Abstract:Al-Qur'an Terjemah Bahasa Madura menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penulis mencatat perkembangan terjemahan ini dari tahun 1999 hingga 2018. Penelitian ini didasarkan pada hasil dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS)…
S) dan Lembaga Pengkajian dan Penerjemahan Al-Qur'an (LP2Q), serta instruksi dari Kementerian Agama Republik Indonesia kepada akademisi IAIN Madura untuk menyusun karya ini. Kementerian Agama mendorong para ahli untuk segera menyusun terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa Madura. Pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah: (1) Apa sejarah munculnya Al-Qur’an Terjemah Bahasa Madura? (2) Bagaimana konteks lokal dalam Al-Qur’an dan terjemahannya dalam bahasa Madura. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa Al-Qur'an terjemah Bahasa Madura terbagi menjadi tiga jenis, yang masing-masing merupakan kesatuan. Pertama, karya dari Jamaah Pengajian Surabaya (JPS), kedua, dari Lembaga Penerjemahan dan Pengkajian Al-Qur'an (LP2Q), dan ketiga, karya Tim Penerjemah IAIN Madura. Model penerjemahan yang diterapkan adalah model dinamis atau komunikatif, yang dalam istilah ulumul Qur'an dikenal sebagai terjemah harfiyyah atau tafsiriyyah. Proses penerjemahan dilakukan dengan menyesuaikan dengan bahasa dan budaya Madura, bukan hanya berdasarkan struktur gramatikal bahasa Arab sebagai sumber. Dialek yang digunakan dalam terjemahan umumnya adalah dialek Pamekasan-Sumenep, meskipun ada bagian yang menggunakan dialek Bangkalan-Sampang. Hirarki bahasa Madura yang diterapkan dalam penerjemahan bervariasi tergantung pada struktur dan ayat yang diterjemahkan, mencakup tingkatan iyâ-enjâ', engghi-enten, tèngghi/alos, serta bhâsa enghhi-bhuntèn. Dalam bahasa Jawa, istilah ini dikenal sebagai ngoko, kromo, dan kromo inggil.
Abstract:Inflasi merupakan peristiwa keuangan yang menjadi perhatian utama dalam konteks global. Dalam perspektif Islam, pandangan mengenai inflasi tidak hanya bersifat ekonomi, namun juga mencakup dimensi moral dan etika yang mendalam.…
ndalam. Kajian ini berupaya memberikan gambaran menyeluruh tentang inflasi dari sudut pandang Islam, meliputi definisi, penyebab, dampak, dan solusinya yang selaras dengan prinsip ekonomi Islam. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen dan literatur, menyelidiki konsep inflasi dalam Islam dan implikasinya terhadap masyarakat Muslim. Dalam diskusi tersebut, mengeksplorasi penyebab inflasi dari perspektif Islam, termasuk riba (bunga), ketidakstabilan pasar, dan distribusi kekayaan yang tidak merata. Selain itu, menganalisis dampak inflasi terhadap masyarakat, seperti redistribusi kekayaan yang tidak adil dan menurunnya daya beli. Pada bagian akhir, memaparkan solusi-solusi yang diusulkan dalam Islam untuk mengatasi inflasi, seperti mengatur sistem keuangan sesuai syariah, mengendalikan produksi dan distribusi yang adil, serta pendidikan ekonomi yang berbasis moral. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai inflasi dalam perspektif Islam, diharapkan solusi yang diterapkan dapat mengatasi permasalahan inflasi secara efektif dan adil sesuai dengan nilai-nilai agama.
Abstract:Artikel ini mengkaji secara mendalam gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan selama masa kepemimpinannya di Pesantren As'adiyah. Dengan fokus pada era ini, artikel menyoroti karakteristik, gaya kepemimpinan,…
pinan, dan metode kepemimpinan KH. M. Yunus Martan yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pengembangan pesantren. Penelitian ini mencakup analisis terhadap gaya karismatik dan strategi yang digunakan, termasuk bagaimana KH. M. Yunus Martan membangun hubungan dengan santri, staf, dan komunitas pesantren. Kajian ini menggunakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan cara membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Sumber pustaka yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku teks, jurnal ilmiah, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan situs web terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan di Pesantren As'adiyah berhasil membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek pesantren. Inovasi-inovasi yang diperkenalkan telah meningkatkan kualitas manajemen pesantren, membangun infrastruktur, dan memperkuat budaya pesantren. Analisis literatur yang mendalam mengungkap bahwa gaya kepemimpinan KH. M. Yunus Martan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara mempertahankan nilai-nilai tradisional dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi program percikan iman pada Radio Insania 100,8 FM Makassar sebagai model pengembangan siaran keagamaan, kemudian untuk mengetahui model pengembangan dan penyampaian program siaran…
iaran keagamaan yang digunakan pada program percikan iman serta mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan siaran keagamaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, yaitu bertujuan untuk Menganalilis Isi Siaran Radio Pada Program Percikan Iman Sebagai Model Pengembangan Siaran Keagamaan Di Radio Insania 100,8 FM Makassar. Penelitian ini berlokasi di Jalan Sultan Alauddin No. 259, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Radio Insani FM Makassar. Penelitian berlangsung selama kurang lebih 3 bulan mulai dari bulan September hingga November 2023. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program siaran percikan iman menjadi salah satu model pengembangan siaran keagamaan dengan penyampaian pada pukul 05.00-06.00 dalam bentuk ceramah, musik religi dan kajian. Kajian yang dihadirkan sangat menarik dengan menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten dibidangya dan dikenal luas dengan beragam tema, seperti Tazkiyatun Nafs, As Shirah An Nabawiyah, Fikih Ibadah, Riyadhus Shalihin, Akhlak dan Fikih Wanita. Selain itu, terdapat satu sesi khusus untuk berinteraksi dengan pendengar melalui telepon baik itu tanya jawab maupun mencurahkan isi hati pendengar. Hal demikian dilakukan sebagai pencerahan dan sebuah pendekatan, adapun Kota Makassar sebagai pendengar utamanya. Faktor pendukungnya dari program ini adalah penyiar radio, peralatan, narasumber, pendengar dan finansial. Adapun faktor penghambatnya adalah tantangan teknis, keterbatasan sumber daya, cuaca ekstrem, persaingan media digital dan kurangnya narasumber.
Abstract:Keabsahan politikus sebagai saksi nikah dalam perspektif hukum Islam merupakan topik yang menarik dan penting untuk dieksplorasi. Saksi nikah memiliki peran krusial dalam validasi pernikahan menurut hukum Islam. Penelitian…
an ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan politikus sebagai saksi nikah dengan menelaah literatur hukum Islam dan pandangan ulama terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis dengan kajian pustaka yang melibatkan Al-Qur'an, hadis, serta pendapat para ulama dan hukum Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syarat sahnya saksi nikah menurut hukum Islam meliputi: harus beragama Islam, berjenis kelamin laki-laki (atau dalam beberapa pandangan, satu laki-laki dan dua perempuan), dewasa (baligh), berakal, adil, dapat mendengar dan melihat, bersih dari tuduhan, dan memahami bahasa ijab qabul. Dari perspektif ini, politikus yang memenuhi syarat-syarat tersebut dapat dianggap sah sebagai saksi nikah. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang peran politikus dalam institusi pernikahan menurut hukum Islam dan memperkuat pandangan bahwa setiap individu, termasuk politikus, harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk menjadi saksi yang sah dalam pernikahan.
Abstract:Dalam perkembangan terkini, keterkaitan antara strategi organisasi dan budaya organisasi menjadi perhatian utama baik bagi akademisi maupun praktisi manajemen. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa strategi yang dirumuskan…
skan dengan baik akan sia-sia jika tidak diterapkan secara efektif. Oleh karena itu, organisasi tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merancang strategi, tetapi juga harus mampu mengimplementasikannya dengan efektif. Penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam mengenai penerapan manajemen strategik dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi budaya serta kinerja organisasi. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang strategi efektif dalam menerapkan strategi yang selaras dengan budaya organisasi, sehingga dapat meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Penelitian ini memanfaatkan metodologi tinjauan literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali wawasan dari berbagai perspektif. Sumber data diperoleh melalui perpustakaan online dan platform akademis terkemuka seperti Google Scholar, serta literatur dan penelitian terdahulu dari artikel jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategik dimulai dengan perumusan strategi, kemudian diimplementasikan ke dalam tindakan nyata. Pada tahap awal proses implementasi, terdapat tiga pertanyaan kunci yang harus dijawab: Apa yang harus dicapai? Bagaimana cara mencapainya? Siapa yang bertanggung jawab?. Selain itu, ditemukan pula adanya hubungan timbal balik antara manajemen strategik dan elemen-elemen organisasi lainnya, seperti budaya dan kinerja organisasi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komputasi siswa dengan menggunakan software geogebra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dalam penelitiannya, dimana peneliti melakukan kajian hasil…
asil peneliti terdahulu. Hasil penelian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir komputai siswa dengan menggunakan software geogebra dapat ditingkat lagi pada indikator Algorithms dan Debugging dan juga pada siswa berkategori rendah. Penggunaan software geogebra pada pelajaran matematika menghasilkan pengaruh yang positif pada pengetahuan komputasi siswa, Pembelajaran dengan software geogebra menjadikan pembelajaran matematika menjadi lebih mudah dipahami dan dimengerti siswa dan siswa lebih semangat dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan software geogebra sehinnga dapat menambah kemampuan dan antusias siswa pada pembelajaran matematika.
Abstract:Penelitian ini mengkaji penerapan konsep kekongruenan dalam teori bilangan untuk merekonstruksi motif kain tradisional Indonesia, seperti batik dan sasirangan, melalui pendekatan etnomatematika. Tujuan utama adalah membangun…
ngun model matematis berupa fungsi kongruen yang menghasilkan pola berulang menyerupai motif budaya lokal. Penelitian dimulai dengan pengumpulan literatur terkait kekongruenan dan analisis bentuk motif kain. Selanjutnya, fungsi kongruen dikembangkan dan divisualisasikan menggunakan Python dalam bentuk grid berwarna. Hasil menunjukkan bahwa berbagai motif, seperti motif Patah, Tembokan, Bayam Raja, dan Hiris Gagatas, dapat direpresentasikan secara matematis melalui fungsi kongruen dengan berbagai syarat, termasuk pemodelan piecewise dan penggunaan pusat modular. Dengan pendekatan ini, warisan budaya dapat dikaji dan dilestarikan menggunakan perspektif matematika modern. Penelitian ini membuktikan bahwa konsep kekongruenan tidak hanya relevan dalam kajian matematis, tetapi juga berpotensi besar dalam bidang seni dan budaya.
Abstract:Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Tafsīr al-Qur’ān merupakan karya tafsir monumental yang ditulis oleh Imam Abu Ja‘far Muhammad ibn Jarir ibn Yazid ibn Khalid al-Ṭabari, yang lebih dikenal dengan nama Imam al-Ṭabari. Penelitian…
��abari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manhaj (metode) serta corak penafsiran yang digunakan oleh al-Ṭabari dalam karya tafsirnya tersebut. Fokus utama dari penelitian ini adalah menelusuri aspek-aspek intelektual dalam biografi al-Ṭabari, serta mengeksplorasi sumber-sumber, pendekatan metodologis, dan corak penafsiran yang menjadi karakteristik khas tafsirnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui telaah terhadap berbagai sumber literatur, baik primer maupun sekunder. Sumber primer berasal dari karya al-Ṭabari sendiri, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kajian-kajian ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jāmi‘ al-Bayān didominasi oleh pendekatan bi al-ma’tsūr, yaitu penafsiran yang bersumber dari riwayat-riwayat sahabat, tabi‘in, dan tabi‘ al-tabi‘in. Namun demikian, tafsir ini juga mengandung unsur ra’yī, ditandai dengan penggunaan penalaran kritis dalam menganalisis dan menyaring berbagai pendapat, guna membangun pemahaman yang objektif. Adapun metode yang digunakan oleh al-Ṭabari adalah metode taḥlīlī, yaitu penafsiran yang disusun secara sistematis berdasarkan urutan ayat dalam mushaf Utsmani, dengan pembahasan yang terperinci terhadap setiap ayat. Dari sisi corak penafsiran, sebagian pendapat menyatakan bahwa tafsir ini bercorak fikih, sementara pandangan lain menilai bahwa karya ini merupakan hasil integrasi antara tafsir bi al-ma’tsūr dan bi al-ra’y.
Abstract:Fenomena dispensasi kawin di Pengadilan Agama Martapura menjadi perbincangan hangat, mengingat semakin tingginya angka permohonan dispensasi kawin yang diajukan oleh pihak yang ingin menikah di bawah usia yang diatur oleh…
h perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dispensasi kawin dari perspektif hukum positif dan syariah, serta implikasinya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Secara yuridis, dispensasi kawin yang diajukan ke Pengadilan Agama harus memenuhi syarat-syarat yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Namun, terdapat ketegangan antara ketentuan hukum negara dan pandangan agama terkait batasan usia minimal untuk menikah. Dari sisi syariah, pernikahan di bawah usia yang ditetapkan dapat menimbulkan berbagai permasalahan baik dari segi kesehatan, psikologis, maupun sosial, meskipun dalam beberapa kondisi, dispensasi kawin dipandang sebagai solusi bagi individu yang berada dalam situasi darurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Pengadilan Agama Martapura, dengan menganalisis keputusan-keputusan yang dikeluarkan terkait dispensasi kawin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum negara memberikan ruang untuk dispensasi, namun nilai-nilai syariah tetap mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak anak dan perempuan. Oleh karena itu, kebijakan pengadilan perlu memperhatikan aspek-aspek perlindungan tersebut dalam memutuskan setiap permohonan dispensasi kawin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan hukum keluarga Islam, khususnya terkait dengan usia pernikahan dan dispensasi kawin di Indonesia.