Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Kapita Selecta

Rini Puji Astuti, Devita Izzatun Faizah, Tri Wahyuni, Siti Aminah
Abstract: Abstrak ini mengkaji prospek dan kesulitan yang akan dihadapi industri perbankan di masa depan, khususnya yang berkaitan dengan perbankan syariah. Sebagai otoritas moneter, perbankan dan sistem pembayaran, tugas utama Bank… nk Indonesia tidak saja menjaga stabilitas moneter, namun juga stabilitas sistem keuangan (perbankan dan sistem pembayaran). Keberhasilan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter tanpa diikuti oleh stabilitas sistem keuangan dan dukung dengan adanya OJK dan LPS untuk membantu perbankan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk untuk memberikan wawasan mendalam mengenai perbankan masa depan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menggali perselsi dan pengalaman berbagai pemangku kepentingan dalam perbankan terkait dengan perubahan paradigma dan tantangan yang akan di hadapi di mas depan. Hasil penelitian ini di harapakan dapat memberikan kontrubusi signifikan untuk pemahaman kita tentang perbankan masa depan

Kebijakan Moneter Di Indonesia

Sarifatus Sakdiya, Rini Puji Astuti, Laila Zuhro, Mar’i Muhammad Yudha
Abstract: Kebijakan moneter merupakan salah satu komponen penting dalam sistem ekonomi yang kondisinya selalu tidak pasti. Sebelum krisis moneter Asia pada tahun 1997, Indonesia menerapkan kebijakan moneter yang cenderung longgar.… Bank Indonesia, sebagai bank sentral negara, lebih fokus pada pertumbuhan ekonomi daripada menjaga stabilitas harga. Saat krisis moneter melanda Asia pada tahun 1997, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling terdampak. Bank Indonesia terpaksa mengubah kebijakan moneternya secara drastis untuk mengatasi gejolak ekonomi yang terjadi. Upaya stabilisasi mata uang rupiah dilakukan melalui intervensi pasar valuta asing dan peningkatan suku bunga acuan secara signifikan. Setelah krisis 1997, Indonesia melakukan reformasi sistem keuangan dan moneter untuk memperbaiki ketahanan ekonominya. Bank Indonesia mulai menerapkan kebijakan inflasi targeting dengan fokus utama pada stabilitas harga. Kebijakan kuantitatif juga pernah digunakan di Indonesia dalam kebijakan moneter. Untuk menstabilkan pasar keuangan dan meningkatkan likuiditas sistem perbankan. Pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi adalah tujuan dari kebijakan ini. Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, bank Indonesia dapat intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan. Cadangan devisa yang besar juga memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan negara terhadap ancaman internasional. Sejak krisis moneter 1997, kebijakan moneter Indonesia telah mengalami perubahan besar. Fokus dari pertumbuhan ekonomi menuju stabilitas harga dan peningkatan ketahanan ekonomi melalui instrumen kebijakan kuantitatif dan pengaturan nilai tukar dan devisa.

Fungsi Pengawasan Pada Bank Indonesia Dan Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Perbankan

Nurrika Septa Alfianti, Rini Puji Astuti, Ummah Habibah, Moh. Yafis Shudur, Dani Triiswanto
Abstract: Bank merupakan salah satu sumber pendanaan utama bagi perusahaan, kegagalan suatu bank juga dapat berdampak pada perusahaan selain perusahaan sektor keuangan . Adapun data hasil  Penelitian ini merupakan jenis penelitian… n yang fokus pada penelitian, pengkajian dan pembahasan literatur klasik dan kontemporer. dalam hal ini penelitian ini bersifat deskriptif analitis dan mengumpulkan data dari berbagai sumber antara lain buku, penelitian dan sumber lain selaku pengawas dan pengawas perbankan Indonesia. Bank Indonesia tidak mungkin melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tanpa memperhatikan tujuan yang secara tegas dinyatakan dalam peraturan perundang-undangan.. Satu-satunya bank di Indonesia yang menjalankan tugas bank sentral adalah Bank Indonesia. Faktor penting dan penentu dalam kehidupan perekonomian suatu negara adalah seberapa baik bank sentral menjalankan tugasnya. Hal ini berdampak pada kondisi perekonomian negara. Sebagai pengawas dan pengawas perbankan di Indonesia, Bank Indonesia dalam menjalankan peran dan fungsinya tidak lepas dari tujuannya yang diatur secara tegas dalam undang-undang.

Pemantauan Titik Panas Dan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan Di Kabupaten Katingan Tahun 2019-2023

Syarifah Khusnul Khotimah, Rosalina Kumalawati, Inu Kencana Hadi
Abstract: Kabupaten Katingan menjadi salah satu kabupaten yang potensial mengalami kejadian karhutla. Pada tahun 2023 luas karhutla mencapai 8.945, 8 ha. Tujuan pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran mengenai sebaran… ebaran titik panas yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menyusun berbagai kebijakan atau strategi dalam penanggulangan bencana melalui teknologi penginderaan jauh dengan pemantauan titik panas.  Penelitian ini diawali dengan metode studi kepustakaan untuk melengkapi data-data yang diperlukan kemudian dilakukan pengolah data dengan teknik analisis spasial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa titik panas di Kabupaten Katingan pada periode tahun 2019 hingga tahun 2023 paling sering terjadi pada tahun 2019 yakni 649 titik panas dan jumlah titik paling sedikit yaitu tahun 2021 sebanyak 31 titik panas. Kecamatan Katingan Kuala memiliki titik panas paling banyak yaitu 402 titik panas dan kecamatan yang memiliki jumlah titik panas yang lebih sedikit jika dipadankan dengan kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Bukit Raya dengan 3 titik panas. Adapun upaya mitigasi dalam bencana ini dapat dilakukan melalui kegiatan preventif dan represif yang meliputi pemantauan, pengawasan, penanggulangan hingga pencegahan terjadinya bencana karhutla.

Urgensi Ekonomi Internasional Dalam Membangun Kualitas Masyarakat Yang Madani Dengan Persatuan Dan Kesatuan Indonesia

Isma Azzahra Khoirunnisa
Abstract: Urgensi Ekonomi Internasional dalam Membangun Kualitas Masyarakat yang Madani dengan Persatuan dan Kesatuan Indonesia. Hal ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari strategi dan kebijakan pengembangan teknologi, peranan… an pemerintah sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator pembangunan, struktur perekonomian, pengembangan iptek untuk ekonomi, dan peran kerjasama perdagangan antara Indonesia dan negara lainnya. Jurnal ini akan menampilkan analisis dan penelitian terkait perkembangan ekonomi nasional di Indonesia, peran masyarakat madani dalam menghadapi masyarakat ASEAN, dan pengaruh perkembangan ekonomi terhadap kualitas hidup masyarakat.

Pentingnya Pendidikan Sejarah Dalam Pembentukan Identitas Bangsa

Oschar Sumardin, Henri
Abstract: Pendidikan sejarah memiliki peran vital dalam pembentukan identitas bangsa, karena melalui pemahaman sejarah, generasi muda dapat mengenali akar budaya, nilai-nilai, serta perjuangan yang membentuk jati diri bangsa. Penelitian… litian ini dilakukan dengan metode studi literatur untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan sejarah berkontribusi dalam memperkuat identitas nasional di tengah tantangan globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum sejarah yang relevan dan kontekstual, serta peran guru yang kompeten, merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan sejarah. Kurikulum yang terintegrasi dengan sejarah lokal dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa mampu menjadikan pelajaran sejarah lebih bermakna dan relevan. Selain itu, guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran sejarah harus memiliki keterampilan pedagogis yang mumpuni dan mampu memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Globalisasi yang membawa pengaruh budaya asing juga menjadi tantangan yang harus dihadapi, di mana pendidikan sejarah perlu beradaptasi agar tetap efektif dalam membentuk identitas nasional. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan meliputi revisi kurikulum, peningkatan kapasitas guru, dan integrasi teknologi dalam pembelajaran sejarah, untuk memastikan pendidikan sejarah dapat berfungsi optimal dalam membentuk karakter dan kesadaran sejarah generasi muda. Dengan demikian, pendidikan sejarah dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keutuhan dan kekokohan identitas bangsa di era globalisasi.

Pengembangan Modul Interaktif Canva: Meningkatkan Literasi Sains di Sekolah Dasar

Fitri, Nur Choiriah, Roesminingsih, Erny, Widiasih
Abstract: Penelitian pengembangan ini dilakukan karena adanya permasalahan dalam penyajian materi sains di buku tematik kelas 6 yang kurang sistematis dan mendalam, mengakibatkan rendahnya minat baca siswa dan pemahaman materi yang… g masih belum memadai. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan pengembangan Four-D, dengan tahapan pendefinisian, perancangan, pengembangan,, dan penyebaran. Validasi media dilakukan untuk e-modul interaktif menggunakan aplikasi Canva, yang kemudian direvisi berdasarkan hasil validasi tersebut. Implementasi dilakukan terhadap 37 siswa kelas 6B di SD Negeri wilayah Kecamatan Sambikerep, menunjukkan kevalidan dan kepraktisan yang sangat baik. Hasil belajar siswa setelah menggunakan e-modul interaktif menunjukkan peningkatan yang signifikan, melebihi kriteria ketuntasan minimal. Analisis tes menunjukkan peningkatan literasi sains dengan skor N-gain antara preteset dan posttest menunjukkan gain yang sedang. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa e-modul interaktif dengan aplikas Canva yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi sains pada siswa kelas 6. Sebagai saran, penelitian lebih lanjut dapat memperluas cakupan implementasi dan mempertimbangkan integrasi dengan metode pembelajaran lainya untuk meningkatkan efektivitasnya.

Peranan BUMDes Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Serta Menumbuhkan Perekonomian Desa

Fanji Farman
Abstract: Badan usaha milik desa yang disebut BUMDes merupakan lembaga desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya meningkatkan perekonomian desa. BUMDes mampu mendorong dinamisasi kehidupan ekonomi di pedesaan.… esaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  peranan BUMDes dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat BUMDes dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan kondisi BUMDes yang belum dikelola secara maksimal seperti pada aspek sumber daya manusia, finansial dan partisipasi masyarakat yang rendah, hal tersebut disebabkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat serta masih lemahnya sosialisasi BUMDes.

Pemberdayaan Masjid Sebagai Fungsi Sosial Dan Ekonomi Dengan Usaha Ekonomi Masjid Di Masjid At-Taqwa Kabupaten Sumedang

Anita Dwi Utami
Abstract: Masjid sebagai pusat ibadah dapat memaksimalkan perannya untuk menyejahterakan umatnya melalui kegiatan produktif di bidang perekonomian, seperti mendirikan koperasi/Baitul Maal. Selain itu, masjid merupakan badan nirlaba… a di bidang keagamaan yang kegiatannya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui laporan keuangan. Pengelolaan Masjid At-Taqwa di Lingkungan Burujul Desa Kotakulon masih dalam tahap pengembangan dan masih berusaha meningkatkan kualitasnya terutama dalam hal pengelolaan keuangan masjid. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di sekitar Masjid At-Taqwa dan membantu DKM dalam pengelolaan keuangan masjid. Metode yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi Bisnis Ekonomi Masjid adalah Survei Lapangan, Observasi, Wawancara, dan Pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kepengurusan Usaha Ekonomi Masjid. Selain itu juga penerapan Tata Kelola Masjid dan Laporan Keuangan dalam pengelolaan keuangan DKM dan UEM.

Inovasi Pembelajaran Interaktif Dengan Aplikasi Padlet Untuk Pengajar SDN Dukuhsari 1

Hasanah, Miftahul, Umariyah, Adhomu Darojatul, Nikmah, Islahun, Basuki, Surya Yudha Rahmansyah, Widodo, J. Priyanto
Abstract: Penelitian ini penting karena dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital, khususnya bagi para pendidik di SDN Dukuhsari 1. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemhaman… man dan keterampilan penggunaan aplikasi Padlet sebagai platform pembelajaran yang inovatif. Metode penelitian yang digunakan melibatkan pelatihan kolaboratif antara tim pelaksana dan tenaga pengajar, dengan pendekatan ceramah instruksional, sesi tanya jawab interaktif, dan Latihan praktis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan apilkasi Padlet. Namun penelitian ini memiliki keterbatasan, termasuk fokus yang terbatas pada satu sekolah dan evaluasi jangka Panjang yang belum dilakukan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk melanjutkan pelatihan dan pendampingan melibatkan lebih banyak pihak terkait, dan melakukan evaluasi jangka Panjang untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang implementasi teknologi dalam pendidikan.