Search Articles & Publications

Showing 31 articles found for "Fuzzy"

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK PEMILIHAN BIBIT CABAI UNGGUL

Kurniawan, Edi, Rahmadani, Nurul
Abstract: Abstract: chili is a plant that many of us have encountered in Indonesia, usually used as a cooking spice and flavor enhancer in food. Chili includes members of the genus Capsicum. The high number of chili enthusiasts has… s made the need for chili higher in Indonesia while chili is used in various fields such as medicine, cooking spices, and the food industry. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in July the first 2019, retail red chili prices are set at Rp 62,099 per kilogram. This price increased by 21.76 percent when compared to the average price of chili in June 2019. In recent months the price of chili has increased very high, this is due to the reduced yields of chili farmers. Increasing the supply of chili is reduced and can not meet market needs. To control the soaring chili prices, the government is making important imports from India. The problem experienced by local farmers is the selection of superior chili seeds. The process of selecting chili seeds carried out so far by farmers is still by manual and traditional methods. Because this adds to the knowledge that is qualified to choose superior chili seeds based on certain criteria and which choices of chili seeds are suitable for cultivation. The process of cultivating chili seeds becomes more complete with maximum results. The technology used is using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making Method in determining superior chili seeds. From this method, it is expected to provide a solution to the chili farmers about the alternative selection of superior chili seeds.   Keywords: Chili Seeds; Decision Support System; Fuzzy Multi Criteria Decision Making   Abstrak: cabai merupakan tanaman yang banyak kita jumpai di Indonesia, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan penguat rasa pada makanan. Cabai termasuk anggota genus Capsium. Banyaknya peminat cabai membuat kebutuhan akan cabai semakin tinggi di Indonesia  cabai digunakan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, bumbu masakan dan industri makanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan juli pecan pertama 2019, harga cabai merah eceran tercatat Rp 62.099 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 21,76 persen jika dibandingkan rata-rata harga cabai pada juni 2019. Beberapa bulan terakhir ini harga cabai mengalami lonjakan yang sangat tinggi hal tersebut karena berkurangnya hasil panen para petani cabai. Sehingga pasokan cabai berkurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam rangka mengendalikan harga cabai yang melonjak tinggi pemerintah melakukan impor cabai dari India. Masalah yang dialami oleh para petani lokal yaitu pemilihan bibit cabai unggul. Proses pemilihan bibit cabai yang dilakukan selama ini oleh petani masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit cabai unggul berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif bibit cabai mana yang cocok untuk dibudidayakan. Sehingga dengan demikian proses pembudidayaan  bibit cabai menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dalam menetukan bibit cabai unggul. Dari metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi kepada para petani cabai mengenai alternatif pemilihan bibit cabai unggul.   Kata Kunci: Bibit Cabai; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem pendukung keputusan

PENERAPAN FUZZY TSUKAMOTO UNTUK MENENTUKAN JUMLAH PRODUKSI RAKIK

Mandala, Eka Praja Wiyata, Putri, Dewi Eka
Abstract: Abstract: The home industry, especially in the culinary sector, has grown in recent years. Many business actors produce the same products as other business actors, so competition often occurs. One of them is the Usaha Rakik… kik Julidar which since 25 years ago made and sold rakik. There are so many types of rakik that there are minimarkets with different business actors. This makes the rakik not sold out at the convenience store and has an effect on the amount of production. This research was conducted to assist the Usaha Rakik Julidar in predicting the amount of production using Fuzzy Tsukamoto inference method. This research creates a web-based application to help predict the amount of production by looking at incoming demand and the number of workers available. From the prediction results with Fuzzy Tsukamoto, if the demand is 125 packs and the number of workers is 35 people, then the total production to be done is 140 packs. By obtaining a clear amount of production, this application really helps Usaha Rakik Julidar in maximizing production.             Keywords: fuzzy tsukamoto; prediction; production; rakik     Abstrak: Industri rumah tangga khususnya di sektor kuliner banyak tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pelaku usaha menghasilkan produk yang sama dengan pelaku usaha lainnya, sehingga sering terjadi persaingan. Salah satunya adalah Usaha Rakik Julidar yang sejak 25 tahun yang lalu membuat dan menjual rakik. Banyak sekali jenis Rakik yang ada minimarket dengan pelaku usaha yang berbeda. Hal ini membuat rakik tidak terjual habis di minimarket dan berpengaruh pada jumlah produksi. Penelitian ini dilakukan untuk membantu Usaha Rakik Julidar dalam melakukan prediksi jumlah produksi dengan menggunakan metode inferensi fuzzy Tsukamoto. Penelitian ini membuat aplikasi berbasis web untuk membantu melakukan prediksi jumlah produksi dengan melihat permintaan yang masuk dan jumlah pekerja yang tersedia. Dari hasil prediksi dengan fuzzy Tsukamoto, jika permintaan sebanyak 125 bungkus dan jumlah tenaga kerja 35 orang, maka jumlah produksi yang harus dilakukan adalah 140 bungkus. Dengan diperolehnya jumlah produksi yang jelas, aplikasi ini sangat membantu Usaha Rakik Julidar dalam memaksimalkan produksi.   Kata kunci: fuzzy tsukamoto; prediksi; produksi; rakik

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM MENENTUKAN BUAH PISANG YANG PALING DIMINATI

Irianto, Irianto, Sudarmin, Sudarmin
Abstract: Abstract: as an agrarian country Indonesia has a variety of plants that can produce many different kinds of fruit from farmers, especially on average in each region has farmers who have crops that are suitable and in accordance… ordance with the conditions of their respective regions. Banana is one of the most consumed fruits by the people. The banana plant farmers basically have a way to determine their own characteristics or character to determine the good or good fruit and suitable for consumption. Many farmers or fruit enthusiasts often find it difficult to determine the best fruit on bananas, with an alternative available decision support system with the FMCDM method to choose the best fruit from bananas. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) is a decision making method that aims to determine the best alternative decisions from a number of alternatives based on certain criteria that will be taken into consideration. From the results of calculations using the above software, the results obtained are alternative (A3) obtaining the largest total integral value compared to other alternatives.   Keywords: Banana; decision support system; fuzzy multi criteria decision making   Abstrak: sebagai negara agraris Indonesia mempunyai ragam tanaman yang dapat menghasilkan banyak bermacam buah hasil petani, terlebih rata rata di setiap daerah mempunyai petani yang mempunyai tanaman yang cocok dan sesuai dengan kondisi daerah masing masing. Pisang merupakan salah buah yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat. Adapun petani tanaman buah pisang pada dasarnya mempunyai cara untuk menentukan ciri-ciri tersendiri atau karakter untuk menentukan buah bagus atau baik dan layak untuk dikonsumsi. Banyak kadang petani atau peminat buah  susah menentukan buah yang terbaik pada buah pisang, dengan adanya alternatif yang ada  sistem pendukung keputusan dengan metode FMCDM untuk memilih buah terbaik dari buah pisang. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) adalah suatu metode pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menetapkan alternatif keputusan terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dari hasil perhitungan menggunakan software di atas, diperoleh hasil yaitu alternatif (A3) memperoleh nilai total integral terbesar dibandingkan denganalternatif-alternatif yang lain.   Kata Kunci : Buah Pisang; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem penunjang keputusan

PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KENAIKAN GAJI KARYAWAN

Marpaung, Nasrun
Abstract: Penentuan kenaikan gaji karyawan pada sebuah instansi maupun perusahaan banyak terdapat kendala terhadap penilaian karyawan sehingga hasil keputusan yang diperoleh tidak sesuai kriteria yang ditentukan. Pemanfaatan teknologi pada sebuah sistem pendukung keputusan mampu memberikan solusi untuk membantu manajer pengambil keputusan. Sistem pendukung keputusan yang dibuat untuk membantu menentukan kenaikan gaji karyawan AKBID As-Syifa Kisaran memanfaatkan FMADM (Fuzzy Multiple Atribute Decission Making) dengan salah satu metodenya yaitu SAW (Simple Additive Weighting) yang menghasilkan alternatif keputusan terbaik dari beberapa alternatif. Dimana alternatif terbaik diperoleh melalui penjumlahan terbobot dari rating kinerja  pada setiap alternatif. Metode ini dipilih karena mampu memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang sudah dihitung dengan nilai bobot dari setiap atributnya. Alternatif keputusan terbaik diperoleh sebanyak 2 karyawan atau 14% dari 14 data karyawan yang telah diolah.… tukan. Pemanfaatan teknologi pada sebuah sistem pendukung keputusan mampu memberikan solusi untuk membantu manajer pengambil keputusan. Sistem pendukung keputusan yang dibuat untuk membantu menentukan kenaikan gaji karyawan AKBID As-Syifa Kisaran memanfaatkan FMADM (Fuzzy Multiple Atribute Decission Making) dengan salah satu metodenya yaitu SAW (Simple Additive Weighting) yang menghasilkan alternatif keputusan terbaik dari beberapa alternatif. Dimana alternatif terbaik diperoleh melalui penjumlahan terbobot dari rating kinerja  pada setiap alternatif. Metode ini dipilih karena mampu memilih alternatif terbaik berdasarkan kriteria yang sudah dihitung dengan nilai bobot dari setiap atributnya. Alternatif keputusan terbaik diperoleh sebanyak 2 karyawan atau 14% dari 14 data karyawan yang telah diolah.

IMPLEMENTASI METODE FUZZY LOGIC UNTUK SISTEM PENGUKURAN KUALITAS UDARA DI KOTA MEDAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

Prayudha, Jaka, Pranata, Ardianto, Al Hafiz, Afdal
Abstract: Kualitas udara mengambil peran penting bagi kehidupan mahkluk hidup di permukaan bumi ini terutama untuk manusia, pada masa ini penurunan kualitas udara di beberapa kota di wilayah Indonesia terus meningkatkan diakibatkan… n beberapa hal diantaranya pertumbuhan industri dan perkembangan kendaraan bermotor yang semakin pesat sebanding dengan pertumbungan penduduk yang makin meningkat dan tidak sebanding dengan pertumbungan ruang terbuka hijau dan pelestarian kawasan hijau khususnya pada wilayah perkotaan. Sistem pemrosesan dari hasil akuisisi yang didapatkan dari penggunaan beberapa kombinasi sensor (multisensor) yaitu sensor yang dapat mendeteksi gas buang kendaraan bermotor, partikel debu, asap dari hasil industri, dan kadar oksigen dalam udara. Hasil dari proses akuisisi data sensor kemudian akan diproses dengan kecerdasan buatan fuzzy yang ditanamkan pada sebuah chip mikrokontroler. Sistem pengukur kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) ini akan dapat digunakan sebagai media penyebar luasan informasi terkait kualitas udara pada suatu wilayah, sehingga akan memberikan penurunan dampak kesehatan bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas diluar rumah.

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK KELINCI PEDAGING UNGGUL

Lubis, Adi Prijuna
Abstract: Abstrak: Menerapkan Sistem pendukung keputusan dengan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat membantu dan mempermudah untuk mempercepat menentukan jenis kelinci pedaging unggul  untuk di kembangkan. Metode ini… i dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif dan beberapa  kriteria  yang  menjadi bahan  pertimbangan  untuk  mendapatkan  keputusan. Menerapkan Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat dipermuda dengan adanya software yang sudah dirancang untuk sistem pendukung keputusan. Untuk mencari indeks kecocokan fuzzy, dengan mengambil derajat keoptimisan. Hingga diperoleh nilai integral untuk setiap alternatif  terbaik.  

Penentuan Kelayakan Jagung Biji Untuk Pakan Ternak Dengan Metode Fuzzy Saw

Maya, Widiarti Rista, Boy, Ahmad Fitri
Abstract: Abstract: In the decision making process of the feasibility of corn raw materials so far only see the physical raw materials tend to be subjective so that in the  decision making process of the feasibilityof corn raw materials… terials must take a long time , sometimes the decision taken is not appropriate so that this needs to be addressed again for the feasibility of corn raw materials. From the description above need to be made an auxiliary program for decision support system by using fuzzy SAW ( Simple Additive Weighting ) method in determining corn raw material that is acceptable to PT. Charoen Phokpand Indonesia. Program which will be made more to assist manager or staff in taking decision and not replace it. The results of this study are expected to assist managers or staff in making decisions for the process of assessing the feasibility of corn raw materials in PT. Charoen Phokpand Indonesia so as to improve the quality of human resources.             Keywords: corn raw materials, decision support system, fuzzy saw method     Abstrak: Dalam proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung selama ini hanya melihat fisik bahan baku yang cenderung subjektif sehingga dalam proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung harus membutuhkan waktu yang cukup lama, terkadang keputusan yang diambil tidak tepat sehingga hal ini perlu dibenahi lagi untuk proses pengambilan keputusan kelayakan bahan baku jagung. Dari uraian diatas perlu dibuat suatu program bantu untuk sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode fuzzy SAW (Simple Additeve Weighting) dalam menentukan bahan baku jagung yang layak diterima pada PT. Charoen Phokpand Indonesia. Program yang akan dibuat lebih bersifat untuk membantu manager atau staff dalam pengambilan keputusan dan bukan menggantikannya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu manager atau staff dalam mengambil keputusan untuk proses penilaian kelayakan bahan baku jagung pada PT. Charoen Phokpand Indonesia sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.   Kata kunci: Bahan baku jagung, Sistem Pendukung Keputusan, metode fuzzy SAW

Penentuan Jenis Kelinci Pedaging Terbaik Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Muti Criteria Decision Making

Lubis, Adi Prijuna
Abstract: Abstract: This decision support system is an alternative to helping rabbit breeders to determine which broiler rabbit is feasible to develop. Along with the increasing public demand for rabbit production. Rabbit breeders… are eager to choose the type of rabbit that really qualified and can grow fast. For that decision support system is helping the farmers to choose the type of quality broiler rabbit or feasible to be developed. To facilitate rabbit breeders in developing rabbit prodution in determining the best types of broiler rabbit and To get more accurate results in the process of determining the types of broiler rabbits. Also Applying Decision Support System with Fuzzy Multi Criteria Decision Making method can simplify and accelerate to determine the best types of broiler rabbit to be developed Keywords: broiler rabbit, fuzzy multi criteria decision making     Abstrak: Sistem Pendukung keputusan ini merupakan alternatif untuk membantu peternak kelinci untuk menentukan kelinci pedaging yang layak untuk di kembangkan. Seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan produksi kelinci. Peternak kelinci berkeinginan untuk memilih jenis kelinci yang benar benar berkualitas dan dapat berkembang cepat.  Untuk itu sistem pendukung keputusan ini membantu pihak peternak untuk memilih jenis kelinci pedaging yang berkualitas atau layak untuk di kembangkan. Untuk memudahkan pihak peternak kelinci dalam mengembangkan produsi kelinci dalam menentukan jenis kelinci pedaging terbaik dan Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dalam proses penentuan jenis kelinci pedaging. Juga Menerapkan Sistem pendukung keputusan dengan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat mempermudah dan mempercepat  untuk menentukan jenis kelinci pedaging terbaik untuk dikembangkan.   Kata kunci:   kelinci pedaging, fuzzy multi criteria decision making

Daily Peak Load Forecasting At PT. PLN Uses Anfis(Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System)

Susatyo Handoko, Karnoto Karnoto
Abstract: The demand for electrical energy continues to rise with the progression of time. This growth must be matched by a reliable and cost-effective supply of electricity, requiring power systems that are both dependable and economical.… onomical. Since the amount of electricity consumed by users cannot be precisely predicted, balancing generation with consumption necessitates accurate electrical load forecasting. This study focuses on load forecasting using the Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) method. The forecast developed targets daily peak loads, which fall under short-term load forecasting. The data used for this forecasting consists of historical daily peak loads from January 1, 2017, to June 9, 2022. The forecasting process involves parameters such as radius, squash factor, accept ratio, reject ratio, and epoch. The forecast accuracy is evaluated using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) metric. The results are then compared with PLN’s load forecasting, which employs the load coefficient method. The ANFIS-based forecasting achieved a MAPE of 1.879%, using networks Jaringan_24 and Jaringan_25. This MAPE value is slightly lower than PLN’s load forecasting MAPE of 1.917%, indicating better accuracy by the ANFIS method.

Rancang Bangun dan Monitoring Sistem Pengering Sepatu Menggunakan Logika Fuzzy  Berbasis Mikrokontroler ESP8266

Lalu Kaisar Wisnu Kita, Mishthafiyatillah, M. Surya Bagus Rangkuti, Febran Danuarta
Abstract: Di Indonesia, pengeringan sepatu sering bergantung pada sinar matahari yang tidak selalu tersedia, terutama saat cuaca buruk. Penelitian ini mengembangkan alat pengering sepatu berbasis Internet of Things (IoT) yang andal… l dan efisien. Alat ini dilengkapi pemanas PTC, kipas DC, sensor DHT untuk memantau suhu dan kelembapan, serta sensor beban HX711 untuk mendeteksi kadar air. Sistem fuzzy digunakan untuk mengatur suhu dan kelembapan secara otomatis agar tetap optimal selama proses pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan alat ini mampu mengurangi kadar air hingga 99,7% pada suhu 50 °C. Waktu pengeringan bervariasi tergantung bahan sepatu: kain (65% kelembapan) selama 120 menit, kanvas (85,5%) selama 125 menit, dan kulit (91%) selama 145 menit. Alat ini juga mendukung pemantauan dan pengendalian secara real-time melalui aplikasi web berbasis IoT, sehingga memudahkan pengguna dalam mengontrol proses pengeringan sepatu kapan saja dan di mana saja.