Search Articles & Publications

Showing 38 articles found for "Marketplace"

Pelatihan Digital Marketing Pada Bumdes Guna Peningkatan Usaha Bisnis Kreatif Berbasis Digitalisasi

Yuliana, Yuliana, Siahaan, Shanti Veronica, Kontesta, Rezza Pana
Abstract: Digital technology has been used very often in this era, especially for all ages. One is utilizing digital technology to develop business businesses for products owned by creative actors. However, there is still a lack of… f knowledge in the form of insight and education that is owned by the actors, causing people to understand still not the use of technological platforms/tools, which hinders the business from being carried out less optimally. One of the uses of technology in marketing business ventures is digital marketing, which is a promotional activity for a product using digital media or the internet. The partners in this service are BUMDes Panyanggar Cipta Karya Village. This devotional method is carried out by utilizing several applications such as; canvas, Instagram, and Facebook promotion by introducing and educating about digital marketing, marketing, and products, as well as introducing the canvas application which functions as a material for creating content and social media (Instagram and Facebook) as a tool for promoting products through technology networks. The e-commerce platform is a marketplace for selling business through the internet. Implementation stages are carried out such as literature studies, socialization, data collection, and implementation in the form of training). Through this activity, the local community gains insight and education as creative business actors in increasing the promotion of digitalization-based products.            Keywords: bumdes; digital marketing; training; digitization    Abstrak: Teknologi digital sudah sangat sering dimanfaatkan di era sekarang terkhusus semua usia. Salah satunya dengan memanfaatkan Teknologi digital untuk mengembangkan usaha bisnis terhadap produk yang dimiliki oleh pelaku kreatif.  Namun masih kurangnya pengetahuan berupa wawasan dan edukasi yang dimiliki oleh para pelaku, menyebabkan dalam memanfaatkan platform/tools teknologi masih jauh belum paham sehingga menghambat kurang optimalnya usaha yang sedang dijalankan. Salah satu   memanfaatkan teknologi dalam pemasaran usaha bisnis adalah digital marketing yang merupakan kegiatan promosi sebuah produk menggunakan media digital atau internet. Adapun mitra dalam pengabdian ini yaitu BUMDes Panyanggar Desa Cipta Karya. Metode Pengabdian ini dilakukan adalah dengan memanfaatkan beberapa aplikasi seperti; canva, instagram dan facebook dengan memperkenalkan dan mengedukasi tentang marketing digital, pemasaran dan promosi produk, dan juga memperkenalkan aplikasi canva yang fungsinya sebagai bahan pembuatan konten dan sosmed (instagram dan facebook) sebagai tools untuk mempromosi produk melalui jaringan teknologi. Platform e-commerce sebagai marketplace tempat penjualan usaha bisnis melalui jaringan internet. Tahapan pelaksanaan dilakukan seperti studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data dan pelaksanaan berupa pelatihan). Melalui kegiatan ini masyarakat setempat mendapatkan wawasan dan edukasi sebagai pelaku usaha bisnis kreatif dalam meningkatkan promosi produk berbasis digitalisasi. Kata kunci: bumdes; digitalisasi; digital marketing; pelatihan

Penguatan Koperasi Alumni Brawijaya Dalam Pengembangan UMKM Corner Pasar Kasin Kota Malang

Ferriswara, Dian, Augustinah, Fedianty, Vitianingsih, Anik Vega, Sri Lestari, Veronika Nugraheni, Sholichah, Nihayatus
Abstract: The problems faced by the UMKM Corner of the Kasin Market in Tanjungrejo Village, Sukun District, Malang City are: (1) Making marketing plans (digital marketing) for UMKM Kota Malang products that are members of the UMKM… Corner Pasar Kasin (2) Completing digital marketing by creating an account marketplace. (3) Financial records are needed digitally to make it easier to understand financial conditions, make decisions through financial reports The solution to the problem is assistance to UMKM Corner in terms of: (1) assistance in marketing planning through digital marketing (2) assisting and training digital marketing through the marketplace. (3) help, train the use of the simple financial application to record sales and procurement of merchandise finance to financial reports

Meningkatkan Volume Penjualan Pedagang Pasar Melalui Implementasi E-Commerce

Candra, Yudas Tadius Andi, Wafa, Zaenal, Musawir, Musawir
Abstract: The economic disruption makes conventional traders experience a decrease in sales turnover because they cannot compete with online traders. Most traders at Pakem market only sell in the conventional way because they do not… ot have knowledge in terms of buying and selling online. This resulted in the turnover of traders who increasingly decreased day by day. The purpose of this service is to increase the sales volume of Pakem Market traders through the implementation of e-commerce. The service team started counseling and assistance in introducing social media and the marketplace as one of the sales channels that could be utilized by traders. After that, the service team began to guide traders in creating good marketing content by implementing the AIDA concept (Awerness, Interest, Desire, Action). Then the marketing content will be used as sales content in making sales on social media and also in the marketplace. This counseling and assistance has been carried out online and offline. In practice, Pasar Pakem traders are directly involved in creating marketing content and immediately try to put it into practice. This service runs smoothly and the purpose of this service can be achieved because of the cooperation and participation of all parties. Keywords: AIDA; e-commerce; market marketing Abstrak: Disrupsi ekonomi ini membuat pedagang konvensional mengalami penurunan omset karena kalah dengan pedagang online. Hal ini juga terjadi pada para pedagang di Pasar Pakem. Sebagian besar pedagang hanya berjualan dengan cara konvensional saja karena mereka tidak memiliki pengetahuan dalam hal jual beli secara online. Hal ini mengakibatkan omset pedagang yang semakin hari semakin mengalami penurunan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan volum penjualan pedagang Pasar Pakem melalui implementasi e-commerce. Tim pengabdi memulai penyuluhan dan pendampingan dalam mengenalkan sosial media dan      marketplace sebagai salah satu saluran penjualan yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Setelah itu tim pengabdi mulai membimbing para pedagang dalam pembuatan konten marketing yang baik dengan mengimplementasikan konsep AIDA (Awerness, Interest, Desire, Action). Konten marketing tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai materi dalam melakukan penjualan di sosial media dan juga di marketplace. Penyuluhan dan pendampingan ini dilakukan secara online dan offline. Dalam pelaksanaannya pedagang Pasar Pakem secara langsung terlibat dalam pembuatan konten marketing dan langsung mencoba mempraktekkannya. Pengabdian ini berjalan dengan lancar dan tujuan pengabdian ini bisa tercapai karena kerjasama dan partisipasi dari semua pihak. Kata kunci: AIDA; e-commerce; pasar; marketing

COMPARATIVE ANALYSIS OF MACHINE LEARNING ALGORITHMS FOR COSMETIC SALES PREDICTION ON TOKOPEDIA

Sahira, Mutia, Tania, Ken Ditha, Afrina, Mira
Abstract: Abstract: The rapid growth of the cosmetics industry on e-commerce platforms has intensified competition, creating a critical need for effective, data-driven marketing strategies. This study aims to conduct a comparative… analysis of machine learning algorithms to predict the sales categories (High, Medium, Low) of cosmetic products on the Tokopedia marketplace. Four classification models; Random Forest, XGBoost, Logistic Regression, and Naive Bayes were trained and evaluated on data collected via web scraping. The methodology incorporates the Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) to address significant class imbalance and GridSearchCV for hyperparameter optimization to ensure a fair and robust comparison. The experimental results conclusively show that the Random Forest model achieved the best performance, yielding the highest F1-Score Macro Average of 0.75 and an accuracy of 85.3%. The superior model was subsequently implemented in a simple recommendation system to simulate optimal discount strategies, demonstrating its practical utility in providing actionable insights for business decisions. Keywords: classification; comparative analysis; machine learning; sales prediction; SMOTE   Abstrak: Pertumbuhan pesat industri kosmetik pada platform e-commerce telah membuat persaingan ketat, sehingga menciptakan kebutuhan krusial akan strategi pemasaran yang efektif dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap algoritma machine learning untuk memprediksi kategori penjualan (Tinggi, Sedang, Rendah) produk kosmetik di marketplace Tokopedia. Empat model klasifikasi, yaitu Random Forest, XGBoost, Regresi Logistik, dan Naive Bayes, dilatih dan dievaluasi menggunakan data yang dikumpulkan melalui web scraping. Metodologi penelitian ini menerapkan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas yang signifikan dan GridSearchCV untuk optimisasi hyperparameter guna memastikan perbandingan yang adil. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model Random Forest mencapai performa terbaik, dengan menghasilkan F1-Score Macro Average tertinggi sebesar 0,75 dan akurasi 85,3%. Model unggul ini kemudian diimplementasikan dalam sebuah sistem rekomendasi sederhana untuk menyimulasikan strategi diskon yang optimal, yang menunjukkan kegunaan praktisnya dalam memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk pengambilan keputusan bisnis. Kata kunci: analisis komparatif; klasifikasi; machine learning; prediksi penjualan; SMOTE

VEGECHAIN: SMART CONTRACT MARKETPLACE FOR VEGETARIAN SUPPLY CHAIN OPTIMIZATION

Febrianti, Eka Lia, Suryadi , Agus, Syafrinal , Ilwan, Andhika, Andhika
Abstract: Abstract: The global transition towards sustainable food systems faces significant challenges in vegetarian food supply chains, including transparency issues, distribution inefficiencies, and quality verification problems.&#8230; s. This research proposes VegeChain development, a decentralized marketplace ecosystem based on smart contracts designed to transform vegetarian food supply chains and accelerate Meatless, Balanced, Green (MBG) program adoption. Using mixed-method methodology integrating blockchain system design, stakeholder analysis, and economic simulation, this research develops a comprehensive technology framework combining blockchain transparency, smart contract automation, and sustainable tokenomics with novel mathematical models. The system implements dynamic pricing algorithms based on Automated Market Maker (AMM) mechanisms, multi-objective optimization for supply chain efficiency, and reputation-based consensus protocols. Simulation results demonstrate that VegeChain implementation can improve supply chain efficiency by 35%, reduce food waste by 28%, and increase consumer trust by 42% measured through validated stakeholder satisfaction surveys (n=456) using 5-point Likert scales with statistical significance p<0.001. Technical innovations include Byzantine Fault Tolerant consensus with 99.9% reliability, gas optimization achieving 67% cost reduction, and real-time quality verification algorithms with 98.7% accuracy.             Keywords: smart contracts; supply chain optimization; automated market makers; blockchain technology; sustainable tokenomics

DESIGNING INTERFACE OF MARKETPLACE BUILD ID MERCHANT ARCHITECT USING TASK-CENTERED SYSTEM DESIGN

Ayu, Nabila Riska, Putra, Pacu, Oktadini, Nabila Rizky, Sevtiyuni, Putri Eka, Meiriza, Allsela
Abstract: Abstract: The advancement of information technology is progressively exerting significant impact across diverse aspects of life, including business. PT Semen Baturaja Tbk is developing a marketplace platform called Build&#8230; Id to meet community's needs for high-quality construction materials and services, also aims to enhance company's product sales and brand recognition. A system with quality provides ease of use in order to achieve customer satisfaction. Build Id merchant for architects website requires user-friendly design recommendations to increase the user experience when it gets distributed to the market. To achieve this goal, Task-Centered System Design (TCSD) method is being used to focused the design process. TCSD is a method in Human Computer Interaction (HCI) used to identify task and user requirements. The method consists of 4 stages, namely, identification, user-centered requirements analysis, design through scenarios, and walkthrough evaluation. In this study, identification was carried out by conducting system observations and interviews with Build Id team at Digital Marketing Unit of PT Semen Baturaja Tbk and architect as the prospective system users. The interface design results were evaluated using System Usability Scale (SUS) and received final score of 69.615, indicating that the interface design made using TCSD method is feasible for users to use. Keywords: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design Abstrak: Perkembangan teknologi informasi kian berpengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dunia bisnis. PT Semen Baturaja Tbk mengembangkan suatu sistem dalam bentuk marketplace dengan nama Build Id, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan jasa konstruksi yang berkualitas bagi masyarakat, serta memperluas penjualan produk dan branding merk dari PT Semen Baturaja Tbk ini sendiri. Sistem yang berkualitas memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaannya demi mewujudkan kepuasan pelanggan. Build Id merchant untuk arsitek memerlukan rekomendasi desain atau prototype user interface yang user friendly demi meningkatkan pengalaman pengguna ketika didistribusikan ke pasaran nantinya. Metode Task-Centered System Design (TCSD) digunakan untuk membantu proses perancangan lebih terarah. TCSD adalah metode dalam Human Computer Interaction (HCI) yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan task dan pengguna. Metode TCSD terdiri dari 4 tahap yaitu, identification, user-centered requirements analysis, design through scenario, dan walkthrough evaluation. Identifikasi dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara bersama tim Build Id dan calon pengguna sistem yaitu arsitek. Hasil dari rancangan interface kemudian dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan hasil skor akhir 69,615, menunjukkan rancangan interface yang dibuat dengan metode TCSD ini layak untuk digunakan pengguna. Kata kunci: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design

TERNAKLOKA : A WEB-BASED MARKETPLACE FOR QURBAN AND AQIQAH

Wahyuni, Sri, Sari, Dini Julia, Hernawaty, Hernawaty, Afifah, Nur
Abstract: Abstract: This research was conducted with the aim of overcoming the problems faced by conventional breeders, especially breeders in Kota Pari Village, namely obstacles in carrying out promotions outside the area, both outside&#8230; utside the village and outside the province. In the conventional buying and selling process, the role of middlemen is also influential, resulting in low livestock prices for breeders and very expensive for buyers. The condition of the livestock has also decreased due to stress and their food is not maintained when they are marketed in traditional livestock markets. The transportation process also becomes expensive if the cattle do not sell well in the livestock market. The web-based application for qurbani animals and aqikah mar-ketpalce overcomes all the problems of conventional sales. Applications built using the PHP programming language and MySQL database. The website-based application for qurbani and aqikah animal marketplaces connects goat and cattle breeders in Kota Pari village with buyers who can be reached from various regions and all corners of the world. The application also provides various types of qurban and aqikah, both purchasing qurban and aqikah animals as usual or the choice of qurban and aqikah packages that have been cooked by the seller. So that the application built makes it easier for sellers and buyers of qurban animals and aqikah             Keywords: application; aqiqah; marketplaces; sacrifice                                                              Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi para peternak konvensional khusunya peternak di Desa Kota Pari, yaitu kendala dalam melakukan promosi diluar daerah baik luar Desa maupun luar provinsi. Pada proses jual beli konvensional peran serta tengkulak juga berpengaruh, sehingga mengakibatkan harga ternak menjadi murah untuk peternak dan menjadi sangat mahal untuk pembeli. Kondisi ternak juga menjadi menurun dikarekan setres dan makannya tidak terjaga pada saat dipasarkan di pasar ternak tradisional. Proses pengangkutan juga menjadi mahal jika ternak tidak laku dipasar ternak. Aplikasi Marketpalce hewan qurban dan aqikah berbasis website mengatasi semua permasalahan penjualan konvensional. Aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemprogram PHP dan database MySQL. Apilkasi marketplace hewan qurban dan aqikah berbasis website menjadikan penghubung peternak kambing dan sapi di desa Kota Pari  dengan pembeli yang dapat dijangkau dari berbagai daerah dan seluruh penjuru dunia. Pada Aplikasi juga di sediakan berbagai jenis qurban dan aqikah, baik pembelian hewan qurban dan aqikah seperti biasa ataupun pilihan paket qurban dan aqikah yang sudha dimasak oleh penjual. Sehingga aplikasi yang dibangun memudahkan penjual dan pembeli hewan qurban dan aqikah.   Kata kunci: aplikasi; aqikah; marketplace; qurban

DESIGN OF PADIBON APPLICATION AS E-MARKETPLACE FOR MSME ACTIVITIES IN CIREBON CITY USING THE LARAVEL FRAMEWORK

Syafrinal, Ilwan, Nas, Chairun, Putra, Nursaka
Abstract: Abstract: The government's effort to improve the community's economy is to give birth to Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the midst of the community. The people of Cirebon city are people who are starting of&#8230; f being a productive society, so that MSMEs are born in the city of Cirebon. However, limited land for the process of buying and selling and marketing products has, in MSMEs being run by the community often resulting in bankruptcy due to market competitiveness. So to overcome this problem, we need a media that can distribute the results of MSME products for the people of the city of Cirebon without having to have land to sell products. This research was conducted of building an E-Marketplace (Digital Market) system that is used by the people of the city of Cirebon to promote, sell and buy the products of the Cirebon city community's MSME products online based on a Website . Apart from that, with the E-Marketplace, it can help MSMEs in the city of Cirebon continue to run their business during this pandemic even though there are Community Activity Restrictions (PPKM). In this study, the research method applied is the System Development Life Circle, where the method includes the process of data collection and analysis, system design, system development and system implementation and system testing. The results of this application design will be named Padibon . So with this Padibon application, MSME actors in marketing their products, and consumers can buy MSME products anywhere and anytime.             Keywords: E-Marketplace; Frameworks; MSMEs; SDLC   Abstrak: Usaha pemerintah dalam meningkatan perekonomian masyarakat adalah dengan melahirkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) didalam lingkungan masyarakat. Masyarakat kota Cirebon merupakan masyarakat yang mulai menyadari pentingnya menjadi masyarakat yang produktif. Namun keterbatasan lahan untuk proses jual beli dan pemasaran produk mengakibatkan UMKM yang di jalankan oleh masyarakat seringkali mengakibatkan kebangkrutan karena daya saing pasar. Maka untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah media yang dapat menyalurkan hasil produk UMKM masyarakat kota Cirebon tanpa harus adanya lahan tempat menjual produk. Penelitian dilakukan  untuk membangun sebuah sistem E- Marketplace (Pasar Digital) yang digunakan oleh masyarakat kota Cirebon untuk mempromosikan, menjual dan membeli hasil-hasil produk UMKM masyarakat kota Cirebon secara online berbasis Website. Selain dari itu, dengan adanya aplikasi ini  maka dapat membantu UMKM masyarakat kota Cirebon tetap menjalankan usahanya di masa pandemi ini walaupun terdapat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pada penelitian ini, metode yang diterapkan adalah System Development Life Circle, dimana metode tersebut meliputi proses pengumpulan dan analisis data, design system, development system dan implementasi sistem serta pengujian sistem. Hasil dari perancangan aplikasi ini adakan diberi nama Padibon. Maka dengan aplikasi Padibon ini, pelaku UMKM dapat memasarkan hasil produknya, dan konsumen bisa membeli produk UMKM dimanapun dan kapanpun.   Kata kunci: E-Marketplace; Framework; SDLC; UMKM

PROJECT-BASED LEARNING ON CRYPTOGRAPHIC USING LMS

Syaifuddin, M, Amrullah, Amrullah, Ginting, Rico Imanta, Iswan, M, Hutagalung, Juniar
Abstract: Abstract:” Cryptography is one of the important subjects to learn because the content of the discussion discusses data security. Data security has a very important role considering that most transaction activities are&#8230; are carried out on the internet. Many platforms offer virtual transactions, such as motorcycle taxis, online marketplaces, and banking. For transacting on the internet, reliable data security is needed to maintain the security of user data from internet crimes (cybercrime). For cryptography learning to produce students who understand cryptography in-depth, this learning is carried out independently. One of the lessons to improve independent skills is a project approach. With project-based learning, students will be actively involved in completing projects given by the lecturer. To facilitate interaction and monitor projects completed by students, an LMS (Learning Management System) was created. The lecturer will later upload the student projects through the LMS, and if the student wants to work on the project, they can download it from the LMS.             Keywords: Cryptography; LMS; Online transactions     Abstrak:” Kriptografi merupakan salah satu mata pelajaran yang penting untuk dipelajari karena isi bahasannya membahas tentang pengamanan data. Saat ini, keamanan data memiliki peran yang sangat penting, mengingat sebagian besar aktivitas transaksi dilakukan di internet. Banyak platform yang menawarkan transaksi virtual, seperti ojek online, pasar online dan perbankan. Dalam bertransaksi di internet dibutuhkan keamanan data yang handal untuk menjaga keamanan data pengguna dari kejahatan internet (cyber crime). Agar pembelajaran kriptografi menghasilkan mahasiswa yang memahami kriptografi secara mendalam, maka pembelajaran ini dilakukan secara mandiri. Salah satu pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mandiri adalah dengan pendekatan  project. Dengan pembelajaran berbasis project,  mahasiswa akan terlibat aktif menyelesaikan project yang diberikan dosen. Untuk memudahkan interaksi dan monitor project yang diselesaikan mahasiswa, maka dibuat LMS (Learning Manajement System). Setiap project mahasiswa nantinya akan di unggah oleh dosen melalui LMS dan mahasiswa bisa mengunguh project di LMS Dengan menambahkan LMS dan pembelajaran yang berbasis project pada  pembelajaran kriptografi menunjukkan hasil belajar yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat pada hasil tinjauan dilangan dengan penyelesaian sebuah soal dan hasil ujian akhir mahasiswa.   Kata kunci: Kriptografi; LMS; Transaksi Online,

Jual Beli Online Dalam Perspektif Maqashid Syariah Imam Haramain (Studi Kasus Marketplace Shopee)

Fery Priawan, Amalia Shofia, Luqman Luqman
Abstract: Kemajuan teknologi telah memunculkan sejumlah strategi yang membantu bisnis menghasilkan lebih banyak uang dari produk mereka. Hal ini menunjukkan kemajuan layanan masyarakat. Oleh karena itu, penggunaan platform seperti&#8230; Facebook, Instagram, dan marketplace yang tidak sepenuhnya mengesampingkan risiko aspek gharar (penipuan) tidak dapat dihindari oleh para pebisnis. Islam mengatur semua aspek kehidupan manusia, termasuk bidang ekonomi. Gagasan maqashid syariah, yang didasarkan pada prinsip maslahah, berfungsi sebagai panduan ketika mengkaji peraturan yang mempromosikan keadilan dan kesejahteraan. Kajian terhadap transaksi yang digunakan dan diedarkan oleh masyarakat tidak diragukan lagi diperlukan mengingat berbagai aplikasi marketplace yang muncul. Dengan menggunakan metodologi deskriptif, penelitian ini berfokus terutama pada kerangka umum untuk menerapkan maqashid syariah pada transaksi komersial melalui marketplace Shopee. Shopee, yang mencakup penjual, pembeli, dan penyedia pasar, memiliki volume penjualan terbesar di antara semua pasar. Meskipun didirikan di negara non-Muslim, Shopee bercita-cita untuk mencapai maslahat melalui prinsip-prinsip bisnis Islam.