Abstract:Abstract: The adoption of information technology to support the running of MSME business in the era of the COVID-19 pandemic is an absolute choice. So far, the low adoption of information technology by MSME is due to low…
awareness of the benefits of information technology for their business and the low ability to use information technology. Higher education institutions can assist MSME with qualified resources and capabilities in utilizing information technology in carrying out business operations to increase their business support capacity. One way of working together is through the partnership method. UMKM will become partners for students who take project-based learning. Based on the feedback from the evaluation of this learning method, the results were that both parties received a positive impact from this learning method. UMKM players will get input, knowledge, and project output products based on information technology, while students will get real experience so that they can increase the effectiveness of understanding the material they get.
Keywords: information technology adoption; msmes; project based learning; project management.
Abstrak: Pengadopsian teknologi informasi untuk mendukung berjalannya usaha bisnis UMKM di era pandemi COVID-19 menjadi pilihan mutlak. Selama ini, rendahnya adopsi teknologi informasi oleh pelaku UMKM dikarenakan faktor rendahnya kesadaran terhadap manfaat teknologi informasi terhadap bisnisnya hingga rendahnya kemampuan penggunaan teknologi informasi. Faktor-faktor ini dapat dibantu oleh pihak perguruan tinggi yang memiliki sumber daya dan kapabilitas yang mumpuni dalam hal pemanfaatan teknologi informasi untuk membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan operasional usaha hingga meningkatkan daya dukung usahanya. Salah satu cara kerja sama adalah melalui metode kemitraan. UMKM akan menjadi mitra bagi para mahasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Berdasarkan timbal balik dari evaluasi metode pembelajaran ini, hasilnya kedua belah pihak menerima dampak positif dari metode pembelajaran ini. Pelaku UMKM akan mendapatkan masukan, ilmu, hingga produk luaran proyek yang berbasis teknologi informasi, sedangkan para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman nyata sehingga dapat meningkatkan efektifitas pemahaman materi yang diperolehnya.
Kata kunci: manajemen proyek; pembelajaran berbasis proyek; pemanfaatan teknologi informasi; umkm.
Abstract:Abstract: During the current pandemic, small businesses are the things that affect the economy the most and are the center of attention from the local government, coconut shell processing businesses, and Palembang cake-making…
making businesses, the government through banks and social services provides assistance to support small business letter requirements and business prospects. which is judged by profits and losses, especially during the pandemic, that we from the Indo Global Mandiri University are training small entrepreneurs and small businesses to be able to see business prospects and calculate business profit and loss to apply for business assistance to children who have been appointed by the government or other social services, Prospects business is assessed from sales turnover, costs, and profit and loss obtained by a business in terms of supporting and supporting the progress of small businesses Uigm community service Training in calculating operating profits, transactions, and existing business expenses so that business development and the amount of assistance and loans can be proposed n by business actors, this activity went smoothly and business actors were enthusiastic in participating in the training in the hope that they could apply for assistance or credit for business development
Keywords: business profit and loss; kenten village; umkm
Abstract: Pada masa pandemi saat ini usaha kecil menjadi hal yang paling mempengaruhi perekonomian dan menjadi pusat perhatian dari pemerintah sekitar, usaha kecil dikeluarahan kenten meliputi usaha makanan, usaha pengolahan batok kelapa, dan usaha pembuatan kue kue palembang, pemerintah melalui perbankan dan dinas sosial memberikan bantuan demi menopang usaha kecil dan menegah dengan persyaratan surat keterangan usaha dan prospek usaha yang dinilai dari laba dan rugi usaha terutama dimasa pandemi untuk itu kami dari universitas indo global mandiri mengadakan pelatihan untuk pengusaha kecil di sekirar keluarahan kenten untuk dapat melihat prosepek usaha dan menghitung laba rugi usaha untuk mengajukan bantuan usaha padaank yang telah ditunjuk oleh pemerintah maupun dinas sosial lainya, Prospek usaha dinilai dari Omset penjualan, biaya, dan laba rugi yang diperoleh suatu usaha dalam hal menunjang serta menopang kemajuan usaha kecil tim pengabdian masyakat Uigm memberikan Pelatihan dalm hal menghitung laba usaha, transaksi dan beban usaha yang ada sehingga prospek perkembangan usaha dan jumlah bantuan maupun pinjaman dapat diajukan oleh para pelaku usaha, Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan para pelaku usaha antusias dalam mengikuti pelatihan denga harapan dapat mengajukan bantuan maupun pinjaman untuk perkembangan usahanya .
Keywords: kelurahan kenten; laba rugi usaha; umkm
Abstract:Abstract: The business world changes from time to time from industrial revolution 1.0 to industrial revolution 4.0. Entrepreneurs must be prepared to face these changes. Therefore, the Center of Bioindustry Entrepreneurial…
al Capacity Development (PPKWB) provided assistance and guidance to all tenants through a training program that was purposed so that tenants are ready to face change and prepared to make better changes for themselves and their environment. The methods used in this training were preparation, implementation, and evaluation. Preparations were made so that the implementation of the activity runs smoothly. The activities are carried out online with the Zoom application. The evaluation of participants was conducted by distributing questionnaires. The results were used to evaluate the implementation of the program by the team. In general, the tenants of the Faculty of Bioindustry had benefited from the training provided by PPKWB. Tenants are very satisfied with the topics given, the delivery method, and the general implementing activities process. The technical obstacles faced during the program were the timeliness of implementation, unstable network, and insufficient technical equipment for participants.
Keywords: bioindustry; change; entrepreneur; tenant; training
Abstrak: Dunia usaha berubah dari waktu ke waktu mulai revolusi industri 1.0 hingga revolusi industri 4.0. Wirausaha harus bersiap menghadapi perubahan tersebut. Oleh karena itu, Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri (PPKWB) memberikan pendampingan dan pembinaan kepada semua tenant melalui pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar mereka siap menghadapi perubahan dan bersiap melakukan perubahan untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui aplikasi zoom. Evaluasi terhadap peserta dilakukan dengan membagikan kuesioner dan hasilnya dijadikan dasar untuk evaluasi pelaksanaan kegiatan oleh tim. Secara umum, para tenan Fakultas Bioindustri merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan oleh PPKWB. Tenant-tenant sangat puas terhadap topik yang diberikan, cara penyampaian hingga proses pelaksanaan kegiatan secara umum. Kendala teknis yang dihadapi selama pelaksanaan yaitu ketepatan waktu pelaksanaan, jaringan yang tidak stabil, serta perangkat teknis peserta yang tidak mencukupi..
Kata kunci : bioindustri; pelatihan; perubahan; tenant; wirausaha
Abstract:Abstract: Mranggen Hamlet is a hamlet located in Wangunsari Village, Sawangan District, Magelang Regency. The majority of the population in this village are elderly and elderly who have health problems in the form of degenerative…
enerative diseases, some of which have experienced complications. In this hamlet, posbindu has only been established and has only been routinely active for the last 1 month. It is hoped that with community service activities, public awareness related to a healthy lifestyle and prevention of worsening of degenerative diseases will improve. The program carried out in this service activity is the strengthening of posbindu and increasing understanding of the community regarding degenerative diseases, their prevention, maintenance and complications that can be experienced by these diseases and efforts to minimize complications with a healthy lifestyle. This activity was carried out by means of counseling to small groups of people consisting of housewives and posbindu administrators. The counseling target takes a target that plays a very important role in the community, namely housewives and posbindu officers. It is hoped that the increased knowledge and understanding of degenerative diseases on both sides will make it easier to realize behavioral changes in the future. The results of the counseling that we carried out received very good enthusiasm from the residents and increased understanding from the community.
Keywords: degenerative disease; elderly; posbindu
Abstrak: Dusun Mranggen merupakan dusun yang berada Desa Wangunsari Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Mayoritas penduduk di desa ini adalah lansia dan pralansia yang memiliki permasalahan kesehatan berupa penyakit degeneratif yang beberapa telah mengalami komplikasi. Di Dusun ini baru dibentuk posbindu dan baru aktif secara rutin 1 bulan terakhir. Diharapkan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat kesadaran masyarakat terkait pola hidup yang sehat dan pencegahan terjadinya perburukan dari penyakit degeneratif membaik. Program yang dijalankan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penguatan posbindu serta peningkatan pemahaman kepada masyarakat terkait penyakit degeneratif, pencegahannya, pemeliharaan serta komplikasi yang bisa dialami oleh penyakit tersebut dan upaya memini-malkan komplikasi dengan pola hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan kepada kelompok-kelompok kecil masyarakat yang terdiri dari ibu rumah tangga dan pengurus posbindu. Target penyuluhan mengambil sasaran yang berperan sangat penting dalam masyarakat yaitu ibu rumah tanggga dan petugas posbindu. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit degeneratif di kedua pihak akan mempermudah dalam mewujudkan perubahan perilaku kedepannya. Hasil dari penyuluhan yang kami laksanakan mendapatkan antusiasme warga yang sangat baik dan peningkatan pemahaman dari masyarakat.
Kata kunci: lansia; penyakit degeneratif; posbindu
Abstract:Abstract:. Government policies in an effort to reduce the spread of the covid-19 virus, of course, this has an impact on MSMEs, including herbs drink sellers who sell conventionally. The herbs drink sellers in the gang sei…
ei saling still offer directly to customers by walking or getting around by bicycle. This activity aims to increase sales of herbs drink during the pandemic through packaging, brands, and labels. The method utilized in this activity is community service activities through mentoring to achieve the objectives of the activity which consists of the stages of preparation, implementation, and evaluation of mentoring activities. The implementation time of mentoring was carried out for 3 days. The implementation of this activity consists of providing an understanding of the importance of packaging, merk, and labeling in increasing sales, determining the right packaging bottles, then making brands and labeling for the sale of packaged herbs drink. In this activity, participants are not only given an understanding of the importance of packaging, brands, and labeling, but also this activity is selling herbs directly and online, having packaging, brands, and labels, increasing sales and customers.Keywords: mentoring; increased sales of herbs drink; herbs drink seller
Abstrak: Kebijakan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus covid–19, tentunya hal ini berdampak pada pelaku UMKM termasuk penjual jamu tradisional yang masih menggunakan metode konvensional. Penjual jamu di gang sei saling masih menawarkan secara langsung kepada pelanggan dengan cara berjalan kaki atau berkeliling menggunakan sepeda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan jamu pada masa pandemi melalui kemasan, merek, dan label. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, metode yang digunakan adalah melalui pendampingan, untuk mencapai tujuan kegiatan yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan pendampingan. Waktu pelaksanaan pendampingan dilaksanakan selama 3 hari. Kegiatan pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari memberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan, merek, dan label dalam meningkatkan penjualan, menentukan botol kemasan yang tepat, selanjutnya adalah membuat merk dan label untuk penjualan jamu kemasan. Dalam kegiatan PkM ini, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemasan, merek, dan label, tetapi juga kegiatan ini penjualan jamu secara langsung dan online, memiliki kemasan, merek, dan label, peningkatan penjualan dan pelanggan.
Kata kunci: pendampingan; peningkatan penjualan jamu; penjual jamu
Abstract:Abstract: The Dadimulyo Village, West Kisaran District, Asahan Regency, which is located at PD. Indah street No.17 Sei Renggas, Kota Kisaran Barat District has Quality Family Cadres, the problem that occurs to these cadres…
adres is that there is still a lack of knowledge about technology that allows them to use information delivery media to information users and vice versa. This is an obstacle due to the pandemic situation Covid 19 is currently requiring everyone to work from home. From the results of the training that we have done to family planning cadres in Dadimulyo Asahan Village, it is felt to be very useful. This is based on the results of the knowledge of the cadres who are enthusiastic in participating in this activity and gain useful experience and knowledge which can then be utilized at the Dadimulyo village office.
Keywords: cadre; Covid-19 pandemic; Google Meet.
Abstrak: Desa Dadimulyo kabupaten Asahan yang beralamat dijalan PD. Indah No.17 Sei Renggas memiliki kader keluarga berkualitas, Permasalahan yang terjadi pada para kader tersebut yaitu masih kurangnya ilmu pengetahuan tentang teknologi yang memungkinkan dapat menggunakan media penyampaian informasi kepada pengguna informasi begitupun sebaliknya. Hal ini menjadi sebuah kendala karena situasi pandemi covid-19 saat ini yang mengharuskan semua kalangan bekerja dari rumah. Dari hasil pelatihan yang telah kami lakukan kepada para kader keluarga berkualitas di kelurahan Dadimulyo Asahan dirasakan sangat bermanfaat. Hal ini berdasarkan hasil dari pengetahuan para kader yang antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan mendapatkan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat kemudian dapat dimanfaatkan di kelurahan Dadimulyo.
Kata kunci: Google Meet; kader; pandemi Covid-19.
Abstract:Abstract: The school from home program implemented by all educational institutions during the COVID 19 pandemic forced all parties to adapt. This school from home program requires information technology as the medium so…
that the teaching and learning process continues. One of the challenges that arise from this distance learning method is the ability to operate information technology, especially applications used to support the online learning process. One of the activities to answer this challenge is to conduct training that directly practices how to operate an online learning support application. This training program attended by parents and students in the Sukodono District, Sidoarjo Regency. This training is carried out online due to a social restriction policy at the time of the training. The evaluation results and feedback from the training participants stated an increase in understanding of the operation of the applications being taught; besides, the participants indicated that the community needed similar training. However, the participants hope that the next training will be carried out offline to teach the participants step-by-step directly.
Keywords: Google Meet; Google Classroom; school from home; training; Zoom
Abstrak: Program belajar dari rumah yang dilaksanakan semua instansi pendidikan selama masa pandemi COVID 19, memaksa semua pihak yang terlibat untuk beradaptasi. Program belajar dari rumah ini membutuhkan teknologi informasi sebagai medianya agar proses belajar mengajar tetap berjalan. Salah satu tantangan yang muncul dari metode belajar jarak jauh ini adalah kemampuan pengoperasian teknologi informasi terutama aplikasi-aplikasi yang digunakan untuk mendukung proses belajar daring. Salah satu kegiatan untuk menjawab tantangan ini adalah dengan mengadakan pelatihan yang langsung mempraktekkan cara peng-operasian pengoperasian aplikasi pendukung belajar daring. Pelatihan ini diikuti oleh para orang tua dan siswa di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Pelatihan ini dilaksanakan secara daring karena adanya kebijakan pem-batasan sosial pada saat pelatihan berlangsung. Hasil evaluasi dan timbal balik dari peserta pelatihan menyatakan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terhadap pengoperasian aplikasi yang diajarkan, selain itu peserta menyatakna bahwa pelatihan sejenis dibutuhkan oleh masyarakat. Akan tetapi peserta berharap agar pelatihan selanjutnya dilaksanakan secara luring sehingga instruktur dapat mengajari peserta tahap demi tahap secara langsung.
Kata kunci: belajar dari rumah; google meet; Google Classroom; pelatihan; Zoom
Abstract:Abstract: Training on word processor and spreadsheet is needed for government employees at UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba in making reports such as annual report, financial report, performance report, and etc.…
The government employees have had the basic knowledge of using word processor and spreadsheet, but there are still many advanced fiture that never used before to fastened the process of reporting making. The lecturer team of Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal is making a community service in UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba in February 2021. Training method is a practical training to allow the participants implement the given knowledge. The training is running well and get the positive result from the participants and the head of UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba. The training result is shown by enhancement of the ability in understanding and practising the training materials of word processing and spreadsheet for making reporting during the session.
Keywords: government employee, reporting; spreadsheet; word processor
Abstrak: Pelatihan pemantapan pengolah kata dan angka sangat dibutuhkan oleh pegawai pemerintahan khususnya di UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba dalam pembuatan laporan seperti laporan tahunan, laporan keuangan, laporan kinerja dan lain-lain. Para pegawai sudah memiliki pengetahuan dasar tentang pengolah kata dan angka, tetapi masih banyak fitur pada perangkat lunak yang belum diketahui dan dipergunakan untuk dapat mempermudah dan mempercepat pembuatan laporan di instansi terkait. Oleh karena itu, tim Dosen Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal melakukan kegiatan pengabdian kepada mas-yarakat dengan memberikan pelatihan kepada para pegawai di UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba pada Februari 2021. Metode pelatihan diberikan dalam bentuk practical training sehingga para peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para peserta dan pimpinan UPT Pengelolaan Irigasi Asahan Danau Toba. Hasil kegiatan pelatihan dapat dilihat dari peningkatan kemampuan peserta dalam memahami dan mempraktekkan secara langsung materi pengolahan kata dan angka untuk pembuatan laporan yang disampaikan selama pelatihan.
Kata kunci: laporan; pengolah angka; pengolah kata
Abstract:Abstract: The problem that arises in the surrounding community is the lack of information regarding how to obtain funds in terms of village development and nearby places of worship, the condition of the prayer room is quite…
quite apprehensive, both the road to the location and the place of ablution, in this case the purpose of this community service is form an organization of holiness. mushola and has the ability to make fundraising proposals for the construction of a prayer room and can support the operational costs of the At-Taqwa . This community service is carried out. methods such as: Percentage, question and answer process so that problems making assistance proposals so that the board members can directly make a proposal and submit it to the party who will be the target. The results of the community service activities included. The training was attended by 20 participants consisting of administrators and residents around the mosque. Participants responded very well to the training and currently the management has been able to make and distribute proposals as an alternative withdrawing company csr funds as assistance in building a prayer room, several companies such as Bank Mandiri, provide funds for the rehabilitation of mosque construction
Keywords: fund proposal; mushola; training.
Abstrak: Permasalahan yang timbul dimasyrakat sekitar adalah kurangnaya informasi dalam terhadap bagimana memperloleh dana dalam hal pembangunan desa dan tempat ibadah disekitar, dimana kondisi mushola cukup memprihatinkan baik jalan untuk ke lokasi maupun tempat wudhu dalam hal ini Tujuan dari Pengabdian kepada masyarat ini agar terbentuknya organisasi kepengerusan mushola dan memiliki kemampuan untuk membuat proposal pengalangan dana demi pembangunan mushola dan dapat menunjang biaya operasional mushola At-Taqwa. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan beberapa metode pengabdian diantaranya: Persentasi, proses tanya jawab agar permasalahan dalam pembuatan proposal pendampingan agar tik pengurus dapat secara langsung membuat proposal dan mengajukanya ke pihak pihak yang akan menjadi target. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain: Pelatihan ini berjalan dengan baik dan sukses para tim pengurus sangat antusias dalam membuat proposal untuk pembangina mushola. Pelatihan dihadiri oleh 20 orang peserta terdiri dari pengurus dan warga sekitar mushola, Peserta merespon pelatihan dengan sangat baik dan saat ini pengurus sudah dapat membuat dan menyalurkan proposal sebagai alternatif dalam menarik dana csr perusahaan sebagai bantuan dalam pembangunan mushola, beberapa perusahaan seperti bank Mandiri, memberikan dana untuk rehab pembangunan mushola
Kata Kunci: mushola; pelatihan; proposal dana.
Abstract:Abstract: The activities to optimize the empowerment of PKK cadres include 15 housewives who initially did not have productive activities, now they had skill in making crafts made from plastic waste. The program that has…
been implemented is the use of plastic waste into handicrafts as a means of entrepreneurial-based creative economy. This program is very helpful in maintaining the balance of the environment in an ecological manner. Preserving the environment is a very important factor today. Many natural disasters are caused due to damaged environment. PKK provides simple counseling so that the environment is not damaged and prevents contamination of water sources, carries out plastic waste management using handicrafts. The method used in this activity is Participatory Rural Appraisal, which is an approach method in the process of empowering and increasing community participation by emphasizing community involvement in all activities carried out. The purpose of this Community Service activity is to reactivate community cadres in managing waste into crafts based on creative economy entrepreneurship. The results of this event were attended by 15 PKK members, and 3 small groups were produced based on the raw materials used with craft management creations.
Keywords: Crafts ; Garbage Waste; PKK Cadres; Plastic Waste
Abstrak: Kegiatan optimalisasi pemberdayaan kader PKK ini meliputi 15 orang Ibu Rumah Tangga yang awalnya tidak mempunyai kegiatan produktif, sekarang telah terampil dalam membuat kerajinan berbahan baku limbah plastik. Program yang telah dijalankan berupa pemanfaatan limbah plastik menjadi kerajinan tangan sebagai sarana ekonomi kreatif berbasis wirausaha. Program ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan lingkungan secara ekologis. Menjaga kelestarian lingkungan menjadi faktor yang sangat penting dewasa ini. Banyak bencana alam yang disebabkan karena lingkungan yang rusak. PKK memberikan penyuluhan sederhana agar lingkungan tidak dirusak dan mencegah pencemaran sumber air, melaksanakan pengelolaan sampah plastik dengan pemanfaatan kerajinan tangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Appraisal yaitu metode pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam semua kegiatan yang dilaksanakan. Tujuan dilakukan kegiatan Pengabdian ini adalah untuk mengaktifkan kembali pengkaderan masyarakat dalam mengelola limbah sampah menjadi kerajinan yang berbasis wirausaha ekonomi kreatif. Hasil pengadian ini dihadiri oleh 15 anggota PKK Dusun Wonosuko, dan dihasilkan 3 kelompok kecil berdasarkan bahan baku yang digunakan dengan kreasi pengelolaan kerajinan.
Kata Kunci: Kader PKK; Kerajinan; Limbah Plastik; Limbah Sampah