Abstract:Era digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengakses dan mendistribusikan informasi. Di satu sisi, kemajuan teknologi memfasilitasi komunikasi dan penyebaran berita, namun di sisi lain, hal ini juga memperburuk penyebaran…
yebaran hoaks dan framing negatif. Informasi yang keliru sering kali merusak struktur sosial, membentuk opini publik yang tidak objektif, dan menciptakan polarisasi di kalangan masyarakat. Dalam konteks ini, Islam melalui Surah An-Nisa ayat 83 memberikan pedoman penting untuk memverifikasi informasi sebagai langkah pencegahan terhadap dampak negatif dari berita palsu. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena framing dan hoaks dari perspektif Islam. Dengan merujuk pada ceramah Ustadz Adi Hidayat, penelitian ini mengeksplorasi relevansi pendidikan literasi media yang berlandaskan nilai-nilai Islam sebagai solusi untuk melawan penyebaran informasi yang tidak benar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten terhadap ceramah Ustadz Adi Hidayat serta literatur akademik yang berkaitan dengan framing, hoaks, dan literasi media. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi pesan moral, prinsip tabayyun, dan relevansi nilai-nilai Islam dalam konteks sosial yang sedang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabayyun, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam, merupakan metode yang efektif untuk melawan framing negatif dan hoaks. Pendidikan literasi media yang berbasis pada ajaran Islam terbukti dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya verifikasi informasi dan dampaknya terhadap stabilitas sosial. Integrasi antara literasi media dan nilai-nilai Islam memberikan solusi yang relevan untuk menghadapi tantangan informasi di era digital. Pendekatan ini tidak hanya membentuk masyarakat yang lebih kritis, tetapi juga meningkatkan tanggung jawab sosial dalam penyebaran informasi.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep tabayyun dalam menyikapi berita hoax dari perspektif tafsir Ibnu Katsir. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan teknik pengumpulan…
engumpulan data berupa analisis tafsir yang sumber utamanya adalah Al-Qur’an terutama surat Al-Hujurat dan tafsir Ibnu katsir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tabayyun adalah kewajiban bagi umat Islam untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Ibnu Katsir juga menyatakan bahwa tabayyun merupakan etika dasar yang sangat penting dalam komunikasi dan hubungan sosial. Memastikan kebenaran informasi adalah langkah yang diperlukan untuk menjaga persaudaraan dan mencegah terjadinya perselisihan yang mungkin muncul akibat kesalahpahaman atau fitnah. Selain itu, menerapkan konsep SMarT yaitu menyebarkan kedamaian antar sesama pengguna media sosial (salam), berbicara dengan perkataan yang baik (ma’ruf), dan selalu memverifikasi informasi yang diterima (tabayyun) dapat mencegah tersebarnya berita hoax dan mencegah timbulnya prasangka buruk antar pengguna media sosial. Novelty dalam penelitian ini terdapat pada konsep tabayyun menurut tafsir Ibnu Katsir, yang mana pada penelitian-penelitian sebelumnya belum ada yang membahas secara spesifik bagaimana tabayyun menurut tafsir Ibnu Katsir. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk senantiasa meningkatkan literasi infomasi, mengembangkan etika komunikasi dan meningkatkan kesadaran sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengeksplorasi berbagai aspek pendidikan, seperti pengaruhnya terhadap perilaku siswa dalam menggunakan media sosial, efektivitas program literasi media, serta penerapan etika komunikasi dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendidikan dapat berperan dalam memerangi hoax dan meningkatkan kualitas informasi di masyarakat.
Abstract:Perkembangan teknologi digital memfasilitasi munculnya fenomena "flexing" di media sosial, terutama di platform TikTok. Fenomena ini mengacu pada perilaku pengguna yang memamerkan kekayaan, gaya hidup mewah, atau pencapaian…
ian pribadi untuk membangun citra diri yang diinginkan di mata publik. Melalui perspektif sosiolinguistik, penelitian ini menganalisis bahasa yang digunakan dalam konten flexing, yang sering kali mencakup kata-kata mewah, frasa khas, dan intonasi tertentu. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana bahasa flexing menjadi alat komunikasi yang mencerminkan status sosial, kebutuhan akan validasi sosial, dan identitas digital pengguna. Temuan menunjukkan bahwa flexing bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga simbol status di ruang digital, memperlihatkan bagaimana bahasa membentuk dan mengelola persepsi identitas sosial di lingkungan daring. Implikasi ini memperluas pemahaman sosiolinguistik terkait peran bahasa dalam budaya digital dan norma sosial di media sosial.
Abstract:Penelitian membahas peran manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam membangun kepemimpinan yang inklusif dan beragam di organisasi modern. Di era globalisasi yang semakin kompleks, keberagaman dan inklusi menjadi aspek…
penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka yang mencakup berbagai literatur terkait manajemen SDM, kepemimpinan inklusif, dan keberagaman di tempat kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM berperan sebagai agen perubahan yang strategis dalam menciptakan kebijakan dan praktik yang mendukung keberagaman. Rekrutmen dan seleksi berbasis keberagaman, pelatihan pemimpin inklusif, serta kolaborasi antara manajemen dan karyawan terbukti menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan seperti bias yang tersembunyi dan kesenjangan implementasi. Selain itu, pentingnya komunikasi yang terbuka dan saluran umpan balik yang efektif diakui sebagai elemen vital dalam membangun budaya organisasi yang inklusif. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa manajemen SDM harus proaktif dalam merumuskan strategi keberagaman dan inklusi yang komprehensif. Rekomendasi untuk praktik SDM meliputi pengembangan kebijakan yang jelas, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala terhadap praktik yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat membangun kepemimpinan yang inklusif, meningkatkan keterlibatan karyawan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis serta inovatif.
Abstract:Penulisan adalah bentuk komunikasi yang efektif dan ekspresif. Bahasa Arab, sebagai bahasa Al-Qur'an, merupakan bahasa penting yang telah dipelajari oleh umat Islam di Indonesia. Namun, seringkali siswa menghadapi kesulitan…
tan dalam mempelajari bahasa ini, terutama dalam hal penulisan. Metode imla berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis bahasa Arab. Penelitian ini mengevaluasi penerapan metode imla di Kelas V MIS Darunnajah Cipining dengan tujuan meningkatkan keterampilan bahasa Arab siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik laparoskopik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah serta pengajar bahasa Arab di MIS Darunnajah Cipining. Siswa kelas V juga dilibatkan untuk memberikan perspektif mengenai penerapan metode imla. Temuan menunjukkan bahwa metode imla, termasuk imla manqul, imla manzur, imla ikhtibary, dan imla masnu, diterapkan di MIS Darunnajah Cipining melalui beberapa tahap. Penerapan metode ini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Arab siswa dengan mengajarkan huruf hijaiyyah dan kosakata bahasa Arab. Meskipun ada kemajuan dalam kemampuan menulis, beberapa faktor penghambat seperti waktu pengajaran yang terbatas, variasi kecepatan belajar, dan motivasi siswa mempengaruhi efektivitas metode. Faktor pendukung termasuk kompetensi guru, dukungan orang tua, dan keterlibatan siswa. Penerapan metode imla di Kelas V MIS Darunnajah Cipining menunjukkan potensi yang signifikan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Arab siswa. Pengajaran harus mencakup pemahaman kosakata, penjelasan huruf hijaiyyah, dan penggunaan berbagai jenis imla. Meskipun metode ini memberikan hasil positif, tantangan seperti alokasi waktu, variasi kemampuan siswa, dan motivasi harus diatasi untuk memaksimalkan efektivitas metode imla.
Abstract:Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana strategi bank muamalat dalam mempertahankan loyalitas nasabah. Penelitian dilatarbelakangi dengan Studi yang dilakukan oleh MRI (Market Research Indonesia) pada akhir tahun 2021…
021 yang diumumkan dalam ajang 5th Infobank Satisfaction, Loyalty & Engagment (SLE) Award 2022, bank muamalat berada diposisi pertama pada Loyalty Index, Engagement Index, dan Marketing Engagment. Dalam perolehan ini tak terlepas dari usaha bank muamalat KC Banjarmasin yang menjadi salah satu pionir yang bergerak di dalam pencapaian tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Subjek dalam penelitian ini adalah Branch Manager dan Realitionship Manager di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Banjarmasin. Dengan objek penelitian dalam penelitian ini adalah strategi yang digunakan Bank Muamalat Kantor Cabang Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian Teknik analisis datanya dengan Induksi dan Grounded. Hasil dalam penelitian pada analisis strategi bank dalam mempertahankan loyalitas nasabah yaitu sebelumnya pihak bank akan melakukan pemilihan beberapa segmen pasar yang berpotensi menjadi nasabah loyal seperti nasabah muslim, tingkat religiusitas yang tinggi serta tingkat Pendidikan yang baik. Selanjutnya pihak bank akan selalu menjaga kepercayaan nasabah, memberikan pelayanan yang terbaik serta komunikasi yang intens. Serta dilakukannya evaluasi monitoring sebagai penunjangnya dalam menjaga tingkat loyalitas nasabah dengan melihat seberapa banyak produk yang digunakan nasabah, survey kepuasan nasabah dan survey yang dilakukan oleh Lembaga independen.
Abstract:Persepsi mahasiswa KPI terhadap radio Insania 100.8 FM Makassar sebagai radio informasi dan dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan mengenai persepsi mahasiswa terhadap Radio KPI Insania 100.8 FM sebagai…
sebagai radio propaganda. Kajian ini dapat membantu meningkatkan perkembangan teori penyiaran radio, produksi di bidang komunikasi Islam dan radio, serta tentunya menambah pemahaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan proses produksi siaran keagamaan Islam di radio. Insania 100. 8 FM Makassar. kaitannya dengan persepsi mahasiswa KPI terhadap media penyiaran sebagai sarana propaganda penyiaran. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, memotivasi pendengar mendengarkan Radio Insaniya untuk memperluas pemahaman agama dan meningkatkan ilmu agama serta menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari. Kedua, cara penyampaiannya sangat jelas dan penyampaiannya didasarkan pada informasi yang tersedia, sehingga ketika menyampaikan pesan mudah dipahami dan harus jelas karena bahasa yang digunakan sederhana. adalah kualitas program yang ditawarkan; Gangguan siaran jarang terjadi. Ketiga, materi yang diberikan oleh para ahli juga sangat baik, dan materi khotbahnya sesuai untuk. Rutinitas Radio Insania ini juga menyampaikan dengan memberikan contoh di nyata, masyarakat mengambil manfaat dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Abstract:Program Jemput Bola di Gampong Lampulo merupakan salah satu pelaksanaan program yang membantu masyarakat gampong dalam kemudahan pengurusan administrasi. Program ini dijalankan diprakarsai oleh Dinas Kependudukan dan Registrasi…
istrasi Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Aparatur Gampong Lampulo. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran Dinas Kependudukan dan Registrasi Kota Banda Aceh menciptakan partisipasi pada masyarakat Gampong Lampulo dan mengetahui keterlibatan masyarakat gampong dalam mengikuti kegiatan program jemput bola. Penelitian ini dianalisa dengan menggunakan teori AGIL yang dikemukakan oleh Talcott Parsons. Penelitian ini berlokasi di Gampong Lampulo. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini memiliki jumlah informan 6 orang. Teknik analisa yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 4 komponen AGIL yang terbentuk di lokasi penelitian yaitu : 1. Adaptation, Disdukcapil Kota Banda Aceh dan Aparatur Gampong Lampulo saling beradaptasi mulai dari penentuan jadwal pelaksanaan serta pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, 2. Goal Attainment, tujuan yang dituju bagi Dinas Kependudukan dan Registrasi Kota Banda Aceh dan Aparatur Gampong Lampulo memiliki kesamaan tujuan yaitu memudahkan proses administrasi bagi masyarakat, 3. Integration, diwujudkan dalam komunikasi dan konsolidasi Dinas Kependudukan dan Registrasi Kota Banda Aceh beserta Aparatur Gampong Lampulo yang solid. Selanjutnya, 4. Latent Maintenance, adanya komunikasi yang masih berlangsung antara Disdukcapil Kota Banda Aceh, Aparatur Gampong Lampulo, dan masyarakat Gampong Lampulo secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif. Bertujuan untuk mengetahui Profesional Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menunjang Kualitas Kerja di Balai Diklat Keagamaan Ambon yang dilatarbelakangi Kehadiran yang tidak…
tepat Waktu, Rendahnya Motivasi Kerja, Kurangnya keterampilan dan Pelatihan, Sarana dan Prasarana yang Tidak Memadai, dan Komunikasi yang Tidak Efektif.. Sampel pada penelitian ini berjumlah 42 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, kuisoiner menggunakan model analisis regresi linear berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa Profesional ASN (X) memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Kualitas Kerja (Y). Meskipun hanya 22,4% dari variasi dalam Kualitas Kerja dapat dijelaskan oleh Profesional ASN, hasil ini menegaskan pentingnya profesionalisme ASN dalam meningkatkan kualitas kerja. Sementara itu, sekitar 77,6% variasi dalam kualitas kerja disebabkan oleh faktor-faktor lain yang perlu diidentifikasi dan diteliti lebih lanjut untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kerja ASN. Oleh karena itu, perlu diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain tersebut dan memahami bagaimana mereka dapat diintegrasikan untuk meningkatkan kualitas kerja secara keseluruhan.
Abstract:Pertukaran data antar komputer secara global memungkinkan komunikasi yang melibatkan informasi berupa gambar dan video. Informasi yang memiliki nilai tinggi memerlukan standar keamanan untuk menjaganya. Tujuan utama keamanan…
anan komputer adalah melindungi informasi tersebut, yang sekaligus meningkatkan privasi. Perlindungan privasi karyawan dalam sebuah perusahaan menjadi hal penting dalam implementasi sistem informasi. Kebijakan keamanan sistem informasi mencakup pemeliharaan sistem, manajemen risiko, pengaturan hak akses dan manajemen sumber daya manusia, keamanan aset informasi, dan kebijakan server. Kebijakan ini tidak hanya melindungi informasi perusahaan, tetapi juga menjaga kerahasiaan karyawan.