadap inovasi teknologi di era globalisasi.and supporting the optimization of village economic potential in a sustainable manner.
Abstract:Anggaran penjualan merupakan perencanaan keuangan yang disusun secara sistematis untuk memperkirakan pendapatan usaha dalam periode tertentu dan memiliki peran penting dalam manajemen keuangan perusahaan. Anggaran ini tidak…
dak hanya berfungsi sebagai alat perencanaan, tetapi juga sebagai sarana pengendalian dan evaluasi kinerja keuangan. Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), anggaran penjualan menjadi dasar utama dalam perencanaan laba, penyusunan kebijakan operasional, serta pengambilan keputusan strategis. Permasalahan yang masih banyak ditemui pada UMKM adalah belum optimalnya penyusunan anggaran penjualan yang terdokumentasi dengan baik, sehingga realisasi penjualan sering kali tidak sesuai dengan perencanaan. Melalui pencatatan dan penyusun ananggaran penjualan secara terstruktur, pelaku UMKM dapat melakukan peramalan penjualan yang lebih akurat, mengendalikan penyimpangan antara rencana dan realisasi, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas strategi pemasaran. Selain itu, anggaran penjualan berperan sebagai pedoman kerja, alat koordinasi, dan sarana pengawasan yang mendukung transparansi serta profesionalisme dalam pengelolaan keuangan usaha. Dengan demikian, penyusunan anggaran penjualan yang tepat diharapkan mampu mendukung keberlangsungan usaha dan meningkatkan kinerja keuangan UMKM secara berkelanjutan