Abstract:In the era now, the rapid development of technology makes people use the internet. E-commerce players use the internet as a digital marketing medium. One of the e-commerce that developed at that time was Bukalapak. This…
study aims to determine the effect of trust and ease of use of applications on purchasing decisions on the Bukalapak site in East Lombok. The method used in this research is associative method and the type of data used is quantitative data. The population of this study were all people who used the Bukalapak application in East Lombok. Determination of the sample using Non-Probability Sampling with a total of 75 respondents. The data analysis method uses validity test, reliability test, classical assumption test, hypothesis testing and multiple linear regression. The results of this study indicate that the trust variable has a positive and significant influence on purchasing decisions The Ease-of-Use variable has a positive and significant influence on purchasing decisions.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Kue Balok Boga Rasa dalam menyusun strategi peningkatan daya saing melalui pendekatan analisis SWOT dan Matriks QSPM. UMKM Kue Balok Boga Rasa merupakan…
salah satu pelaku usaha oleh-oleh khas Bandung yang membutuhkan pendampingan strategis agar mampu menghadapi dinamika persaingan industri kuliner yang semakin ketat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pendampingan langsung berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta penyusunan analisis strategis. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa Kue Balok Boga Rasa memiliki kekuatan pada kualitas produk premium, variasi rasa lebih dari 20 varian, dan citra sebagai oleh-oleh khas Bandung. Nilai Matriks IFE sebesar 3,04 dan Matriks EFE sebesar 3,00 mengindikasikan kondisi internal dan eksternal yang kuat. Berdasarkan Matriks IE, usaha berada pada posisi pertumbuhan intensif. Melalui analisis QSPM, strategi penetrasi pasar direkomendasikan sebagai prioritas utama dengan Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,47. Pendampingan ini menghasilkan rekomendasi strategis yang siap diterapkan untuk memperluas pangsa pasar, mengoptimalkan pemasaran digital, dan memperkuat branding sebagai oleh-oleh khas Bandung.
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UMKM Kedai Tahu Bakso Batununggal (Kedai TBB) di Kota Bandung yang menghadapi beberapa permasalahan, antara lain pelayanan yang belum optimal, branding yang masih…
asih fokus pada produk tahu bakso, serta perlunya strategi pengembangan usaha untuk meningkatkan daya saing.
Kegiatan ini bertujuan membantu mitra dalam mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha serta merumuskan
strategi pengembangan yang sesuai. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui observasi,
wawancara, dokumentasi, serta analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan Quantitative
Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kedai TBB memiliki skor Internal Factor
Evaluation (IFE) sebesar 2,93 dan External Factor Evaluation (EFE) sebesar 2,90 sehingga berada pada posisi Growth
Stability dalam Matriks Internal-External. Berdasarkan hasil QSPM, strategi penetrasi pasar memperoleh nilai Total
Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 6,99 dibandingkan strategi pengembangan pasar (5,32) dan
pengembangan produk (4,91). Oleh karena itu, strategi penetrasi pasar direkomendasikan melalui penguatan pemasaran
digital, optimalisasi platform online, serta peningkatan kualitas pelayanan guna mendukung pertumbuhan usaha yang
berkelanjutan.
Harun, Hilda, Ruslan Majid, Rizkita Nur Ainun, Yasrul, Wa Ode Siti Aisyah Nur Cahyani, Sitti Nur Afridasari, Siti Nurfadilah, Paridah, Fifi Nirmala, Rastika Dwiyanti Liaran
Abstract:Latar Belakang: Mahasiswa perantauan merupakan kelompok rentan yang menghadapi berbagai risiko kesehatan, termasuk pergaulan bebas dan masalah kesehatan reproduksi akibat minimnya pengawasan orang tua dan tekanan adaptasi…
i sosial di lingkungan baru. Jauh dari keluarga, mahasiswa perantauan sering kali menghadapi krisis identitas, pengaruh negatif teman sebaya, serta paparan konten digital yang tidak tersaring, sehingga meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai pergaulan bebas, kesehatan reproduksi, dan strategi adaptasi sehat di perantauan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang partisipatif dan berbasis media PowerPoint dan e-leaflet. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pre-test post-test tanpa kelompok kontrol (one-group pre-test post-test design). Peserta berjumlah 54 mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (FKM UHO) Angkatan 2025, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa penyuluhan kesehatan interaktif menggunakan media PowerPoint, e-leaflet berbasis barcode yang dapat diakses melalui smartphone, serta sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner 15 item pilihan ganda melalui Google Form sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan batas kemaknaan p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 13,63 pada pre-test menjadi 13,88 pada post-test, disertai peningkatan nilai median dari 14 menjadi 15 dari total skor maksimal 15. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -2,536; p = 0,011). Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan relevan dengan pengalaman nyata di lingkungan perantauan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan partisipatif berbasis media PowerPoint, dan e-leaflet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan mahasiswa perantauan tentang adaptasi sehat, pergaulan bebas, dan kesehatan reproduksi. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan yang aplikatif di lingkungan perguruan tinggi.
Abstract:Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan…
sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.
Abstract:Work engagement merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan keterlibatan karyawan secara fisik, emosional, dan kognitif dalam pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat work engagement…
ent karyawan PT. Baruga Asrinusa Development pada tiga dimensi utama, yaitu vigor, dedication, dan absorption. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan produksi yang berjumlah 45 orang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) versi Indonesia yang terdiri dari tiga dimensi penilaian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui IBM SPSS untuk melihat nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat work engagement karyawan berada pada kategori sedang–tinggi, dengan nilai rata-rata skor total sebesar 46,53. Dimensi dedication menjadi aspek yang paling dominan, sedangkan vigor berada pada kategori moderat. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa karyawan memiliki keterlibatan emosional dan kognitif yang cukup baik dalam menjalankan pekerjaan, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan pada aspek energi dan ketahanan kerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan keterikatan kerja secara optimal.
Abstract:Pelayanan administrasi pemerintahan desa merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan tata kelola publik, termasuk pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai dokumen yang dibutuhkan masyarakat untuk mengakses…
s bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, SKTM merupakan jenis layanan administrasi yang paling sering diajukan, dengan jumlah permohonan sebanyak 196 layanan dari total 554 pelayanan administrasi pada periode Januari–Oktober 2025. Kegiatan pengabdian melalui program magang ini bertujuan untuk mensosialiasikan pelayanan SKTM dalam rangka peningkatan efektivitas pelaksanaan pelayanan SKTM di Desa Bandur Picak. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, dokumentasi, dan melakukan proses pelayanan, mulai dari verifikasi berkas, penyusunan draf surat, hingga pencatatan dalam buku register pelayanan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian telah berjalan baik, pelayanan SKTM telah sesuai dengan SOP, waktu penyelesaian rata-rata ±5 menit per surat, serta diterima secara baik oleh masyarakat. Kolaborasi ini memberikan manfaat berupa pembagian tugas yang lebih terstruktur dan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai praktik pelayanan administrasi pemerintahan desa.
Abstract:Tekanan atau stres di lingkungan kerja merupakan isu yang kerap ditemui dan berpotensi berdampak pada kesejahteraan psikologis serta kinerja pegawai. Salah satu penyebab utama munculnya tekanan atau stres tersebut adalah…
lemahnya interaksi dan komunikasi antar individu di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pegawai mengenai peran penting komunikasi yang baik dalam mengatasi tekanan kerja melalui sebuah webinar. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan mencakup penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta pengisian formulir evaluasi secara daring. Total terdapat 28 peserta, dengan 18 di antaranya mengisi daftar hadir sekaligus evaluasi kegiatan. Dari hasil evaluasi, sebanyak 63,6% peserta mengaku puas, sementara 36,4% menyatakan sangat puas dengan jalannya kegiatan. Selain itu, 59,1% menyatakan mereka memahami isi materi, sedangkan 40,9% merasa cukup memahaminya. Para peserta juga menilai bahwa isi materi selaras dengan situasi kerja mereka dan memberi pandangan baru mengenai cara berkomunikasi yang lebih efektif untuk mengurangi tekanan atau stres kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa penyuluhan dalam bentuk webinar bisa menjadi pendekatan yang efektif untuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan komunikasi dalam rangka mengelola stres di lingkungan pekerjaan.
Abstract:Peningkatan penggunaan gawai digital di kalangan siswa sekolah dasar telah berkontribusi pada meningkatnya risiko gangguan penglihatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SDTQ Al Wafi dengan tujuan melakukan skrining…
ing kesehatan mata dan implementasi program intervensi komprehensif. Metode pelaksanaan mencakup pemeriksaan mata dengan snellen chart, trial frame, dan autoref pada seluruh siswa, dilanjutkan dengan edukasi kesehatan visual dan pendampingan intensif. Dari total siswa yang diperiksa, teridentifikasi 4 kasus gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan khusus, dengan karakteristik utama berupa kesulitan penglihatan jarak jauh. Program intervensi yang diterapkan meliputi modifikasi lingkungan belajar, pendampingan psikososial, dan edukasi komunitas sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan dalam perilaku penggunaan gawai dan postur belajar siswa, serta peningkatan kapasitas sekolah dalam deteksi dini gangguan penglihatan. Program ini menghasilkan model intervensi berbasis komunitas yang dapat diadaptasi untuk penanganan kesehatan mata siswa di sekolah dasar lainnya.
Abstract:Diabetes Melitus merupakan sebuah penyakit menahun yang berpotensi fatal, terjadi karena kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau ketidakmampuan tubuh memanfaatkan insulin secara efektif untuk mengatur glukosa darah…
(Kemenkes, 2018). World Health Organization (WHO) mencatat bahwa sebagian besar kasus DM berasal dari wilayah Asia Tenggara dan Pasifik Barat, menyumbang sekitar setengah dari total kasus DM di seluruh dunia (Riskesdas, 2018). International Diabetes Federation (IDF) melaporkan angka mencengangkan, dengan 537 juta orang dewasa (usia 20-79 tahun) menderita DM, dan 6,7 juta meninggal setiap tahunnya akibat penyakit ini. Tiongkok, India, dan Pakistan menjadi negara dengan prevalensi DM tertinggi, sedangkan Indonesia berada di peringkat kelima dengan jumlah penderita mencapai 19,47 juta, atau sekitar 10,6% dari total penduduk (Pahlevi, 2021). Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi DM di Indonesia meningkat dari 1,5% pada tahun 2013 menjadi 2% pada tahun 2018, dengan kategori usia penderita terbesar terletak pada rentang usia 55-64 tahun (6,3%) dan 65-74 tahun (6%). Perempuan memiliki prevalensi DM yang lebih tinggi (1,8%) dibandingkan dengan laki-laki (1,2%). Prevalensi di perkotaan mencapai 1,9%, sedangkan di perdesaan sebesar 1,0% (Riskesdas, 2018). Tujuan : tujuan dari laporan ini untuk menganalisa pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai penyakit diabetes melitus serta kerutinan pasien penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah dan mengonmumsi obat diabetes. Hasil : hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan ini diharapkan pasien dan keluarga pasien dapat memahami dan mengenal mengenai penyakit diabetess melitus dan diharapkan dapat rutin mengontrol kadar gula darah.