Abstract:Abstract: There are several facilities in distributing funds to the customer which is owned by Bank Syariah Bukopin. One of them is Kredit Pemilikan Rumah / Housing Loan (mortgage), so far the bank when provides mortgages…
s to customers still uses risk prediction manually in giving credit to customers which is taking up a lot of time and energy especially when the customer reports is further analyzed by the Bank. One technique that can help in predicting the Bank's credit risk determination is Decision Tree which is a technique that is a part of Data Mining techniques to take a decision in the form of a tree. With Decision Tree techniques, it is expected to help the bank to allow faster and easier in predicting the data and getting a conclusion from existing data. One of the ways to predict the data is using Dtreg software. This software only uses data that is in the format of "csv (comma delimited)â€, if it is not using the format" csv (comma delimited)", so that the data can not be processed by Dtreg software. When the excel format has been converted to the "csv (comma delimited)" format, the analysis process can be done. Dtreg can generate decision tree, one of them is the result of risk decision from the number of mortgages based on the number of customers.
Keywords: data mining, decision tree
Abstrak: Ada beberapa fasilitas dalam penyaluran dana ke nasabah yang di miliki Bank Syariah Bukopin. Salah satunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR), selama ini pihak Bank memberikan KPR ke nasabah masih menggunakan prediksi resiko secara manual dalam meberikan kredit kepada nasabah yang banyak menyita waktu dan tenaga apalagi pada saat laporan nasabah dianalisa lebih lanjut oleh pihak Bank. Salah satu teknik yang dapat membantu pihak Bank dalam memprediksi Penentuan resiko kredit adalah teknik Decision Tree yang merupakan bagian dari teknik Data Mining untuk mengambil suatu keputusan dalam bentuk pohon. Dengan teknik Decision Tree diharapkan dapat membantu pihak bank agar lebih cepat dan mudah dalam memprediksi data dan menarik suatu kesimpulan dari data yang ada.Salah satu cara memprediksi data tersebut dengan menggunakan software Dtreg. Pada software ini data yang digunakan hanya bisa dalam bentuk format “csv (comma delimited), jika tidak menggunakan format “csv (comma delimited)“ maka data tersebut tidak bisa diproses oleh software Dtreg dan selanjutnya jika format excel yang telah dirubah ke format “csv (comma delimited)â€, maka akan dapat dilakukan proses analisa. Dtreg dapat menghasilkan pohon keputusan, salah satu nya yaitu hasil keputusan resiko dari jumlah kredit pemilikan rumah berdasarkan jumlah nasabah.
Kata kunci: data mining, decision tree
Abstract:Abstract: The high level of student success and the low level of student failure is a quality of the education world. The world of education is currently required to have the ability to compete by utilizing all resources…
owned. In addition to facilities, infrastructure and human resources, information systems are one of the resources that can be used to improve competency skills. Data mining is a process of data analysis to find a dataset of data set. Data mining is able to analyze large amounts of data into information that has meaning for decision supporters. One process of data mining is clustring. Attributes used in the grouping of student achievement are Name, Extracurricular, Value which include Task Value, Uts Value, Value of Uses, total absenteeism, and Attitude value. The case study of 20 students with distance calculation using manhattan distance, chbychep distance and euclidian distance yielded 67% accuracy.
Keywords: data mining, clustering, k-means, student achievement
Abstrak: Tingginya tingkat keberhasilan siswa dan rendahnya tingkat kegagalan siswa merupakan cemin kualitas dunia pendidikan.Dunia pendidikan saat ini dituntut untuk memiliki kemampuan bersaing dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki. Selain sumber daya sarana, prasarana dan manusia, sistem informasi merupakan salah satu sumber daya yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan barsaing. Data mining merupakan proses analisa data untuk menemukan suatu pola dara kumpulan data. Data mining mampu menganalisa jumlah data yang besar menjadi informasi yang mempunyai arti bagi pendukung keputusan. Salah satu proses data mining adalah clustring. Atribut yang digunakan dalam pengelompokan prestasi siswa adalah Nama, Ekstrakulikuler, Nilai yang meliputi Nilai Tugas, Nilai Uts, Nilai Uas, jumlah ketidak hadiran siswa (absensi), dan Nilai sikap. Studi kasus pada 20 siswa dengan perhitungan jarak menggunakan manhattan distance, chbychep distance dan euclidian distance menghasilkan akurasi sebesar 67%.
Kata kunci: data mining, clustering, k-means, prestasi siswa
Abstract:Abstract: In the decision making process of the feasibility of corn raw materials so far only see the physical raw materials tend to be subjective so that in the decision making process of the feasibilityof corn raw materials…
terials must take a long time , sometimes the decision taken is not appropriate so that this needs to be addressed again for the feasibility of corn raw materials. From the description above need to be made an auxiliary program for decision support system by using fuzzy SAW ( Simple Additive Weighting ) method in determining corn raw material that is acceptable to PT. Charoen Phokpand Indonesia. Program which will be made more to assist manager or staff in taking decision and not replace it. The results of this study are expected to assist managers or staff in making decisions for the process of assessing the feasibility of corn raw materials in PT. Charoen Phokpand Indonesia so as to improve the quality of human resources.
Keywords: corn raw materials, decision support system, fuzzy saw method
Abstrak: Dalam proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung selama ini hanya melihat fisik bahan baku yang cenderung subjektif sehingga dalam proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung harus membutuhkan waktu yang cukup lama, terkadang keputusan yang diambil tidak tepat sehingga hal ini perlu dibenahi lagi untuk proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung. Dari uraian diatas perlu dibuat suatu program bantu untuk sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode fuzzy SAW (Simple Additeve Weighting) dalam menentukan bahan baku jagung yang layak diterima pada PT. Charoen Phokpand Indonesia. Program yang akan dibuat lebih bersifat untuk membantu manager atau staff dalam pengambilan keputusan dan bukan menggantikannya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu manager atau staff dalam mengambil keputusan untuk proses penilaian kelayakan bahan baku jagung pada PT. Charoen Phokpand Indonesia sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Kata kunci: Bahan baku jagung, Sistem Pendukung Keputusan, metode fuzzy SAW
Abstract:Abstract: PT. Barettamuda Pratama Padang runs on the distribution of road construction materials at PU Bina Marga. Applications used for data processing of construction materials is limited to Microsoft Office. Problems…
that occur on the system that is running, difficulty when looking for the required data, often occur repetition of data when writing data on lapora, error writing data so that the reported data does not match the actual data. With the ongoing system, resulting in ineffectiveness in working on reports and time to process data on the construction of road construction is inefficient. In the proposed system is a computerized system to help process the data construction of road construction so that the problems encountered so far can be resolved. The construction of the old system on the new system will apply the Waterfall method. Excess waterfall method, practical in their systems, Development of a structured and controlled make the quality of the software is maintained.
Keywords: information system, construction of Road construction, waterfall method
Abstrak: PT. Barettamuda Pratama Padang berjalan pada kegiatan pendistribusian bahan pembangunan jalan pada PU Bina Marga. Aplikasi yang digunakan untuk pengolahan data bahan konstruksi hanya sebatas Microsoft Office. Permasalahan yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan, kesulitan ketika mencari data yang dibutuhkan, sering terjadi pengulangan data saat menuliskan data tersebut pada lapora, kesalahan penulisan data sehingga data yang dilaporkan tidak sesuai dengan data yang sebenarnya. Dengan sistem yang sedang berjalan,mengakibatkan ketidakefektifan dalam mengerjakan laporan dan waktu untuk mengolah data pelaksanaan konstruksi pembanguan jalan tidak efesien. Pada sistem yang diusulkan merupakan sistem yang sudah terkomputerisasi untuk membantu memproses data pelaksanaan konstruksi pembangunan jalan sehingga permasalahan yang dihdapi selama ini dapat teratasi. Pembangunan sistem lama pada sistem baru akan menerapkan metode Waterfall. Kelebihan metode waterfall, praktis dalam merekaya sistem, Pengembangan yang terstruktur dan terkontrol membuat kualitas software tetap terjaga.
Kata kunci: sistem informasi, konstruksi pembangunan jalan, metode waterfall
Abstract:Abstract: Based on the current employee recruitment system HR STMIK Royal has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially…
ecially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK Royal.
Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.
Abstrak: Berdasarkan sistem penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK Royal.
Kata kunci: kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.
Abstract:Abstract: Introduce computer technology as a medium of learning the child wisely early on the potential to improve learning ability in children and child develop self-confidence about the future. The reality of child loved…
ed the games and television entertainment programs not only viewed negatively, but rather as learning modalities. Provide educational type programs that can be done with a computer as a device supporting a new power of learning media. Children not only learn computer skills, but also utilize the computer as a means or medium for learning. To get optimum benefit Teachers can integrate the use of computers as a medium in the learning process and focus on high-order thingking skill. Fantasy Drafting module aims to develop the potential and effectiveness of learning in early childhood or playgroup, where the module is designed as an education module to read and write the material fauna and flora, coloring and coloring as well. Module proram also implemented into the Local Area Network networking technology to be applied easily and efficiently.
Keywords: education module application, tool, fantasy
Abstrak: Mengenalkan teknologi komputer sebagai media pembelajaran kepada anak sejak dini secara bijaksana berpotensi untuk meningkatkan kemampuan belajar pada anak dan mengembangkan rasa percaya diri anak akan masa depannya. Realitas anak sangat menyukai games dan program-program hiburan televisi tidak seharusya hanya dipandang negatif, namun lebih sebagai modalitas belajar. Menyediakan program sejenis yang edukatif bisa dilakukan dengan komputer sebagai perangkat pendukungnya menjadi kekuatan baru media pembelajaran. Anak bukan saja belajar ketrampilan komputer, namun juga memanfaatkan komputer sebagai sarana atau media untuk belajar. Guna mendapatkan manfaat optimal Guru bisa mengintegrasikan penggunaan komputer sebagai media di dalam proses pembelajaran dan fokus kepada high order thingking skill. Perancangan modul fantasy bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keefektifan cara belajar pada anak usia dini atau playgroup, dimana modul dirancang sebagai education module dengan materi baca dan tulis fauna serta flora, mewarnai dan juga mewarnai. Modul proram diimplementasikan pula ke dalam teknologi jaringan Local Area Network agar dapat di aplikasikan dengan mudah dan efisien.
Kata Kunci : aplikasi education module, alat bantu, fantasy
Abstract:Abstract: Utilization of computer technology in data processing processing of Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai in BPDAS Kota Padang still no. All still done manually so that in making the report requires precision…
and a long time. Therefore, the researcher builds a watershed management information system in BPDAS Kota Padang using Visual BasicNet 2012 programming language. By utilizing computerized system is expected to assist the processing of data management of watersheds in BPDAS Padang so that it can produce fast information , precise and accurate.
Keywords: information system, data processing, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
Abstrak: Pemanfaatan teknologi komputer dalam proses pengolahan data balai pengelolaan daerah aliran sungai di BPDAS Kota Padang masih belum ada. Semua masih dilakukan secara manual sehingga dalam pembuatan laporan membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, peneliti membangun suatu sistem informasi pengelolaan daerah aliran sungai di BPDAS Kota Padang dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic Net 2012. Dengan memanfaatkan sistem komputerisasi diharapkan dapat membantu proses pengolahan data pengelolaan daerah aliran sungai di BPDAS Kota Padang sehingga dapat menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat.
Kata kunci: sistem informasi, pengolahan data, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
Abstract:Abstract: Enormous logistical needs on General Hospital Kartini range to facilitate treatment requires a system that can predict to meet those needs with the right so as not to result in advantages and disadvantages to the…
he amount of usage that is always changing every year. At this time the calculations have been carried out with the help of software that is on a high-speed computer such as Neural Networks. Neural networks are used to predict the projection Backpropogation logistics patients based on the type of drugs Analgesics, antiemetics, vitamins, Antiepileptic, Anesthesia, Anti-Parkinson, Psychotherapeutic, Corticosteroids. This logistical projection data processing using software of Matlab 6.1. After using Backpropogation finally found the best architectural pattern is 8-3-3-1 of 5 aritektur architecture that has been tested. Of the pattern is then predicted projection logistics at General Hospital Kartini range in 2014 will increase to 91 290 from 65 422 in 2013 for an increase of 25 868 (28.33%).
Keywords: neural networks, backpropagation algorithm, projection logistics, matlab
Abstrak: Kebutuhan logistik yang sangat besar pada Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kisaran untuk memperlancar pengobatan membutuhkan suatu sistem yang bisa memprediksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan tepat agar tidak mengakibatkan kelebihan dan kekurangan terhadap jumlah pemakaian yang selalu berubah setiap tahunnya. Pada saat ini proses perhitungan telah banyak dilakukan dengan bantuan software-software yang ada pada komputer yang berkecepatan tinggi seperti Jaringan Saraf Tiruan. Jaringan Saraf Tiruan Backpropogation digunakan untuk memprediksi proyeksi logistik pasien berdasarkan jenis obat Analgetik, Antiemetik, Vitamin, Antiepilepsi, Anestesi, Anti Parkinson, Psikofarmaka, Kortikosteroid. Pengolahan data proyeksi logistik ini menggunakan software Matlab 6.1. Setelah menggunakan Backpropogation akhirnya ditemukan pola arsitektur yang terbaik yaitu arsitektur 8-3-3-1 dari 5 arsitektur yang telah diujikan. Dari pola tersebut kemudian diprediksi proyeksi logistik di Rumah Sakit Umum Ibu Kartini Kisaran pada tahun 2014 akan meningkat menjadi 91290 dari tahun 2013 sebesar 65422 atau meningkat sebesar 25868 (28,33%).
Kata Kunci: jaringan saraf tiruan, algoritma backpropagation, proyeksi logistik, matlab
Abstract:Abstract: An interface design for learning application is designed based on the user need. User Centered Design (UCD) purposed for help the design process match with the user need which is user usability oriented. After…
arranging based on that need, so the application is modelled using Unified Modelling Language (UML) to describe the systematic and how the application works from the designed application. The use of UCD can be used in designing an application for cultural diversity learning in Asahan with the Web-based. The element in the information system explained graphically and expose the close relationship of each element. So by the detail design dan user need oriented, the youth attracted and willing to learn their culture by the comprehensive information system.
Keywords: User Centered Design, Unified Modelling Language, culture diversity of Asahan
Abstrak: Sebuah perancangan antarmuka aplikasi pembelajaran disusun dan dibuat berdasarkan kebutuhan penggunanya. User Centered Design (UCD) bertujuan untuk membantu perancangan sesuai dengan kebutuhan yang berorientasi pada usability pengguna. Setelah disusun sesuai kebutuhan tersebut, maka aplikasi dimodelkan dengan menggunakan Unified Modelling Language (UML) sehingga terlihat jelas seperti apa sistematika dan operasi penggunaan dari aplikasi yang dirancang. Penggunaan UCD dapat digunakan dalam merancang suatu aplikasi pembelajaran keragaman budaya di Asahan berbasis Web. Elemen yang ada pada aplikasi ini digambarkan secara grafis dan dapat memperlihatkan hubungan yang erat antar elemennya. Sehingga melalui perancangan yang detail dan berorientasi pada kebutuhan pengguna, generasi muda tertarik dan mau mempelajari kebudayaannya sendiri melalui sistem informasi yang komprehensif.
Kata kunci: User Centered Design, Unified Modelling Language, keberagaman budaya Asahan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten latihan dan soal yang merepresentasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada buku teks Matematika kelas VII SMP terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,…
et, dan Teknologi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka. Anifarka & Rosnawati (2023) menyatakan bahwa buku teks yang berkualitas seyogianya mampu memfasilitasi perkembangan kognitif peserta didik selaras dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen analisis merujuk pada dimensi kognitif C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Menciptakan) berdasarkan revisi taksonomi Bloom oleh Anderson & Krathwohl (2001). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dari total 485 butir soal dan aktivitas yang tersebar pada enam bab, sebanyak 147 butir (30,31%) tergolong dalam kategori HOTS. Distribusi HOTS tertinggi ditemukan pada Bab 5 tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (38,46%), sedangkan terendah pada Bab 1 tentang Bilangan (22,80%). Level kognitif yang paling dominan adalah C4-Menganalisis (58,50%), diikuti C5-Mengevaluasi (28,57%), dan C6-Mencipta (12,93%). Temuan ini mengindikasikan bahwa buku teks Kurikulum Merdeka telah mengintegrasikan HOTS secara lebih sistematis dibandingkan kurikulum sebelumnya (Fanani, 2018)meskipun proporsinya perlu ditingkatkan untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke-21.
This study aims to analyze the content of exercises and questions representing higher-order thinking skills (HOTS) in the Mathematics textbook for grade VII junior high school published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as teaching materials for the Independent Curriculum. Anifarka & Rosnawati (2023) stated that a quality textbook should be able to facilitate students' cognitive development in line with the established learning outcomes. The method applied in this study is content analysis with a qualitative descriptive approach. The analysis instrument refers to the cognitive dimensions C4 (Analyzing), C5 (Evaluating), and C6 (Creating) based on the revised Bloom's taxonomy by Anderson & Krathwohl (2001). The research findings indicate that of a total of 485 questions and activities spread across six chapters, 147 items (30.31%) are classified as HOTS. The highest HOTS distribution was found in Chapter 5 on Linear Equations and Inequalities with One Variable (38.46%), while the lowest was in Chapter 1 on Numbers (22.80%). The most dominant cognitive level is C4-Analyzing (58.50%), followed by C5-Evaluating (28.57%), and C6-Creating (12.93%). This finding indicates that the Independent Curriculum textbooks have integrated HOTS more systematically than the previous curriculum (Fanani, 2018), although the proportion needs to be increased to meet the demands of 21st-century learning.