Search Articles & Publications

Showing 4574 articles found for "Elit"

Analisis dan Perancangan Dashboard Sistem Informasi Literasi Digital untuk Pengambilan Keputusan di Pemerintah Kabupaten Batubara

Safrial
Abstract: Pemanfaatan sistem informasi dalam pemerintahan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan berbasis data. Pemerintah daerah dituntut mampu mengolah data yang dihasilkan dari aplikasi… kasi layanan publik menjadi informasi yang ringkas, akurat, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. Pemerintah Kabupaten Batubara telah mengembangkan aplikasi SIBAHAGIA (Sistem Informasi Batubara Harus Giat Inovasi) sebagai salah satu inovasi daerah yang menghasilkan data terkait aktivitas dan partisipasi digital masyarakat. Namun, data tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam bentuk informasi strategis untuk mendukung proses pengambilan keputusan, khususnya pada program literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan informasi pemerintah daerah serta merancang dashboard sistem informasi literasi digital berbasis data aplikasi SIBAHAGIA. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan melalui studi dokumen dan wawancara dengan pemangku kepentingan pemerintah daerah, perancangan dashboard menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC), serta pemodelan visualisasi informasi yang mengacu pada indikator kinerja utama (Key Performance Indicators). Hasil penelitian berupa rancangan dashboard yang menyajikan informasi literasi digital secara terintegrasi, meliputi tingkat penggunaan aplikasi, sebaran pengguna, dan capaian program literasi digital. Rancangan dashboard ini diharapkan dapat membantu pemerintah Kabupaten Batubara dalam melakukan monitoring dan evaluasi program literasi digital secara lebih efektif, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan daerah berbasis dashboard.

PELAKSANAAN  SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) NOMOR 10 TAHUN 2021 PADA PROYEK PEKERJAAN MEDAN ISLAMIC CENTER

Muhammad Yusuf Parlagutan Lubis, Mei Brilian Harefa
Abstract: Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) menjadi faktor penting dalam setiap proyek konstruksi, termasuk pembangunan Medan Islamic Center. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) sesuai dengan Peraturan… turan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 10 Tahun 2021 bertujuan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memastikan proyek berjalan sesuai standar keselamatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi lapangan pada proyek pembangunan Medan Islamic Center. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMKK, meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pelatihan pekerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta prosedur darurat, mampu menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan kesadaran keselamatan pekerja. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, seperti kepatuhan pekerja terhadap prosedur dan keterbatasan pengawasan. Implementasi SMKK yang konsisten menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan proyek Medan Islamic center.

Mistisisme Maskulin dan Spiritualitas Feminin: Reinterpretasi Metafora Gender dalam Teks Tasawuf Klasik dan Kontemporer

Moh. Hasan Fauzi, Aina Noor Habibah, Misbachul Munir, Bayu Fermadi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Yuni Pangestutiani, Nur Rahma Shanty
Abstract: Artikel ini mengkaji metafora gender dalam teks tasawuf klasik dan kontemporer dengan menempatkannya dalam kerangka hermeneutik-filosofis. Berangkat dari kritik terhadap pembacaan patriarkal yang cenderung memahami gender… r secara biologis dan hierarkis, penelitian ini menegaskan bahwa dalam tradisi tasawuf, kategori maskulin dan feminin berfungsi sebagai prinsip metafisik dan kosmologis yang bersifat simbolik dan komplementer. Melalui analisis terhadap pemikiran Ibn ʿArabī, khususnya konsep wahdat al-wujud dan gagasan keperempuanan ilahi, artikel ini menunjukkan bahwa tasawuf mengafirmasi kesetaraan spiritual antara laki-laki dan perempuan. Pembacaan ini kemudian didialogkan dengan reinterpretasi feminis kontemporer, terutama melalui kontribusi Saʿdiyya Shaikh, serta konteks keindonesiaan melalui gagasan sufisme-feminisme KH. Husein Muhammad. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf menyediakan ruang hermeneutik yang signifikan untuk mendekonstruksi hierarki gender yang terbangun dalam historiografi dan praktik keagamaan Islam. Meskipun demikian, artikel ini juga menyoroti tantangan pembacaan feminis tasawuf, terutama risiko romantisasi tradisi dan ketegangan antara universalisme spiritual dan realitas sosial. Dengan demikian, tasawuf dipahami tidak hanya sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai sumber etis dan epistemik yang relevan bagi pengembangan wacana keadilan gender dalam Islam kontemporer.

Dekonstruksi Metafora Gender dalam Tasawuf Klasik: Membaca Ulang Narasi Emansipatif dalam Karya Ibnu ‘Arabi, Rumi, dan Al-Ghazali

Bayu Fermadi, Yuni Pangestutiani, Misbachul Munir, Aina Noor Habibah, Moh. Hasan Fauzi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Ali Asfiyak
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendekonstruksi representasi gender dalam teks-teks tasawuf klasik melalui pendekatan hermeneutika kritis. Fokus utama adalah mengungkap potensi narasi spiritual non-patriarkal… rkal yang tersembunyi di balik metafora gender yang kompleks dalam karya tiga tokoh sentral: Ibnu ‘Arabi, Jalaluddin Rumi, dan Al-Ghazali. Penelitian menggunakan metode analisis teks kualitatif dengan pendekatan hermeneutika dekonstruktif. Sumber data primer meliputi karya fundamental ketiga tokoh, yaitu Al-Futuhat al-Makkiyyah dan Fusus al-Hikam (Ibnu ‘Arabi), Masnavi-ye Ma’navi (Rumi), serta Ihya’ ‘Ulum al-Din dan Mishkat al-Anwar (Al-Ghazali). Analisis dilakukan melalui eksplorasi tekstual, dekonstruksi binarisme gender, dan kontekstualisasi kritis terhadap realitas sosial-historis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tasawuf klasik mengandung dualitas mendasar antara semesta metafora spiritual yang transformatif dan realitas institusional yang patriarkal. Ibnu ‘Arabi menawarkan landasan ontologis egaliter melalui konsep Wahdat al-Wujud, yang meruntuhkan hierarki esensial gender. Rumi menggunakan metafora erotis yang ambigu untuk mengaburkan batas gender dan mensakralkan sifat feminin. Sementara itu, Al-Ghazali memperlihatkan kontradiksi internal antara wacana normatif patriarkal dalam Ihya’ dan visi kosmologis inklusif dalam Mishkat. Tasawuf klasik bukanlah monolit patriarkal, melainkan medan wacana yang kaya akan potensi dekonstruktif terhadap binarisme gender. Pembacaan kritis terhadap metafora gender dalam karya ketiga tokoh ini mengungkap “arsip internal” yang dapat mendukung spiritualitas non-biner dan emansipatif. Namun, potensi ini sering terbelenggu oleh struktur institusional dan pembacaan dominan yang patriarkal. Penelitian ini menyoroti pentingnya hermeneutika kritis dalam membuka ruang penafsiran yang lebih adil gender dalam tradisi intelektual Islam.

KONVERGENSI DAN DIVERGENSI TAZKIYATUN NAFS DAN CHARACTER STRENGTHS: SINTESIS UNTUK PENGEMBANGAN KARAKTER HOLISTIK

Aina Noor Habibah, Misbachul Munir, Moh. Hasan Fauzi, Bayu Fermadi, Akhmad Ali Said, Moch. Bashori Alwi, Yuni Pangestutiani, Nur Rahma Shanty
Abstract: Tinjauan sistematis ini mengkaji titik-titik konvergensi dan divergensi antara konsep Tasawuf tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dan pendekatan character strengths dalam psikologi positif. Pencarian literatur komprehensif… dilakukan melalui platform Consensus yang mengakses lebih dari 170 juta publikasi ilmiah. Dari 937 studi yang teridentifikasi, setelah melalui proses penyaringan dan penilaian eligibilitas, sebanyak 50 makalah dipilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kedua kerangka kerja sama-sama bertujuan membina pengembangan moral dan kesejahteraan manusia melalui kultivasi kebajikan. Namun demikian, keduanya berakar pada pandangan dunia yang secara fundamental berbeda: tazkiyatun nafs berlandaskan kerangka spiritual-teosentris, sementara character strengths berpijak pada paradigma sekuler-humanistik. Konvergensi utama ditemukan pada kebajikan inti yang sama seperti kesabaran, syukur, dan kerendahan hati yang dalam kedua tradisi berfungsi sebagai faktor protektif bagi kesehatan mental. Sebaliknya, perbedaan signifikan muncul pada aspek epistemologi, metodologi, dan tujuan akhir. Tazkiyatun nafs menekankan transendensi spiritual dan penyelarasan diri dengan kehendak Ilahi, sedangkan character strengths memprioritaskan validasi empiris dan pencapaian flourishing dalam kerangka kerja sekuler. Upaya integrasi kedua pendekatan menunjukkan potensi yang menjanjikan, khususnya dalam konteks pendidikan dan intervensi terapeutik. Namun demikian, isu validitas pengukuran terutama dalam menangkap dimensi spiritual secara autentik masih menjadi tantangan krusial. Tinjauan ini mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang ada dan mengusulkan arah penelitian masa depan menuju pendekatan pengembangan karakter yang holistik, terintegrasi, dan sensitif secara budaya.

Analisis Perancangan Sistem Informasi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Di Kantor Pelayanan, Penyuluhan Dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kabupaten Soppeng

Karanita, Muhajir Arman, Guntur, Sukriani
Abstract: Pajak merupakan salah satu sumber utama pendapatan daerah yang berperan penting dalam mendukung pembangunan. Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kabupaten Soppeng memiliki peran strategis dalam… m pengelolaan data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun, proses pengolahan data NPWP yang masih dilakukan secara manual menimbulkan berbagai permasalahan, seperti duplikasi data, kesulitan pencarian informasi, serta keterlambatan dalam pembuatan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem informasi pengelolaan NPWP yang terkomputerisasi guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Perancangan sistem dilakukan dengan menggunakan Data Flow Diagram (DFD), perancangan database, serta flowchart proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi NPWP yang dirancang mampu mengintegrasikan data wajib pajak, meminimalkan kesalahan pencatatan, mempercepat proses pencarian data, serta menghasilkan laporan yang lebih akurat. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan dan mendukung transparansi serta akuntabilitas di KP2KP Kabupaten Soppeng.

PerancanganAplikasi Virtual Map Sebagai Media Pembelajaran IPAS MateriGeografi Indonesia di SDN 1 Lamappoloware

M. Ali Wardana, Nursakti, Mawardi, Sartika Mandasari, Abdul Rani, Nur Achriaty
Abstract: Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi Virtual Map sebagai media pembelajaran IPAS materi Geografi Indonesia di SDN 1 Lamappoloware serta mengetahui kelayakan dan respons pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian… itian dan pengembangan (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi ahli, serta uji coba pada siswa dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diharapkan menunjukkan bahwa aplikasi Virtual Map layak digunakan, mudah dioperasikan, dan membantu meningkatkan pemahaman siswa melalui peta interaktif, informasi wilayah, serta latihan evaluasi.

Rancang Bangun Aplikasi Inventaris Sarana dan Prasarana Berbasis Web di SMP Negeri 1 Donri-Donri

Suherman, Nur Sakti, Nova Agustina, Irfan Ahmad Baid, Sumita Wardani, Puji Rahmah
Abstract: Pengelolaan sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Donri-Donri masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan ketidaktepatan data, kurang efisien, serta kesulitan dalam pemantauan kondisi aset. Penelitian ini bertujuan… untuk merancang dan membangun aplikasi inventaris sarana dan prasarana berbasis web guna meningkatkan kualitas pengelolaan aset sekolah. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan aplikasi, dan pengujian sistem. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan fitur pencatatan, pembaruan, pencarian, dan pelaporan data inventaris secara real time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem inventaris berbasis web mampu meningkatkan akurasi data, mempermudah pemantauan aset, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Donri-Donri

Analisis Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Jiwa Abepura dalam Mengurangi  Prevalensi Orang Dengan Gangguan Jiwa

Hiskia C. M. Saioper, Jackson Yumame, Ilham
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura dalam upaya mengurangi prevalensi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan… engumpulan data melalui wawancara mendalam kepada tenaga medis, staf administrasi, dan keluarga pasien ODGJ. Hasil menunjukkan bahwa pelayanan RSJ Abepura secara umum sudah cukup baik, ditandai dengan fasilitas yang memadai, keandalan, daya tanggap, kompetensi tenaga medis, serta empati terhadap pasien dan keluarga. Namun, keterbatasan sarana, jumlah tenaga medis yang terbatas, serta stigma sosial menjadi hambatan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan dan penurunan prevalensi ODGJ. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan peningkatan sarana dan prasarana, penambahan tenaga medis, edukasi masyarakat, serta upaya pengurangan stigma sosial untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keberlanjutan perawatan pasien.

Adaptasi Nilai-Nilai Tasawuf di Ruang Digital: Analisis Etika Ikhlas, Sabar, dan Tawadhu' dalam Komunikasi Media Sosial

Nur Rahma Shanty, Ali Asfiyak, M. Sirojudin Alfin Abas, Siti Isti’anah, M. Romadhon, Chafidz Kusnindar
Abstract: Perkembangan media sosial di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, namun sekaligus melahirkan berbagai problem etika seperti ujaran kebencian, disinformasi, performativitas religius,… gius, dan polarisasi sosial. Berbagai pendekatan normatif, hukum, dan teknis yang ada dinilai belum sepenuhnya mampu menyentuh akar persoalan etika komunikasi digital yang bersifat batiniah dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan adaptasi nilai-nilai tasawuf, yaitu ikhlas, sabar, dan tawadhu, sebagai fondasi etika komunikasi digital yang kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan atau library research, melalui analisis deskriptif-analitis dan normatif-konseptual terhadap literatur tasawuf klasik dan kontemporer serta kajian etika komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ikhlas berperan dalam membangun orientasi komunikasi yang berlandaskan kejujuran dan kemaslahatan, sabar berfungsi sebagai mekanisme pengendalian emosi dan ketahanan moral dalam merespons konflik serta arus disinformasi, sementara tawadhu mendorong sikap kerendahan hati epistemik dan dialog yang inklusif di ruang digital. Integrasi ketiga nilai tersebut membentuk kerangka etika komunikasi digital berbasis tasawuf yang bersifat holistik, spiritual, dan humanis. Meskipun menghadapi tantangan struktural akibat logika algoritmik dan budaya popularitas media sosial, pendekatan tasawuf menawarkan kontribusi penting dalam membangun komunikasi digital yang lebih beradab, bermakna, dan bertanggung jawab.