Search Articles & Publications

Showing 359 articles found for "Keluarga"

PENYULUHAN PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA

Sukma Aini, Fahrum Nisa, Puji Rahmah
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kemampuan perencanaan keuangan keluarga di Lingkungan Kalenrunge, Kelurahan Lemba, Kabupaten Soppeng. Banyak keluarga masih menghadapi permasalahan… ermasalahan dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran, yang berdampak pada ketidakstabilan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan perencanaan keuangan keluarga dilaksanakan dengan memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam pengelolaan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penyusunan anggaran keluarga, serta sesi tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup penyusunan anggaran keluarga, manajemen pengeluaran, pentingnya menabung, perencanaan dana darurat, pengenalan investasi sederhana, serta pengelolaan utang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan keuangan keluarga serta perubahan sikap ke arah perilaku finansial yang lebih disiplin dan bijaksana. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang efektif dan berkelanjutan.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK PENINGKATAN EKONOMI KREATIF DI DESA GATTARENG TOA MELALUI PELATIHAN KELOMPOK USAHA EKONOMI PRODUKTIF PEMBUATAN BOLU/KUE

Ibrahim, Ajeng Handayani Purwaningrum, Puji Rahmah
Abstract: Desa Gattareng Toa memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar, khususnya ibu rumah tangga dan kelompok usaha kecil, dalam pengembangan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan keterampilan produksi, inovasi produk,… , dan manajemen usaha masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kelompok usaha ekonomi produktif pembuatan bolu/kue sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan bolu/kue yang layak jual, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha mandiri berbasis rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi kreatif sebagai strategi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pengembangan usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di Desa Gattareng Toa.

PENYULUHAN BAHAYA MEROKOK PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KABUPATEN ACEH TENGGARA TAHUN 2025

Mutiara Hikmah, Nur Triningtias P, Nelly Masna Barus, Khalikul Fadli
Abstract: Merokok merupakan kebiasaan yang berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi remaja yang sedang berada pada masa perkembangan. Penelitian menunjukkan bahwa pelajar SMP mulai terpapar rokok akibat pengaruh teman sebaya,… lingkungan, serta kurangnya pemahaman tentang bahaya rokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP di Kabupaten Aceh Tenggara agar memahami bahaya rokok, serta membekali mereka dengan strategi penolakan terhadap rokok. Metode kegiatan meliputi kunjungan langsung ke lima sekolah, pemberian materi melalui ceramah, presentasi visual, leaflet, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian siswa laki-laki pernah mencoba merokok karena pengaruh teman, dan sebagian besar siswa belum memahami dampak jangka panjang rokok. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya merokok dan pentingnya menciptakan lingkungan tanpa asap rokok. Diperlukan tindak lanjut berupa edukasi berkala dan keterlibatan keluarga serta kader kesehatan.

ANALISIS SENTIMEN MASYARAKAT PADA PARIWISATA PANTAI DI KABUPATEN BELITUNG STUDI KASUS: PANTAI TANJUNG PENDAM

Sella, Irza Tri, Boby Rahman
Abstract: Penelitian bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap pariwisata Pantai di Kabupaten Belitung khususnya dengan studi kasus Pantai Tanjung Pendam. Metode penelitian memanfaatkan data yang diperoleh dari 286&#8230; ulasan Google Review periode 2016-2026 dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis sentimen, distribusi rating, word frequency, wordcloud, dan analisis korelasi temporal sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan persepsi pengunjung terkait destinasi sangat positif dengan presentase 90,2% ulasan tergolong sentimen positif, 7,7% netral, dan 2,1% negatif. Distribusi rating memperkuat temuan tersebut, di mana lebih dari 90% ulasan berada pada rating 4 dan 5, dengan rating 5 mencapai 65%. Hasil lain turut menunjukan analisis kata dominan menunjukan daya tarik utama destinasi terletak pada keindahan panorama, khususnya pemandangan matahari terbenam(sunset), suasana nyaman dan kesesuaian sebagai destinasi wisata keluarga. Sentimen negatif yang relatif kecil umumnya berkaitan dengan fasilitas, pengelolaan kawasan dan aspek kebersihan. Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,99 (p < 0,05), yang mengindikasikan hubungan sangat kuat antara pola persepsi wisatawan sebelum dan sesudah pandemi, sehingga struktur narasi pengalaman wisata cenderung stabil secara temporal. Kesimpulan menunjukan destinasi ini memiliki citra positif yang kuat dan tingkat kepuasan pengunjung yang tinggi, sekaligus memberi rekomendasi bagi pengelola dalam meningkatkan kualitas serta fasilitas dan pengelolaan.

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERSTRUKTUR DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MINUM OAT PADA PASIEN TB PARU DI POLI PARU RS UMMI BOGOR, JAWA BARAT TAHUN 2025

Ismi Sarah, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: TB Paru merupakan penyakit menular yang memerlukan kepatuhan tinggi dalam pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Rendahnya kepatuhan minum obat masih menjadi masalah utama yang dapat menyebabkan kegagalan pengobatan.&#8230; engobatan. Tujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga terhadap kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di Poli Paru RS UMMI Bogor Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 pasien TB paru yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi terstruktur yang melibatkan keluarga pasien selama 2 kali pertemuan. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan minum OAT setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan terstruktur dengan pendekatan komunikasi terapeutik keluarga efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru.

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN E-BOOK TPT (TERAPI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS) PADA KELUARGA PASIEN TB, WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CAKUNG JAKARTA TIMUR TAHUN 2025

Intan Puspa Pratiwi, Emi Yuliza, Saiful Gunardi
Abstract: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian yang tinggi di Indonesia. Salah satu upaya pencegahan penularan TBC adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) pada kontak serumah&#8230; rumah pasien TBC. Namun, cakupan TPT masih rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga mengenai manfaat dan tujuan TPT. Pendidikan kesehatan melalui media e-book merupakan salah satu media edukasi yang mudah diakses dan berpotensi meningkatkan pengetahuan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan melalui media e-book Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang TPT diberikan satu kali intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi sebesar 70,75% dan meningkat menjadi 99,00% setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan pendidikan kesehatan melalui media e-book. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan melalui media e-book efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan keluarga pasien tuberkulosis mengenai Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Analisis Kepatuhan Minum Obat dan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang Tahun 2025

Karmeinica, Annisa, Dedi Pahrul, Asih Fatriansari
Abstract: Diabetes Mellitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi dan resistensi insulin. Prevalensi DM yang terus meningkat menjadi permasalahan kesehatan&#8230; tan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sekip Palembang. Salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan pengendalian kadar gula darah adalah kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur. Ketidakpatuhan minum obat dapat menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol dan meningkatkan risiko terjadinya komplikasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat dan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Sekip Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kepatuhan minum obat dikumpulkan menggunakan kuesioner ARMS-12, sedangkan data kadar gula darah diperoleh dari hasil pemeriksaan di Puskesmas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori patuh (82,4%), sedangkan 17,6% tidak patuh. Untuk kadar gula darah, 51,4% responden berada dalam kategori terkontrol dan 48,6% tidak terkontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas pasien telah patuh, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar gula darah belum terkendali. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi berkelanjutan, konseling rutin, serta melibatkan keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi guna membantu pasien mencapai kontrol gula darah yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN BELAWAN KOTA MEDAN

Kharis Meiwan K. Telaumbanua, Halimatussakdiyah Lubis
Abstract: Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Medan. Wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan merupakan salah satu daerah&#8230; aerah dengan kerentanan gizi balita yang dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi, pola konsumsi keluarga, serta keterbatasan pengetahuan gizi ibu. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu strategi intervensi gizi yang dinilai efektif, berkelanjutan, dan sesuai dengan budaya makan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian PMT berbasis pangan lokal terhadap peningkatan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Medan Belawan, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 30 balita usia 12–59 bulan dengan status gizi kurang berdasarkan indikator berat badan menurut umur (BB/U). Intervensi berupa pemberian PMT berbasis pangan lokal dilakukan selama 60 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata berat badan dan skor Z BB/U balita setelah intervensi PMT (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PMT berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan status gizi balita dan direkomendasikan sebagai intervensi gizi berbasis masyarakat di wilayah perkotaan.

Dinamika Identitas Budaya Mahasiswa Nias dalam Mempertahankan Nilai Tradisional di Kampus Multikultural Universitas Negeri Medan

Shintia Malau, Septian Prayogi, Feny Cristanti Siburian, Lasmauli Marpaung, Rohani, Elsa Kardiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika identitas budaya mahasiswa Nias dalam mempertahankan nilai-nilai tradisional di lingkungan kampus multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif&#8230; iptif dengan teknik purposive sampling terhadap delapan mahasiswa Nias di Jurusan Pendidikan Geografi, Universitas Negeri Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas budaya berkembang secara dinamis melalui proses adaptasi dan interaksi sosial. Mahasiswa tidak hanya menyesuaikan diri dengan budaya baru, tetapi juga mempertahankan identitas melalui penggunaan bahasa daerah, praktik alih kode, serta pemertahanan nilai-nilai tradisional. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, komunitas mahasiswa, dan solidaritas kelompok, sedangkan hambatan berasal dari dominasi budaya mayoritas dan keterbatasan jumlah mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa adaptasi tidak selalu menghilangkan identitas budaya, melainkan dapat memperkuatnya dalam konteks sosial yang baru.

Dari Kampung ke Kota: Transformasi Solidaritas Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan

Nurintan, Hetti Melinda Purba, Anju Panjaitan, Anas Fela Naibaho, Abdi Eralisasi Harefa, Rohani, Elsa Kardiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi solidaritas sosial mahasiswa perantau Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan dari kehidupan kampung ke lingkungan kampus di kota. Penelitian ini menggunakan&#8230; pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 mahasiswa perantau yang telah tinggal di Kota Medan minimal dua tahun, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial di kampung bersifat kuat, emosional, dan kekeluargaan, yang tercermin dalam praktik gotong royong dan interaksi sosial yang intens. Sementara itu, di lingkungan kampus, solidaritas tetap ada namun mengalami perubahan menjadi lebih selektif, rasional, dan berbasis kepentingan. Perubahan ini dipengaruhi oleh perbedaan lingkungan sosial, tingkat heterogenitas, tuntutan akademik, serta perkembangan teknologi komunikasi. Meskipun demikian, mahasiswa tetap mempertahankan nilai-nilai kebersamaan sebagai bagian dari identitas sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi solidaritas tidak menghilangkan nilai kebersamaan, tetapi mengubah bentuknya menjadi lebih adaptif terhadap konteks kehidupan perkotaan dan akademik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian sosiologi pendidikan dan menjadi bahan evaluasi bagi institusi pendidikan.