Abstract:Kebakaran adalah bencana paling umum di Indonesia yang terjadi di rumah-rumah. Dalam beberapa situasi, pemilik rumah mungkin tidak menyadari kebakaran. Salah satu contohnya adalah jika kebakaran terjadi pada saat pemilik…
rumah tidak berada di rumah. Untuk menyelesaikan masalah ini, diperlukan sistem yang dapat memberi tahu pemilik rumah tentang gejala dini kebakaran. Selanjutnya, sistem pendeteksi kebakaran dini berbasis IoT dibangun dengan menggunakan bot WhatsApp untuk memberikan informasi. Metode prototipe digunakan untuk mengembangkan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem deteksi kebakaran rumah yang menggunakan notifikasi WhatsApp berbasis IoT bekerja dengan baik dengan bagian yang digunakan. Sistem ini menggunakan sensor gas dan api untuk mendeteksi potensi kebakaran, dilengkapi dengan buzzer sebagai alarm suara dan fitur water pump untuk penanganan awal. Selain itu, sistem ini mengirimkan notifikasi otomatis melalui WhatsApp saat kondisi berbahaya terdeteksi.
Abstract:Kurangnya keterbukaan dalam pelaporan kegiatan dosen dapat menghambat pengembangan kerjasama dan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pimpinan maupun pihak luar. Tanpa informasi yang mudah diakses, potensi untuk pertukaran…
n pengetahuan dan pengalaman antar anggota akademis menjadi terbatas. Sistem manual atau tidak terintegrasi dalam pengelolaan data kegiatan dosen dapat menyebabkan ketidakefisienan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi pengembangan aplikasi pengelolaan data kegiatan dosen pada program studi pendidikan teknologi informasi berbasis Android sehingga dapat memudahkan dosen dalam menginput data kegiatan dalam satu platform. Tahapan dalam pengembangan aplikasi ini meliputi 4 tahapan yaitu, (1) Tahap Analisis kebutuhan, (2) Desain Aplikasi, (3) Penyusunan kode program, dan (4) Pengujian. Validasi dilakukan untuk mengetahui kelayakan aplikasi yang dikembangkan. Uji coba dilakukan pada 2 ahli media dan 6 dosen sebagai pengguna aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan kualitas aplikasi pengelolaan data kegiatan dosen berbasis android termasuk dalam kategori sangat layak , berdasarkan persentase penilaian ahli media sebesar 74% dan 62% serta penilaian pengguna terhadap aplikasi diperoleh persentase penilaian sebesar 77,3%.
Abstract:Stunting yaitu kekurangan gizi menahun atau kronis yang dapat terlihat pada tinggi badan balita lebih pendek dari balita seusianya. Pravelensi balita yang terjangkit stunting secara nasional sebesar 37,6 persen (2007) dan…
n mengalami penurunan menjadi 35,8 persen (2010). Namun meningkat kembali menjadi 37,2 persen (2013) dan menurun kembali menjadi 29,9 persen (2018). Data tersebut menunjukkan pravelensi stunting yang tidak menentu. Banyak faktor yang mempengaruhi stunting khususnya pengetahuan orang tua mengenai mengenai gizi seimbang pencegah stunting. Pencegahan stunting perlu dilakukan dengan pemantauan status gizi secara berkala dan pemenuhan gizi seimbang Balita. Berdasarkan penelitian tersebut, maka dilakukan pemberian makanan bergizi seimbang pencegah Stunting dan sistem pakar deteksi dini stunting dengan sistem pakar. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Dempster Shafer dapat mendeteksi stunting balita lebih baik dengan akurasi 90% dibandingkan metode Naive Bayes dengan akurasi 75%. Aplikasi ini bertujuan membantu menurunkan angka stunting balita yang masih menjadi masalah saat ini.
Abstract:Pembangunan desa saat ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi, Aparatur pemerintah desa yang menjadi pelayan masyarakat harus bisa menguasai teknologi informasi sehingga pelayan kepada masyarakat bisa optimal.…
timal. Perancangan sistem dan teknologi informasi dibutuhkan untuk mempersiapkan organisasi dalam merencanakan pemakaian teknologi dan sistem informasi untuk organisasinya. Desa Perbarakan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Pemerataan kesejahteraan di wilayah desa Perbarakan Kab. Deli Serdang belum sepenuhknya baik. adapun tujuan yang akan dicapai adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi desa Perbarakan berbasis web. Dengan menggunakan teknologi komputer sehingga proses pengolahan data menjadi lebih mudah dan laporan lebih cepat, efektif dan akurat.
Abstract:Bell's palsy, adanya gangguan pada saraf wajah yang bertanggung jawab untuk mengatur ekspresi dan indra peraba pada kulit wajah manusia, mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan sementara pada salah satu bagian otot wajah,…
, yang merupakan gejala klinis mononeuropati (gangguan hanya satu saraf). Kondisi ini mengubah satu sisi wajah, membuatnya tampak melorot (asimetris), namun tidak berpengaruh pada seberapa baik otak atau bagian tubuh lainnya bekerja. Dalam mendiagnosa penyakit ini,biasa pasien berkonsultasi dahulu ke dokter umum, namun jika penyakit yang diderita berat maka dokter umum akan merujuk ke dokter spesialis saraf. Namun demikian,ada beberapa masalah yang dihadapi oleh pasien bell’s palsy yaitu tidak semua orang bisa datang berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis saraf dengan alasan faktor ketidaktahuan pendaftaran sebagai pasien baru, mahalnya biaya konsultasi,dan lama menunggu antrian. Dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem kecerdasan buatan diperlukan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih sederhana dan lebih konsisten. Metode Dempster Shafer akan digunakan oleh sistem pakar untuk mengelola data dan gejala penyakit pasien. Metode Dempster Shafer adalah perhitungan matematika untuk mencari bukti berdasarkan tingkat kepercayaan (belief) dan ketidakpercayaan (plausibility) untuk digunakan dalam menyatukan informasi dan menghitung probabilitas (peluang) suatu peristiwa. Metode Dempster Shafer diuji, dan dibuat diagnosis bell's palsy dengan nilai densitas 80%. Oleh karena itu, pasien dengan bell's palsy dapat didiagnosis dengan metode ini.
Abstract:Abstract: Sipaku Area Village currently has a population of 1963 family cards with a density of 7423 people divided into 8 hamlets. Villages can still register people who do not have an Indonesia Smart Card with the concerned…
erned office by recording the data on the people who have KPS, PKH or SKTM, to get the Indonesia Smart Card (KIP) program, because many people submit applications and there are many criteria that must be taken into account. faced by the Sipaku Area Village Head Office in determining the priority of potential KIP recipients is very difficult, not transparent and inefficient. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to have a system for determining the priority of potential KIP recipients by adding some more basic criteria. In this study a decision support system was designed using the AHP (Analitycal Hierarchy Process) method. The results of calculations using the pairwise comparison matrix for the use of criteria show that the most important priority is shown in the status of an active applicant of 0.391, the second priority is the completeness of the files of 0.406, the third priority is the orphanage of 0.095, the fourth priority is parental income of 0.066, and the priority the fifth is a dependent of 0.041. Meanwhile, for alternative use, the data obtained is that the highest value weight determines the recipient of Smart Indonesia Card Assistance (KIP), namely Rizky Amelia Ritonga with a value of 0.171, the second alternative is Rangga Pranata with a value of 0.141 and the third alternative is Elva Radis with a value of 0.124.
Keywords: Smart Indonesian Card Recipients (KIP), AHP Method, PHP and MySQL.
Abstrak: Desa Sipaku Area yang sekarang ini mempunyai jumlah penduduk 1963 kartu keluarga dengan kepadatan 7423 jiwa yang terbagi dalam 8 Dusun. Desa tetap bisa mendaftarkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar ke Dinas yang bersangkutan dengan mendata masyarakatnya yang memiliki KPS, PKH atau SKTM, untuk mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena banyaknya masyarakat mengajukan permohonan dan banyak kriteria yang harus diperhitungkan, sehingga Kendala yang dihadapi oleh pihak Kantor Kepala Desa Sipaku Area dalam menentukan prioritas calon penerima KIP sangat sulit, tidak transparan dan tidak efesien. Oleh Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem dalam menentukan prioritas calon penerima KIP dengan menambahkan beberapa kriteria yang lebih mendasar. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Hasil perhitungan menggunakan matrik perbandingan berpasangan untuk penggunaan kriteria menunjukkan bahwa prioritas yang paling utama ditunjukkan pada status Pemohon aktif sebesar 0.391, prioritas kedua yaitu Kelengkanpan Berkas sebesar 0.406, prioritas ketiga yaitu kondisi yatim piatu sebesar 0.095, prioritas keempat yaitu penghasilan orangtua sebesar 0.066, dan prioritas kelima yaitu tanggungan sebesar 0.041 Sedangkan untuk penggunaan alternatif diperoleh data yaitu bobot nilai paling tinggi menentukan Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yaitu Rizky Amelia Ritonga dengan nilai 0.171, alternatif kedua Rangga Pranata dengan nilai 0.141 dan alternatif ketiga Elva Radis dengan nilai 0.124.
Kata kunci : Penerima Bantuan PIP, Metode AHP, PHP dan MySQL.
Abstract:Perkembangan teknologi di dunia bisnis berdampak pada suatu. Toko Eka Putri merupakan toko yang berdiri dalam bidang penjualan sembako, yang terletak di Jl. Arwana, bertepatan di sebelah Hotel Bumi Asahan, Sidomukti, Kec.…
. Kota Kisaran Barat, Kab. Asahan, Sumatera Utara. Pada saat ini pemasaran produk pada Toko Eka Putri masih dilakukan dengan menunggu pelanggan untuk datang ke Toko secara langsung, hal ini dapat mengakibatkan kurangnya informasi yang sampai kepada pelanggan mengenai adanya produk-produk baru yang ada di Toko Eka Putri terhadap pelanggan yang berada di luar wilayah Sidomukti apabila tidak dapat datang langsung ke Toko Eka Putri dan pengolahan data penjualan yang ada pada Toko Eka Putri masih secara manual sehinga rentan terhadap kesalahan yang akan berdampak dengan hasil laporan penjualan yang tidak akurat. Dalam permasalahan yang ada maka dibutuhkannya suatu strategi bisnis yang efektif agar para pelanggan yang telah ada atau yang lama dapat bertahan dan tidak berpaling ke Toko lain, salah satu strategi dengan menggunakan Customer Relationship Management (CRM). Customer Relationship Management (CRM) adalah suatu proses dalam mendapatkan, mempertahankan dan meningkatkan hubungan pelanggan yang menguntungkan dengan tujuan untuk menciptakan nilai pelanggan, sehingga pelanggan puas dan memaksimalkan keuntungan bagi perusahaan. Dengan hubungan ini, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan kepada perusahaan.
Abstract:Penelitian ini mengkaji tentang penyebaran Longsor di Kota Kupang berdasarkan titik koordinat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik koordinat Longsor dan mengetahui penyebaran Longsor di setiap keacamatan…
tan yang terdapat di kota kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan teknik overlay pada peta dasar kota kupang.Teknik pemasangan titik koordinat dilakukan di tempat terjadinya Longsor menggunakan google maps. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kota kupang memiliki 6 kecamatan di antanya kecamatan Alak, Kota Lama, Kota Raja, Kelapa Lima, Oebobo, dan Maulafa. Dari ke- 6 kecamatan ditemukan 10 titik penyebaran Longsor, dan daerah yang mempunyai titik terjadinya Longsor terbanyak yaitu di kecamatan Oebobo yakni terdapat 6 titik Longsor dan Kecamatan Maulafa yakni terdapat 4 titik Longsor juga.Akan tetapi terdapat 4 kecamatan yang tidak memiliki titik penyebaran sawah diantaranya kecamatan Alak, kecamatan Kota Lama, kecamatan Kota Raja, dan kecamatan Kelapa Lima.
Abstract:Klinik Laf Kisaran merupakan salah satu klinik kecantikan yang ada di Kota Kisaran Sumatera Utara. Klinik ini bergerak dibidang usaha memenuhi kebutuhan pelanggan dalam hal perawatan mulai dari perawatan rambut, badan,…
dan wajah, serta klinik ini juga menjual berbagai macam produk kecantikan. Permasalahan yang dihadapi dari Klinik Laf Kisaran ini adalah masih kurang baiknya dalam mengelola hubungan dengan pelanggan, hal ini tentunya nanti dikhawatirkan pelanggan akan beralih keklinik kecantikan lainnya. Oleh sebab itu, untuk menciptakan loyalitas dalam meningkatkan hubungan, mempertahankan, serta menarik pelanggan baru, maka dibutuhkan sebuah upaya agar pelanggan tidak berpindah keklinik kecantikan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Costumer Relationship Management (CRM) pada Klinik Laf Kisaran agar menciptakan loyalitas dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan serta dapat menarik pelanggan yang baru. Hasil dari penelitian ini berupa Implementasi CRM pada sebuah sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Dengan adanya sistem ini diharapkan mampu memudahkan pelanggan untuk memperoleh informasi mengenai produk - produk yang dijual, transaksi penjualan, dan pengiriman produk.
Abstract:Sumber Daya Manusia adalah salah satu bentuk penting dalam instansi yang sangat menentukan kesuksesan suatu instansi, maka dari itu dibutuhkan sumber daya manusia yang pantas sesuai kriteria yang diinginkan oleh sebuah perusahaan.…
erusahaan. SPBU 14.288.607 Jalan Yos Sudarso KM 26 Meranti melakukan proses seleksi karyawan secara manual dengan kriteria pengalaman kerja, kesehatan, umur, pendidikan terakhir dan hasil tes wawancara. Metode AHP yaitu metode untuk memecahkan suatu situasi yang kompleks tidak terstruktur dalam beberapa komponen dalam susunan yang hirarki, dengan memberi nilai subjektif tentang pentingnya setiap variabel secara relatif, dan menetapkan variabel mana yang memiliki prioritas paling tinggi guna mempengaruhi hasil pada situasi tersebut. Dengan menerapkan metode AHP sebagai sistem pendukung keputusan penerimaan karyawan pada SPBU 14.288.607 maka dapat membantu dalam pengambilan keputusan untuk perekrutan karyawan berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil perhitungan metode AHP berupa perankingan yang diurutkan berdasarkan dari nilai yang terbesar ke yang terkecil sehingga penyeleksian calon karyawan menjadi lebih tepat sasaran.