Abstract:Kualitas pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru dan kurikulum yang digunakan, tetapi juga oleh dukungan lingkungan sosial di sekitar peserta didik. Masyarakat memiliki potensi besar untuk…
uk berperan sebagai mitra strategis guru dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan program pemberdayaan pendidikan berbasis komunitas yang menempatkan masyarakat sebagai mitra guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kajian konseptual dan analitis berbasis potensi lokal masyarakat, seperti kearifan lokal, sumber daya alam, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta lingkungan sosial budaya sekitar sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru dan masyarakat mampu memperkaya sumber belajar, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta menumbuhkan karakter gotong royong dan kepedulian sosial sejak dini. Program pemberdayaan berbasis komunitas juga berkontribusi pada penguatan relevansi pembelajaran dengan konteks kehidupan siswa, sehingga pembelajaran tidak bersifat abstrak, tetapi dekat dengan realitas sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat sebagai mitra guru menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara berkelanjutan
Abstract:Era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi komunikasi dan kesadaran etis dalam mengelola informasi serta jejak digital yang ditinggalkan di ruang maya. Namun, rendahnya pemahaman pelajar mengenai etika…
a berkomunikasi di media sosial, risiko privasi, serta dampak jangka panjang dari rekam jejak digital menimbulkan berbagai permasalahan, seperti cyberbullying, penyebaran informasi tidak valid, dan kerentanan terhadap kejahatan siber. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMK Nur Ihsan melalui pelatihan Smart Digital Youth yang berfokus pada etika komunikasi, keamanan digital, pengelolaan identitas daring, serta strategi membangun citra positif di media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemetaan risiko jejak digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, kesadaran etis, serta kemampuan teknis siswa dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mencegah risiko jejak digital negatif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter dan kesiapan pelajar menghadapi dinamika dunia maya yang kompleks. Abstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan tentang inti permasalahan/latar belakang, cara pemecahan maslah, dan hasil yang diperoleh.
Abstract:Literasi keuangan merupakan kemampuan dasar yang sangat dibutuhkan oleh generasi dewasa muda dalam menghadapi tantangan ekonomi modern yang semakin kompleks. Rendahnya tingkat literasi keuangan pada kelompok usia muda sering…
ring berdampak pada perilaku konsumtif, kesalahan pengelolaan keuangan pribadi, serta minimnya kesiapan dalam menghadapi risiko finansial jangka panjang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan financial literacy bagi young adult melalui edukasi pengelolaan keuangan dan pengenalan investasi yang benar dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi pengelolaan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan, pengendalian pengeluaran, serta pemahaman dasar mengenai instrumen investasi yang legal dan sesuai profil risiko. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir finansial yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi muda.
Abstract:Perkembangan media digital telah mengubah pola pemasaran usaha mikro, termasuk pelaku street coffee di Kota Yogyakarta. Banyak pelaku street coffee yang belum memanfaatkan media digital secara optimal akibat keterbatasan…
pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya sosialisasi yang terarah dan aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku street coffee dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kegiatan sosialisasi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai fungsi media digital, khususnya media sosial, sebagai sarana promosi, komunikasi dengan konsumen, dan pembentukan citra usaha. Kebaruan kegiatan ini terletak pada model sosialisasi yang sederhana, praktis, dan disesuaikan dengan karakteristik usaha street coffee. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi pemanfaatan media digital mampu mendorong perubahan sikap dan praktik pemasaran pelaku street coffee.
Abstract:Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi program pelatihan soft skill bagi santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.…
. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model partisipatif melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65,3 menjadi 83,7 dengan perubahan perilaku positif seperti meningkatnya kepercayaan diri, tanggung jawab, dan empati sosial. Dan pelatihan soft skill berbasis nilai keislaman efektif memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kesiapan santri menghadapi tantangan era modern.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran digital. Namun, sebagian besar UMKM masih mengalami keterbatasan pengetahuan dan keterampilan…
ampilan dalam memanfaatkan website sebagai media promosi usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam membuat dan mengelola website usaha secara mandiri sebagai sarana promosi digital. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan website, pembuatan website sederhana menggunakan platform berbasis CMS, pengelolaan konten, serta optimasi promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat serta mengelola website usaha, yang ditunjukkan dengan kemampuan peserta menghasilkan website usaha aktif dan terkelola. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas produk UMKM dan memperluas jangkauan pemasaran secara digital.
Abstract:Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi masih sering menghadapi kendala berupa rendahnya kepatuhan pekerja, kurangnya pemahaman terhadap potensi bahaya, serta minimnya budaya keselamatan. Kondisi…
ndisi tersebut juga teridentifikasi pada Proyek Revitalisasi Pasar Buah Berastagi, sehingga diperlukan intervensi berupa sosialisasi yang lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi K3 dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku aman pekerja konstruksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif melalui pembelajaran, demonstrasi APD, simulasi identifikasi bahaya, observasi lapangan, serta pengukuran pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti sosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman pekerja terkait konsep dasar K3, prosedur kerja aman, dan penanganan bahaya di lapangan. Selain itu, peserta menunjukkan komitmen dalam menerapkan K3 secara konsisten dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi upaya pencegahan kecelakaan kerja serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat. Dengan demikian, sosialisasi K3 sebagai strategi pembinaan keselamatan pada proyek konstruksi berskala menengah seperti Revitalisasi Pasar Buah Berastagi. Simpulan penelitian dengan melakukan sosialisasi K3 dalam memperkuat budaya keselamatan di proyek revitalisasi berskala menengah dan dapat direkomendasikan sebagai model pembinaan K3 berkelanjutan pada proyek konstruksi revitalisasi bangunan lainnya.
Abstract:Desa Pegajahan memiliki potensi produk unggulan lokal yang signifikan, namun menghadapi tantangan dalam hal daya saing di pasar yang lebih luas. Permasalahan utama yang teridentifikasi adalah lemahnya identitas merek (branding)…
anding) yang kuat dan kurangnya pemanfaatan saluran pemasaran digital, yang menghambat pertumbuhan ekonomi UMKM dan BUMDes setempat. Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan menggunakan metode pendampingan dan pelatihan intensif. Sasaran utama adalah pelaku UMKM dan pengelola BUMDes di Desa Pegajahan. Kegiatan PkM mencakup tiga tahap: 1) Asesmen Kebutuhan dan Potensi Produk, 2) Pelatihan Perancangan Branding (penetapan nama, logo, dan narasi produk), dan 3) Pendampingan Pemasaran Digital (penggunaan media sosial dan e-commerce). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan implementasi strategi pemasaran oleh mitra. Unit usaha berhasil menyusun pedoman branding yang baru dan lebih terarah, serta terjadi peningkatan pada jangkauan pasar produk setelah diimplementasikannya teknik foto produk dan konten digital yang lebih profesional. Pelatihan ini secara langsung berkontribusi pada penciptaan nilai tambah, diferensiasi produk, dan peningkatan daya saing produk unggulan Desa Pegajahan di tingkat regional. Program PkM ini berhasil mentransformasi cara pandang mitra terhadap manajemen pemasaran modern, khususnya branding dan digitalisasi. Direkomendasikan adanya tindak lanjut berupa inkubasi bisnis digital untuk memastikan keberlanjutan strategi yang telah diterapkan dan memantau dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.
Abstract:Tingginya angka kejadian penyakit menular dan tidak menular di Indonesia mendorong perlunya pendekatan berbasis masyarakat untuk promosi kesehatan. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan program pemerintah yang…
g menekankan peran serta aktif masyarakat dalam mewujudkan perilaku hidup sehat. Program ini diimplementasikan di Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara dengan pendekatan partisipatif melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayur kangkung dan buah pepaya. Kegiatan ini melibatkan kelompok dasawisma dan bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik serta konsumsi buah dan sayur rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan senam rutin dan budidaya tanaman rumah tangga. Masyarakat mulai menunjukkan perubahan perilaku ke arah hidup sehat. Kegiatan ini juga berhasil membentuk kelompok dasawisma baru bernama "Mentari". Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program.
Abstract:Pengmas ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja melalui psikoedukasi digital. Metode meliputi desain intervensi berbasis Emotional Regulation Training selama empat sesi daring yang diikuti oleh 40 remaja…
ja usia 15–17 tahun. Evaluasi dilakukan melalui pre‑post test menggunakan Skala Well‑Being (SWEMWBS) dan kelompok diskusi terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor well‑being (p < 0,05) serta respons positif terhadap penerapan coping strategies. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan digital dalam membangun kesejahteraan remaja. Rekomendasi mencakup kebutuhan replikasi di sekolah dan komunitas remaja lainnya.